cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Indah Prawoko; ., Dr. Maria Goreti Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap peningkatan keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain ekperimen yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Sampling Jenuh karena dalam penelitian ini semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil, yaitu kurang dari 30 orang. Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan populasinya yaitu anak Kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat dengan jumlah anak sebanyak 25 anak. Data keterampilan anak dikumpulkan dengan instrument non test. Analisis dalam penelitian ini menunjukkan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 30,80 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 86,36. hasil dari analisis data yang diperoleh dari nilai thitung yaitu sebesar 73,97. pada ttabel dengan kriteria signifikasi 5% dengan dk=24 yang menunjukkan nilai ttabel 2,064 berdasarkan hasil dari analisis tersebut, maka keterampilan berbicara anak menunjukkan nilai thitung 73,97 > ttabel 2,064. maka dapat disimpulkan bahwa yaitu terdapat pengaruh signifikan metode bermain peran terhadap keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. berdasarkan hasil dari simpulan penelitian tersebut maka dapat disarankan kepada peneliti lain agar dapat menggunakan metode pembelajaran yang yang meningkatkan keterampilan berbicara pada anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berpengaruh terhadap keterampilan berbicara kelompok A TK. Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : metode bermain peran, peningkatan keterampilan This study discusses the importance of learning methods to play a role in improving speaking skills in group A Denpasar Barat Handayani I Kindergarten Academic Year 2018/2019. The type of research used was pre-experiment with the experimental design used was one group of pretest-posttest. The sampling technique used in this study is Saturated Sampling because in this study all research members were used as samples. This is done because the number of participation is relatively small, which is less than 30 people. So, the sample in this study is the same as the population of children in Group A of Denpasar Barat Handayani I Kindergarten with 25 children. Child skills data are collected with non-test instruments through collection, scores. the results of this study show the average pretest value of 30.80 while the posttest average value is 86.36. the results of data analysis obtained from the value of tcount which is equal to 73.97. in t table with 5% significance criteria with dk = 24 which shows 2.0t ttable value based on the results of the analysis, then the children's speaking skills assess the tcount> t table. So it can be denied that this is the method that is played. Play kindergarten towards speaking skills in group children. Handayani I TK Denpasar Barat Academic Year 2018/2019. Based on the results of the conclusions of this study, it can be approved for other researchers to be able to use learning methods that improve speaking skills in children.keyword : method of role playing, improvement of speaking skills
Evaluasi Program PAUD Inklusi Di Kota Denpasar Ditinjau Dari Hasil Belajar dan Perencanaan Program Lanjutan ., Ni Made Laksani Ayu; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Dr. Ida Bagus Gede Surya Abadi, S.E.,M.P
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hasil belajar dan perencanaan program lanjutan pada PAUD inklusi yang ditinjau dari aspek produk di Kota Denpasar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 13 sekolah PAUD inklusi yang terdata pada Dinas Pendidikan Kota Denpasar. Teknik Sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik porposive Sampling. Sampel penelitian sebanyak 13 sekolah dengan jumlah responden sebanyak 119 pendidik yang meliputi Kepala TK dan Guru Kelas. Data dikumpulkan melalui metode kuesioneryang sudah di uji validitasnya menggunakan uji validitas isi dan sudah di uji reliabilitasnya. Data dianalisis untuk mencari hasil akhir berupa nilai T-score yang nantinya didapatkan hasil berupa jumlah frekuensi positif (F+) dan frekuensi negatif (F─), selanjutnya dikonversikan melalui kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) indikator ketercapaian peserta didik dalam sikap peserta didik F+ = 45,378% dan persentase F- = 54,622% menunjukkan hasil kurang efektif (2) indikator ketercapaian peserta didik dalam hasil belajar peserta didik persentase F+ = 34,454% dan persentase F- = 65,546% menunjukkan hasil kurang efektif. (3) indikator mengevaluasi hasil pembelajaran persentase F+ = 55,463% dan persentase F- = 44,537% menunjukkan hasil efektif (4) indikator perencanaan kembali suatu program presentase F+ = 44,537% dan presentase F- = 55,462% menunjukkan hasil kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program PAUD inklusi ditinjau dari hasil belajar dan perencanaan program lanjutan di kota Denpasar menunjukkan hasil kurang