JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Komitmen Guru Dalam Melaksanakan Tugas di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Se-Kota Solok
Inggriani, Siska;
Irsyad, Irsyad;
Sabandi, Ahmad;
Syahril, Syahril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1609
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan data tentang komitmen guru dalam melaksanakan tugas di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se-Kota Solok dilihat dari tanggung jawab, loyalitas dan kepedulian.Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Guru di SMK Negeri se-Kota Solok merupakan populasi dari penelitian ini dengan jumlah 263 orang pengambilan sampel memakai rumus slovin, dengan perkiraan tingkat kesalahan 10% yaitu 75 orang. Penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner dengan model skala likert.Kuesioner yang digunakan ini sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa komitmen guru dalam melaksanakam tugas di Sekolah Menengah kejuruan (SMK) Negeri se-Kota Solok ditinjau dari aspek 1) tanggung jawab tergolong kedalam kriteria tinggi dengan skor 4,24 2) loyalitas tergolong kedalam kriteria tinggi dengan skor 4,11 3) kepedulian tergolong kedalam kriteria tinggi dengan skor 4,08, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa komitmen guru dalam melaksanakan tugas di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se-Kota Solok tergolong kedalam kategori tinggi dengan capaian skor 4,14.
Relasi Kuasa Wacana Trauma Tubuh dalam Film Ku Cumbu Tubuh Indahku
Afifah, Wahyuning;
Riyanto, Edi Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang relasi kuasa yang terdapat dalam film Ku Cumbu Tubuh Indahku. Kekuasaan dapat dimaknai dan diulas sebagai sebuah kekuatan atau pengaruh yang dimiliki oleh individu ataupun organisasi yang berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada pihak lain. Secara tidak sadar, kekuasaan bekerja dalam jaringan kesadaran publik. Dalam hal ini kekuasaan tidak datang dari luar, akan tetapi dari dalam untuk menentukan struktur, aturan dan sebuah hubungan. Tujuan dari penelitian ini adalah; a) mengetahui bentuk relasi kuasa dalam film Ku Cumbu Tubuh Indahku (b) menjelaskan dampak relasi kuasa film Ku Cumbu Tubuh Indahku. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan teknik melihat, observasi dan catat. Metode analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk relasi kuasa dalam film Ku Cumbu Tubuh Indahku ada dua, yaitu relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh. Bentuk relasi kuasa atas pikiran dalam film Ku Cumbu Tubuh Indahku berupa stigmatisasi, dan kontrol. Selanjutnya bentuk relasi kuasa atas tubuh sosial dan seksual berupa objektifikasi, dominasi dan kontrol. (2) Dampak relasi kuasa. Dampak tersebut dilakukan terhadap dua representasi kuasa yaitu sebagai berikut: a) Budaya, yaitu melawan norma-norma yang berlaku di masyarakat terkait dengan norma gender dan seksualitas. b) Lembaga, melawan keinginan Lurah sehingga di cap komunis.
Penerapan Model Pembelajaran Koorperatif Tipe Tutor Teman Sebaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XII IIS 1 Semester Ganjil SMA Negeri 1 Pinggir Tahun Pelajaran
Safnina, Safnina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelajaran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Model dan metode pembelajaran yang lebih menuntut aktifitas, semangat, dan motivasi siswa sangat diperlukan dalam pembelajaran sejarah. Dengan menerapkan Model Pembelajaran Koorperatif Tipe Tutor Teman Sebaya diharapkan dapat menumbuhkan semangat aktifitas, dan motivasi belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas XII IIS 1 SMA Negeri 1 Pinggir semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Pelaksanaan tindakan diawali dengan membagi kelas atas 6 kelompok, menyampaikan tujuan pembelajaran, menyampaikan materi pembelajaran, kerja kelompok, presentase kelompok, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran koorperatif tipe Tutor Teman Sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 81,0 dengan ketuntasan klasikal 76% pada siklus 1 menjadi 87,4 dengan ketuntasan klasikal 91% pada siklus 2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Koorperatif Tipe Tutor Teman Sebaya sebagai metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, sehingga dapat dijadikan alternatif pilihan pada pembelajaran sejarah.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IIS 2 Semester Genap SMA N 1 Pinggir Tahun Pelajaran 2018/2019
Safnina, Safnina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberhasilan proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh kebijakan seorang guru dalam memilih model pembelajaran, berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan, demi tercapainya tujuan pembelajaran. Model dan metode pembelajaran yang lebih menuntut aktifitas, semangat, dan motivasi siswa sangat diperlukan dalam pembelajaran sejarah. Dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing diharapkan dapat menumbuhkan semangat aktifitas, dan motivasi belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Pinggir semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Pelaksanaan tindakan diawali dengan membagi kelas atas 6 kelompok, menyampaikan tujuan pembelajaran, menyampaikan materi pembelajaran, kerja kelompok, presentase kelompok, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 75 dengan ketuntasan klasikal 70,6% pada siklus 1 menjadi 85,4 dengan ketuntasan klasikal 88,2% pada siklus 2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing sebagai metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, sehingga dapat dijadikan alternatif pilihan pada pembelajaran sejarah.
Pengaruh Latihan Lempar Shuttlecock Terhadap Peningkatan Kemampuan Pukulan LOB Pada Siswa Bulutangkis di SMP PGRI Gunungputri
Alam, Sohbat;
Rahayu, Ega Trisna;
Siswanto, Siswanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan demi dapat mengetahui pengaruh latihan shuttlecock terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob pada siswa. Metode penelitian yang dipergunakan ialah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan desain eksperimen The One Group Pretest Posttest Design dimana penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel purposive sample. dengan kriteria, yaitu: (1) perempuan, (2) usia 9-13 tahun, (3) memiliki kesediaan untuk menjadi sampel, (4) tidak pada kondisi sakit, (5) durasi latihan paling sedikit 6 bulan, (6) memiliki keaktifan 75%. Atas kriteria diatas maka sampel yang terpenuni ialah 8 siswa putri. Tes kemampuan lob (French Test) merupakan instrument yang dipergunakan. Nilai reliabilitas 0,96 dan validitas 0,65. Analisis data mempergunakan uji t dengan taraf signifikansi yaitu 0,05 (5%). Hasil penelitian mengungkapkan adanya pengaruh latihan lempar shuttlecock terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob pada permainan bulu tangkis di SMP PGRI Gunungputri. Dimana bisa dibuktikan dengan t hitung 7,337 > t tabel 2,36, dan nilai sig 0,000 < 0,05, dengan kenaikan persentase yakni 36,83%.
Iklim Organisasi di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X
Maharani, Anesia;
Irsyad, Irsyad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1617
Latar belakang penelitian berdasarkan pada pengamatan penulis yang menunjukkan yaitu iklim organisasi di LLDIKTI Wilayah masih kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bagaimana gambaran iklim organisasi di LLDIKTI Wilayah X dari beberapa aspek berikut (1) tanggung jawab, (2) kepercayaan, (3) kebebasan, dan (4) dukungan. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memiliki populasi yakni pegawai di LLDIKTI Wilayah X yang berjumlah 78 orang sedangkan besaran sampel ditentukan dengan memakai rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10% dengan teknik Stratified Random Sampling sebanyak 45 orang pegawai. Instrument penelitian ini adalah angket model skala Likert yang memiliki 5 alternatif jawaban yaitu SL (selalu), SR (sering), KD (kadang-kadang), JR (jarang), TP (Tidak Pernah). Sebelum angket tersebut digunakan, lebih dahulu sudah dilakukan uji coba angket mengenai validitas dan reabislitasnya menggunakan bantuan SPSS versi 25.0. Angket secara keseluruhan sudah reliabel dengan rho hitung = 0,982 sedangkan rho tabel dengan taraf kepercayaan 95% dengan N = 15 adalah 0,514. Selanjutnya data yang sudah terkumpul lalu diolah denganmencari skor rata-rata (mean). Hasil analisis data penelitian menunjukkan iklim organisasi di LLDIKTI Wilayah X sudah terbilang kondusif dengan tingkat capaian skor 4,39 dengan penjelasan sebagai berikut (1) tanggung jawab pada kategori kondusif dengan capaian skor 4,36, (2) kepercayaan dengan kategori kondusif dengan capaian skor 4,41, (3) kebebasan pada kategori kondusif dengan capaian skor 4,36, (4) dukungan dengan kategori kondusif dengan capaian skor 4,44. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarakan untuk pegawai agar mampu mempertahankan iklim organisasi dan meningkatkannya agar menjadi sangat kondusif sehingga memperoleh hasil kerja yang memuaskan.
Peningkatan Hasil Belajar Fisika Materi Karakteristik Gelombang Mekanik Mengunakan Model Pembelajaran Problem Base Learning (PBL) dI Kelas XII MIPA 2 SMAN 2 Muaro Jambi
Simamora, Evalidya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1618
Berdasarkan hasil observasi oleh guru fisika SMAN 2 Muaro Jambi kelas XII MIPA 2 di ketahui bahwa rata-rata hasil ujian tengah semester (UTS) Siswa kelas XII MIPA 2 SMAN 2 Muaro Jambi semester genap tahun 2018/2019 masih dibawah KKM dan belum mencapai harapan. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Fisika Materi Karakteristik Gelombang Mekanik dengan mengunakan model pembelajaranProblem Base Learning (PBL) di kelas XII MIPA 2 SMAN 2 Muaro Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 2 Muaro Jambi semester II tahun ajaran 2019/2020, yang berjumlah 32 orang, 20 perempuan dan 12 laki-laki, sedangkan partisipanyang terlibat dalam penelitian ini adalah guru teman sejawat sesama guru fisika Ibu Nova Novellia, S.Pd. waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari semester Genap tahun pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan mengunakan lembar observasi, dan soal tes formatif serta dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan mengunakan reduksi dan persentasidata. Sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang telah dikemukakan, dapat disimpulkan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Fisika materi karaktersitik gelombang mekanik. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar pada siklus I (47%) dan Siklus II (81%).Adapun tindakan yang diberikan yaitu berupa pemberian hadiah untuk kelompok maupun individu yang aktif dalam pembelajaran.
Modal Sosial Pedagang Durian Kelurahan Limau Manis Selatan Kecamatan Pauh Kota Padang
Gusana Putri, Dini; Ikhwan, Ikhwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1619
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kebertahanan pedagang dan petani durian dalam perdagangan. Dalam proses jual beli durian ini melibatkan antara petani durian dengan pedagang yang biasa disebut sebagai toke yang berjumlah 4 orang sebagai toke lapangan yang masing-masing petani sudah mempunyai tokenya masing-masing dan tidak diperbolehkan atau tidak adanya kebebasan petani menjual hasil ladangnya kepada toke yang berbeda. Teori yang relevan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori modal sosial (social capital) oleh Robert Putman. Menurut Putman bahwa modal sosial merupakan serangkaian nilai-nilai atau norma-norma informal yang dimiliki bersama diantara para anggota suatu kelompok masyarakat yang memungkinkan terjalinnya kerjasama diantara mereka, sebagai ciri-ciri organisasi sosial seperti kepercayaan (trust), norma dan jaringan sosial (network) yang dapat memudahkan koordinasi dan kerjasama untuk mendapatkan manfaat bersama. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode analisis deskriptif (kualitatif) dengan tipe penelitian yaitu studi kasus. Analisis data kualitatif memberikan hasil penelitian untuk memperoleh gambaran terhadap proses yang diteliti dan juga menganalisis makna yang ada di balik informasi, data dan proses tersebut. Hasil penelitian adalah dengan adanya kepercayaan yang terjalin antar petani durian dan pedagang durian maka dapat menimbulkan rasa kebersamaan antar sesama melalui sikap ramah saat bernteraksi dan meningkatkan rasa bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Kontrol Sosial Lembaga Adat terhadap Kenakalan Remaja
Hasaniah, Zakiatul; Ikhwan, Ikhwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1620
Penelitian ini dilatar belakangi dari peningkatan angka kenakalan remaja di Desa Lubuk Tenam pada tahun 2019-2020. Lembaga adat Desa Lubuk Tenam menerapkan kontrol sosial melalui aturan dan sanksi, akan tetapi kontrol sosial tersebut mulai lemah bahkan ada aturan dan sanksi yang mulai hilang di Desa Lubuk Tenam seperti “diarak keliling kampung dan di cambuk bagi yang kedapatan hamil diluar nikah”. Dahalu sanksi yang diberikan berupa diarak keliling kampung hanya dengan menggunakan pakaian dalam, dan dicambuk sebanyak 100 kali. Kenyataan yang peneliti dapatkan dilapangan, sanksi tersebut tidak diterapkan lagi dan di gantikan dengan sanksi membayar denda satu ekor kambing, satu helai kain panjang dan uang senilai satu emas. Dalam menganalisis penelitian ini peneliti menggunakan teori kontrol sosial dari Travis Hirschi, mengenai believe dan lemah hilangnya kontrol sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus serta teknik pemilihan informan dengan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi, dengan jumlah informan 20 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kontrol sosial yang diterapkan lembaga adat Desa Lubuk Tenam sudah mulai lemah dan hilang, akibatnya kontrol sosial tersebut tidak efektif lagi untuk dijalankan. Penyebab tidak efektinya kontrol sosial lembaga adat desa Lubuk Tenam, yaitu sanksi dan aturan yang diterapkan lembaga adat sudah mulai lemah dan hilang, dan kurangnya sosialisasi yang diberikan lembaga adat. Peneliti juga mendapatkan temuan lain, bahwa meningkatnya kenakalan remaja juga disebabkan karena kontrol diri yang lemah pada remaja, dan minimnya pengetahuan pendidikan agama pada remaja.
Evaluasi Properti Psikometris Skala Psychological Well-Being (PWB) Versi Indonesia
Fadhil, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi properti psikometris skala Psychological Well-Being versi Indonesia berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Carol D. Ryff. Skala Psychological Well-Being versi Indonesia diujicobakan kepada masyarakat Indonesia usia dewasa, dengan minimal usia 18 tahun yang berasal dari pulau Sumatera dan Jawa. Jumlah subjek penelitian sebanyak 210 orang. Dimana subjek dipilih dengan teknik insidental. Berdasarkan hasil analisis Exploraotry Factor Analysis dan uji reliabilitas Alpha Chronbach, dapat disimpulkan bahwa ke-28 item valid dan reliabel. Dimana ke-28 item tidak melewati cut of point atau loading factor sebesar 0.30 dan dapat dinyatakan valid. Kemudian, ke-28 item juga memiliki nilai Alpha Chronbach yang relatif baik.