cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jikm@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50 Lenteng Agung, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKM menerima naskah publikasi dari hasil penelitian atau naskah tinjauan pustaka (literature review) yang belum pernah dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetakan maupun digital (e-journal). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) mencakup artikel di bidang Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Articles 307 Documents
Pengukuran Faktor Psikososial terhadap Stres Kerja Pada Penjahit Konveksi Home Industry Siti Rahmah Hidayatullah Lubis
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1084

Abstract

Stres kerja merupakan dampak dari proses kerja. Interaksi antara pekerja dengan alat dan lingkungan kerja menyebabkan pekerja harus beradaptasi, jika tidak sesuai dengan kapasitas kerja maka akan muncul penyesuaian secara negatif berupa stres kerja. Penjahit konveksi merupakan pekerja di bidang sektor informal yang memiliki risiko untuk mengalami stres kerja disebabkan aktivitas kerja yang menuntut ketelitian tinggi dan memiliki waktu kerja yang panjang mencapai 10 jam/hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur faktor psikososial yang mempengaruhi stres kerja pada penjahit konveksi home industry. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional. Populasi penelitian adalah 45 orang penjahit konveksi di RW 06 kawasan Cipadu Tangerang dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan systematic random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner Diagnosis Stres kerja dan kuesioner tambahan sesuai kebutuhan penelitian. Hasil penelitian menunjukan 13 orang (30,8%) mengalami keluhan stres kerja sedang dan 26 orang (60,2%) mengalami keluhan stres kerja ringan. Sementara itu dari 6 variabel faktor psikososial yang diteliti, terdapat 4 faktor yang memiliki hubungan terhadap stres kerja yaitu ketaksaan peran (Pv=0,000), konflik peran (Pv=0,000), beban berlebih kualitatif (Pv=0,020) dan pengembangan karir (Pv=0,000). Diharapkan kepada pemilik usaha untuk mengatur ulang jadwal pengaturan kerja dan membuat prosedur kerja yang jelas.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan oleh Perawat Sugiharto Sugiharto; Farid Agushybana; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1085

Abstract

Data evaluasi penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) rawat jalan oleh perawat bulan Juni 2020 di RSUP Dr. Kariadi masih rendah yaitu 63,31%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi terhadap sikap perawat menggunakan RME dengan dimoderasi oleh umur, jenis kelamin dan pengalaman kerja perawat serta menganalisis pengaruh sikap menggunakan RME terhadap penggunaan RME. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan waktu potong silang. Populasi penelitian adalah perawat yang bertugas di poliklinik RSUP Dr. Kariadi sejumlah 174 perawat. Sampel sejumlah 120 responden diambil secara acak sederhana dengan mengundi anggota populasi. Pengambilan data dilakukan dengan angket melalui link google form. Analisa data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi sikap menggunakan RME yaitu persepsi kemanfaatan (Pv=0,010), persepsi kemudahan (Pv=0,011) dan pengaruh sosial (Pv=0,000). Kondisi yang memfasilitasi tidak berpengaruh terhadap sikap menggunakan RME (Pv=0,072). Umur, jenis kelamin dan pengalaman kerja perawat tidak memoderasi hubungan persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi terhadap sikap menggunakan RME. Sikap menggunakan RME berpengaruh terhadap penggunaan RME (Pv=0,000). Diharapkan manajemen rumah sakit meningkatkan kondisi yang memfasilitasi melalui kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam menggunakan RME, dukungan tim implementator ketika ada kendala dan dukungan peralatan yang memadai.
Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Meli Oktaviana; Riska Ratnawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1091

Abstract

Gangguan jiwa merupakan penyakit kronis yang membutuhkan proses panjang dalam penyembuhannya. Berdasarkan data daftar peserta ODGJ Desa Sukosari dari 28 pasien terdapat 6 orang yang sembuh. Artinya tingkat kesembuhan ODGJ di Desa Sukosari adalah 21%. Sedangkan target dari Puskesmas Sukosari mengenai ODGJ yang minum obat yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait ekonomi keluarga, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan ODGJ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penentuan subjek penelitian berdasarkan teknik Purposive dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 6 keluarga. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas keluarga memberikan dukungan berupa dukungan secara emosional (empati dan peduli), instrumental (bantuan biaya, bantuan jasa, bantuan waktu) dan pemantauan minum obat kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Mayoritas keluarga mendapatkan dukungan dari petugas kesehatan meliputi kunjungan rutin untuk dilakukan penyuntikan dan pemberian obat, serta pemantauan kepada pasien. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adanya dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan kepada ODGJ dapat memberikan dampak positif yang ditunjukkan dengan adanya keberhasilan pengobatan sehingga ODGJ mencapai tingkat kesembuhan. Dari penelitian ini, saran yang disampaikan adalah penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi peneliti selanjutnya untuk lebih mengembangkan penelitian ini.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Brilian Swastika; Pipid Ari Wibowo; Zaenal Abidin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1220

