cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 45 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA ., I Gede Sindy Artha w; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.7046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 4 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas X 4, berjumlah 33 orang dengan rincian 15 orang putra dan 18 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola secara klasikal 6,24 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 0,6 menjadi 6,87 (kurang) dan meningkat 1,8 menjadi 8,62 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola pada observasi awal 3% (kurang), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 39,4% menjadi 42,4% (kurang), dan meningkat 57,6% menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 4 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pembelajaran STAD, aktivitas, hasil belajar, sepakbola. This purpose of the study is improving students’ activity and result study in passing control of football through the implementation of cooperative learning type STAD on grade X 4 SMA Negeri 2 Banjar in academic year 2015/2016. This research is a class action research which the teacher used two cycles. The subject of the study is student of X 4 consist of 15 males and 18 females, 33 student. The data is analyzed by using descriptive analyis. The result of first observation analysis in passing control classisally 6.24 (active enough), after being given action on cycle I improve 0,6 to 6,87 (action enough) and improve 1,8 to 8,62 (active) on cycle II. The achievement data analysis in passing control on first observation is 3% (less), after being given action on cycle I improve 39,4% to 42,4% (less), and improve 57,6% to 100% (very good) on cycle II. Based on the result of data analysis and discussion can be concluded that the activity and result study of passing control cam be improved through implemention of cooperative learning STAD on X 4 SMA Negeri 2 Banjar in academic year 2015/2016. It can be suggested to sport teacher to implement cooperative leraning STAD because it can improve the activity and result study of student.keyword : STAD Learning, activities, learning outcome, passing control of football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X AP1 SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Eka Wahyuningsih; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6890

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas X AP1 SMK Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli secara klasikal pada observasi awal 5.88 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7.20 (aktif), dan 8.40 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar kognitif pada observasi awal sebesar 7.32% (tuntas), pada siklus I menjadi 56.10% (tuntas), dan 100% (tuntas) pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar psikomotor pada observasi awal sebesar 12.20% (tuntas), pada siklus I menjadi 60.98% (tuntas), dan 97.56% (tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Dengan demikian disarankan kepada guru PJOK agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TPS.Kata Kunci : Kata-kata kunci: Kooperatif TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, bola voli. ABSTRACT This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing volleyball in class X AP1 SMK Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher conducted in two cycles, consisting of a plan of action, action, observation or evaluation and reflection. This research was analyzed using descriptive statistics. Based on the results, the average activity of learning the basic techniques of passing (top and bottom) in classical volleyball on preliminary observations 5.88 (quite active), the first cycle increased to 7:20 (active), and 8:40 (active) in the second cycle. While the percentage of completeness cognitive learning outcomes at early observation of 7.32% (complete), the first cycle to 56.10% (complete), and 100% (complete) in the second cycle. The percentage of completeness psychomotor learning outcomes on initial observations of 12.20% (complete), the first cycle to 60.98% (completed), and 97.56% (completed) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results of learning the basic techniques of passing (top and bottom) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS). Thus PJOK suggested to teachers in order to implement cooperative learning model TPS.keyword : Key words: Cooperative TPS, learning activities, learning outcomes, volleyball.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH ., Putu Arthajaya; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X5 SMA Karya Wisata Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X5 SMA Karya Wisata Singaraja berjumlah 42 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 23 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan ketuntasan analisis data untuk aktivitas belajar lompat jauh pada observasi awal 5,76% (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,77 (cukup aktif) dan 8,00% (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar lompat jauh dari observasi awal sebesar 26,19% pada siklus I 59,52% dan 95,85% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X5 SMA Karya Wisata Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada pembelajaran lompat jauh, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, TGT, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh. This study aims to improve the learning activities and learning outcomes of long jump(squat style and hanging style) through the implementation of cooperative learning model type TGT on the students of class X5 SMA Karya Wisata Singaraja academic year 2015/2016. This study is a classroom action research in the form of the teacher as the researcher. It was conducted in two cycles consists of stages of planning, action, observation/ evaluation and reflection. The subjects of the study were 42 students of class X5 SMA Karya Wisata Singaraja, consists of 19 boys and 23 girls. Data were analyzed using the descriptive statistics. Based on the analysis of data, the result of learning activities at the initial observation was 5.76% (moderately active), in the first cycle it increased to 6.77 (moderately active) and in the second cycle to 8,00% (active). Meanwhile, the percentage of learning outcomes in the initial observation was 26,19%, the first cycle was 59,52% and in the second cycle was 95,85%. Based on the analysis of data and the discussion, it can be concluded that the learning activities and learning outcomes of long jump increased through the implementation of cooperative learning model type TGT on students of class X5 SMA Karya Wisata Singaraja academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers to teach using cooperative learning model type TGT in the learning process of long jump, because it can improve learning activities and learning outcomes.keyword : cooperative, TGT, activity, learning outcome, long jump
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI ., Made Suwarta Jaya; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada, terdiri dari 20 orang putra dan 6 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada observasi awal 5,74 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus I meningkat menjadi 6,62 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II 7,77 dengan kategori aktif belajar. Persentase ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada observasi awal sebesar 3,84% dengan kategori sangat kurang, pada siklus I sebesar 38,46% dengan kategori sangat kurang, dan pada siklus II sebesar 92,30 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar bola voli. Kata Kunci : Kooperatif, Aktivitas, Hasil Belajar, Bola voli, TGT. This study aims to improve the activity and learning outcomes of volleyball passing techniques through the implementation of cooperative learning model TGT type for students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. This research is a Classroom Action Research (CAR), in which teacher as researcher. This research was conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation / evaluation, and reflection. The subject of this study were 26 students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada, consisting of 20 boys and 6 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the analysis the average learning activity at the early observation of 5.74 with active enough category, and the first cycle increased to 6.62 by category quite active, and the second cycle by category 7,77 actively studied. The percentage of completeness of learning outcomes in classical volleyball passing the initial observation of 3.84% to the category of very less, in the first cycle of 38.46% with a very poor category, and the second cycle of 92,30 with a very good category. Based on the analysis of data and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes volleyball passing techniques improved through the implementation of cooperative learning model TGT students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model of TGT in the learning process because it can increase the activity and learning outcomes of volleyball.keyword : Cooperative Activities , Learning Outcomes , Volleyball , TGT.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI POLA HIDUP SEHAT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., Guntur Rollies Maulana; ., Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran PJOK materi Pola Hidup Sehat Narkoba rendah, pembelajaran bersifat konvensional, dan multimedia interaktif yang mendukung pada mata pelajaran PJOK belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah 1) menggambarkan proses rancang bangun multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VII.A di SMP Negeri 1 Singaraja, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Setelah mencapai tahap pengembangan dihasilkan produk awal kemudian divalidasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan proses rancang bangun Multimedia Interaktif terdiri dari lima tahapan model ADDIE yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 95% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 90% (sangat baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 81,6% (baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 91,95% (sangat baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 90,05 (sangat baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 85,53% (baik).Kata Kunci : pengembangan, model ADDIE, multimedia interaktif The problem of this study is scores for students in PJOK is low, learning conventionally, and interactive multimedia to support the PJOK yet available. The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of fifth grade students at SMP 1 Singaraja, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development?s model which is used is ADDIE. The procedures are: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Afterreached the development?s step, there will be the first product and then will be validated by an expert in content subject matter, an instructional design expert, and an instructional media expert. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The result of study showed the process of multimedia interactivedesign that consists of five steps of ADDIE modelare analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 95% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 90%(very good qualifying); 3) the learning media is about 81,6% (good qualifying); 4) individual testing is about 91,95% (very good qualifying); 5) small group test is 90,05% (very good qualifying);6) field trials is about 85,53% (good qualifying).keyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEPAKBOLA ., Ni Made Wida Ariasih; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi atau evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 1 Seririt, berjumlah 28 orang (9 orang putra dan 19 orang putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar passing control sepakbola secara klasikal pada siklus I sebesar 6,64 (aktif), dan 8,76 (sangat aktif) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,06. Sedangkan untuk presentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 67,86%, dan pada siklus II sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 32,14%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI Bahasa 2 SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola pada siswa.Kata Kunci : Kooperatif STAD , aktivitas belajar, hasil belajar, passing control sepakbola This study aims to improve the activity and learning outcomes passing control of football through the implementation of the STAD cooperative learning model XI Bahasa 2 grade students of SMA Negeri 1 Seririt academic year 2015/2016. This study is classroom action research conducted in two cycles, comprising the steps of the action plan, the implementation phase of action, observation or evaluation and reflection stage. The subjects were students of class XI Bahasa 2 SMAN 1 Seririt, totaling 28 people (9 sons and 19 daughters). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis of data obtained an average of learning activities in the classical passing control football in the first cycle of 6.64 (active), and 8.76 (highly active) in the second cycle. Cycle I to cycle II was increased by 2,06. As for the thoroughness of learning outcomes in the first cycle of 67.86% and to 100% in the second cycle. Cycle I to cycle II was increased by 32,14%. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes football passing control increased through the implementation of cooperative learning model STAD in English 2 class XI SMAN 1 Seririt in the academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement cooperative learning model STAD as shown to increase activity and learning outcomes in students passing control football.keyword : STAD cooperative, learning activities, learning outcomes, passing control of football
PENERAPAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI ., I K. Arthawirawan Widhyana; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan, sejumlah 26 orang, yaitu 14 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing bola voli pada siklus I adalah 7,6 (aktif), dan meningkat menjadi 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 77% (baik) dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran, TGT, Aktivitas dan Hasil Belajar, Bola Voli This present study was aimed at improving activities and students' achievement in volley ball basic passing technique (lower passing and upper passing) through the use of TGT type of cooperative learning model. This research was a classroom based action research consisted of two cycles. Each cycles consisted of five steps, namely planning, action, observation, evaluation, and reflection. The subject of research was tenth grader students of class X.1 in SMA Negeri 1 Sawan which involved 26 students, consisted of 14 female students and 12 male students. The data was analysed by using descriptive statistic. The results of the study showed that there was an improvement in learning activity of classical volley ball basic technique, in which the first cycle is 7.6 (active) improved to 8.5 (active) in second cycle. Moreover the percentage of students' achievement in classical learning improved from 77% (good) in first cycle to 100%(very good) in second cycle. It can be concuded that the activities and students' achievement in volley ball basic technique of passing of tenth grader students of class X.1 in SMA Negeri 1 Sawan in the academic year 2015/2016 improved through the use of TGT type of cooperative learning model. It is hoped for sport teachers to use this technique in improving the students' achievement regarding with its beneficial results. keyword : Keywords: Learning Model, TGT, Activities and Students' Achievement, Volley Ball
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X.5 SMA NEGERI 1 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Wayan Ayu Anggun Ratih Udayani; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (atas dan bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan, sejumlah 26 orang, yaitu 14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada Siklus I aktivitas belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli secara klasikal adalah 7,6 (aktif), dan pada siklus II secara klasikal 8.8 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.2. Sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa pada materi teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli pada siklus I yaitu 69.3% dan pada siklus II yaitu 92.3%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 23%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Dengan demikian disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif NHT, Aktivitas belajar, Hasil belajar, dan passing bola voli. This study aimed at improving volleyball passing (top and bottom) basic technique activity and learning result through the implementation of cooperative learning model type NHT of students class X.5 SMA Negeri 1 Sawan in the academic year of 2015/2016. The present study was classroom action research, in which the teacher became the researcher. This study was conducted in 2 cycles with plan which consisted of planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. The subjects of the study were students class X.5 SMA Negeri 1 Sawan which were 26 students (14 male and 12 female students). The data was analyzed by using descriptive statistics technique. According to the result of data analysis about volleyball passing (top and bottom) basic technique learning activity in cycle I classically was about 7.6 (active) and in cycle II classically was about 8.8 (active). he results of data analysis in Cycle I learned the basic techniques of passing activity ( top and bottom ) in classical volleyball is 7.6 ( active ) , and the second cycle in the classical 8.8 ( active ) . From the first cycle to the second cycle increased by 1.2 . While the percentage of students on mastery learning basic techniques of passing material ( top and bottom ) volleyball in the first cycle is 69.3 % and the second cycle is 92.3 % . From the first cycle to the second cycle increased by 23 % . Based on the results of data analysis and discussion , it can be concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of passing ( top and bottom ) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model NHT grade students X.5 Sawan SMA Negeri 1 school year 2015/2016 . Thus Penjasorkes suggested to teachers in order to implement cooperative learning model NHT keyword : NHT Model Cooperative Learning , learning activities , learning outcomes , and passing volleyball .
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMEN TDIVISION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING CONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 1 TEJAKULA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Nengah Sudirga; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6898

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing tahapan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Tejakula, berjumlah 36 orang (16 orang putra dan 20 orang putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis observasi awal aktivitas belajar passing control sepak bola secara klasikal sebesar 5,5 (cukup aktif), setelah diberi tindakan siklus I aktivitas belajar secara klasikal sebesar 6,5 (cukup aktif), dan pada siklus II sebesar 8,8 ( aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,3. Hasil analisis observasi awal hasil belajar passing control sepak bola secara klasikal sebesar 22,20% (sangat kurang baik), setelah diberi tindakan pada siklus I persentase hasil belajar secara klasikal sebesar 63,88% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 100% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 36,12%. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Tejakula Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Kooperatif STAD, Passing Control Sepak Bola, SMP N 1 Tejakula The aim of this research is improving learning activity and learning achievement of Football passing control through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class VIIA SMP Negeri 1 Tejakula in academic year 2014/2016. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles and each step was conducted in twice meeting. The subjects of this research were the 36 students in class VIIA SMP Negeri 1 Tejakula, 16 male and 20 female. The data were analyzed using statistic descriptive method. The results of pre-observation learning activity of volleyball passing in classical is 5,5 (moderately active), after giving the action in first cycle is about 6,5 in classical (active), and the second cycle is 8,8 (very active). From the first cycle to the second cycle is increased to 2,3. The result of pre-observation learning achievement of football passing control in classical is 22,20% (less), after giving the action in first cycle, is about 63,88% (moderately good) and in second cycle is about 100% (excellent). From cycle I to cycle II was increased by 36.12%. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill football passing control is increased through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class VIIA SMP Negeri 1 Tejakula in academic year 2014/2015.keyword : STAD cooperative, Passing Control Soccer, SMP N 1 Tejakula
IMPLEMENTASI KOOPERATIF JIGSAW 1 UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR SERVICE BOLA VOLI ., I Kadek Artayasa; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipejigsaw 1 pada siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksaanakan dalam dua siklus.Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja, sejumlah 34 orang, yaitu 22 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I yaitu rata-rataaktivitas belajar7,05 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 52,94% (kurang baik). Sedangkan hasil analisis data siklus II yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,22 (aktif) dan ketutasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 100% (sangat baik).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar service bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1 pada siswa kelas X. pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, jigsaw 1, aktivitas, hasil belajar, dan service bola voli. This study aimed to improve the activites and results of learning the basic techniques of volleyball service through the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 in Class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. This classroom action research was conducted in two cycles. Those consist of the plan of action, action, evaluation, and reflection. The subjects are 34 students of class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja, i.e. 22 boys and 12 girls. Data were analyzed by using descriptive statistics. The data analysis result of first cycle of learning volleyball service activity classically is about 7.05 (active), and the final result of the study the basic technique of service in volleyball classically 59,94% (good less). While, the analysis result in second cycle classically is about 8.22 (active) and the final result of of the stdy the basic technique of service in volleyball classically 100% (very good). The results of data analysis and discussion indicated that the activities and achievement of learning volleyball service can be enhanced by the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 on tenth grade students of marketing majority of SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. It is recommended to Penjasorkes teachers to implement this cooperative learning model jigsaw 1.keyword : Cooperative learning model, jigsaw 1, activity, achievement of learning, and learning volleyball service.