cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI ., I Kadek Suadnyana; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja berjumlah 29 orang, terdiri dari 14 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli pada observasi awal 4,86 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,79 (cukup aktif) dan 8,26 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing bola voli dari observasi awal sebesar 6,90% (sangat kurang), pada siklus I 65,51% (cukup baik) dan 96,55% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe TGT, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli. This study was aimed to improve the activity and the student’s achievement of the basic learning of volley ball passing technique through the implementation of TGT cooperative learning model of the eight J of social grade of SMP 5 Singaraja. This research was a classroom action research and was conducted in two cycles which contains: planning stages, action, observation/evaluation and reflection. The subject of the research was the 29 total students of the eight J of social grade of SMP 5 Singaraja, which consist of 14 males and 15 females. The data was analyzed using statistic method. Based on the basic observation of the activity learning of volley ball passing technique analysis, it was found that 4.86 (less active), and it was increase at I cycle to be 6.79 (moderate active) and 8.26 (active) at the II cycle. While the percentage was 6.90% at the first observation (very less), at I cycle was 65.51% (good enough) and 96.55% (very good) at the II cycle. Based on the results of the data analysis, it can be conclude that the activity and the student’s achievement of the basic learning of volley ball passing technique through the implementation of TGT cooperative learning model of the eight J of social grade of SMP 5 Singaraja was improve. The teacher is suggested to use this technique because it was affected to improve the student’s achievement.keyword : TGT cooperative learning model, volley ball passing, activity, students’ achievement
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Student Teams Achievement Division (STAD) UNTUK MENINGKATKANAKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSINGCONTROL SEPAK BOLA PADASISWA KELAS VII.I SMP NEGERI 3 Singaraja TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Gede Gangga Argi Putra; ., Dr. I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik Passing Control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII.I SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. (2) Meningkatkan hasil belajar teknik dasar Passing Control sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII.I SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.I SMP Negeri 3 Singaraja, berjumlah 28 orang dengan rincian 10 siswa putra dan 18 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar Passing Control sepak bola secara klasikal sebesar 5,57 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 1,03% menjadi 6,6 (aktif) dan meningkat sebesar 1,97% menjadi 8,57 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing control sepak bola pada observasi awal secara klasikal sebesar 57,9%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 16,42% menjadi 74,32% dan meningkat sebesar 11,39% menjadi 85,17% pada siklus II.Kata Kunci : Model Pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, teknik Passing Control sepak bola. This study aims to: (1) Increase the activity and learning outcomes of the technique of Passing Control soccer through the implementation of STAD type cooperative learning model on the students of class VII.I SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2015/2016. (2) Improving learning outcomes of basic techniques of Passing Control of soccer through the application of STAD type cooperative learning model on VII.I grade students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles, consisting of action plan, action execution, observation or evaluation and reflection. The subjects of the study were students of class VII.I SMP Negeri 3 Singaraja, amounted to 28 people with details of 10 male students and 18 female students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The result of analysis of observation data of early learning activity of Classical Football Passing Control is 5,57 (active enough), after given action in cycle I learning activity increased by 1.03% to 6,6 (active) and increased by 1,97% to 8.57 (active) in cycle II. Data analysis of learning result of passing control of soccer at early observation by classical equal to 57,9%, after given action in cycle I learning result increased by 16,42% to 74,32% and increased by 11,39% to 85,17% in cycle II.keyword : STAD type cooperative learning model, activity, learning outcomes, soccer controlling technique.
PENERAPAN KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Putrawan, I Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1175

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli pada siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas jenis peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan, berjumlah 36 orang, 17 orang laki-laki dan 19 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus 1 yaitu rata-rata aktivitas belajar 7,57, dan persentase ketuntasan hasil belajar teknik passing secara klasikal 72,22%. Sedangkan hasil analisis data siklus 2 yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,37, dan persentase ketuntasan hasil belajar teknik passing secara klasikal 91,67%. Berdasarkan analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Oleh karena itu peneliti menyarankan guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli.     Abstract: The purpose of this research is for increasing the activity and learning’s result of volley ball passing technique from VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan in Academic Year 2012/2013. This research is classroom action research that the teacher as researcher. The research’s implementation in 2 tech. There are from action’s plan, implementation, action, evaluation, and reflection. The subject this research of VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan, total 36 students, 17 male and 19 female. The Data is analyzed by using descriptive statistic. The result of data from first tech is average of learning activity is 7,57, and completeness percentage of the learning result of passing technique in classical is 72,22%. While the result of data in second tech is average of learning activity is 8,37, and completeness percentage of the learning result of passing technique in classical is 91,67%. Based on data’s analyse and study can be conclude that activity and learning’s result of volley ball passing technique increase by application of cooperative learning model type TPS from VIII 1 SMP Negeri 4 Kuta Selatan in Academic Year 2012/2013. Because of that the researcher suggesting the teacher of penjassorkes to result of volley ball passing technique.     Kata-kata kunci: Model Pembelajaran TPS, aktivitas dan hasil belajar passing bola voli.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANJAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Tri Aditya Pratama; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11263

