cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI PADA TOPIK PERSAMAAN DASAR AKUTANSI Ekawati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.259 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana hasil belajar keterampilan psikologi ekonomi akuntansi mahasiswa melalui pendekatan kooperatif. jenis Rotating Trio Exchange dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siawa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan 5 pertemuan. Dari penelitian tindakan kelas ini diperoleh data bahwa ada peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hal ini ditunjukkan dengan pencapaian indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini. Siswa yang berada di awal siklus merasa aneh dan kurang antusias dalam belajar, pada akhir siklus II, menjadi antusias dengan proses pembelajaran. Hasil pengamatan indikator aktivitas dalam proses pembelajaran akhir siklus Idan siklus II menunjukkan bahwa siswa yang bekerja sesuai prosedur diberikan oleh LKS. Kemampuan siswa dalam menggunakan tabel, membaca transaksi pada subjek kemajuan sangat berarti. Dilihat dari semakin banyak digunakan siswa belajar dengan menggunakan media pembelajaran. Dari hasil pembelajaran, tingkat penyerapan rata-rata diperoleh dari 52,50% (pada akhir siklus I) menjadi 88,22% (pada akhir siklus II) dengan kategori Sangat Baik. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan Cooperative Type Rotating Trio Exchange dikatakan efektif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini tercapai dengan sempurna, yaitu melebihi target. Sehingga dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan psikomotor kelas XI IPS 3 SMAN 2 Siakhulu.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA POKOK BAHASAN HIDUP NYAMAN DAN PERILAKU JUJUR Yulinar, Yulinar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.732 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.69

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)dengan objek penelitian siswa kelas XI IPA 3 pada semester ganjil 2016/2017. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI)pada pokok bahasan hidup nyaman dengan perilaku jujur untuk siswa kelas XI IPA 3. Model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW)dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) sesuai dengan Kurikulum 2013 terdiri dari 5 tahap utama yaitu: siswa mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiakan, dan mengkomunikasikan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan empat kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) di kelas XI IPA 3SMA Negeri 2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.
PENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) MELALUI WORKSHOP Yetti, Yus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.894 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan Peningkatan Kinerja Guru Dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Melaluiworkshop DiSMA Negeri 1 Perhentian Raja. Subjek yang diamati adalah guru-guru SMA Negeri 1 Perhentian Raja yang berjumlah 19 orang. Strategi penyelesaian masalah yang digunakan adalah melaluiworkshop. Penilaian kinerja guru dalam menetapkan kriteria ketuntasan minimal di SMA Negeri 1 Perhentian Raja dapat dilakukan melalui pengamatan dan pemantau guru dalam kegiatanworkshop. Dari hasil analisisdiperoleh hasil bahwa,workshop sangat efektif untuk meningkatakan kinerja guru dalam menetapkan KKM, karena guru memiliki kesempatanmendiskusikan secara bersama-sama untuk mengkaji dan memecahkan permasalahan berdasarkan keadaan di lapangan, kemudian dapatmemperbaikinya atau melakukantindak lanjut pada siklus berikutnya secaraterus menerus apabila masalah belum terselesaikan.Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, simpulan dan saran, yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut:1) Perlu dilaksanakanworkshop yang bertujuan untuk membantu guru dalam memecahkan permasalahan yang ditemui terutama dalam penetapan KKM dan sekaligus membantu guru dalam menetapkan KKM pada tahun berikutnya, 2)Pelaksanaan tindakan siklus I dan siklus II berjalan denga baik sehingga menunjukkan hasil yang menggembirakan sesuai dengan yang diharapkan, 3) bahwaworkshop dapat meningkatkan kinerjaguru SMA Negeri 1 Perhentian Rajadalam menetapkan KKM,Oleh karena itu guru perlu selalu mengasah diri dalam menguasai langkah-langkah penetapan KKM dan mengaplikasikannya dalam pelaksanaan dan penilaian pembelajaran, 4) Peningkatan kemampuan dan keterampilan guru dalam menetapkan KKM perlu selalu ditingkatkan sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
MANFAAT GURU TAMU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS XI TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK YPTN BANGKINANG KOTA Firdaus, Firdaus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.406 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.71

Abstract

Manfaat guru tamu untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran memperbaiki system bahan bakar bensin kelas XI teknik sepeda motor smk yptn bangkinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan manfaat bagi siswa belajar dengan mendatangkan guru tamu dari dunia usaha/dunia industry (DU/DI) antara lain: (1) Perbedaan kesungguhan siswa dalam hal ketetapan siswa untuk hadir di bengkel praktek saat jam praktek ketika belajar bersama guru tamu dengan dan tanpa guru tamu. (2) perbedaan keseriusan siswa dalam menggunakan pakaian praktek saat melakukan praktek dengan guru tamu dan praktek tanpa guru tamu.(3) perbedaan hasil belajar bersama guru tamu dengan bukan guru tamu.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan teknik sepeda motor smk yptn bangkinang. Di selenggarakan pada semester 2 TP 2014/2015.Hasil dari data menunjukkan bahwa semua komponen yang di teliti mengalami peningkatan setelah di lakukan pengamatan pada siklus 1 dan siklus 2. Artinya pemanfaatan guru tamu untuk pelajaran praktek di smk yptn bangkinang dapat memberikan hasil positif bagi para siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA ASPEK MENULIS DENGAN PENGGUNAAN MODELKOOPERATIF LEARNING TIPE STAD Abdullah, Nuraida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.732 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.72

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada permasalahan kurangnya motivasi dan kurang tertarik untuk mengikuti pembelajaran khususnya aspek menulis. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu persentase ketercapaian indicator hasil belajar mengalami peningkatan pada setiap siklus. Hasil belajar siswa kelas XI SMKN 1 Bangkinang sebelum menggunakan model Kooperatif Learning Tipe STAD masih berkategori kurang. Namun, setelah implementasi model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe STAD dalam dua siklus, rata-rata hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siswa sudah melebihi batas KKM. Pada siklus 1 nilai yang diperoleh siswa kelas XI SMKN 1 Bangkinang dengan menggunakan model Kooperatif Learning Tipe STAD dengan jumlah siswa 31 orang, maka 22 orang siswa ( 70,97% ) telah tuntas sedangkan 9 orang (29,03%) masih belum tuntas dengan nilai rata – rata kelas yang diperoleh 70,35. Siswa yang mendapat nilai ? 7,5 atau sudah tuntas dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan model Kooperatif Learning Tipe STAD sebanyak 22 siswa (70,97%), sedangkan siswa yang mendapat ? 7,4 atau belum tuntas dalam belajar bahasa Indonesia dengan model Kooperatif Learning Tipe STAD sebanyak 9 siswa (29,03%) dari jumlah siswa sebayak 31 orang. Pada siklus 2 pada siklus 2 dapat dilihat hasil belajar siswa kelas XI SMKN 1 Bangkinang dengan menggunakan modelKooperatif Learning Tipe STAD . Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus 2 ini 77,25 dengan jumlah siswa 31 orang. Siswa yang mendapat nilai ? 7,5 atau sudah tuntas dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan model Kooperatif Learning Tipe STAD sebanyak 29 siswa (93,5%), sedangkan siswa yang mendapat ? 7,5 atau belum tuntas dalam belajar bahasa Indonesia dengan model Kooperatif Learning Tipe STAD sebanyak 2 siswa (6,5 %). Tindakan pada siklus 2 memberikan peningkatan sesuai dengan harapan dan memenuhi kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan, karena siswa yang mendapat nilai di bawa KKM pada siklus ke 2 hanya 2 orang.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP NEGERI PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) Erpina Ulva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.188 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.73

Abstract

Masalah yang saat ini melatar belakangi pembelajaran siswa salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa saat ini membuat siswa kesulitan dalam memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa merupakan satu kemampuan dasar matematis yang esensial dan sangat perlu dimiliki siswa dalam belajar matematika. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa termuat dalam kurikulum dan tujuan dari pembelajaran matematika , antara lain: melatih siswa berpikir logis, sistematis, kritis, kreatif, dan cermat serta berpikir objektif. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan lebih jelas tentang kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam proses pembelajaran matematika disekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dengan guru bidang studi matematika dan siswa SMP Negeri Kelas VIII serta beberapa jurnal yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis matematis siswa
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI IN HOUSE TRAINING Asep Dimyadi Maolana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.674 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.74

Abstract

Kualitas pendidikan yang bagus akan menciptakan sumber daya manusia yang handal dimasa yang akan datang.Faktor penting yang harus diperhatikan oleh seorang guru sebagai ujung tombak pendidikan adalah segala bentuk persiapan yang harus direncanakan dengan baik, terutaman dalam memperiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Banyak guru yang masih hanya sekedar meniru RPP yang sudah ada, tanpa memperhatikan kesesuaiannya dengan situasi dan kondisidi mana guru tersebut mengajar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 011 Kembang Harum dengan jumlah guru sebanyak 12 orang dan dilaksanakan dalam dua siklus. Dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata diakhir penelitian pada siklus kedua, kompetensi guru dalam menyusun RPP terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan pada pelaksanaan siklus pertama. Hal yang sangat menonjol adalah pada komponen : Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Alokasi Waktu dan Penilaian. Secara umum, dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP di SDN 011 Kembang Harum Kecamatan Pasir Penyu dapat dilakukan melalui In House Training (IHT).Dari hasil penelitian ini, telah terjadi peningkatan kompetensi tersebut sebesar 12 %. Dimana pada siklus pertama kompetensi guru dalam menyusun RPP hanya 74%, mengalami peningkatan menjadi 86% pada siklus kedua.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPESTAD KELAS VII C SMP N 01 KAMPAR T.P 2014/2015 Asmarizar Asmarizar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.41 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.75

Abstract

Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII C SMP Negeri 01 Kampar TP. 2014/2015. Adapun pelaksanaan Penelitian ini dimulai sejak 16 Februari sampai 3 April 2015 dengan jumlah siswa 29 orang dimana teridir dari 21 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Parameter yang diukur antara lain; hasil belajar siswa, aktivitas siswa dan guru. Sedangkan instrument penelitian yang digunakan berupa lembar observasi siswa, lembar observasi guru, lembar kegiatan siswa, lembar post test dan ulangan harian. Pada hasil ulangan harian siklus I rata-rata nilai siswa yaitu 58,44 dan pada ualngan harian siklus II memperoleh nilai rata-rata 70,00, maka disini berarti ada peningkatan sebesar 11,53, ketuntasan belajar siswa siklus I yaitu rata-rata 45,25% (belum tuntas) sedangkan pada siklus II ketuntasan belajar siswa 75,85% (tuntas), rata-rata aktivitas siswa pada siklus I, 77,48 (baik) dan pada siklus II rata-rata aktivitas siswa 88,01 (baik).Dari hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas VII C pada SMP Negeri 01 Kampar Tahun Pelajaran 2014/2015.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SURFACE DALAM MENINGKATKAN PERSEPSI DAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP PELAJARAN MATEMATIKA SMA Asmisul Asmisul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.826 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.76

Abstract

Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang mendukung kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Oleh karena itu pemahaman dan penguasaan konsep matematika pada siswa harus terus ditingkatkan. Kenyataan yang terjadi sebagian besar siswa tidak suka belajar matematika,persepsi mereka terhadap pelajaran matematika sangat buruk. Interaksi antar siswa masih sangat rendah sehingga penguasaan konsep-konsep matematika menjadi sangat lemah dan mengakibatkan siswa kurang berminat mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam meningkatkan persepsi siswa dan hasil belajarsiswa dalam proses belajar mengajar dengan Penerapan Pembelajaran Dengan Pendekatan Surfacepada kompetensi dasar Statistika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Action Research Classroom) yang dilaksanakan dengan delapan kali pertemuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang berhasilnya peneliti (guru) mengajar dalam pembelajaran konvensional. Pada pembelajaran konvensional-tradisional, yang dialami oleh peneliti justru kadang kala dapat merusak, persepsi dan hasil belajari siswa. Komunikasi antara guru dan siswa begitu juga antar sesama siswa juga terbatas karena terbatasnya kesempatan untuk berdiskusi. Untuk mengatasi masalah ini peneliti mencoba menggunakan pembelajaran dengan pendekatan surface. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan persepsi dan hasil belajar siswa terhadap pelajaran matematika siswa kelas XI IPS-1SMAN 1 Pasir Penyu. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Pasir Penyupada siswa kelas XI IPS-1yang berjumlah 32 orang dari Bulan Agustussampai Oktober tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dimana setiap pertemuan dilakukan tahapan (1) perencanaan; (2)tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa sebelum tindakan hingga setelah tindakan mengalami peningkatan. Dari hasil uji tanda diperoleh Z = 2,97 maka dari tabel distribusi normal diperoleh P = 0,0015 dengan ? = 0,01 . Dari hasil analisis dapat dinyatakan bahwa P < (? = 0,01) berarti hipotesis (Ho) ditolak, jadi Hi diterima pada taraf kepercayaan 99% berarti terdapat peningkatan persepsi siswa terhadap matematika sesudah pembelajaran dengan pendekatan surface dikelas XI IPS-1 SMA Negeri 1 Pasir PenyuKabupaten Indragiri Hulu. Dari hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dimana sebelum dilakukan tindakan nilai rata-rata siswa hanya 67,1 dengan KKM 75, menjadi 72,8 dengan ketuntasan klasikal sebesar 50% pada siklus pertama dan 82,5 dengan ketuntasan klasikal 91% pada akhir siklus ke dua Kata kunci: , ,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT PADA SISWA SMP Elita Yubari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.541 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.77

Abstract

Tujuan penelitian ini memperbaiki proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat siswa. Instrumen pengumpulan data yang dipilih yakni cerita rakyat, lembar observasi, catatan lapangan serta hasil analisis belajar menyimak cerita rakyat. Tahapan penelitian dilaksanakan empat langkah yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian berlangsung dua siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan. Peningkatan keterampilan menyimak cerita rakyat siswa dilihat dari jumlah siswa yang memperoleh nilai tinggi dan nilai rata-rata teshasil belajar tiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat siswa kelas VII.1 SMP Negeri 3 Pekanbaru. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) telah tercapai pada Siklus II, dengan nilai rata-rata 17,5 %pada siklusI meningkat menjadi 90% pada siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh keberhasilan proses tindakan melalui pendekatan pembelajaran yang tepat, langkah-langkah pembelajaran yang sistematis.

Page 7 of 2285 | Total Record : 22841