cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Pengaruh Physical Activty dan Psychological Well-Being terhadap Lonelines Pada Lansia di Gereja GPIB di Surabaya Daniel Julian M.N. E; Mifthakul Jannah; Damajanti Kusuma Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41164

Abstract

Pengaruh Physical Activity dan Psychological Well-being terhadap Lonelines pada lansia di gereja GPIB di kota Surabaya. Kesepian sendiiri didefinisikan sebagai perasaan subjektif yang tidak menyenangkan yang diakibatkan dari kesenjangan antara hubungan social yang diharapkan dengan yang dimiliki. Aktivitas fisik, baik individu maupun kelompok, dipandang dapat mengurangi kesepian melalui peningkatan interaksi social, perbaikan suasana hati, dan peningkatan efikasi diri. Sementara itu, kesejahteraan psikologis, yang mencakup dimensi seperti hubungan positif dengan orang lain dan penerimaan diri, berperan sebagai factor pelindung terhadap kesepian. Melalui kerangka teori kognitif social dan teori identitas social, penelitian ini berhipotesis bahwa aktivitas fisik dan kesejahteraan psikologis sakan berkorelasi negative secara signifikan dengan kesepian pada lansia. Sampel penelitian berjumlah 110 lansian yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga instrument psikologi yaitu skala Aktivitas Fisik, skala Psychological Well-Being dan skala Lonelines yang telah melalui beberapa tahapan uji asumsi klasik. Hasil dari uji tersebut menunjukkan bahwa aktivitas fisik berpengaruh signifikan terhadap loneliness dan kesejahteraan psikologis berpengaruh siginifikan terhadap loneliness, hasil menunjukkan bahwa sebanyak 97,2% variasi loneliness dapat dijelaskann oleh aktivitas fisik dan kesejahteraan psikologis, sedangkan 2,8% dipengaruhi oleh factor lain yang diluar penelitian. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran kedua variabel tersebut dalam mitigasi kesepian lansia, khususnya dalam konteks komunitas social.
Peran Pendidikan Khusus dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Autis di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang Radiah Radiah; Rahmatrisilvia Rahmatrisilvia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41165

Abstract

Anak autis menghadapi tantangan signifikan dalam perkembangan sosial yang berdampak luas terhadap kualitas hidup dan kemampuan adaptasi mereka di masyarakat. Pendidikan khusus yang terstruktur dan berbasis kebutuhan individual menjadi landasan utama dalam mendukung perkembangan kemampuan sosial anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran pendidikan khusus dalam meningkatkan kemampuan sosial anak autis di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, mencakup program-program intervensi yang diterapkan, strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru pendidikan khusus, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari 8 orang guru pendidikan khusus, 4 orang kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, 12 orang tua wali murid, dan 15 anak autis berusia 6-17 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang telah mengimplementasikan program pendidikan khusus yang komprehensif meliputi Applied Behavior Analysis (ABA), Social Stories, Social Skills Training (SST), dan Program Bermain Terstruktur. Terdapat peningkatan kemampuan sosial yang signifikan pada 73,3% anak autis setelah menjalani program selama minimal satu tahun. Faktor keberhasilan utama meliputi kompetensi guru, kolaborasi dengan orang tua, dan konsistensi program. Hambatan yang ditemukan mencakup keterbatasan sarana prasarana, rasio guru-siswa yang belum ideal, dan kurangnya koordinasi lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru, peningkatan fasilitas, dan pengembangan sistem kolaborasi yang lebih sistematik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Penerapan Smart Board sebagai Media Pembelajaran Inovatif Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V-A SD Negeri 066049 Medan Helvetia Lasmaria Agnes Sinaga; Tri Ningsih Elisabeth Hutauruk; Rotama Angelina Turnip; Evi Lasrohana Nababan; Adelia Evi Vani Sidauruk; Jojor Julianda Br Purba; Eka Samputra Harita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41166

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menggunakan Smart Board sebagai alat pembelajaran yang baru dan efektif dalam mengajarkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V-A SD Negeri 066049 Medan Helvetia. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang berbasis teknologi dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa cenderung tidak aktif dan mudah teralihkan perhatiannya selama pembelajaran berlangsung. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, pengamatan, dan penilaian. Smart Board digunakan untuk menampilkan materi, gambar, video pembelajaran, serta aktivitas interaktif yang melibatkan siswa secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Smart Board berhasil meningkatkan konsentrasi, semangat belajar, keterlibatan, serta pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Selain itu, guru juga mendapatkan pengalaman dalam menggunakan media digital untuk membuat proses belajar lebih menarik, lebih interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka. Sebab itu, Smart Board bisa jadi salah satu pilihan media pembelajaran yang baik dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Wordwall Pada Materi Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Peserta didik SMP IT At-Taqwa Surabaya Hilwa Rafifah; Mukhzamilah Mukhzamilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41167

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran, pengaruh, dan respons peserta didik terhadap penggunaan media Wordwall dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi di SMP IT At-Taqwa Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diperoleh melalui observasi, pre-test, post-test, dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata observasi lebih tinggi (pendidik 94%; peserta didik 95%) dibandingkan kelas kontrol (89%; 92%). Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 62 menjadi 86, sedangkan kelas kontrol dari 64 menjadi 79. Respons peserta didik terhadap penggunaan Wordwall sangat positif (95%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Wordwall berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik.