cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 28 Documents clear
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI SIRUP Indra Sopiani .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4760

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan (1) mengetahui formulasi resep baku sirup kulit buah naga super merah (2) memperoleh kualitas sirup kulit buah naga super merah dilihat dari aspek rasa, warna dan aroma. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (baik, cukup dan kurang) yang diujikan kepada 25 panelis terlatih. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah 1). formulasi resep baku sirup kulit buah naga super merah dengan bahan utama 350 gr kulit buah naga super merah yang sudah dipotong-potong, 375 gr gula pasir, 200 ml air, dan 1 gr asam sitrat. 2) Kualitas pembuatan sirup kulit buah naga super merah dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,8) sesuai tolak ukur yakni manis khas sirup kulit buah naga super merah, warna berada dalam kategori baik (2,88) sesuai tolak ukur yakni berwarna merah, dan aroma berada dalam kategori baik (2,36) sesuai tolak ukur yakn beraroma khas kulit buah naga. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kulit buah naga super merah dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan sirup. Kata Kunci : buah naga, kualitas, kulit, sirup The aims of this study of experiment are to (1) fine out the formulation of raw recipes of super red dragon fruit peel syrup (2) secure the quality of super red dragon fruit peel syrup from the aspects of flavor, color and aroma. Data collection methods used in this study is the method of observation. The instruments used in this research that the hedonic quality test sheet with 3 levels (good, sufficient and less) were tested on 25 trained panelists. Furthermore, it is analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The results of this study are 1). The formulation of raw recipes of super red dragon fruit peel with the main ingredient 350 g super red dragon fruit peel that has been cut into pieces, 375 gr sugar, 200 ml water, and 1 g of citric acid. 2). the quality of making super red dragon fruit peel from the aspect of taste in good category (2.8) appropriate with the benchmark, that is the color of red, and the flavor in good category (2.36) and appropriate with the typical aroma of dragon fruit. Based on these results of the study can be conclude that the super red dragon fruit peel can be used as a main ingredient in manufacture of syrup. keyword : dragon fruit, peel, syrup, quality
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA SALAK DI DESA SIBETAN KABUPATEN KARANGASEM Ni Nyoman Dewi Adnyani .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4784

Abstract

Agrowisata Salak Sibetan memiliki beragam sumber daya wisata, namun belum terkemas secara optimal. Oleh karena itu penelitian kualitatif ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengelolaan sumber daya pariwisata di Agrowisata Salak Sibetan dan (2) menyusun strategi alternatif pengembangan Agrowisata Salak Sibetan. Pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap yaitu (1) pengumpulan data sekunder dengan metode studi dokumen dan (2) pengumpulan data primer di lapangan dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) Pengelolaan sumber daya pariwisata di Agrowisata Salak Sibetan dikelola oleh masyarakat banjar adat yang masih mempertahankan nilai-nilai serta tradisi yang berlaku di banjar. Sebagai destinasi wisata yang berbasis masyarakat, maka perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian sumber daya yang dimiliki dikelola secara langsung oleh masyarakat. (2) Strategi alternatif pengembangan Agrowisata Salak Sibetan berdasarkan analisis SWOT sebagai berikut : (a) Strategi SO (strength opportunities): Mengoptimalkan pengembangan keanekaragaman jenis salak dan potensi alam Pemukuran, Ceburan serta Pal, membentuk kelompok sadar agrowisata di lingkungan banjar Dukuh, mengkemas potensi seni angklung dan genjek yang ada. (b)Strategi WO (weakness opportunities): membentuk organisasi pengelola agrowisata yang lebih profesional, menggarap berbagai potensi yang dimiliki, menambah fasilitas sesuai standar pariwisata (pasar souvenir, kamar mandi/toilet, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dibidang pariwisata. (c)Strategi ST (strength threat) : menawarkan berbagai potensi yang ada kepada pihak luar dan mengadakan studi banding ke destinasi wisata sejenis. (d) Strategi WT (weakness threat) : meningkatkan kesadaran wisata berkelanjutan masyarakat Banjar Dukuh dan mengajukan proposal