efektifI (- - + - ) Kata Kunci : Evaluasi Program, Hasil Belajar, Perencanaan Program Lanjutan, PAUD Inklusi This study aims to determine the effectiveness of learning outcomes and advanced program planning in inclusion ECD which is reviewed from the aspect of products in the city of Denpasar. This study is a type of evaluative research. The population in this study were 13 inclusion PAUD schools that were recorded at the Denpasar City Education Office. The sample technique used in this research is porposive sampling technique. The study sample consisted of 13 schools with a total of 119 educators including the Head of Kindergarten and Class Teachers. Data collected through questionnaire methods that have been tested for validity using the content validity test and have been tested for reliability. Data were analyzed to find the final results in the form of T-score values which later obtained results in the form of a number of positive frequencies (F +) and negative frequencies (F─), then converted through Glickman's quadrant. The results showed (1) the indicators of student achievement in the attitude of students F + = 45.378% and the percentage F- = 54.622% showed less effective results (2) indicators of student achievement in student learning outcomes percentage F + = 34.454% and percentage F- = 65,546% showed less effective results. (3) indicators evaluating learning outcomes percentage F + = 55.463% and percentage F- = 44.537% showing effective results (4) planning indicators for returning a program percentage F + = 44.537% and percentage F- = 55.462% showing less effective results. Based on the results of the study it can be concluded that the evaluation of PAUD inclusion programs in terms of learning outcomes and advanced program planning in the city of Denpasar showed less effective results (- - + -)keyword : Program Evaluation, Learning Outcomes, Advanced Program Planning, PAUD Inclusive
Pengaruh Metode Bernyanyi Melalui Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Berbicara Anak Kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. ., Ni Luh Wayan Dina Widiani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Gusti Ngurah Sastra Agustika, S.Si., M.P
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara anak yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/109. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan yang berjumlah 33 anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 21,656 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diperoleh nilai ttabel = 2,0395 sehingga thitung = 21,656 > ttabel = 2,0395. Berdasarkan kriterian pengujian, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata keterampilan berbicara anak pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual adalah 75,56, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 51,24. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bernyanyi melaluui media audio visual terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara anak yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/109. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan yang berjumlah 33 anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 21,78 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diperoleh nilai ttabel = 2,0395 sehingga thitung = 21,78 > ttabel = 2,0395. Berdasarkan kriterian pengujian, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata keterampilan berbicara anak pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual adalah 75,56, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 51,24. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bernyanyi melaluui media audio visual terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. Kata Kunci : metode bernyanyi, media audio visual, keterampilan berbicara This study aims to determine the significant differences in children's speaking skills learned by the singing method through audio-visual media with groups of children taught with conventional learning in group A children TK Tabanan Triamarta Kediri Academic Year 2018/109. The design of this study was a quasi-experimental study with a nonequivalent control group design. The population of this study were all children in group A TK Triamarta Kediri Tabanan, amounting to 33 children. The sample is taken by random sampling techniqueThe data obtained were analyzed using the t-test. The results of the data analysis were obtained = 21.656 while at the 5% and dk = 69 significance levels obtained ttable = 2.0395 so that t count = 21.656> t table = 2.0395. Based on the testing criteria, H_0 is rejected and H_a is accepted. The average value of children's speaking skills in the group learned by the method of singing through audio visual media is 75.56, whereas in the group that is taught by conventional learning is 51.24. Based on these results it can be concluded that there is an influence of the singing method through audio visual media on the speaking skills of children in group A TK Triamarta Kediri Tabanan Academic Year 2018/2019.keyword : singing method, audio visual media, speaking skills
PENGARUH METODE BERCERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN EMPATI ANAK KELOMPOK B1 TK TUNAS DAUD KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 ., DESY SINTIA DEWI. NI PUTU; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan empati anak kelompok B1. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental Design dengan desain One-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 TK Tunas Daud Kecamatan Denpasar Barat jumlah 20 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh kelompok B1 sebanyak 19 anak. Hasil dari penelitian ini yaitu data kemampuan empati anak menunjukkan rata-rata pre-test 54,31 , sedangkan nilai rata-rata post-test 89,63 dan diperoleh nilai thitung sebesar 14,07. Pada ttabel dengan kriteria signifikansi 5% dengan dk = 18 menunjukkan nilai 2,101. Sehingga data kemampuan empati menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Maka dapat disimpulkan metode bercerita berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap kemampuan empati anak kelompok B1 TK Tunas Daud Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut, maka disarankan kepada peneliti lain agar dapat menggunakan metode bercerita berasis kearifan lokal sebagai metode pembelajaran dalam membentuk kemampuan empati anak.Kata Kunci : Kata kunci : metode bercerita, berbasis kearifan lokal, kemampuan empati, anak usia dini This study refers to an understanding of the methods described based on local wisdom on the ability of empathy for children in group B1. This research design study is Pre-Experimental with a One-group pretest-posttest design. The population in this study were all children in group B1 TK Tunas Daud West Denpasar Subdistrict, there were 20 children. The research sample was determined by purposive sampling technique, so that B1 group was obtained as many as 19 children. The results of this study are data on children's empathy ability showing an average pre-test of 54,31, while the average value of post-test is 89.63 and the value of tcount is 14,07. At ttable with a significance criterion of 5% with dk = 18 indicating the value of 2.101. So the data on empathy ability shows that t count> t table. Then it can be concluded that the method of storytelling based on local wisdom influences the ability of empathy in the children of B1 group TK Tunas Daud, West Denpasar District, Academic Year 2018/2019. Based on these conclusions, it is recommended that other researchers be able to use the method of storytelling based on local wisdom as a learning method in shaping children's empathy abilities. keyword : Keywords: stories telling method, based on local wisdom, empathy ability, early childhood
PENGARUH KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B1 DI TK IKAL WIDYA KUMARA SIDAKARYA TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Maria Maha Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Gusti Ngurah Sastra Agustika, S.Si., M.P
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B1 di TK Ikal Widya Kumara Sidakarya Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dari penelitian ini sama dengan jumlah sampel yaitu 27 anak. Hasil perhitungan data pretest dan posttest kemampuan motorik halus menunjukkan nilai rata-rata posttest lebih tinggi dari nilai rata-rata pretest ( posttest = 64,22 > pretest = 27,93). Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji beda mean dengan menggunakan rumus uji varians. Kriteria pengujian pada taraf signifikansi 5% dengan dk=26. Diperoleh harga thitung = 33,55 > harga ttabel = 2,056. Sehingga dapat disimpulkan kirigami berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B1 di TK Ikal Widya Kumara Sidakarya Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut, maka disarankan kepada peneliti lain agar menggunakan kirigami untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Kata Kunci : kirigami, kemampuan motorik halus, anak kelompok B1 This study aimed to determine the effect of kirigami on the fine motor skills of children in the B1 group in Ikal Widya Kumara Sidakarya Kindergarten in Academic Year 2018/2019. This type of research is Pre-Experimental Design using research design One Group Pretest-Posttest Design. The population of this study is the same as the number of samples of 27 children. The results of the calculation of pretest and posttest data on fine motor skills showed that the average posttest score was higher than the average pretest (posttest = 64.22 > pretest = 27.93). Testing the hypothesis used is a different mean test using the variance test formula. Test criteria at a significance level of 5% with dk = 26. The price of tcount = 33.55 > the price of ttable = 2.056. So that it can be concluded kirigami has an effect on the fine motor skills of children in group B1 in Kindergarten Ikal Widya Kumara Sidakarya Academic Year 2018/2019. Based on these conclusions, it was suggested to other researchers to use kirigami to improve children's fine motor skills.keyword : kirigami, fine motor skills, group children B1
PENGARUH LARI ZIG-ZAG BERBANTUAN KURSI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B TK SILA DHARMA TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Sisilia Indah Trisnaningsih; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lari zig-zag berbantuan kursi terhadap perkembangan motorik kasar anak kelompok B TK Sila Dharma Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan menggunakan desain Nonequvalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Sila Dharma yang berjumlah 96 anak. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh kelompok eksperimen adalah kelompok B3 TK Sila Dharma yang berjumlah 23 anak dan kelompok kontrol adalah kelompok B2 TK Sila Dharma yang berjumlah 25 anak. Data perkembangan motorik kasar anak dikumpulkan dengan non test melalui observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata post-test perkembangan motorik kasar anak pada kelompok eksperimen adalah 85,87 sedangkan pada kelompok kontrol 78,80. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dengan menggunakan rumus polled varians pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 23 + 25 – 2 = 46 dengan nilai 2,021. Diperoleh thitung = 3,07 > ttabel = 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lari zig-zag berbantuan kursi berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B TK Sila Dharma Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : Lari Zig-zag, kursi, perkembangan motorik kasar, pendidikan anak usia dini This study aims to determine the effect of chair-assisted zigzag running on the gross motoric development of children in group B TK Sila Dharma Academic Year 2018/2019. This type of research is Quasi Experiment (quasi-experimental) using the Nonequvalent Control Group Design design. The population of this study were all Sila Dharma Kindergarten B groups of 96 children. The sample in the study used a random sampling technique, so that the experimental group was obtained from the B3 TK Sila Dharma group, which amounted to 23 children and the control group was the Sila Dharma B2 TK group of 25 children. Data on the gross motoric development of children were collected by non-test through observation. The results of this study showed that the average post-test for gross motoric development of children in the experimental group was 85.87 while in the control group 78.80. Testing the hypothesis used in this study is a t test using the polled variance formula at a significance level of 5% with dk = 23 + 25 - 2 = 46 with a value of 2.021. Obtained tcount = 3.07> t table = 2.021. Based on the testing criteria, H0 is rejected. Thus it can be concluded that zig-zag running assisted by chair has an effect on gross motor development in group B of TK Sila Dharma Academic Year 2018/2019.keyword : Zigzag running, chairs, gross motor development, early childhood education
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Perkembangan Bahasa Kelompok B TK Santa Maria Ratu Rosari Tahun Ajaran 2018/2019 ., Komang Ayu Wahyuni; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick berbantaun media audio visual terhadap perkembangan bahasa anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Santa Maria Ratu Rosari berjumlah 90 orang. Sampel penelitian ini yaitu 30 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 29 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Data perkembangan bahasa anak dikumpulkan dengan instrument non tes melalui observasi,ceklis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata posttest perkembangan bahasa pada kelompok ekperimen sebesar 70,73 sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 54,85. Hasil analisis lebih lanjut diperoleh thitung sebesar 11,18 dengan taraf signifikan 5% dan dk=57 dengan nilai 2,003. Berdasarkan analisis data tersebut, ditunjukkan dengan thitung > ttabel (11,18 > 2,003). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak kelompok B TK Santa Maria Ratu Rosari Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : talking stick, audio visual, perkembangan bahasa This study aims to determine the effect of talking stick learning models with audio visual media on children's language development. This type of research is quasi-experimental with the design of Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all children in group B at the TK Santa Maria Ratu Rosari totaling 90 people. The sample of this study was 30 children in group B2 as the experimental group and 29 children in group B1 as the control group. Data on children's language development are collected by non-test instruments through observation, checklist. The results of this study showed that the average posttest of language development in the experimental group was 70,73 while in the control group it was 54,85. The results of further analysis obtained tcount of 11,18 with a significance level of 5% and dk = 57 with a value of 2,003. Based on the analysis of the data, it is indicated by tcount> t table (11,18> 2,003). Thus it can be concluded that the learning model of talking stick assisted by audio visual media influences the development of the language of the TK Santa Maria Ratu Rosari group B Academic Year 2018/2019.keyword : talking stick, audio visual, language development
PENGARUH METODE BERCERITA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MORAL ANAK KELOMPOK B TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Trisna Ayu Larashati Ni Nyoman; ., Drs. I Nengah Suadnyana, M.Pd.; ., Drs. Made Putra, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18767

Abstract

PENGARUH METODE BERCERITA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MORAL ANAK KELOMPOK B TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 Oleh Ni Nyoman Trisna Ayu Larashati, 1511061032 Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode bercerita melalui media audio visual terhadap perkembangan moral anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan nonequevalen control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Handayani I Denpasar Barat yang berjumlah 55 anak, Sampel penelitian yaitu 25 anak kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan 30 anak kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Data perkembangan moral anak dikumpulkan dengan instrument non test melalui observasi, ceklis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,881. Pada taraf signifikan 5% dengan (dk 53) diperoleh ttabel = 2,003. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel, sehingga dapat diinterprestasikan bahwa terdapat perbedaan perkembangan moral yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dilihat dari nilai rata-rata perkembangan moral kelompok eksperimen adalah 89,96 lebih besar dari rata-rata perkembangan moral kelompok kontrol yang hasil rata-ratanya sebesar 85,06. Dengan demikian dapat disimpilkan bahwa pembelajaran menggunakan metode bercerita melalui media audi visual berpengaruh terhadap perkembangan moral siswa pada anak kelompok B di TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut, maka saran disarankan kepada peneliti lain mengenai pengaruh metode bercerita melalui media audio visual dalam meningkatkan perkembangan moral, lebih atau dikembangkan dengan penggunaan strategi pembelajaran jenis lain atau yang lebis luas, sehingga bisa digeneralisasikan pada wilayah yang lebih luas. Kata kunci : Metode bercerita, Audio Visual, Perkembangan Moral Kata Kunci : Metode bercerita, audio visual, kemampuan moral anak PENGARUH METODE BERCERITA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MORAL ANAK KELOMPOK B TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 Oleh Ni Nyoman Trisna Ayu Larashati, 1511061032 Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode bercerita melalui media audio visual terhadap perkembangan moral anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan nonequevalen control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Handayani I Denpasar Barat yang berjumlah 55 anak, Sampel penelitian yaitu 25 anak kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan 30 anak kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Data perkembangan moral anak dikumpulkan dengan instrument non test melalui observasi, ceklis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,881. Pada taraf signifikan 5% dengan (dk 53) diperoleh ttabel = 2,003. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel, sehingga dapat diinterprestasikan bahwa terdapat perbedaan perkembangan moral yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dilihat dari nilai rata-rata perkembangan moral kelompok eksperimen adalah 89,96 lebih besar dari rata-rata perkembangan moral kelompok kontrol yang hasil rata-ratanya sebesar 85,06. Dengan demikian dapat disimpilkan bahwa pembelajaran menggunakan metode bercerita melalui media audi visual berpengaruh terhadap perkembangan moral siswa pada anak kelompok B di TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut, maka saran disarankan kepada peneliti lain mengenai pengaruh metode bercerita melalui media audio visual dalam meningkatkan perkembangan moral, lebih atau dikembangkan dengan penggunaan strategi pembelajaran jenis lain atau yang lebis luas, sehingga bisa digeneralisasikan pada wilayah yang lebih luas. Kata kunci : Metode bercerita, Audio Visual, Perkembangan Moral keyword : metode bercerita, audio visual, kemampuan moral
