cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP PERILAKU SOSIAL PADA ANAK KELOMPOK B di TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Wayan Armadi; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil perilaku sosial antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent control group design. Sebanyak 21 orang anak kelompok B1 di Taman Kanak-Kanak Astha Yoga sebagai kelompok eksperimen dan 21 orang anak kelompok B2 Taman Kanak-Kanak Negeri Bangli sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil perilaku sosial antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kolaboratif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok pada kelompok B. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji-t, hasil analisis diperoleh adalah thitung > ttabel = 20,890 > 2,042 dengan taraf signifikan 5% dan dk=40. Adapun nilai rata-rata perilaku sosial anak pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif adalah 40,19, sedangkan perilaku sosial anak pada kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok adalah sebesar 24,71. Hal ini berarti terdapat perbedaan perilaku sosal anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif dengan anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok, jadi dapat disumpulkan bahwa metode pembelajaran kolaboratif berpengaruh terhadap perilaku sosial anak pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus II Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : metode kerja kelompok, metode pembelajaran kolaboratif, perilaku sosial, This study aims to determine differences in social behavior outcomes between the group of children who are taught by using collaborative learning methods and the group of children who are taught by using group work method. This research includes quasi experimental research using nonequivalent control group design.The amount of 21 children of B1 group in Negeri Astha Yoga act as experimental group and 21 children of B2 Negeri Bangli Country act as control group. Data collection t method used observation and documentation method. Then the collected data was analyzed with descriptive statistics and t-test inferential statistics. The results of this study found that there are differences in social behavior outcomes between groups of children who were studied by collaborative methods with groups of children who were studied by group work methods in group B. The data obtained were analyzed by t-test, the result obtained was thitung > ttable = 20,890> 2,042 with a significant level of 5% and dk = 40. The mean value of social behavior of children in the experimental group that was taught by collaborative learning method was 40.19, while the social behavior of the children in the control group that was taught by the method of group work was 24.71. This means that there are diffences in children’s social bahavior that are taught by colaborative learning with methods children who are studied with methods work group, so the conclusion is that the methods of colaborative learning affect social bahavior in children group B in Kindergarten Gugus II Bangli District Bangli Lesson Year 2017/2018.keyword : the method of group work, the method of colaboratative learning, social behavior
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B DI GUGUS VII ., Putu Ayu Sri Setiawati; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini quasi eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 12 kelas. sampel penelitian ini yaitu TK Lab Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 anak dan TK Immanuel yang berjumlah 25 anak. Data kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakann statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. hasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan yang menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan anak yang ridak menggunkan model pembelajaran quantum kearning dengan thit = 9,5323229 > ttab 2,005746 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis data model pembelajaran quantum learning berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak. hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 32,9 dan skor rata-rata anak yang tidak menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 27,16. Perbaikikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunkan model pembelajaran quantum learning untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : model quantum learning, kemampuan, membaca permulaan The purpose of the research determine the significant effect of learning model of model quantum learning early reading skill of group B chilfren in gugus VII Buleleng district year 2017/2018. This type of research is a quasi exsperiment design research on equivalent control group design. The population of this study is the entire group B in cluster VII Buleleng. The sample of this research is TK Lab Undiksha Singaraja which amounted to 30 children and TK Immanuel Singaraja kindergarten which amounted 25 children.The data of early reading skill was collected by using rubric with observation.The data obtained ware statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences of early reading skill between model with students who did not use quantum learning model with thit = 9,5323229> ttab 2,005746 this means there are significant differences.Based on the result of data analysis of learning model quamtum learning effect on early reading skill.This can be seen from the average score of student who use the learning model of quantum learning is 32,9 and the average score of students who use the learning model of quantum learning is 27,16.Improvement is done in the learning process using quantum learning model to improve the child’s early reading skill in overcoming the obstacles in the learning process in the class.keyword : skill, early reading, quantum learning model
PENGARUH PENDEKATAN FONIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL PADA ANAK KELOMPOK B DI TK GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Rina Ayu Widiasari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fonik terhadap kemampuan membaca awal pada kelompok B TK Gugus III Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain non-equaivalent post-test only control design. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 227 anak dan sampelnya 26 anak. TK Dana Punia sebagai kelompok Eksperimen dan TK Tunas Harapan sebagai kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor hasil setelah diberikan perlakuan didapatkan post-test kelompok eksperimen adalah 62,23 dan kelompok kontrol menggunakan random adalah 42,00, data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh thitung yaitu (7,60) dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel yaitu (1,17). Karena ttabel > thitung berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dinyatakan bahwa anak yang mendapat perlakuan pendekatan fonik ada perbedaan signifikan dengan anak yang tidak mendapat perlakuan terhadap kemampuan membaca awal anak. Disarankan bahwa pendekatan fonik dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan fonik terhadap kemampuan mebaca awal anak kelompok B.Kata Kunci : pendekatan fonik, membaca awal, pembelajaran aktif This study aims to determine the effect of phonic on early reading ability in group B TK Gugus III Buleleng District academic year 2017/2018. This research is a quasi experiment with non-equaivalent design post-test only control design. The method used in data collection is the observation sheet. The population in this study amounted to 227 children and the sample was 26 children. TK Dana Punia as experiment group and Tunas Harapan kindergarten as a control group. The results showed that the average score of the results after the treatment was obtained post-test experimental group is 62.23 and the control group using the random is 42.00, the data is analyzed using the t-test, then obtained tcount ie (7,60) with significance level 5 % obtained ttable ie (1.17). Because ttable> titung means H0 is rejected and H1 accepted. It was stated that children who received phonic approach were significantly different from children who were not treated for early reading ability. It is suggested that the phonic approach can be used as an alternative in learning. Thus it can be concluded that there is influence of phonic approach to ability mebaca early child group B.keyword : Keywords: phonic approach, early reading, active learning