pengajuan dana. Kata Kunci : agrowisata, strategi pengembangan, sumber daya pariwisata, analisis SWOT Salak Sibetan Agrotourism has a variety of tourist resources, but not packed optimally. Therefore, this qualitative study aims to (1) determine the management of tourism resources in Salak Sibetan Agrotourism and (2) developing alternative strategies Agrotourism Salak Sibetan development. Data collection was conducted in two stages: (1) secondary data collection methods of the study of documents and (2) the collection of primary data in the field with the method of observation and interviews. The results of this study were (1) Management of Agrotourism resources in Salak Sibetan managed by indigenous peoples who still maintain the values and traditions prevailing in the banjar adat. As a community-based tourism destination, then the planning, execution, and control of its resources are managed directly by the public. (2) the development of alternative strategies agrotourism Salak Sibetan based SWOT analysis as follows: (a) SO Strategies (strength opportunities): Optimizing the development of a diversity of bark and natural potential Pemukuran, Ceburan and Pal, form a group of environmentally conscious agrotourism in Banjar Dukuh, pack the potential angklung art and genjek there. (b) WO Strategies (Weakness opportunities): establish agro management organization more professional, working on various potentials, increase tourism facilities standards (market souvenirs, bathroom / toilet, cooperating with various parties who have competence in tourism. (c) ST Strategies (strength threat): offers the potential that exists to outside parties and conduct a comparative study to similar tourist destinations. (d) WT Strategies (Weakness threat): increase public awareness of sustainable tourism Banjar Dukuh and submit funding proposal. keyword : agrotourism, strategy development, tourism resources, SWOT analysis
PEMANFAATAN TEPUNG SUKUN MENJADI CHIFFON CAKE Ni Made Eviana Sari .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kualitas chiffon cake tepung sukun dengan persentase 50% tepung sukun dilihat dari aspek rasa, tekstur dan aroma. 2) kualitas chiffon cake tepung sukun dengan persentase 100% tepung sukun dilihat dari aspek rasa, tekstur dan aroma. Penelitian ini adalah penelitian jenis eksperimen dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Chiffon cake tepung sukun dari aspek rasa, tekstur dan aroma telah diuji oleh 25 orang panelis terlatih. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 kriteria (baik, cukup dan kurang). Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kualitas chiffon cake 50% tepung sukun dari aspek rasa dengan skor rata- rata 2,8 pada kategori baik ( manis, khas sukun). Aspek aroma dengan skor rata- rata 2,56 pada kategori baik( khas sukun). Aspek tekstur dengan skor rata- rata 2,8 pada kategori baik (lembut, berpori-pori halus). 2) Kualitas chiffon cake dengan persentase 100% tepung sukun memperoleh aspek rasa dengan skor rata- rata 2,8 pada kategori baik (manis khas sukun). Aspek aroma dengan skor rata- rata 2,44 pada kategori baik (aroma khas sukun). Aspek tekstur dengan skor rata- rata 2,36 pada kategori baik (lembut, dan berpori-pori halus). Kata Kunci : Kualitas, Chiffon cake, Tepung Sukun This study aimed to determine 1) the quality of breadfruit flour chiffon cake with a percentage of 50% breadfruit flour from the aspects of a) taste, b) texture and c) aroma. 2) the quality of breadfruit flour chiffon cake with a percentage of 100% breadfruit flour seen from a) aspects of taste,b)textureandc)aroma. This research is a kind of experiment with the method of data collection used the method of observation. Chiffon cake flour breadfruit from the aspects of taste, texture and aroma has been tested by 25 trained panelists. Data collection instruments are hedonic quality test sheet with 3 criteria (good, sufficient and less). Furthermore, the data were analyzed using quantitativedescriptiveanalysis. Results showed (1) The quality of chiffon cake breadfruit flour and 50% of the aspects of flavor with a score of 2.8 in both categories with a sweet criteria, typical breadfruit. Aroma by 2.56 in both categories with typical criteria breadfruit. Texture of 2.8 in both categories with criteria of soft, porous smooth. 2) Quality chiffon cake with a percentage gain of 100% breadfruit flour taste aspects of 2.8 on categories with distinctive sweet criteria breadfruit. Aspects aroma of 2.44 in both categories with a distinctive aroma breadfruit criteria. 2.36 Aspects of texture in both categories with criteria soft, smooth and porous. keyword : Quality, Chiffon cake, Breadfruit Flour
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN BUAH MENGKUDU MENJADI DODOL BERAROMA VANILI DAN DAUN PANDAN Putu Rahayu Puspayanti .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4851

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kualitas dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan dari aspek rasa, aroma, dan tekstur (2) untuk mengetahui selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan diuji kualitas oleh 4 orang panelis terlatih dan uji selera oleh 30 panelis konsumen dari aspek rasa, aroma dan tekstur. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji kualitas dan lembar uji selera. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. (1) Kualitas dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. (2) Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa suka, aroma biasa dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa suka, aroma suka dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur sangat suka. Kata Kunci : mengkudu, dodol, kualitas, selera The purposes of this research are: (1) To know the quality of original Noni Dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves, from the aspect of taste, scent, and texture (2) to know the public taste of original Noni dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves. This research is experimental research by using observation method on data collection techniques. The quality of original Noni Dodol, with vanila scent and pandan’s leaves scent are tested by 4 persons of trained panelists and the public taste was tested by 30 persons of consumer panelists, based on taste, scent, and texture. Data collection instruments are quality test sheets and taste/flavor test sheets. Then analyzed using quantitative descriptive analysis. (1) The quality of original Noni dodol is classified into good category based on taste, scent and texture. Dodol with vanila scent has good category of taste, enough of scent, and goon in texture. Dodol with pandan’s leaves scent has good taste, enough of scent, and good in texture. (2) Public scent of this product are, original dodol was tasted good, good in scent, and very good in texture. Dodol with vanila scent was tasted good, regular scent, and very good in texture. Dodol with pandan’s leaves scent was tasted very good in flavor, scent, and texture. keyword : noni fruit, dodol, quality, taste
DIVERSIFIKASI TAPE UBI JALAR KUNING MENJADI SUWAR-SUWIR Gusti Ketut Arianti .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4852

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas suwar-suwir tape ubi jalar kuning dari; (1) aspek warna (2) aspek rasa 3) aspek tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 24 orang staf Cook dan 1 orang Sous CHEF di Bvlgari Hotels & Resorts serta 4 orang staf Cook dan 1 orang CHEF di Hotel Puri Saron. Hasil penelitian ini menunjukkan; (1) kualitas suwar-suwir tape ubi jalar kuning dari aspek warna berada dalam kategori baik (3,00) sesuai tolok ukur yaitu krem (2) kualitas suwar-suwir tape ubi jalar kuning dari aspek rasa berada dalam kategori baik (3,00) sesuai tolok ukur yaitu manis keasaman khas tape ubi jalar kuning (3) kualitas suwar-suwir tape ubi jalar kuning dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (3,00) sesuai tolok ukur yaitu padat dan kering. Kata Kunci : diversifikasi, kualitas, suwar-suwir, tape ubi jalar kuning. This experimental reseach intend to know quality of suwar-suwir which is fermentation from yellow sweet potato in; (1) The colour aspect. (2) The taste aspect. (3) The texture aspect. The metode data collectingwe use on this experimental is observation. This data we analysed using quantitative descriptive techniques. The panelist on this experimental constitute from the trained panelist which is from 24 cook staff and 1 sous chef of Bvlgari Hotels and Resorts, and also 4 cook staff and 1 chef from Puri Saron Hotel. The reseach result are show to; (1) The quality colur of suwar-suwir which is fermentation from yellow sweet potato in a good category (3,00) in appropriate refrence which is cream – colured. (2) The quality taste of suwar-suwir which is fermentation from yellow sweet potato in a good category (3,00) in appropriate refrences are sweet and acid typical taste of fermentation from yellow sweet potato (3) The quality texture of suwar-suwir which is fermentation from yellow sweet potato in a good category (3,00) in appropriate refrences are solid and dry. keyword : diversification, fermentation of yellow sweet potato, quality, suwar-suwir.