Pengaruh Stimulasi Wicara Dalam Pembelajaran Terhadap Kemampuan Berbahasa Anak Tunarungu Usia Dini Di TK Tunarungu Sushrusa Denpasar Tahun Ajaran 2018/2019 ., Luh Ade Vivi Anggraeni; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Wayan Sujana, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi wicara dalam pembelajaran terhadap kemampuan berbahasa anak tunarungu usia dini di TK Tunarungu Sushrusa Denpasar Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental one group pretest-posttest design dengan pendekatan pembelajaran kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah anak tunarungu di TK Tunarungu Sushrusa Denpasar yang berjumlah 11 anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi berupa kisi-kisi kemampuan berbahasa anak tunarungu sebanyak 9 butir. Berdasarkan hasil penelitian, data kemampuan berbahasa anak tunarungu menunjukan nilai rata-rata pre-test sebesar 43,18, sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 70,63, dan diperoleh nilai thitung = 28,29 berdasarkan taraf signifikansi 5% dengan (dk=10), maka diperoleh ttabel = 2,228. Sehingga data kemampuan berbahasa anak tunarungu mununjukan bahwa thitung > ttabel. Maka dapat disimpulkan bahwa, stimulasi wicara berpengaruh terhadap kemampuan berbahasa anak tunarungu di TK Tunarungu Sushrusa Denpasar Tahun Ajaran 2018/2019. Kata Kunci : Anak Tunarungu, Kemampuan Berbahasa, Stimulasi Wicara This study aims to determine the effect of stimulation of speech in the learning of the language skills of deaf children in kindergarten early childhood Sushrusa Denpasar Deaf Academic Year 2018/2019. This study is a pre-experimental one-group pretest-posttest design with a quantitative approach to learning. The sample in this study is a deaf child in kindergarten Deaf Sushrusa Denpasar a total of 11 children. The instrument used in this study is the observation in the form of lattice language skills of deaf children as much as 9 points. Based on this research, the data language skills of deaf children showed the average value of the pre-test of 43.18, while the average value of the post-test of 70.63, and the obtained value of thitung = 28.29 is based on a 5% significance level ( dk = 10), the obtained ttable = 2.228. So the data language skills of deaf children mununjukan that thitung > t table. It can be concluded that, speech stimulation effect on the language skills of deaf children in kindergarten Sushrusa Denpasar Deaf Academic Year 2018/2019.keyword : Deaf Children, Language Skills, Speech Stimulation
PENGARUH METODE SHOW AND TELL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Kadek Ayu Antini; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan tentang kepercayaan diri anak yang distimulasi metode show and tell dengan anak yang distimulasi metode konvensional kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rangcangan desain non-equivalen post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019, yang berjumlah 157 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 20 anak sebagai kelompok eksperimen di Taman Kanak-kanak Diponegoro Singaraja dan 17 anak sebagai kelompok kontrol di Taman Kanak-kanak Lab Undiksha. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi kepercayaan diri anak. Dari uji normalitas dan homogenitas varians didapatkan bahwa sampel berdistribusi normal dan varians populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji-t dengan taraf signifikan 5% dan dk = 2.030 dengan demikian thitung>ttabel (7,43>2.030) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Adapun nilai rata-rata kepercayaan diri anak yang distimulasi metode show and tell adalah 37, sedangkan pada anak yang distimulasi metode konvensional adalah 25,18. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tentang kepercayaan diri anak yang distimulasi metode show and tell dengan anak yang distimulasi metode konvensional kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : kepercayaan diri anak, metode show and tell This study aims to determine the significant differences in self-confidence between childrens stimulated by show and tell methods and childrens stimulated by conventional methods in group A Kindergarten Cluster VII of Buleleng Subdistrict in 2018/2019. This type of research is quasi-experimental with a post-test only control group design non-equivalent design. The population of this study was all children of group A Kindergarten Cluster VII of Buleleng Subdistrict in 2018/2019. which amounts to using a cluster sampling technique. The number of samples used was 20 childrens as an experimental group in Diponegoro Singaraja Kindergarten and 17 childrens as a control group at the Undiksha Lab Kindergarten. The instrument used is a child's self-confidence observation sheet. From the variance normality and homogeneity test, it was found that the sample was normally distributed and the population variance was homogeneous, so to test the hypothesis t-test was used with a significant level of 5% and df 2,030 so that the value (7.43> 2,030) H0 rejected and H1 was accepted. The average value of a child's self-confidence stimulated by the show and tell method is 37 while in children who are stimulated by the conventional method is 25.18. Thus it can be concluded that there is a significant difference in self-confidence between children stimulated by the show and tell method with childrens stimulated by conventional methods in group A Kindergarten Cluster VII Buleleng Subdistrict of 2018/2019 academic year 157 childrens. The sampling technique in this study.keyword : child confidence, show and tell method

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue