cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
MENINGKATKAN PERSEPSISISWA KELAS VIII D TENTANG PACARAN MELALUI LAYANAN INFORMASI DI SMP NEGERI 1 BANGKINANG KOTA TAHUN PELAJARAN 2014-2015 Fatmawati Fatmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.587 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.78

Abstract

Pacaran tertarik dengan lawan jenis bagi siswa SMP remaja awal merupakan implementasi dari salah satu tugas perkembangan. Namun demikian sebagian siswa melakukan kegiatan pacaran tidak sesuai dengan norma-norma adat, sosial dan agama, dan berakibat pada prestasi belajar semakin menurun, kurang peduli dengan lingkungan atau tidak memiliki rasa malu dan melanggar ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan persepsi siswa tentang pacaran, manfaat, akibat negatif pacaran dan aktifitas siswa (memperhatikan, mencatat dan bertanya) dalam mengikuti kegiatan layanan informasi yang diberikan. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Layanan Bimbingan dan Konseling (PTLBK) dengan menggunakan layanan informasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D, berjumlah 29 orang di SMP Negeri 1 Bangkinang Kota. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala penilaian dan lembar observasi.Temuan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan persepsi siswa tentang pacaran, manfaat dan kerugian pacaran serta aktifitas siswa dalam mengikuti layanan informasi yang diberikan.
UPAYA MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN GURU MELALUI LESSONSTUDY Hartati Hartati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.79

Abstract

Masih banyaknya guru yang belum sepenuhnya penguasai empat kompetensi yang mutlak harus dimiliki setiap guru untuk menjadi tenaga pendidik yang profesional yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.Untuk meningkatkan profesionalisme guru, perlu suatu model pembinaan secara berkelanjutan. Pembinaan yang dilakukan selama ini masih belum menunjukkan hasil yang signifikan.Minimal, ada dua hal yang menyebabkan pelatihan guru belum berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Pertama, pelatihan tidak berbasis pada permasalahan nyata di dalam kelas. Kedua, hasil pelatihan hanya menjadi ilmu pengetahuan saja, tidak diterapkan pada pembelajaran di kelas atau kalaupun diterapkan hanya sekali saja, dua kali dan seterusnya kembali seperti dulu saja. Hal ini disebabkan tidak ada kegiatan monitoring pasca pelatihan. Akibatnya, pembelajaran yang dilakukan dari tahun ketahun cenderung monoton, guru kesulitan meningkatkan inovasi pembelajaran.Oleh sebab itu penulis merasa perlu untuk melakukan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar lesson study dapat meningkatkan kemampuan guru dalam proses pembelajaran pada guru di SD Negeri 013 Jati RejoUPT Dinas Pendidikan Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tahun pelajaran 2017/2018.Peningkatan kemampuan guru tersebut dapat dibuktikan dari hasil penilaian tindakan mulai dari pra siklus menunjukkan rata-rata 68,82 dan pada siklus I meningkat sebesar 11,96% dengan nilai rata-rata 80,78, kemudian pada siklus II meningkat lagi sebesar 10,38% menjadi 91,17 dengan kategori sangat baik. Peningkatan kemampuan guru dalam prapembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai sebesar 71,35 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata sebesar 83,70, maka terjadi peningkatan sebesar 12,35%. Kata kunci: ,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PAI DI KELAS VIII.4 SMPN 3 PASIR PENYU TP. 2016/2017 Helda Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.939 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.80

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini merupakan study tentang pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dalam peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together bertujuan untuk menciptakan suasana belajar aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Hal ini bertolak dari refleksi pembelajaran sebelumnya, karena kurang bervariasinya metode yang digunakan guru dalam pembelajaran menyebabkan siswa pasif, kegiatan pembelajaran lebih terpusat kepada guru. Hal ini berdampak kepada kurangnya aktivitas dan rendahnya hasil belajar siswa, 48 % dari jumlah siswa mendapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 75 sehingga mereka harus mengikuti remedial. Hal ini mungkin disebabkan karena proses pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Oleh seba itu Model pembelajaran harus peneliti ubah dengan menggunakan model Numbered Head Together (NHT) . Model Pembelajaran Numbered Head Together berfungsi untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar, bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas serta bekerja sama dalam kelompok. Dari data hasil penelitian setelah diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 73,29 % pada siklus I menjadi 89,14 % pada siklus II, sudah mencapai kriteria baik sekali menurut Suharsimi Arikunto. Sedangkan hasil belajar meningkat dari nilai rata-rata kelas 74,2 pada siklus I menjadi 86,6 pada siklus II. Siswa yang tuntas tanpa remedi pada siklus I adalah 72 % , pada siklus II meningkat menjadi 100%; padahal peneliti menetapkan penelitian dianggap berhasil jika 85 % dari jumlah siswa tuntas mencapai KKM yaitu 75. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model Numbered Head Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa
IMPLEMENTASI TEKNIK PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI PADA SISWA KELAS II SDN 006 SEKIP HULU RENGAT Masita Masita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.061 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.81

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pembelajaran membaca puisi belum mendapatkan hasil yang optimal dalam pelaksanaan pembelajaran disekolah-sekolah. Hal ini juga terjadi di SDN 006 Sekip Hulu Rengat dalam.Melalui teknik pemodelan dalam pembelajaran diharapkan lebih mudah bagi guru dalam menyampaikan materi tentang puisi, sehingga memudahkan siswauntuk memahami dan terampil dalam membaca puisi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa metode pemodelan dalam pembelajaran membaca puisi dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi pada siswa kelas II SDN 006 Sekip Hulu Rengat,dilihat dari hasil observasi yang menunjukkan terjadinya perubahan aktivitas siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran membaca puisi pada siklus I diperoleh ratarata 2,82 dengan persentase 70% dan siklus II diperoleh rata-rata 3,28 dengan persentase 82%.Pada hasil keterampilan membaca puisi siswa pada siklus I, rata-rata nilai yang diperoleh oleh 82,61 sedangkan pada siklus II rata-rata meningkat menjadi 85,87 dengan KKM 75.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MASSA CETAK DI KELAS VII SMP Supemi Supemi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.123 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.82

Abstract

Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas karena selama ini interaksi belajar pada mata pelajaran Indonesia cenderung konvensional. Interaksi pelajar hanya satu arah (guru dengan siswa) tanpa adanya umpan balik. Hal ini dikarenakan pengajaran berpusat pada guru. Guru mendominasi kegiatan belajar mengajar, guru masih dianggap sebagai sumber ilmu atau sumber informasi yang aktif, menjelaskan materi, sedang siswa pasif mendengarkan, mencatat, menerima materi tanpa aktif berpikir dan tanpa mengemukakan pendapat.Pengumpulan data dambil dari data aktivitas siswa yang diambil dengan observasi secara langsung dengan instrumen yang berupa lembar observasi (Check list KBM). Selain itu juga menggunakan wawancara dan tes yang diambil dari data prestasi siswa yang menggunakan lembar instrumen lembar tes.Analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data. Hasil pengumpulan data akan dianalisis antara lain sebagai berikut, (1) Data hash ketuntasan belajar siswa, (2) Data aktivitas siswa dalam pembelajaran menggunakan media massa cetak, (3) Data aktivitas guru.Media massa cetak merupakan salah satu media yang digunakan untuk pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Dengan menggunakan media massa cetak (koran) maka siswa akan aktif, kreatif, dan berpikir kritis dalam memahami suatu wacana untuk menemukan informasi-informasi dalam bentuk tulisan eksposisi. Selama pembelajaran berlangsung siswa aktif mengkontruksi konsep pembelajaran menulis eksposisi dalam bahasa dan sastra Indonesia.Dengan menggunakan media massa cetak menunjukkan pada siklus l, II belum ada peningkatan dengan hasil 50% dari jumlah siswa yaitu 33 siswa secara klasikal belutn mencapai indikator yang diharapkan yaitu 80%-l 00%. Sedangkan pada siklus III hasil belajar siswa sebesar 83,1% aktivitas siswa sebesar 58% aktifitas guru sebesar 16%. Sekolah diharapkan menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan siswa. Serta bacaan yang mendukung dalam proses pembelajaran di sekolah sehingga dapat mendorong siswa untuk berprestasi lebih baik lagi.
PENERAPAN STRATEGI TEAM QUIZ DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Umi Sarah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.961 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.83