Abstract

Produktivitas ialah suatu pendekatan interdisipliner untuk menetapkan tujuan yang efektif. Terdapat rendahnya tingkat produktivitas kerja pada bagian nabati PT. Air Mancur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan bagian nabati PT. Air Mancur. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan bagi nabati PT. Air Mancur sebanyak 21 orang. Jenis penelitian kuantitatif dengan jenis cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik ­non-probability sampling dengan teknik total sampling dimana jumlah sampel dalam penelitian sama dengan jumlah populasi. Analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji koefisien determinan. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan terdapat pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja (Pv=0,000; r=0,616, Adjust r=0,574), secara parsial keselamatan kerja (Pv=0,000; r=0,721), kesehatan kerja (Pv=0,000, r=0,729) terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) memiliki pengaruh sebesar 57,4% terhadap produktivitas kerja karyawan dan 42,6% dipengaruhi faktor lainnya. Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi PT. Air Mancur supaya lebih memperhatikan faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3), upaya-upaya strategis berkaitan dengan fasilitas dan pelatihan K3.
Systematic Review : Efektivitas Telemedicine pada Pelayanan Antenatal di Masa Pandemi COVID-19 Yundri Martiraz; Adik Wibowo; Amelia Fauzia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1256

Abstract

Ibu hamil adalah salah satu kelompok yang rentan terinfeksi virus SARS COV-2. Telemedicine manjadi salah satu alternatif solusi yang dapat diimplementasikan bagi ibu hamil yang akan melakukan pemeriksaan antenatal selama masa pandemi berlangsung. Telemedicine dapat menghilangkan proses tatap muka antara wanita hamil dengan dokter, ataupun dengan lingkungan rumah sakit. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari telemedicine bagi wanita hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal. Systematic review adalah penelusuran artikel dengan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan mengakses empat online database (Scopus, Proquest, Pubmed, dan Science Direct), dengan mengumpulkan data pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2021. Setelahnya penulis melakukan ekstraksi data dan bias appraisal. Dengan total artikel yang ditemukan dan telah dipilih sebanyak enam artikel, yang terdiri dari tiga studi potong lintang, satu kohort, satu uji kontrol teracak, dan satu metode campuran. Mayoritas hasil dari keseluruhan studi ini dikatakan tidak hanya kepuasan pasien dengan menggunakan telemedicine bagi pasien maupun providers (tenaga kesehatan), tetapi efisiensi pada waktu dan biaya menjadi luaran tambahan yang baik. Kesimpulan dari studi ini adalah telemedicine sangat mampu memberikan keuntungan dan efektivitas yang baik dalam pelayanan antenatal selama masa pandemic COVID-19.
Literature Review: Determinan Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan COVID-19 di Indonesia Tanto Tanto; Handayani Handayani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1274

Abstract

Ketidakpatuhan pada protokol kesehatan COVID-19 di Indonesia masih menjadi penyebab tingginya angka penularan COVID-19. Pemerintah telah membuat kebijakan protokol kesehatan COVID-19 guna mengendalikan laju transmisi. Kepatuhan masyarakat akan sangat membantu menekan laju penularan. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA. Kata kunci yang digunakan untuk penelusuran artikel adalah determinan kepatuhan protokol kesehatan COVID-19, sikap, motivasi pencegahan COVID-19, dan determinants of compliance with COVID-19. Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed merupakan data base jurnal yang digunakan untuk melakukan pencarian literatur dan dari hasil pencarian ditemukan 5 artikel yang relevan. Kesimpulannya adalah determinan kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19 yaitu sikap, motivasi, pengetahuan, usia, pendidikan, lingkungan sosial, dan ketersediaan sarana. Rekomendasinya adalah diharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.
Pengaruh Jenis Berita COVID-19 terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Meira Oryza Vidia Utami; Fadjrina Hapsari Woro Ayuningbudi; Tafia Afina Putri; Fitri Ariyanti Abidin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1312

