cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2025): April" : 15 Documents clear
Persepsi Dan Motivasi Pengikut Akun Instagram @pssijateng Terhadap Konten Sepakbola Jawa Tengah Aprilyanto, Ziyan Nuha; Nurrachmad, Limpad
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.92864

Abstract

Instagram merupakan  media sosial yang berperan penting dalam penyebaran informasi, termasuk dalam dunia sepak bola. PSSI Jawa Tengah memanfaatkan Instagram sebagai sarana komunikasi dan penyebaran informasi bagi masyarakat, khususnya penggemar sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan motivasi pengikut akun @pssijateng serta strategi branding yang diterapkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengikut terhadap akun @pssijateng sangat dipengaruhi oleh kualitas dan konsistensi konten. Terdapat persepsi positif, tetapi juga kritik terhadap beberapa aspek konten. Motivasi pengikut didorong oleh kecintaan terhadap sepak bola, identitas lokal, dan keinginan untuk berpartisipasi dalam komunitas. Strategi branding PSSI Jawa Tengah dinilai cukup berhasil dalam membangun identitas yang kuat, meskipun terdapat saran untuk perbaikan konten agar lebih menarik dan informatif. Simpulan penelitian menunjukkan akun Instagram @pssijateng memiliki persepsi yang beragam di kalangan pengikutnya, dengan dominasi penilaian positif meskipun masih terdapat beberapa aspek yang mendapat kritik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan akun media sosial organisasi dapat mengedepankan nilai lokal, serta adaptif terhadap umpan balik audiens dapat memperkuat keterikatan emosional dan loyalitas terhadap mereka.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Pasing Bawah Bola Voli pada Peserta Didik Kelas VIII Widiadnyana, I Komang Adi; Parwata, I Gusti Lanang Agung; Adnyana, I Komang Sukrata
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.93489

Abstract

Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menguasai teknik dasar tersebut secara optimal. Model pembelajaran konvensional yang lebih berpusat pada guru cenderung membuat siswa pasif dan kurang termotivasi. Oleh karena itu, perlu diterapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam memahami dan mempraktikkan teknik dasar passing bawah bola voli.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar pasing bawah bola voli. PBL ini menekankan masalah pada kehidupan nyata, pada penelitian ini ditemukan rendahnya hasil belajar pasing bawah bola voli. Metode pengumpulan data menggunakan tes tulis dan tes keterampilan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakkan pretest dan postest  design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII A dan B SMP Negeri yang berjumlah 61 siswa. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis yaitu uji deskriptif, uji deskriptif N-Gain ternormalisasi, uji normalitas, uji homogenitas dan T-test. Hasil uttama penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar pasing bawah bola voli pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing bawah bola voli pada peserta didik kelas VIII.
Problem-Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Lari Jarak Pendek Pada Siswa SD Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Siswa Fransisco, Daniel; Akbar, Aji; Eriani, Efrida; Manalu, Nimrot; Supriadi, Amir
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.93621

Abstract

Karakteristik siswa yang berbeda-beda seperti tingkat kecerdasan menjadi salah satu hal yang harus menjadi pertimbangan seorang guru dalam memilihan model pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran PJOK tingkat SD ditinjau berdasarkan tingkat kecerdasan siswa. Penelitian ini menggunakan model kuasi-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan kelompok IQ Tinggi mengalami peningkatan signifikan di semua aspek setelah penerapan model PBL, dengan p-value jauh di bawah 0.05. sedangkan kelompok IQ Rendah tidak mengalami peningkatan signifikan dalam aspek Afektif dan Kognitif, yang terlihat dari p-value > 0.05 kecuali aspek Psikomotor yang mengalami peningkatan signifikan, meskipun peningkatannya tidak sebesar pada kelompok IQ Tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara IQ Tinggi dan IQ Rendah dalam semua aspek, baik sebelum maupun sesudah penerapan PBL (p-value kurang 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa PBL lebih efektif bagi siswa dengan kapasitas berpikir analitis yang lebih baik, tetapi kurang optimal bagi siswa dengan keterbatasan kognitif. Implikasi penelitian ini yaitu pendekatan diferensiasi dalam penerapan PBL, misalnya dengan menggunakan scaffolding, instruksi yang lebih terstruktur, atau kombinasi dengan model pembelajaran lain yang lebih sesuai dengan karakteristik siswa SD.
Sarana Prasarana Olahraga terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran PJOK Kufuwan, Ahmad; Abdullah Efendi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.94678

Abstract

Dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), sarana dan prasarana olahraga memegang peranan penting dalam mendukung aktivitas belajar siswa. Namun, masih banyak sekolah yang belum memiliki fasilitas olahraga yang memadai, sehingga diduga berpengaruh terhadap rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh sarana dan prasarana olahraga terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kelas IV. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi lapangan, dan wawancara terstruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana olahraga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa, dengan kontribusi sebesar 53,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar fisik yang mendukung bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi faktor krusial dalam membentuk antusiasme belajar siswa. Ketika anak-anak disuguhkan ruang yang memadai untuk bergerak, berkreasi, dan bermain secara aktif, gairah belajar mereka pun tumbuh alami. Kesimpulan, ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK. Semakin lengkap dan layak fasilitas olahraga yang tersedia, semakin tinggi pula semangat dan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Implikasinya, dengan tersedianya fasilitas yang memadai, motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PJOK dapat meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap hasil belajar dan perkembangan fisik serta mental peserta didik.
Polarisasi Gaya Hidup Remaja dalam Perilaku Aktifitas Fisik dan Pola Makan Zakiyyah, Zakiyyah; Wardiyanto, Yayan; Dwi Priatna, Hellen Maharani
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.95300

Abstract

Polarisasi gaya hidup remaja, yang tercermin dari ketimpangan dalam aktivitas fisik dan kebiasaan makan, telah menjadi isu krusial dalam konteks kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik remaja serta mengembangkan pemahaman konseptual mengenai faktor-faktor multidimensional yang mendorong polarisasi gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan convergent parallel mixed methods. . Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VII SMP. Pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan IPAQ-A, serta data kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman, sementara data kualitatif dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah (lebih dari 50%) dan pola makan yang tidak sehat (60%). Korelasi antara kedua variabel ditemukan berada pada tingkat yang lemah dan tidak signifikan mengindikasikan kemungkinan adanya variabel perantara lain yang memengaruhi hubungan tersebut. Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa persepsi diri, pengaruh teman sebaya, stereotip gender, serta kebijakan sekolah menjadi faktor pendorong utama terbentuknya polarisasi gaya hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa polarisasi gaya hidup remaja tidak dapat dipahami secara linier, melainkan harus dianalisis melalui lensa multidimensi yang mencakup individu, lingkungan sosial, dan institusional. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi berbasis kebijakan dan pendekatan holistik untuk membentuk gaya hidup sehat yang berkelanjutan di kalangan remaja.

Page 2 of 2 | Total Record : 15