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar terdiri dari 8 kelas tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel untuk menentukan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling, dan yang menjadi kelompok perlakuan adalah kelas X.1 dan yang menjadi kelompok kontrol adalah kelas X.3. Kelompok perlakuan diperlakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes esay untuk aspek kognitif, observasi untuk afektif dan unjuk keterampilan untuk psikomotor dengan materi bola basket. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata posttest 83 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata posttest 78, rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (83>78). Hasil analisis Uji t posttest 2,488 dengan t tabel 1,997 maka t hitung > t tabel (2,488>1,997) dan taraf signifikasinya adalah 0,015 p78). The result of t test posttest analysis 2,488 with ttable 1,997 then tcount> ttable (2,488>1,997) and its significance level is 0,015 p
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASILBELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA ., I Wayan Wira Aryanta; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan, berjumlah 24 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata aktivitas belajar passing control sepakbola secara klasikal pada siklus I sebesar 6,79 cukup aktif, pada siklus II sebesar 9,62 sangat aktif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalu iimplementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola pada siswa.Kata Kunci : Aktivitas belajar, hasil belajar, kooperatif STAD, passing control sepakbola. This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing control through the implementation of cooperative learning model STAD in class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles, comprising the steps of the action plan, the implementation phase of action, observation / evaluation and reflection stage. The subjects were students of class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan, totaling 24 people 13 sons and 11 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis of data showed that the average activity passing control study in classical football in the first cycle of 6.79 quite active, and the second cycle of 9.62 very active. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing through iimplementasi increased control soccer cooperative learning model STAD in class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sawan academic year 2016/2017. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement cooperative learning model STAD as shown to increase activity and learning outcomes in students passing control football.keyword : Activities of learning, learning outcomes, cooperative STAD, passing control football.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI POLA HIDUP SEHAT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., Guntur Rollies Maulana; ., Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran PJOK materi Pola Hidup Sehat Narkoba rendah, pembelajaran bersifat konvensional, dan multimedia interaktif yang mendukung pada mata pelajaran PJOK belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah 1) menggambarkan proses rancang bangun multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VII.A di SMP Negeri 1 Singaraja, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Setelah mencapai tahap pengembangan dihasilkan produk awal kemudian divalidasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan proses rancang bangun Multimedia Interaktif terdiri dari lima tahapan model ADDIE yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 95% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 90% (sangat baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 81,6% (baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 91,95% (sangat baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 90,05 (sangat baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 85,53% (baik).Kata Kunci : pengembangan, model ADDIE, multimedia interaktif The problem of this study is scores for students in PJOK is low, learning conventionally, and interactive multimedia to support the PJOK yet available. The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of fifth grade students at SMP 1 Singaraja, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development?s model which is used is ADDIE. The procedures are: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Afterreached the development?s step, there will be the first product and then will be validated by an expert in content subject matter, an instructional design expert, and an instructional media expert. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The result of study showed the process of multimedia interactivedesign that consists of five steps of ADDIE modelare analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 95% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 90%(very good qualifying); 3) the learning media is about 81,6% (good qualifying); 4) individual testing is about 91,95% (very good qualifying); 5) small group test is 90,05% (very good qualifying);6) field trials is about 85,53% (good qualifying).keyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SHOOTING SEPAK BOLA ., Putu Gandadi Wijitatma; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Sawan Tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Bentuk tindakan penelitian yang digunakan adalah peneliti sebagai guru. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisi data pada siklus I aktivitas belajar teknik dasar shooting sepak bola secara klasikal sebesar 6,17% (cukup aktif) dan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola sebesar 61,76% (tidak tuntas). Pada siklus II aktivitas belajar teknik dasar shooting sepak bola secara klasikal sebesar 7,3% (aktif) dan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola sebesar 88,23% (tuntas). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2013/2014. Oleh karena itu, peneliti menyarankan guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran tipe Group Investigation (GI) karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, shooting This research was aimed to improve the activities and learning outcomes on the basic techniques of shooting football through the implementation of cooperative learning Group Investigation ( GI ) model in the class VIII D students of SMP Negeri 1 Sawan in academic years 2013/2014. This research was classified in to an action research. The form used in this action research was the researcher as the teacher. The implementation of the research used 2 cycles which each cycle consisted of planning, action, observation/evaluation as well as reflection. Data were analyzed by using analysis of statistical descriptive. The analysis result of the first cycle the classical learning activities on the basic techniques of shooting football was 6,17% (quite active ) and learning outcomes on the basic techniques of shooting football was 61.76 % ( not complete) In the second cycle, the classical learning activities on the basic techniques of shooting football was 7.3 % (active) and learning outcomes on the basic techniques of shooting football was 88.23 % (complete). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and learning outcomes on the basic techniques of shooting football increase through the implementation of cooperative learning Group Investigation ( GI ) model in the class VIII D students of SMP Negeri 1 Sawan in academic years 2013/2014. Therefore the researcher suggests penjasorkes teachers to use cooperative learning Group Investigation ( GI ) model due to it is able to improve the activities and learning outcomes on the basic techniques of shooting footballkeyword : cooperative, activities, learning outcomes, shooting.
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI GULING LENTING ., Gusti Ayu Nyoman Wini Arti; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, M.S.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab munculnya kecemasan siswa kelas VIII dalam pembelajaran senam lantai guling lenting Smp Negeri 4 Sukasada Tahun Pembelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah 54 orang siswa, terdiri dari 31 orang siswa laki-laki dan 23 orang siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey.Teknik pengumpulan data karakteristik dan kecemasan siswa menggunakan angket kemampuan dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil analisis menunjukkan bahwa gejala-gejala kecemasan yang dialami siswa antara lain; perasaan ansietas (48 orang siswa), ketegangan (51 orang siswa), ketakutan (51 orang siswa), gangguan tidur (48 orang siswa), gangguan kecerdasan (46 orang siswa), perasaan depresi (46 orang siswa), gejala somatik otot (39 orang siswa), gejala somatic sensorik (44 orang siswa), gejala kardiovaskular (46 orang siswa), gejala respiratori (50 orang siswa), gejala gastrointestinal (39 orang siswa), gejala urogenital (53 orang siswa), gejala otonom (52 orang siswa), dan gejala tingkah laku pada wawancara (54 siswa). Tingkat kecemasan yang dialami oleh siswa antara lain; kecemasan dengan kategori tidak ada (0 - 14) hingga tingkat ringan (15 - 20) adalah masing-masing dialami oleh 1 siswa (2%) dari total 54 orang keseluruhan siswa. Kecemasan tingkat sedang (21 - 27) dialami oleh 3 orang siswa (6%). Kecemasan tingkat berat (28 - 41) dialami oleh 9 orang siswa (17%). Serta, kecemasan sangat berat (42 - 56) dirasakan oleh 40 siswa (74%). Kata Kunci : deskriptif kuantitatif, kecemasan, senam lantai, guling lenting ABSTRACT The aims of this study were to analyze the anxiety, especially to know about some indications and anxiety level of students grade VIII of SMP Negeri 4 Sukasada in Academic Year 2017/2018. The subjects of this study were 54 students, consisting of 31 males and 23 females. This study was a descriptive quantitative and made use of survey method. The data of student?s characteristics and anxiety in this study were obtained through the use of data elicitation and questionnaire of Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The result of the analysis showed that the indications or anxiety symptoms of the students can sequentially be presented as follows; feeling of anxiety (48 students), tension (51 students), fear (51 students), sleep disorder (48 students), intelligence disorder (46 students), feeling of depression (46 students), somatic muscle symptoms (39 students), sensory somatic symptoms (44 students), cardiovascular symptoms (46 students), respiratory symptoms (50 students), gastrointestinal symptoms (39 students), urogenital symptoms (53 students), autonomic symptoms (52 students), and behavioral symptoms in the interview (54 students). The anxiety level of the students, such as the anxiety of zero level (0 - 14) until light level (15 - 20) are similar in number, which are each of them experienced by 1 student (2%) out of the whole 54 students. Moderate level of anxiety (21 - 27) experienced by 3 students (6%). Severe level of anxiety (28 - 41) experienced by 9 students (17%). And also, the most severe level of anxiety (42 - 56) experienced by 40 students (74%). keyword : descriptive quantitative, anxiety, gymnastic, kip-up roll
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Sudarsana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian  adalah guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu, berjumlah 32 orang yaitu 19 orang putra dan 18 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 7,0 (aktif), dan pada siklus II sebesar 7,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 71,9%, pada siklus II sebesar 84,4% maka mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the roll  floor gymnastics through the implementation of cooperative learning model STAD on X.3 grade students of SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. The research subjects eighth grade students of SMA Negeri 1 Kubu are 32 students consisted of  19 boys and 18 students woman. Analysis of the data using as analysis statistik deskriptif. The results of the analysis of the data in the first cycle of learning activities roll floor gymnastics in the classical by 7.0 and by 7.7 in the second cycle. From the first cycle to the second cycle increased by 0.7. Percentage of roll in the classical learning  in the first cycle by 71.9%, on the second cycle of 84.4%, then an increase of 12.5%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activities and learning outcomes roll floor gymnastics improved through learning models Cooperative Study Student Teams Achievement Division (STAD) In Grade X.3 SMA Negeri 1 Kubu the Academic Year 2012/2013 ". It is suggested that teachers penjasorkes to use type STAD cooperative learning model because it can increase activity and learning outcomes roll floor gymnastics in students.   Kata-kata Kunci:  Kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, dan berguling senam lantai.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., I Made Puja Caka Adiputra; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket (chest pass dan bounce pass). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subject design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 814 orang yang terdistribusi ke sepuluh kelas jurusan kelas yaitu kelas X TGB, X TKBB, X TAV, X TPLas, X TPM, X TKR, X TSM, X TIPTL, X TKJ dan X MM. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes pilihan ganda, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 5.2000 dengan standar deviasi 3.41801. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 3.3548 dengan standar deviasi 3.13633. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah

Page 20 of 140 | Total Record : 1393