Abstract

Seiring dengan situasi pandemi COVID-19, media massa didominasi dengan pemberitaan mengenai perkembangan COVID-19, baik berita positif maupun negatif. Munculnya berbagai berita ini berperan besar dalam memicu kecemasan, terutama berita yang bersifat negatif. Atas dasar hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat pengaruh jenis berita perkembangan COVID-19 (positif, negatif, dan netral) terhadap tingkat kecemasan mahasiswa. Pendekatan metode eksperimental menggunakan rancangan simple randomized pretest-posttest design. Responden merupakan 75 mahasiswa (laki-laki=9, perempuan=66), dibagi menjadi kelompok eksperimen A (diberikan berita negatif, n= 26), kelompok eksperimen B (diberikan berita positif, n= 25) dan kelompok kontrol (diberikan berita netral, n= 24). Kecemasan responden diukur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan Coronavirus Anxiety Scale (CAS) dan Generalized Anxiety Disorder (GAD-7). Hasil uji one-way ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan selisih tingkat kecemasan yang signifikan antara kelompok eksperimen A, eksperimen B, dan kontrol (F(2)=0,1468, p>0,05). Tidak adanya perbedaan yang signifikan disebabkan oleh tidak munculnya setelah membaca berita. Emotional arousal tidak muncul dikarenakan pengalaman responden mendapatkan paparan berulang berita negatif sebelum penelitian dan karena perbedaan individu dalam pengalaman emotional arousal. Dengan demikian, dampak paparan berita negatif pada kesehatan mental tidak terlalu signifikan setelah pandemik COVID-19 dialami cukup lama.
Beban Kerja, Dukungan Rekan Kerja, Lingkungan Kerja dan Iklim Kerja terhadap Tingkat Stres Kerja Perawat Anna Riana; Nina Nina; Rindu Rindu
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1334

Abstract

Stres kerja dapat mengakibatkan karyawan merasa tertekan dalam menghadapi pekerjaan dan bisa menurunkan kinerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaran pengaruh beban kerja, dukungan rekan kerja, lingkungan kerja dan ikllim kerja terhadap tingkat stress perawat puskesmas dalam penanganan COVID-19. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan Struktural Equation Modelling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di 44 puskesmas wilayah Kabupaten Tangerang dengan jumlah perawat sebanyak 290 orang. Sampel dipilih secara purposive sampling dengan jumlah 82 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Stres kerja dipengaruhi oleh beban kerja sebesar 18,07%, dukungan rekan kerja sebesar 17,59%, iklim kerja sebesar 19,70% dan lingkungan kerja sebesar 25,64%. Model mampu menjelaskan variabilitas data sebesar 99,74%, sedangkan 0,26% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Diharapkan perawat untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif seperti menjaga hubungan yang baik dengan sesama rekan perawat, saling mendukung dalam pencapaian prestasi kerja serekan sejawatnya dan menjaga fasilitas yang diberikan oleh puskesmas untuk menunjang kerja perawat.
Analisis Penerapan Budaya Keselamatan Kerja dalam Pencegahan Kejadian Tertusuk Jarum Tri Astuti Kusumawardani Arianingrum; Ari Suwondo; Yuliani Setyaningsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1432

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan harus mempunyai komitmen pada keselamatan pasien, pengunjung, staf, maupun pihak independen yang berada di lingkungan rumah sakit. Rumah sakit perlu meminamalisir potensi bahaya yang timbul akibat kecelakaan kerja ataupun penyakit akibat kerja yang sebagian besar terjadi akibat tertusuk jarum. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan budaya keselamatan kerja dalam pencegahan kejadian tertusuk jarum di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 1.171 perawat yang bekerja di ruang rawat inap. Metode sampel menggunakan simple random sampling dan besar sampel ditentukan menggunakan rumus slovin sejumlah 300 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat korelasi signifikan pencegahan kejadian tertusuk jarum dengan komitmen manajemen (Pv=0,002), peraturan dan prosedur (Pv=0,000) serta perilaku pekerja (Pv=0,000), sedangkan komunikasi tidak terdapat korelasi yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor budaya keselamatan kerja dalam pencegahan kejadian tertusuk jarum yang paling berpengaruh adalah perilaku pekerja.
Pengaruh Edukasi dengan Media Sosial Instagram dan YouTube terhadap Pengetahuan Gizi Seimbang Dinda Latifa Rinarto; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Iin Fatmawati Imrar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i03.1056

Abstract

Edukasi dengan media sosial Instagram dan YouTube merupakan cara preventif yang menarik bagi remaja, terutama dalam meningkatkan pengetahuan gizi. Peningkatan pengetahuan tentang gizi dapat mempengaruhi sikap dan perilaku dalam pemilihan bahan makanan yang bergizi seimbang, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh pada status gizi remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media sosial Instagram dan YouTube terhadap pengetahuan gizi seimbang pada siswa SMA Negeri 1 Cikarang Utara. Jenis penelitian ini merupakan Quasi-experiment, rancangan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 52 siswa kelas 11 (26 siswa kelompok Instagram; 26 siswa kelompok YouTube) dan diberi intervensi melalui postingan Instagram dan video YouTube masing-masing sebanyak dua kali dalam satu minggu dan diulang selama empat minggu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh pemberian edukasi gizi dengan media sosial Instagram terhadap pengetahuan (Pv=0,000) dan ada pengaruh pemberian edukasi gizi dengan media sosial YouTube terhadap pengetahuan (Pv=0,010). Kemudian, pemberian edukasi gizi dengan Instagram dapat berpengaruh terhadap pengetahuan sebesar (41,9%) dan dengan YouTube sebesar (24,3%).

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 06 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 04 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 03 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 02 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 02 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 01 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 4 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue