JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
22,841 Documents
PEMANFAATAN METODE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR
Fauziddin, Mohammad;
Mayasari, Diana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.446 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i2.88
Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar (SD) masih menjadi momok bagi siswa, utamanya di kelas rendah. Hal ini dikarenakan guru belum memiliki metode yang tepat untuk digunakan di dalam kelas dan pembelajaran belum bersifat realistik dan hanya sekedar penyampaian saja. Salah satu solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan penerapan metode pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran dimana siswa dituntut lebih aktif, inovatif dan kreatif dalam proses pembelajaran yang mengandalkan media gambar. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan metode pembelajaran Picture and Picture untuk peningkatan hasil belajar siswa kelas rendah. Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Penelitian ini bertempat di SDI Insan Kamil Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Hasil penelitian menunjukkan Metode Pembelajaran Picture and Picture terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas rendah. Peran guru dalam menerapkan metode pembelajaran Picture and Picture menjadi kunci utama. Kata Kunci : , ,
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA DI KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 1 KUOK
Arfah, Arfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (106.964 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.89
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa Kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Kuok dengan menggunakan media audiovisual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Objek penelitian adalah siswa kelas X IPS 2 sebanyak 22 orang siswa dengan 14 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi, dokumentasi, dan studi pustaka menggunakan lembar pengamatan motivasi dengan indikator senang, perhatian, konsentrasi dan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas X IPS 2, serta berdampak baik pada proses pembelajaran seni rupa. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan rata-rata persentase motivasi belajar yaitu pada siklus I indikator senang dengan rata-rata persentase 57% meningkat menjadi 73% pada siklus II, indikator perhatian pada siklus I dengan rata-rata persentase 52% meningkat menjadi 69% pada siklus II, indikator konsentrasi pada siklus I dengan rata-rata persentase 43% meningkat menjadi 81% pada siklus II, dan indikator ketekunan pada siklus I dengan rata-rata persentase 44% meningkat menjadi 65% pada siklus II. Dari masing-masing hasil pengamatan maka diperolehlah hasil motivasi belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata 49% dikategorikan sedang dan meningkat pada siklus II menjadi 72% dikategorikan tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran seni rupa dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, karena siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran dengan adanya tayangan terhadap objek yang sedang dipelajari, siswa dapat melihat contoh-contoh dari materi yang disajikan melalui media audiovisual secara nyata. Sehingga meningkatkan rasa ingin tahu siswa dan mewujudkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. Dengan demikian peneliti mengambil simpulan, bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran seni rupa siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Kuok
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN PADA POKOK BAHASAN PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA DAN KEKUASAAN KEHAKIMAN
Asnida, Asnida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.71 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.90
Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran PPKN dengan objek penelitian siswa kelas XII IIS 5 pada semester ganjil 2016/2017. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar PPKN pada pokok bahasan Pengelolaan Keuangan Negara dan Kekuasaan Kehakiman untuk siswa kelas XII IIS 5. Model pembelajaran Student Facilitator and Explainingdipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Student Facilitator and Explaining yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Student Facilitator and Explaining sesuai dengan Kurikulum 2013 terdiri dari 5 tahap utama yaitu : siswa mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiakan, dan mengkomunikasikan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan empat kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining di kelas XII IIS 5 SMA Negeri 2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKN yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU SDN 6 BALAI RAJA MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN KONTINUM TANNEBAUM DAN SMIT
Azref, Len
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.231 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.91
Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini diadakan di SD Negeri 6 Balairaja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis dengan subjek penelitian yaitu seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. PTS ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan waktu 4 bulan di mulai tanggal 7 Januari 2016 sampai dengan 19 April 2016 , dengan langkah-langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan motivasi kerja guru di SDN 6 Balairaja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalisâ€. Pada pra penelitian motivasi kerja guru guru hanya 49,19 % sedangkan pada tindakan siklus I terjadi peningkatan menjadi 54,19 %.Ini berarti terjadi kenaikan sebesar 5 % dari pra penelitian. Setelah dilakukan analisis kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada siklus I sebagai upaya peningkatan motivasi kerja guru pada siklus II mengalami peningkatan kembali menjadi 73,62 %sehingga terdapat kenaikan 21,43 % maka indikator keberhasilan tindakan dapat dicapai dan penelitian diakhiri. Demikian juga dengan peningkatan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang signifikan setelah dilakukan perbaikan indikator gayakepemimpinan dari kepala sekolah. Pada pra penelitian gaya kepemimpinan kepala sekolah hanya 14 poin sedangkan pada tindakan siklus I terjadi peningkatan menjadi 15 poinIni berarti terjadi kenaikan sebesar 1 poin dari pra penelitian. Setelah dilakukan analisis kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada siklus I sebagai upaya peningkatan gaya kepemimpinan kepala sekolah pada siklus II mengalami peningkatan kembali menjadi 17 poinsehingga terdapat kenaikan 2 poin maka indikator keberhasilan tindakan dapat dicapai dan penelitian diakhiri
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT
Lukman, Lukman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.388 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.92
Permasalahan yang muncul dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa kelas XII IPA 2 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kuok. Tujuannya adalah untuk mengetahui meningkat tidaknya hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan Menulis Surat Lamaran Kerja pada siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Kuok melalui penggunaan media Power Point. Penelitian tindakan kelas ini dengan subjek siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Kuok Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 20 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri 4 tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Cara pengumpulan data penelitian ini yaitu melalui observasi, dan tes. Sedangkan indikator penelitian adalah ketuntasan belajar perorangan dan ketuntasan belajar klasikal. Dari hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : bahwa ketuntasan belajar perorangan subjek penelitian dari kondisi awal sebesar 20% ke akhir siklus I yang mencapai 55% berarti mengalami kenaikan 35%. Dari siklus I ke akhir siklus II juga ada peningkatan ketuntasan belajar perorangan, yaitu dari 69% pada siklus I menjadi 88% di akhir siklus II. Dengan demikian dari kondisi awal ke kondisi akhir ketuntasan belajar perorangan mengalami peningkatan 35%. Hal tersebut juga terjadi peningkatan pada ketuntasan belajar klasikal, yaitu 52% pada kondisi awal menjadi 88% pada kondisi akhir yang berarti terjadi kenaikan sebesar 36%.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR
Johar, Masyithah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.023 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.93
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis Puisi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Bengkalis dengan menggunakan media gambar.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tahapan siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Bengkalis yang berjumlah 32 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis Puisi dengan menggunakan media gambar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal tes. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal 75% siswa telah mencapai KKM yaitu 71 dan nilai rata-rata kelas telah mencapai KKM. Peningkatan keterampilan menulis Puisi juga ditunjukkan dengan meningkatnya persentase siswa tuntas. Siswa dinyatakan tuntas jika telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan, yakni 71. Jumlah siswa yang tuntas pada tahap pratindakan sebanyak 6 siswa atau 18,30%. Pada akhir siklus siswa yang telah tuntas mencapai 26 siswa atau 81,25%. Besarnya peningkatan ketuntasan menulis Puisi yang terjadi pada penelitian ini adalah 52,95%.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS X IPS 3 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 DUMAI TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Kusniwati Elverida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.808 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.94
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMAN 1 Dumai yang dilakukan sebanyak dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI )pada mata pelajaran Ekonomi dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas X IPS 3 SMA Negeri 1 Dumai . Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Sehingga hipotesis tindakan dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN KELOMPOK MIPA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI PEER COACHING DI SMA NEGERI 1 BANGKINANG
Yanti Dasrita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.97 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.95
Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan September 2017 di SMA Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peningkatan kompetensi guru mata pelajaran kelompok MIPA dalam pelaksanaan pembelajaran melalui Peer Coaching. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Sekolah. Analisis data dilakukan dengan melihat perbandingan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan pada siklus I terhadap siklus II. Hasil penelitian yang berlangsung sebanyak dua siklus menunjukan peer coaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS MINAT DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI DENGAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING KELAS XII LINTAS MINAT EKONOMI SEMESTER GANJIL DI SMA N 1 DUMAI TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Kusniwati Elverida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.744 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.96
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2017 di SMAN 1 Dumai . Peneliti ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran Student Facilitator And Explaining bagi siswa kelas XII pada mata pelajaran lintas minat ekonomi Semester Ganjil di SMAN 1 Dumai Tahun Pelajaran 2017/2018 adanya peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, guru dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator And Explaining sebagai alternatif dalam upaya untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa di kelas lainnya.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 1 BANGKINANG MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING
Yanti Dasrita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.631 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.97
Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2017 di SMA Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa pada materi konsep mol dan pereaksi pembatas dengan menggunakan metode pembelajaran problem solving. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas. Analisis data dilakukan dengan melihat perbandingan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan pada siklus I terhadap siklus II. Hasil penelitian yang berlangsung sebanyak dua siklus menunjukan problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi konsep mol dan pereaksi pembatas.