cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2021)" : 4 Documents clear
PENGEMBANGAN BUSANA KERJA DARI KAIN SONGKET BIMA abdillah, awaluddin muhammad; Sudirtha, I Gede; Budhyani, I Dewa Ayu Made
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32792

Abstract

Tujuan dari penilitian ini yaitu untuk: Mengetahui hasil pengembangan busana kerja dari kain songket Bima. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian Research and Development atau penelitian dan pengembangan dengan model PPE (Planning, Production and Evaluation) .Isntrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu  kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan uji coba produk yang melibatkan dua ahli busana. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Dari hasil uji isi untuk kuisioner pengembangan busana kerja , terdapat 3 indikator yang terdiri dari 7 butir pertanyaan yang dinyatakan valid oleh ahli isi. 2) Hasil produk jika di konversikan kedalam persentase memiliki kualifikasi sangat baik dengan tingkat pencapaian 92,5%. 3) Perlu diperhatikan kesesuaian desain dengan hasil jadi busana kerja. 4). Pemilihan bahan yang tepat dapat menunjang pengembangan busana kerja.. Kata Kunci : PPE, Busana Kerja, Kain songket Bima.The aim of this study was to acknowledge the result of the development of work uniform from Bima songket cloth. Type of study used in this study was Research and Development with PPE (Planning, Production and Evaluation) model. The instrument used to collect the data was questionnaire.  The data gathered then being analyzed by using descriptive qualitative and descriptive qualitative technique. The research was done by testing the product with involving the experts of contents and fashion. The result of the study was: 1) From the testing of contents for questionnaire in the development of work uniform, there were 3 indicators which consist of 7 questions that are declared as valid by contents expert. 2) The percentage of the converted product showed to have excellent qualification with achievement level in 92,5%. 3) Need to be noticed the comformity between the design and the result of work uniform. 4) The proper choice of the material can support the work uniform development. Key words: PPE, Work Uniform, Bima songket cloth.DAFTAR PUSTAKA Agustini, Sudiartha, G., Angendari, M. D. 2019.  Pengembangan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Dari Mitologi Kerajaan Yunani. Tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/22152.Diakses 10 Oktober 2019.Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.Borg, W R & Gall, M D. 2003. Educational Research: an Introduction (7. ed). New York: Logman Inc.Chandra, J. 1994. Kreativitas, Bagaimana Menanam ,Membangun dan Mengembangkannya. Yogyakarta : Kanisius.Ernawati, Izweni, Weni, N. 2008. Tata Busana Jilid 1 untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah kejuruan.Haryawati, I L A., Sudiartha, I G., Angendari, M.D. 2019.  Pembuatan Busana Fantasi dengan Sumber ide Dramatari Calonarang, tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/22151. Diakses 11 Januari 2020.Khayati, E. Z.  1998. Pembuatan busana III. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.Lestari, A P R P., Sudirtha, I G., Angendari, M D. 2019. Pengembangan Busana Fantasi dengan Sumber Ide Kekaisaran Jepang. Tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/15991. Diakses 11 Januari 2020.Munandar, S.C. Utami. 1992. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.Ngalimun, 2013. Perkembangan dan Pengembangan Kreativitas. Yogyakarta: Aswaja PressindoNurcahyani, L. 2018. Strategi Pengembangan Produk Kain Tenun Ikat Sintang. Tersedia di:  https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/ article/view/530. Diakses 11 Januari 2020.Riyanto, A. A. 2003. Desain Busana. Bandung: Yapemdo.Robert, B. M. 2009. Instructional Design-The ADDIE Approach. New York: Springer.Rukmana, N.S.R., Yarmaidi, Y., Suwarni, N. 2014. Kain Songket dalam Upaya Pelestarian Budaya Daerah Palembang Muara Penimbung Ulu. Tersedia di: https://www.neliti.com/id/publications/247898/kain-songket-dalam-upaya-pelestarian-budaya-daerah-palembang-di-muara-penimbung. Diakses 11 Januari 2020.Soekarno. 2002. Buku Penuntun Membuat Pola Busana Tingkat Dasar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati Dan R&D. Bandung : Alfa Beta.Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Jakarta: Alfabeta.Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&B. Jakarta: Alfabeta.Tegeh, Made Dkk. 2014. Model Penelitian Pengembangan. Yokyakarta: Graha IlmuThiagarajan. 1974. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Washinton DC: National Center for Improvement Educational System.
TENUN SONGKET NEGARA (SONGKET TANPA SAMBUNGAN) DARI KELOMPOK TENUN PUTRI MAS DI KECAMATAN JEMBRANA Dewi, Luh Candra
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32411

Abstract

Tujuan daripada skripsi ini adalah mendeskripsikan (1) proses dibuatnya tenun songket negara (songket tanpa sambungan), (2) motif tenun songket negara (songket tanpa sambungan), (3) penempatan komposisi motif kain tenun songket negara (songket tanpa sambungan) dari kelompok pertenunan Putri Mas di Kecamatan Jembrana. Penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni tahun 2020. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar wawancara dan lembar observasi. Dalam proses analisis data digunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pada proses dibuatnya tenun songket negara (songket tanpa sambungan) terdiri dari beberapa tahap yaitu, proses pencelupan warna pada benang, proses pemintalan benang (Pengeliingan) dan penggulungan benang (Menghani), dan proses menenun menggunakan alat tenun yang telah domodifikasi dengan diberi nama Alat Tenun Negara. (2) Tenun songket negara (songket tanpa sambungan) terdiri dari motif songket negara bintang taburan, songket negara bintang kurungan, songket bun-bunan, songket djodog renes, songket kahyangan wulanperry, songket suarti sudana, songket kausa karana dan songket megawati soekarno putri yang dibuat dengan teknik songket dengan menggunakan benang warna. (3) Penempatan komposisi motif ditempatkan pada tempat yang sama secara posisi dan ukurannya yang termasuk dalam komposisi simetris. Secara keseluruhan tidak semata-mata ditempatkan satu motif hias, melainkan motif yang lebih banyak ditempatkan atau motif dominan menjadi motif utama sedangkan motif hias yang lainnya hanya menjadi motif pengisi dari seluruh bagian kain.
Tata Rias Pengantin Bali Madya Khas Kabupaten Jembrana Yani, Made Yustika; Widiartini, Ni Ketut; Sudirtha, I Gede
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana yang ditinjau dari segi tata rias wajah, tatanan rambut, busana, serta aksesoris yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata rias wajah pengantin wanita meliputi: serinata, alis-alis, gecek, foundation, bedak, shading, eyeshadow, dan lipstik. Pengantin pria: foundation, bedak, alis-alis, eyeshadow dan lipstik. Tatanan rambut pengantin wanita meliputi: penggunaan sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, bancangan, puspo lembo, bunga sandat emas, bunga kap, bunga cempaka putih, kuning, bunga sandat dan bunga pucuk emas. Pengantin pria: tidak ada penataan khusus, hanya rambut yang disisir rapi dan di hair spray. Busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamben motif cerari kotak, selendang motif rujak boni, selendang motif mastuli hitam, selendang motif jembatan cinta. Pengantin pria: kamben, saput, stagen, umpal dan udeng. Aksesoris pelengkap pengantin wanita meliputi: subeng cerorot, kalung binar, gelang nagasatru. Pengantin pria: rumbing, bros binar, dan keris. Di setiap Kabupaten memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri serta memiliki 3 tingkatan dalam tata rias serta busananya. Tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana memiliki ciri khas yaitu sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, serta busananya sebagian besar menggunakan kain tenunan khas Jembrana.
IDENTIFIKASI BUMBU KHAS TRADISIONAL BALI PADA DESA BALI AGA DI KABUPATEN BULELENG Putri, Komang Mega; Masdarini, Luh; Ariani, Risa Panti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan bumbu tradisional Bali pada Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng bumbu-bumbu yang digunakan pada makanan khas dan makanan sehari-hari. Jenis penelitian ini yaitu deskriftif dan berlokasi pada Desa Bali Aga Di Kabupaten Buleleng. Teknik Pemilihin informan yaitu  (1) Pusposive Sampling dan (2) Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi dan (2) wawancara, sedangkan instrument penelitian yang digunakan yaitu  (1)  lembar observasi dan (2) panduan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriftif kualitatuf. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa bumbu tradisional pada Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng yaitu dari Base gede/wayah, base selem, base bawang jahe, base colok, base manis, sambal mba, sambal nyuh ,basan ketekan (wewalungan), basan ketekan (isin bet/alas), base pengenep, base uyah sere tabia, base sune cekuh ,  base pelalah, base kables, base plecing, base serosop, base kela,  dan base nyangluh. Kata-kata kunci: identififkasi, Bumbu Tradisional, Bali Aga The purpose of this research was to describe the traditional Balinese seasoning in Bali Aga village in Buleleng regency. The seasoning used in Bali Aga village used in special foods and regular foods. The type of this research is descriptive and was carried out in Bali Aga village in Buleleng regency. The techniques used in selecting the informants are (1) Puspusive samples and (2) Random samples. The data collection techniques are used (1) observation and (2) interviews. The research instruments used are (1) observation sheets and (2) interview guides. In analyzing the data, this research was using qualitative descriptive techniques. The results showed that the traditional seasoning that used in Bali Aga village in Buleleng regency were Base gede/wayah, base selem, base bawang jahe, base colok, base manis, sambal mba, sambal nyuh, pasan ketekan (wewalungan), base tetekan (isinbet/alas), base pengenep, base uyah sereh tabia, base sune cekuh, base pelalah, base kables, base plecing, base serosop, base kela dan base nyengluh.Keywords: Identification, Traditional seasoning, Bali AgaDaftar pustaka Margono, S. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan Komponen MKDK. Jakarta : PT Rineka Cipta.Morrissan.2014 Metode Penelitian Survey. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group,Nazir. 1988. (online).( http:l/merlitafutrianaO.blogspot.com/p/wawancara.html, diakses 14 Agustus 2019)Remen, I Ketut. 1987. 0/ah-0/ahan Paebatan Bali. Dcnpasar: Banjar Sila Danna Nyuhgading MengwitaniSukerti, Ni Wayan, dkk. 2016. Reinventarisasi Makanan Tradisional Buleleng Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. 5(1):Trianto. (2011). Panduan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Prestasi PutakaryaVelyniawati, Putu, dkk. 2015: Tingkat Peneriman Wisatawan Asing Terhadap Makanan Tradisional Bali. Jurnal Ilmu Gizi. 6(1): 58-65

Page 1 of 1 | Total Record : 4