PEMANFAATAN TEPUNG BIJI NANGKA MENJADI KUE PIA KERING Nyoman Restu .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4853

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan (1) mengetahui kualitas kue pia kering tepung biji nangka teknik subsitusi, dengan formulasi bahan tepung biji nangka sebesar 75% dan 50% dilihat dari aspek rasa, warna dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 5 tingkatan (sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan tidak baik) yang diujikan kepada 25 panelis terlatih. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1).Kualitas kue pia kering tepung biji nangka A (50% : 50%) dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori sangat baik (3,56) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis, gurih dan terasa khas nangka, warna berada dalam kategori baik (2,88) yaitu sesuai dengan tolak ukur putih kecoklatan, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,96) yaitu rapuh,(crispy, kurang berlapis, dan bagian dalam lembut, sedangkan kue pia kering tepung biji nangka B ( 75% : 25% ) dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,96) sesuai tolak ukur yaitu gurih, kurang manis, terasa khas nangka, warna berada dalam kategori baik (2,48) sesuai dengan tolak ukur yaitu putih kecoklatan dan tekstur berada dalam kategori baik (2,72) sesuai dengan tolak ukur yaitu rapuh,(crispy, kurang berlapis, dan bagian dalam bagian dalam lembut. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung biji nangka ini dapat dijadikan penganekaragaman makanan yaitu kue pia kering tepung biji nangka. Kata Kunci : tepung biji nangka, kualitas, kue pia kering The aim of this type of experimental research ( 1 ) determine the quality of the pia cake dried jackfruit seed flour substitution technique , the material formulation jackfruit seed flour by 75 % and 50 % in terms of aspects of flavor , color and texture . Data collection methods used in this research is the method of observation . The instruments used in this research that hedonic quality test sheet with five levels excellent , good, fair , poor , and not both were tested to 25 trained panelists . Subsequently analyzed using quantitative descriptive technique . The results showed 1 ) .The quality of the pia pastry flour dried jackfruit seeds A (50%: 50 % ) viewed from the aspect of taste is in the excellent category ( 3.56 ) according to the yardstick of sweet, savory and distinctive feel jackfruit , colors are in either category 2.88) is in accordance with brownish white yardstick , and textures are in either category ( 2.96 ) that is brittle , crispy , less layered , and the inside soft , while the pia pastry flour dried jackfruit seeds B ( 75 % : 25 % ) viewed from the aspect of a sense of being in either category ( 2.96 ) corresponding measures, savory , not sweet enough , was typical of jackfruit , the colors are in either category (2.48 ) in accordance with the measures, brown and white textures are in either category (2.72 ) in accordance with a benchmark that is brittle , ( crispy , less layered , and the inner soft part in . Based on these results it can be concluded that this jackfruit seed flour can be used as a diversification of food that is dry pia pastry flour jackfruit seeds . keyword : jackfruit seed flour , quality , moon cake
TINJAUAN TENTANG TENUN TRADISIONAL DUSUN SADE DESA RAMBITAN KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Trisna Nurmeisarah .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui proses pembuatan kain tenun di Dusun Sade. 2) mengetahui ragam hias serta makna masing-masing ragam hias tenun Dusun Sade. 3) mengetahui perkembangan ragam hias tenun Dusun Sade.Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sade Desa Rambitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Subjek penelitian adalah pengerajin tenun Dusun Sade sebanyak 6 orang dan informan kunci 1 orang yaitu Kepala Dusun Sade. Objek penelitian adalah proses pembuatan, ragam hias tenun beserta maknanya dan perkembangan tenun. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) proses pembuatan tenun adalah: a) Proses Pemintalan Benang, b) Pewarnaan Pada Benang, c) Penenunan. 2) Ragam Hias tenun Dusun Sade antara lain a) Ragam Hias Selolot, b) Ragam Hias Kelungkung, c) Ragam Hias Tapok Kemalo, d) Ragam Hias Batang Empat, e) Ragam Hias Ragi Genep, f) Ragam Hias Kembang Komak, g) Ragam Hias Berang, h) Ragam Hias bebesak, i) Ragam Hias Tuntang Balik, j) Ragam Hias Sabuk Antang, k) Ragam Hias Umbak. 3) Perkembangan ragam hias tenun Dusun Sade antara lain dalam segi perkembangan motif, perkembangan warna, serta proses pembuatan kain tenun.Kata Kunci : Ragam Hias, Perkembangan, Tenun Sade This research has: 1) To know, how to make the woven product at Sade village. 2) to know, various kind adorned and also each meaning from woven cloths at Sade village. 3) to kow the progress the woven products cloths at Sade village.This research has done at Sade, Rambitan Village Pujut resort at Central Lombok. The subject this reseach were 6 people of sade village be weavers and one of them be key informan. the object this reseach were how to made many kinds of woven product and also meaning and it progress. Collecting data by interview ,observation, and document reports. The analsis metode by deskriptif. The result of this research show as follow : 1) The woven cloths proses as : a) spinning of yarn process. b) coloration of yarn. c) woving. 2) Many kinds of woven cloths at sade village namely : a) selolot woven cloths. b) kelungkung woven cloths. c) Tapok kemalo woven cloths. d) batang empat woven cloths.e) ragi genep woven cloths. f) kembang komak woven cloths g) berang woven cloths. h) bebesak woven cloths. i) tuntang balik woven cloths. j) sabuk antang woven cloths. k) umbak woven cloths. 3) the progress of this woven product at sade village that we can see on motif , color and also how to make the woven products.keyword : many kind of various adorned, the progress, the woven products at Sade
INOVASI ABON IKAN MUJAIR I Wayan Aris Styadi Putra .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kualitas tekstur, (2) kualitas aroma dan (3) kualitas rasa abon ikan mujair. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode pengumpulan data yaitu metode observasi. Metode observasi digunakan untuk menjaring data dari panelis terhadap kualitas abon ikan mujair dilihat dari segi tekstur, aroma dan rasa dengan menggunakan lembar uji kualitas. Uji kualitas abon ikan mujair ini melibatkan 24 orang panelis. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi yang diberikan kepada panelis untuk menilai produk abon berdasarkan kreteria yang telah di tentukan, yaitu aspek tekstur, aroma dan rasa setiap aspek memiliki rentangan skor : 1, 2, dan 3 ( kurang, cukup, dan baik) Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas tekstur dari abon ikan mujair memperoleh rata-rata skor 3.00 dengan kriteria baik, sesuai tolok ukur yaitu garing dan kasar. (2) Kualitas aroma abon ikan mujair memperoleh rata-rata skor 2.95 dengan kriteria baik, sesuai tolok ukur yaitu beraroma khas ikan mujair. (3) kualitas rasa abon ikan mujair memperoleh rata-rata skor 3.00 dengan kriteria baik, sesuai tolok ukur yaitu memiliki rasa yang gurih dan khas ikan mujair Kata Kunci : Abon, Aroma, Ikan Mujair, Rasa, Tekstur This research aimed to find out the : (1) tecture quality, (2) scent quality , and (3) taste quality of Tilapia Fish Abon. This kind of reasearch was ekperimental research using data collection which called observation method. Observation method used to encompass data from panelist towards Tilapia Fish Abon quality observed from the texture, scent, and taste by using quality test seets. The quality test of Tilapia Fish Abon involve 24 panelist. The instrument of this research was in form of observation seets which was given to the panelist to value Abon product based on determined criteria such as texture aspect, scent, and taste. Each aspect had score range 1, 2 and 3 ( less, fair, dan good) The research result showed that (1) texture of Tilapia Fish Abon reached average score 3.00 with good criteria, in accordance with the benchmarks that is chrisp and rough. (2) Scent quality of Tilapia Fish Abon reached average score 2.95 with good criteria, in acordance to the benchmark that is typical scent of Tilapia fish. (3) taste of Tilapia Fish Abon reached average score 3.00 with goog criteria, in accordance with th benchmarks that is had chrisp and typical taste of Tilapia fish. keyword : Abon, Scent, Tilapia fish, taste, Texture
