cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 108 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL PASSING CONTROL SEPAKBOLA ., Gede Sepiade; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 33 siswa (19 siswa putra dan 14 siswa putri). Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer dan hasil belajar dinilai oleh 3 orang evaluator berpatokan pada instrumen penelitian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam pada observasi awal 6,24 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,82 (aktif) dan 8,31 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam dari observasi awal sebesar 21,21% (sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 66,67% (cukup) dan 87,88% (sangat baik) pada siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : TPS, aktivitas, hasil belajar, sepakbola This reseach aimed to improve the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques through the implementation of cooperative learning model think pair share (TPS) on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. This research was a classroom action research, it was conducted in two cycles, where the observer as a teacher. Research’s subjects were VII E graders of SMP negeri 3 Singaraja consists of 33 students (19 male and 14 female students). The data activity were assessed by 2 observers meanwhile learning outcomes werw assessed by 3 evaluators which depended of assessment instrument. The date were analysed by using descriptive statistical analysis. Based on data analysis on the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques, it is showed that in primary observation the result was 6,24 (moderate active) and increased to 7,82 (active) on cycle I and 8,31 (active) on the cycle II. Meanwhile the percentage fo the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques in primary observation showed that it was 21,21% (very lack), on the cycle I it was increased to 66,67% (moderate) and 87,88% (very good) on cycle II. Based on the data analysis and discussion it can be concluded that the activity and learning outcomes of football passing control inside of the foot techniques was improved through the implementation of cooperative learning model TPS on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model TPS, because it has been proven in increasing activity and learning outcomes of the students.keyword : TPS, activities , learning outcomes , football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SERVICE BULU TANGKIS ., I Gusti Ngurah Dwipayana Putra; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud, berjumlah 32 orang dengan rincian 21 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar service bulu tangkis secara klasikal 5.56 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 1,5 menjadi 7,09 (aktif) dan meningkat 1,53 menjadi 8,62 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar service bulu tangkis pada observasi awal 28,1% (sangat kurang baik), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 40,65% menjadi 68,75% (cukup baik), dan meningkat 25% menjadi 93,75% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, service bulu tangkis. This study is aimed at improving students’ activity and learning achievement of badminton service through the implementation of cooperative learning model, GI type for the eighth grade students of SMP Negeri 1 Ubud in academic year 2013/2014. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. The subject of this research was 32 student of VIII F class of SMP Negeri 1 Ubud, 11 female and 21 male. The data were analyzed using statistic descriptive method. Based on the analysis done by the researcher, the learning activity of basic skill in badminton service at the first preliminary observation was 5.56, in which it was increased 1.5% in the cycle I become 7.09 and increased 1.53% in the cycles II become 8.62. The data analysis of the badminton service study result in preliminary observation was 28.1 % in which it was increased from 40,65% to 68,75% in the cycle I, and it was increased from 25% to 93.75% in cycle II. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill badminton service was increased through the implementation of cooperative learning model, GI type for the VIII F students of SMP Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model, GI type sincet it could improve the students’ activity and learning achievement.keyword : GI Learning, activities, learning outcome, service Badminton.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ., Ida Bagus Gede Angga Widyanatha; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli tahun pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli yang berjumlah 32 orang terdiri dari 17 siswa putra dan 15 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data penelitian untuk aktivitas belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal 6.25 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7.8 (aktif) pada siklus II meningkat menjadi 8.4 (aktif). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal 6.25 % (sangat kurang baik), meningkat pada siklus I menjadi 50% (kurang baik), dan meningkat menjadi 96.9% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : NHT, Passing sepakbola This research was aimed to improve learning activities and outputs on the basic techniques of passing football toward class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli in academic years 2013/2014 This research was classroom based action research done in two cycles. The subjects of this research were class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli which the total number of students were 47, which consisted of 17 males and 15 females. Data analysis used statistical descriptive. The result of data analysis on learning activities basic techniques of passing football in the preliminary observation was 6.25 (active enough), in the first cycle it increased to become 7.8 (active), in the second cycle it increased to become 8.4 (active). Whereas, the percentage of mastery learning outputs on learning activities basic techniques of passing football in the preliminary observation was 6.25% (poor), it increased in the first cycle became 50% (good), and it increased to become 96.9% (very good) in the second cycle. Based on data analysis and discussion, it could be concluded that learning activities and outputs on the basic techniques of passing football increase through the implementation of Cooperative Learning model NHT toward class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli in academic years 2013/2014. It is suggested for Penjasorkes teachers to implement Cooperative Learning model NHT due to it can increase learning activities and outputs on the basic techniques of passing football.keyword : NHT, passing football
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI ., Ni Luh Wariningsih; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar roll senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi/refleksi. Subjek penelitian siswa kelas XI IA-1 SMAN 1 Sukasada, berjumlah 18 orang dengan rincian 5 orang putra dan 13 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar roll secara klasikal sebesar 6,9 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat menjadi 7,7 (aktif) dan meningkat menjadi 9 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar roll pada observasi awal secara klasikal sebesar 5.6%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat menjadi 83.3% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar roll senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IA-1 SMAN 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar roll senam lantai.Kata Kunci : Pembelajaran NHT, Aktivitas, Hasil Belajar, Guling, Senam Lantai This study aims to improve the activity and the study result of the roll gymnastic floor through the implementation of cooperative learning model NHT. This research is a classroom action research where the teacher as the researcher and conducted in two cycles consists of stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were 32 students of XI IA-1 grade of SMAN 1 Sukasada; which consists of 13 male and 5 female students. The data were analyzed by descriptive statistics. The results of data analysis for learning activities on the basis of roll in the beginning of observations is 6.9 (moderately active), and in the first cycle increased to 7.7 (active) and 8.43 (active) in the second cycle.While the analysis of study result of the roll gymnastic floor in the beginning of observations is 5,6% (very less), 83,3% in the first cycle (pretty good) and 100% (excellent) in the second cycle. Based on the analysis results and the discussion, it can be concluded that the activity and the study result of the roll gymnastic floor increased through the implementation of cooperative learning model NHT to the students of XI IA-1 grade of SMAN 1 Sukasada school year 2013/2014. It is recommended to the Penjasorkes teacher to implement this teaching model since it can improve the activity and the learning result of roll gymnastic floor.keyword : NHT Learning, Activity, Learning Outcomes, Roll, Gymnastic Floor
implementasi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai ., Ida Ayu Trisna Wardani; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VIII A10 SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A10 SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 24 siswa terdiri dari 12 putra dan 12 putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai mengalami peningkatan sebesar 7 orang dari 11orang observasi awal menjadi menjadi 18 orang siklus I dan 6 orang dari 18 siklus I menjadi 24 siklus II. Ketuntasan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat sebesar 7 orang (29%) dari 6 orang (25%) observasi awal menjadi 13 orang (54%) siklus I, dan 7 orang (29%) dari 13 orang (54%) siklus I menjadi 20 orang (83%) siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VIII A10 SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jadi disarankan kepada guru penjasorkes untuk dapat mengimplementasikan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran teknik dasar berguling senam lantai.Kata Kunci : kontekstual, aktivitas, hasil belajar, berguling senam lantai. This study is aimed at improving students’ activity and their learning result of roll technique (foward roll dan back roll) in gymnastic floor. The technique was application through contextual learning method of VIII A 10 Class in SMP Negeri 1 Singaraja academic year in 2013/2014. This research is a class action research in which the teacher’s role as the researcher within two cycles. The subject was 24 students of VIII A10 SMP Negeri 1 Singaraja consisting 12 girls and 12 boys. The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique was 7 people from 11 people the first observation became 18 people of the fisrt cyrcle and 6 people as it increased from 18 people in the first cycles became 24 orang in second cyclye. Meanwhile, the first cycles showed 7 people (29%) from 6 people (25%) in first observation became 13 people (54%) in first cycle as the result of learning. And 7people (29%) from 13 people (54%) in first cycle became 20 people (83%) in second cycle. It can be concluded that the students’ ability in learning roll technique gymnastic floor was improved through the application of contextual learning method. It was suggested to the teacher to application the method as it resulted in improving students’ activity and learning result of roll technique in gymnastic floor..keyword : contecstual, activity, learning result, roll of gymnastic floor
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ., I Kadek Budiantara; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas X 7 SMA Negeri 1 Susut tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas X 7 SMA Negeri 1 Susut, berjumlah 38 orang. Data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada observasi awal aktivitas belajar passing sepakbola secara klasikal sebesar 5,66 (cukup aktif) meningkat pada siklus I menjadi 7,21 (Aktif) dan siklus II menikat sebesar 9,1 (Aktif). Sedangkan ketuntasan hasil belajar passing sepakbola secara klasikal pada observasi awal 61,48 (Kurang Baik), siklus I meningkat sebesar 71,41 (Cukup Baik), pada siklus II meningkat sebesar 81,31 (Baik). Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas X 7 SMA Negeri 1 Susut tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepakbola pada siswaKata Kunci : Kooperatif Tipe TPS, Aktivitas, Hasil Belajar, Passing Sepakbola This study was aimed to improve the students’ activity and achievement in learning football passing technique through the implementation of TPS cooperative learning model toward X7 grader students of SMA N 1 Susut academic year 2013/2014. This research was design im form of Classroom Action Research which was conducted in two cylces. The subject of this research was the X7 grader students of SMA N 1 Susut which consists of 38 students. The data gained were analyzed using descriptive statistic analysis. The result of data analysis shows that on the primary observation the activity of learning football passing technique classically was about 5.66 (active enough), and increased became 7.21 (active) in the first cycle and improved again in the second cycle became 9.1 (very active). Meanwhile, the learning achievement successfulness in learning football passing technique classically was 61.48 (bad) on the primary observation, and improved until 71.41 (good enough) in the first cycle and became 81.31 (good) in the second cycle. Therefore, based on the data analysis, it can be concluded that there are improvement in students’ activity and achievement in learning football passing technique through the implementation of TPS cooperative learning model toward X7 grader students of SMA N 1 Susut academic year 2013/2014. Finally, it can be used as a consideration for the sport science subject matter teachers to use TPS cooperative learning model as it can improve the students’ activity and achievement in learning football passing technique keyword : TPS cooperative learning model, Aktivity, Result study, passing Foot ball
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET ., I Wayan Suparta; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan peneliti sebagai guru yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian hanya siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Semarapura, yang berjumlah 25 orang, 15 orang putra dan 10 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas pada observasi awal 20% siklus I sebesar 72% dan siklus II sebesar 84%. Observasi awal ke siklus I meningkat 52%.Siklus I ke siklus II meningkat 12%. Persentase ketuntasan hasil belajar passing bola basket pada observasi awal 20%. Siklus I sebesar 76% dan siklus II sebesar 84%. Observasi awal ke siklus I meningkat 56%. Siklus I ke siklus II meningkat 8%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, aktivitas, hasil belajar,bola basket. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of basketball passing on a class VII student of SMP Negeri 3 Semarapura academic year 2013/2014. This research is a class act, with a teacher who has conducted research in two cycles. Research subjects only A class VII student of SMP Negeri 3 Semarapura, totaling 25 people, 15 sons and 10 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Results of data analysis on the observed activity of the initial 20% first cycle of 72% and a second cycle of 84%. Preliminary observations to the first cycle increased by 52%. Cycle I to cycle II increased 12%. Percentage passing mastery of learning outcomes basketball at 20% initial observations. First cycle of 76% and a second cycle of 84%. Preliminary observations to the first cycle increased by 56%. Cycle I to cycle II increased 8%. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes improved basketball passing through the implementation of cooperative learning model STAD in class VIIa SMP Negeri 3 Semarapura academic year 2013/2014. Recommended to teachers Penjasorkes can use STAD cooperative learning model, because it proved effective to enhance the activity and student learning outcomes.keyword : Cooperative, activities, learning outcomes, basketball.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw I Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Passing Bola Basket ., Gusti Ayu Tri Pratiwi; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw I pada siswa kelas X 1 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan pada dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas X 1 SMA Negeri 2 Banjar berjumlah 32 orang siswa, terdiri dari 10 orang siswa putra dan 22 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket pada observasi awal 6,5 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,6 (aktif) dan 8,55 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing bola basket dari observasi awal sebesar 70 (cukup baik), pada siklus I sebesar 7578 (baik), dan 87,68 (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw I pada siswa kelas X 1 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Jigsaw I, aktivitas, hasil belajar, passing bola basket. This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques passing (chest pass and bounce pass) basketball through the application Jigsaw cooperative learning model I to class X SMA Negeri 2 Banjar. This research is a classroom action research is the teacher as researcher. This study was conducted in two cycles. Subjects were students of class X SMA Negeri 2 Banjar totaling 32 students, consisting of 10 boys and 22 female student. Data were analyzed using descriptive statistic. Based on the results of data analysis techniques for learning activities on the basis of passing the basketball preliminary observations 6.5 (quite active), and the first cycle increased to 7.6 (active) and 8.55 (very active) in the second cycle. While the percentage of learning the basic techniques of passing the basketball preliminary observations of 70 (pretty good), the first cycle of 7578 (good), and 87.68 (very good) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion of the results concluded that the activity and learned the basic techniques of basketball passing up through the application of the Jigsaw cooperative learning model I to class X SMA Negeri 2 Banjar academic year 2013/2014.keyword : Jigsaw I, activities, learning outcomes, passing basket ball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET ., Gede Budi Darmayasa; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.8 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.8 SMP Negeri 2 Singaraja, yang berjumlah 39 orang dengan rincian 20 siswa putra dan 19 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik passing bola basket secara klasikal pada observasi awal 6,38 (cukup aktif), meningkat pada siklus I menjadi 7,03 (cukup aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 7,8 (aktif). Sedangkan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 12,8%, meningkat pada siklus I menjadi 51,28%, dan meningkat pada siklus II menjadi 69,23. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.8 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes SMP Negeri 2 Singaraja untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket siswa.Kata Kunci : Kooperatif GI, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This reaserch was intended to increase the activity and larning result of basketball basic technique ( chest pass and bounce pass) throught the implementation of cooperative learning model TGT to student of class VII.8 SMP Negeri 2 Singaraja, that tottaling 38 people that consisted of 20 boys and 19 girl. The data were analyz by using the descriptive statistical analysis. According to the research result, the classical result of the activity learning of basic technique of basketball in the pre-observation is 6.33 (quite active), increasing become 7.03 (quite active) in the first cycle, and than in the second cycle increasing become 7.8 (active). Meanwile the classical learning result in the pre observation is 12.8%, increasing become 51.28% in the first cycle, and than increasing become 69.23% in the second cycle. Base on the analysis data result and the discussion, it can be concluded that the activity and the learning result of basic technique of basketball is increasing throught the implementation of cooperative learning model TGT to the student of class VII.8 SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2013/2014. That suggested to the Penjasorkes teacher in SMP Negeri 2 Singaraja to implemented the cooperative learning model TGT cause it can increasing the activity and learning result of basic technique of basketball passing student.keyword : Cooperative GI, activities , learning result, basketball
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI ., Kadek Dwi Adnyana; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan, berjumlah 29 orang dengan rincian 18 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I motivasi belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 12,65 (tinggi), dan pada siklus II sebesar 15,1 (sangat tinggi). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,41. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 65,5% (cukup), dan pada siklus II sebesar 86,2% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,7%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : NHT, motivasi, hasil belajar, berguling senam lantai. This study aimed to enhance motivation and studying result gets to roll floor gymnastic via learnings model implement cooperative NHT type on student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan school year 2012 / 2013. This research is observational action braze that executed deep two cycles, one that consisting of action plan, action performing, observation or evaluation and reflection. Subjek is research is student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan, total 29 person with details of 18 sons and 11 daughters. dianalisis's data utilizes analisis descriptive statistic. analisis's result data on motivations i. cycle study to get floor gymnastic rolling klasikal's ala as big as 12,65 (high), and on cycle II. as big as 15,1 (highly). Of i. cycle goes to cycle II. experience step-up as big as 2,41. Learned yielding percentage gets floor gymnastic rolling klasikal's ala on i. cycle as big as 65,5% (adequately), and on cycle II. as big as 86,2% (very good). Of i. cycle goes to cycle II. experience step-up as big as 20,7%. Base analisis's result data and study is concluded that motivation and studying result gets to roll floor gymnastic worked up via learnings model implement cooperative NHT type on student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan school year 2012 / 2013.keyword : NHT, motivation, learned result, get floors gymnastic rolling.

Page 7 of 11 | Total Record : 108