Abstract

Strategi team quiz adalah salah satu strategi pembelajaran yang dianggap mampu untuk mengatasi pembelajaran yang teacher centre karena bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bertanggung jawab siswa terhadap apa yang mereka pelajari melalui care yang menyenangkan dan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran untuk menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik di MIN Buluh Rampai dalam pembelajaran bahasaArab. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa serta prestasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab kelas V MIN Buluh Rampai menggunakan strategi team quiz. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN Buluh Rampai tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari due kali pertemuan. Setiap pertemuan menitikberatkan pada pemahaman materi dan langkah-langkah team quiz. Namur pada siklus III pemahaman siswa lebih ditekankan karena untuk lebih mempertajam penerapan strategi team quiz. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perubahan setelah diterapkan strategi team quiz dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas V MIN Buluh Rampai. Hal ini ditunjukan pada perubahan prestasi belajarnya yang terlihat pada setiap siklus. Yaitu pada siklus I prosentase keberhasilan hanya 36%, pada siklus 11 meningkat menjadi 54%. Karena prosentase keberhasilan dikatakn berhasil jika mencapai 80%, make pada siklus III yang mencapai 82% sehingga dikatakan berhasil. Dan ini membuktikan bahwa strategi team quiz ini berhasil diterapkan pada pembelajaran bahasa, Arab di kelas V MIN Buluh Rampai. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa strategi team quiz dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas V MIN Buluh Rampai yang berdampak baik terhadap keaktifan dan prestasi belajar siswa menjadi semakin baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMESTOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Nurhidayah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.876 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.84

Abstract

Aktivitas dan hasil belajar kelas XII IPA3 SMA Negeri 2 Siakhulu belum memuaskan. Strategi dan metode yang digunakan oleh para guru ini belum mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Diperlukan upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa biologi dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memfokuskan materi biologis pada metabolisme di kelas XII IPA3 SMA Negeri 2 Siakhulu Kabupaten Kampar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada materimetabolisme. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA3 SMA Negeri 2 Siakhulu Kabupaten Kampar. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen penelitian berupa observasi lembar kegiatan siswa, lembar kegiatan siswa sains sikap siswa, lembar observasi guru, lembar hasil belajar lembar ujian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk melihat peningkatan aktivitas, hasil belajar ilmiah dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kegiatan meliputi perhatian guru terhadap penjelasan, mengajukan pertanyaan / tanggapan, mengisi lembar kerja, melakukan permainan, dan menjawab pertanyaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran biologi pada materi metabolisme kelas XII IPA3 SMA Negeri 2 Siakhulu Kabupaten Kampar.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM READING COMPREHENSION PADA TEXT REPORT MELALUI PEDEKATAN SCIENTIFIC DI KELAS XI-MIA.5 SMAN 2 BANGKINANG KOTA TP 2016-2017 Maznum, Maznum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.673 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.85

Abstract

Banyaknya jumlah jenis bacaan atau teks yang akan ditemukan dalam pembelajaran maka penulis memfokuskan pada satu teks yang akan penulis teliti yaitu : “ Reading Factual REPORT”. Penulis mengambil teks ini karena berdasarkan hasil test ulangan harian beberapa kelas di semester tahun sebelum penulisan penelitian ini ditemukan lebih dari 50 % siswa mendapat kan nilai di bawah standart KKM sekolah yaitu 70. Oleh karena itu maka disini penulis mempunyai satu permasalahan terhadap Kompetensi Dasar (KD) dalam unit ini yaitu ( KD. 4.7 ) : Menanggap makna dalam taxt ilmiah factual (factual report) lisan dan tulis, tentang orang, binantang, benda, gejala dan peristiwa alam dan sosial , terkait dengan mata pelajaran lain di kelas XI. Penerapan pembelajran dengan Pendekatan Scientific memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu Siklus I 64.52 % menjadi 83.87 % pada Siklus II. Pembelajaran dengan Pendekatan Scientific dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris . Ini ditunjukkan dengan keaktifan siswa selama dalam prosese pembelajaran berlansung. Penggunaan media Laptop dan tayangan LCD memacu antusias siswa dalam berdiskusi ketikaka proses langkah Mengamati, dan Menanya.
PENGGUNAAN MEDIA BAGAN DENGAN IRAMA LAGU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI METABOLISMEDI KELAS XII MIA5 SMAN 2 BANGKINANG KOTA Masni, Tuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.766 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.86

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengalaman penulis dan obervasi selama mengajar, bahwa materi Metabolisme cukup sulit untuk dipahami dan dihafal siswa karena berkaitan dengan reaksi kimia dalam tubuh. Hal ini dibuktikan dengan rendahnyan nilai hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Bangkinang Kota,pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 pada bulan Agustus dan September pada materi Metabolisme (KD.3.2). Adapun Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIA 5 yang berjumlah 29 orang. Siswa laki-laki berjumlah 11 orang dan siswa perempuan berjumlah 18 orang. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus (Siklus I dan II) dan pada masing-masing Siklus terdiri dari 4 tahap,yaitu Perencanaan,tindakan,observasi dan refleksi.Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan aktifitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.Pada Siklus I jumlah siswa yang tuntas 23 orang (79%) dan jumlah siswa tidak tuntas 6 orang(21%)dan daya serap 77,8% dengan kategori Cukup Baik sedangkan pada Siklus II meningkat yaitu : jumlah siswa yang tuntas 26 orang ( 89,6 %) dan tidak tuntas 3 orang (10,4%) dan daya serap 86,4% dengan kategori Amat Baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN KARTU PEMBELAJARAN KELAS XII IPS 5 SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Asminah, Asminah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.595 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.87

Abstract

Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah melalui Model Discovery Learning menggunakan Kartu Pembelajaran Bagi siswa Kelas II IPS 5 SMAN 2 Bangkinang Kota Tahun Pelajaran2015/2016. Penelitian ini bertujuan melihat Bagaimana Pengaruh model pembelajaran Discovery Learning menggunakan kartu pembelajaran terhadap pemaham dan penguasaan ( Action Reseach ) sebanyak 2 puturan setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan atau pelaksanaan, pengamatan dan reflesi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 5 SMA Negeri Bangkinang kotaTahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa data hasil tes tertulis , dan hasil lembaran obser vasi kegiatan belajar mengajar guru dan siswa.Dari hasil analisis di dapatkanlah bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari Siklus I di bandingkan dengan siklus I. Terlihat pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa hanya Mencapai ( 81.48 % ) naik menjadi ( 85.16 % ) pada siklus yang ke II, sehingga ketuntasan klasikal yang diharapkan 85 % pada siklus pertama tidak tercapai namun pada siklus ke II tercapai dengan baik. Begitu juga dengan hasil belajar pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 81.48 naik menjadi 84.81. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mode l Discovery Learning dengan kartu pembelajaran dapat berpengaruh posistip terhadap hasil beajar siswa XII IPS 5 SMA Negeri Bangkinang Kota tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : , , , Ketuntasan Belajar

Page 8 of 2285 | Total Record : 22841