TEPUNG SINGKONG SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN KUE PIA DALAM UPAYA PEMANFAATAN BAHAN LOKAL Putu Desinatalia .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue pia menggunakan bahan lokal yaitu tepung singkong dengan formulasi 100% tepung singkong ditinjau dari segi warna segi rasa, dan segi tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang berjumlah 25 orang terdiri dari guru Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, guru Tata Boga SMK Negeri 1 Seririt, dan Dosen PKK prodi Tata Boga serta laboran Prodi Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan kualitas kue pia tepung singkong ditinjau dari segi warna berada dalam kategori baik dengan memperoleh rata-rata 2,88 sesuai tolok ukur yaitu kuning kecoklatan. Kualitas kue pia tepung singkong ditinjau dari segi rasa berada dalam kategori baik dengan memperoleh rata-rata 2,72 sesuai tolok ukur yaitu manis dan gurih. Kualitas kue pia tepung singkong dari segi tekstur berada dalam kategori baik dengan memperoleh rata-rata 2,60 sesuai tolok ukur yaitu kering, renyah, dan berlapis. Kata Kunci : tepung singkong, kualitas, kue pia This research aimed at ascertaining the quality of pia by using local ingridients like cassava flour with 100% formulation of cassava flour that were seen from its color, taste and texture. The method of data collection of this research was observation method. The data were analyzed using quantitative descriptive. The panelists of this research were the trained panelists coming from teachers of SMK N 2 Singaraja, teachers of SMK N 1 Seririt, PKK lecturers and laboratory assistant of Tata Boga of family prosperity education department. The total number of the involved people was 25 people in total. The result of this research showed that the quality of cassava flour pia seen from its color was in the neat category with the gaining average of 2,88 in accordance to its standard was slightly brown. The quality of cassava flour pia seen from its taste was in the neat category with the gaining average of 2,72 in accordance to its standard was sweet and crisp.the quality of cassava flour pia seen from its texture was in the neat category with the gaining average of 2,60 in accordance to its standard was crunchy, crispy, and plated. keyword : cassava flour, quality,pia
SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA PRODUK BOLU KARAMEL Made Yogi Perdana Putra .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4989

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas bolu karamel yang menggunakan substitusi 75% tepung talas (bolu karamel A) dilihat dari aspek rasa, aroma, dan tekstur; (2) kualitas bolu karamel yang menggunakan substitusi 50% tepung talas (bolu karamel B) dilihat dari aspek rasa, aroma, dan tekstur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (baik, cukup, dan kurang) yang diujikan kepada 23 panelis. Selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas bolu karamel substitusi 75% tepung talas (bolu karamel A) dari aspek rasa, rata-rata skor sebesar 2,65 pada kategori baik, aspek aroma, rata-rata skor sebesar 2,91 pada kategori baik, dan aspek tekstur, rata-rata skor sebesar 2,65 pada kategori baik. (2) kualitas bolu karamel substitusi 50% tepung talas (bolu karamel B) dari aspek rasa, rata-rata skor sebesar 2,61 pada kategori baik, aspek aroma, rata-rata skor sebesar 2,91 pada kategori baik, dan aspek tekstur, rata-rata skor sebesar 2,87 pada kategori baik. Kata Kunci : bolu karamel, kualitas, tepung talas This research was aimed to determine (1) the quality of caramel cake that uses 75% substitution of taro flour (caramel cake A) which can be detected from flavor, aroma, and texture. (2) The quality of caramel cake that uses 50% substitution of taro flour (cake caramel B) that can be detected from the aspects of flavor, aroma, and texture. Methods of datas collection used in this research was observation. The instruments used in this research was with 3 levels of hedonic quality test sheet (good, sufficient, and less) which tested on 23 panelists and analyzed by using descriptive quantitative technique. The results of this study were (1) the quality of caramel cake that 75% substitusion of taro flour (caramel cake A) from the aspect of sense, its average score in good category was 2.65. The average score of aroma in good category was 2.91. The average score of texture was 2.65. (2) The quality of caramel cake that 50% substitusion of taro flour (caramel cake B) from the aspect of sense, its average score was 2.61. The average score of aroma was 2.91 and the average score of texture was 2.87. keyword : caramel cake, quality, taro flour

Page 1 of 3 | Total Record : 28