cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR IPA DENGAN MENERAPKAN PENGAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 011 TITIAN RESAK TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Deris, Susiyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.48 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.228

Abstract

Untuk dapat mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, bertanya, dan mendiskusikannya dengan orang lain. Tidak hanya itu, siswa perlu "melakukannya", yang menggambarkan sesuatu dengan caranya sendiri, menunjukkan misalnya, mencoba untuk mempraktikkan keterampilan dan tugas yang membutuhkan pengetahuan yang telah mereka peroleh. Permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimana meningkatkan prestasi siswa dengan menerapkan pengajaran berbasis inkuiri? (B) Bagaimana model pengajaran berbasis inkuiri dengan motivasi siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin tahu seberapa besar pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPA setelah penerapan pengajaran berbasis inkuiri. (B) Ingin tahu pengaruh motivasi siswa setelah penerapan pengajaran berbasis inkuiri. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat fase: desain, aktivitas dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Tujuan penelitian ini adalah siswa kelas V. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari analis ditemukan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, yaitu siklus pertama (42,85%), siklus kedua (89,28%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran berbasis inkuiri dapat memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar kelas V, dan model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran sains.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR Choiriyah, Izma Nurul; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.546 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.229

Abstract

Proses dan hasil belajar pada SDN Gendongan 01 terbilang masih rendah, belum tercapainya hasil belajar ini disebabkan oleh model pembelajaran yang dipakai masih kontekstual. Oleh sebab itu dilakukan PTK yang bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran muatan IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray mampu meningkatkan proses dan hasil belajar IPA untuk siswa kelas 4 terlihat pada prasiklus diketahui siswa yang mencapai KKM ?70 sebanyak 9 orang dengan persentase 43%, sedangkan yang belum mencapai KKM<70 sebanyak 12 siswa dengan persentase 57% dengan memiliki rata-rata 65,5. Dengan memiliki nilai tertingginya 80 dan nilai terendahnya 40. Sedangkan pada siklus I hasil belajar IPA diketahui meningkat mencapai yang tuntas dari KKM ?70 sebanyak 15 siswa dengan persentase 71%, sedangkan yang belum mencapai KKM<70 sebanyak 6 siswa dengan persentase 29% dengan memiliki rata-rata 76. Dengan memiliki nilai tertingginya 90 dan nilai terendahnya 62. Hasil belajar IPA pada siklus II diketahui siswa yang mencapai KKM ?70 sebanyak 18 orang dengan persentase 86%, sedangkan yang belum mencapai KKM<70 sebanyak 3 siswa dengan persentase 14% dengan memiliki rata-rata 76. Dengan memiliki nilai tertingginya 97 dan nilai terendahnya 65. Berdassarkan hasil penelitian dapat disimpulka model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan proses dan hasil belajar.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) SISWA KELAS 4 SD Cahyaningsih, Ratna Indah; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.995 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.230

Abstract

Berdasarkan kegiatan observasi di kelas 4, hasil belajar IPA masih rendah. Sebagian besar belum tercapai hasil yang maksimal. Hal tersebut disebabkan karena faktor kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran. oleh sebab itu, dilakukan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Numbered Heads Togethers (NHT) dan mengetahui peningkatan proses serta hasil belajar IPA kelas 4. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik non tes (observasi). Tehnik analisis menggunakan tehnik deskriptif komparatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Numbered Heads Togethers (NHT) mampu meningkatkan proses dan hasil belajar. Peningkatan proses belajar siswa dari pra siklus 54% meningkat pada siklus I mencapai 63% dan pada siklus II meningkat menjadi 81%. Proses belajar pada pra siklus 0% kemudian pada siklus I mencapai 9% dan pada siklus II mencapai 18%. Sedangkan hasil analisis data, hasil belajar menunjukkan bahwa pada pra siklus tingkat ketuntasan siswa sebesar 59%, untuk siklus I tingkat ketuntasan siswa sebesar 63% dan siklus II tingkat ketuntasan siswa sebesar 71%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Numbered Heads Togethers (NHT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPA kelas 4.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA MELALUI MODELPEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR kurniati, Bibit; Hardjono, Nyoto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.988 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.231

Abstract

Berdasarkan kegiatan observasi pada kelas 4 SD, hasil belajar IPA masih rendah. Belum tercapainya hasil yang memuaskan ini disebabkan karena faktor ketidakaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dan mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas 4. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes ( observasi, kuisioner). Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar. Peningkatan kekatifan siswa dilihat dari kategori aktif dari prasiklus 14 % meningkat pada siklus I terdapat 23%, pada siklus II meningkat menjadi 49%. Sedangkan hasil analisis data hasil belajar menunjukkan bahwa pada prasiklus tingkat ketuntasan siswa sebesar 43%, untuk siklus I tingkat ketuntasan sebesar 63%, dan siklus II tingkat ketuntasan sebesar 86%. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball throwing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIS DI SMK SWASTA MUHAMMADIYAH PASIR PENYU Natal, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.56 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.232

Abstract

Permasalahan klasik dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru adalah guru masih menjadi pusat perhatian; guru tidak memakai media pembelajaran; guru tidak melakukan inovasi dalam pembelajaran. Permasalahan klasik tersebut harus segera dibenahi agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Salah satu cara membenahi permasalahan tersebut adalah guru mengikuti kegiatan pendampingan dan bimbingan sebelum pelaksanaan supervisi klinis dilakukan. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui seberapa efektif pelaksanaan supervisi akademis mampu meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di SMK Swasta Muhammadiyah Pasir penyu. Penelitian tindakan sekolah ini mengambil setting di SMK Swasta Muhammadiyah Pasir Penyu dengan jumlah subjek penelitian 11 guru. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui 2 siklus. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu digunakan terhadap data yang diperoleh dari pengamatan guru selama berlangsungnya pembelajaran dan selama mengikuti supervisi Akademis. Hasil penelitian tindakan ini adalah: 1) supervisi akademis meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di SMK Swasta Muhammadiyah Pasir Penyu sebesar 10,28 poin dalam kategori baik
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN PKN MELALUI STRATEGI PQ4R PADA SISWA V SD NEGERI 34 BABUSSALAM Alzikri, Alzikri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.844 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.233

Abstract

Berdasarkan observasi awal di kelas V SD Negeri 34 Babussalam, ditemukan permasalahan pembelajaran PKN tentang mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia dan membandingkan kenampakan alam dan keadaan sosial negara-negara tetangga. Proses pembelajaran belum menggunakan media, metode, model, atau strategi pembelajaran yang tepat. Berdasarkan nilai data awal skor rata-rata 31,715. Penerapan model strategi PQ4R dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran keterampilan memahami materi pelajaran PKn dengan predikat sangat baik yaitu skor rata-rata pertemuan ke-4 sebesar 36,1. Selain itu, dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memahami materi pembelajaran PKn pada siswa dengan predikat sangat baik yaitu skor akhir sebesar 40. Penerapan strategi PQ4R juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I hingga siklus II dengan rata-rata menjadi 83,82 dan persentase ketuntasan sebesar 84,375.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V TEMA 6 PANAS DAN PERPINDAHANNYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME Amrah, Amrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.646 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.234

Abstract

Pembelajaran pada kurikulum 2013 lebih menekankan kreatifitas siswa dan kemampuan siswa mengkomunukasikan hasil pembelajaran dan pendapatnya untuk itu siswa dilatih dalam kelompok agar bekerja sama dalam pembelajaran agar dapat menerima masukan dari teman-temannya dalam belajar maupun menyampaikan pendapat dalam kelompoknya. Namun kenyataannya dalam belajar kelompok sering kali rendahnya partisipasi setiap anngota kelompok sehingga kelas menjadi tidak bersemangat dan membosankan. Untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar kelompok dilakukan PTK dengan menggunakan model Konstruktivisme. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 7 Bengkalis dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran IPA, hasil belajar siswa sudah meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil belajar aspek kognitif siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar 55,16% dan siklus II diperoleh ketuntasan hasil belajar 82,75%. Pada aspek afektif siklus I diperoleh rata-rata 72,39% dan siklus II diperoleh rata 82,79%. Pada aspek psikomotor siklus I diperoleh rata-rata 73,48% dan siklus II diperoleh rata-rata 82,79.
UPAYA MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN MENYENANGKAN MELALUI OPTIMALISASI JEDA STRATEGIS DENGAN VIDEO MOTIVASI DAN HUMOR DALAM BELAJAR PPKN DI KELAS XI MM SMK N 1 BANGKINANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Djunaididjunaidi1971@gmail.com, Djunaidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.285 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.235

Abstract

Rendahnya motivasi belajar, cepat bosan, sering jenuh saat mengikuti pelajaran, meningkatnya jumlah siswa keluar kelas, tingginya persentase siswa yang malas dan acuh tak acuh merupakan persoalan yang sering muncul dalam pembelajaran PPKn di SMK N 1 Bangkinang. Hal ini selain disebabkan karakteristik pelajaran PPKn yang pada umumnya bersifat teori dan hafalan, juga akibat strategi mengajar yang diterapkan guru cenderung monoton, kurang menyenangkan dan membosankan bagi siswa, sehingga pembelajaran menjadi tidak efektif dan berdampak rendahnya capaian hasil belajar. Penelitian tindakan kelas yang menerapkan strategi pembelajaran menyenangkan melalui optimalisasi jeda strategis menggunakan video motivasi ini merupakan upaya untuk mengatasi sebagian masalah tersebut. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penayangan video motivasi dan humor dapat memancing siswa untuk ketawa secara bersama-sama di dalam kelas. Dari hasil analisis observasi reaksi siswa saat jeda strategis, 83.96% siswa ketawa. Analisis angket mengungkapkan 86,35% siswa dapat tertawa dan menyatakan pembelajaran dengan penayangan video motivasi dan humor dalam jeda strategis sangat menyenangkan. Hasil belajar siswa menunjukkan angka rata-rata 71,8991 yang relatif lebih tinggi daripada capaian hasil belajar sebelumnya.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR TENTANG BILANGAN BERPANGKAT DAN BILANGAN AKAR DUA DAN TIGA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 50 BENGKALIS TP 2018/2019 Hanum, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.255 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.236

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika siswa pada materi pecahan sederhana di Kelas V SDN 50 Bengkalis dengan menggunakan media audiovisual. Hal tersebut didasari oleh kurangnya aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung yang berimbas kepada hasil belajar siswa yang kurang pula. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan selama II siklus, tiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan tahap masing-masing siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan guru dalam mengajar terjadi peningkatan pada siklus II dengan mendapatkan skor 47 yang masuk dalam kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga terjadi peningkatan yang pada siklus II dengan mendapatkan skor 24, hal ini termasuk ke dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar siswa, siklus I pertemuan 1, diperoleh persentase ketuntasan 67%, pada siklus I pertemuan 2 diperoleh 67 %, dan pada siklus II diperoleh 93%. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan media audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Kata kunci: ,
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI PESERTA DIDIK KELAS XII MM SMK NEGERI 5 PEKANBARU DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI Lao, Hakim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.949 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII Multimedia SMK Negeri 5 Pekanbaru pada pembelajaran Animasi 3 Dimensi melalui penerapan model pembelajaran project based learning dan metode demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penerapan model pembelajaran project based learning dan metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII Multimedia SMK Negeri 5 Pekanbaru pada pelajaran Animasi 3 Dimensi. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya, pada siklus I rata-rata persentase hasil belajar afektif sebesar 68,71 %. Persentase tersebut meningkat pada siklus II yaitu sebesar 83,22%. Pada hasil belajar psikomotorik dibagi menjadi dua yaitu hasil belajar psikomotorik individu dan kelompok. Pada siklus I, rata-rata persentase peningkatan hasil belajar psikomotorik individu sebesar 70,00 %. Persentase tersebut meningkat pada siklus II menjadi 86,85%. Presentasi hasil belajar psikomotorik kelompok pada siklus I sebesar 75,66%. Pada siklus II meningkat menjadi 84,33%.

Page 22 of 2285 | Total Record : 22841