Pengaruh Metode Show And Tell Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak ., NI KADEK TANIA PERMATASARI; ., Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan berbicara anatara kelompok yang dibelajarkan dengan metode Show And Tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode ceramah. Pebelitian ini termasuk penelitian semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baru dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-kanak Kasih Ibu dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Teknik pegumpulan data menggunakan teknik observasi, kemudia data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil kemampuan berbicara antara kelompok anak anak yang dibelajarkan dengan metode show and tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode cermah (konvensional) kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil signifikan yaitu 5% dengan derajat kebebasan 43 maka, thitung >ttabel yaitu 10,379 > 2,000. Jadi H1 diterima dan HO ditolak. Skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 24,00, dan skor rata-rata kelompok kontrol yaitu 19,08. Hal ini berarti skor rata-rata kelompok eksperimen>skor rata-rata kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan penerapan metode Show And Tell berpengaruh terhdap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan metode show and tell dapat digunakan memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara anak.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Show And Tell This study aims to determine differences in the ability of the ability to speak between group that is taught by the method of Show and Tell with a group of children who were taught by lecture method. This research includes false research using non-equivalent design posttest only control group design.Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 in Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baruinvolved as an experimental group and 25 children of the group B1 in Taman Kanak-kanak Kasih Ibuinvolved as a control group. Data collection techniques using observation techniques, then collected data were analyzed by using uji-t. The results of this study found that there are differences in the ability of speaking between groups of children who were taught by the show and tell method with groups of children who were taught by the method of mirror (conventional) group B. This is indicated by significant result that is 5% with degree of freedom 43 then, t hitung > t tabel 10,379> 2,000. So H1 is accepted and HO is rejected. The average score of the experimental group students was 24.00, and the control group's average score was 19.08.This means the average score of the experimental group> the average score of the control group, so it can be concluded the implementation of the Show and Tell method influences the ability to speak in the group B in TK Gugus II Kecamatan Buleleng year of learning 2017/2018.Based on this research, it can be suggested that show and tell method can be used to solve problems in developing children's speaking ability.keyword : Speaking Ability, Show And Tell
PENGARUH TEKNIK CHAINING TERHADAP KEMAMPUAN TOILET TRAINING ANAK KELOMPOK BERMAIN GUGUS II KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Luh Sri Apriani; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan toilet training anak yang dibelajarkan dengan teknik chaining dibandingkan model pembeljaran konvensional pada Kelompok Bermain Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Rancangan Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 37 orang. Data hasil kemampuan toilet training dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif Anava Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan toilet training anak yang dibelajarkan dengan teknik chaining dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan toilet training anak diperoleh hasil thitung 34,548 sedangkan ttabel sebesar 2,042 . Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel sebesar (34,548>2,042). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa teknik chaining berpengaruh positif terhadap kemampuan toilet training anak kelompok bermain. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan teknik chaining dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan toilet training anak. Kata Kunci : Toilet Training, Chaining, Quasi eksperimen The aim of this research is to know the significant difference of children toilet training ability which is learned by chaining technique compared to conventional learning model in Group Play Cluster II Buleleng Sub District Lesson Year 2017/2018. The design of this study was Quasi Eksperimen, with post-test design only control group design. The sample of this study amounted to 37 people. The observation results of toilet training ability was collected by using the observation instrument. This study uses descriptive statistical analysis techniques Anava One Path. The results showed that there were differences in the ability of toilet training of children who were taught by chaining techniques with groups of children who were taught by conventional models. The difference is seen from the score of children toilet training results obtained tcount 34.548 while the ttable of 2.042. The result of the calculation shows that tcount is bigger than ttable (34,548> 2,042). Significant differences indicate that chaining technique positively influences the ability of toilet training of playgroup children. Based on the results of this study can be suggested chaining techniques can be used to solve problems in the development of toilet training capabilities of children.keyword : Toilet Training , chaining, Quasi Exsperiment
Pengetahuan Guru Taman Kanak-kanak tentang Pembelajaran Seni Tari Anak Usia Dini Untariana, Ajeng Fitri; -, Ahmad Samawi; Wulandari, Retno Tri
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i3.17237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pengetahuan guru tentang pembelajaran seni tari anak usia dini di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan guru berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase skor sebesar 71%. Namun, masih terdapat 13% dari 72  guru yang berada pada kategori cukup sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan dari guru baik dengan mengikuti pelatihan maupun menambah referensi mengenai pembelajaran seni tari anak usia dini. Pengetahuan yang baik dari guru dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran yang dilaksanakan terutama bagi anak usia dini.
EFEKTIVITAS PROGRAM PAUD INKLUSI DI KOTA DENPASAR DITINJAU DARI ASPEK KONTEKS Satya Dewi, Ni Putu Arika; ., Luh Ayu Tirtayani; ., Ni Wayan Suniasih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18731

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang efektivitas dari aspek konteks pada program PAUD Inklusi di Kota Denpasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluasi yang hanya mengevaluasi aspek konteks. Populasi penelitian ini adalah seluruh sekolah PAUD yang mengimplementasikan program inklusi di wilayah Kota Denpasar. Sempel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 13 sekolah dengan keterangan 13 Kepala Sekolah, dan 106 guru sehingga jumlah responden pada penelitian yakni 119 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan mengubah skor aspek- aspek pada variabel konteks kedalam bentuk T-skor kemudian dikonversikan dengan kuadran Glikman. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan (1) aspek visi, misi, tujuan lembaga memiliki presentase frekuensi (+) = 42.85 % dan frekuensi (-) = 57.15 % menunjukkan hasil kurang efektif, (2) aspek program pemerintah terkait PAUD inklusi memiliki presentase frekuensi (+) = 45.38 % dan frekuensi (-) = 54.62 % menunjukkan hasil kurang efektif, (3) Lingkungan Terkait Program Pendidikan Inklusi memiliki presentase frekuensi (+) = 45.38 % dan frekuensi (-) = 54.62 % menunjukkan hasil kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek pada variabel konteks termasuk kuadran IV ( - - - ) pada kuadran Glikman, sehingga implementasi variabel aspek konteks pada program PAUD inklusi di Kota Denpasar adalah tidak efektif.Kata Kunci : evaluasi program, aspek konteks, PAUD, pendidikan inklusi This research aimed to describe the effectiveness of aspects of the context of the inclusive Early Childhood Education program in Denpasar City. This study included a type of evaluation research that only evaluated aspects of the context. The population of this research was all Early Childhood Education schools that implement inclusive programs in the Denpasar City area. The samples in the research was determined by using purposive sampling. The research sample consisted of 13 schools with information from 13 principals and 106 teachers so that the number of respondents in the study was 119 people. Data collection in this study used a questionnaire. Data were analysed by changing the scores of aspects in the context variable into a T-score then converted to Glikman quadrant. The results of the research carried out showed (1) aspects of vision, mission, objectives of the institution have the percentage of frequency (+) = 42.85% and frequency (-) = 57.15% which show less effective results, (2) aspects of government programs related to Early Childhood Education Inclusion have the percentage of frequency (+) = 45.38% and frequency (-) = 54.62% which show that the results are less effective, (3) The Environment Regarding the Inclusion Education Program has the percentage of frequency (+) = 45.38% and frequency (-) = 54.62% which shows less effective results. Based on the results of the study, it can be concluded that the aspects of the context variable are included in quadrant IV (- - -) in the Glikman quadrant, so that the implementation of the context aspect variables in the inclusion Early Childhood Education program in Denpasar City is ineffective.keyword : program evaluation, context aspects, Early Childhood education, inclusive education
PENGARUH METODE PROYEK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK KELOMPOK B TK GUGUS I SUKAWATI TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Putu Diana Agustin Suardana Putri; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Nengah Suadnyana, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek berbasis pendekatan saintifik terhadap kecerdasan interpersonal anak kelompok B TK Gugus I Sukawati Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Gugus I Sukawati yang memiliki jumlah kelas sebanyak 17, dan berjumlah 457 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh kelompok B2 TK Ana Kumara (28 peserta didik) sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B1 TK Kumara Shanti Guwang (27 peserta didik) sebagai kelompok kontrol. Data kecerdasan interpersonal dikumpulkan menggunakan teknik non-tes berupa observasi dengan lembar observasi, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen (84,31) lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (71,84). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan dk = 53 dan taraf signifikansi = 5%, diperoleh thitung > ttabel (5,97 > 2,000) maka Ho ditolak, berarti terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan interpersonal anak kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini peningkatan kecerdasan interpersonal anak diukur pada kemampuan anak dalam bekerjasama, berempati, kepekaan dan pemahaman sosial, serta komunikasi sosial. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode proyek berbasis pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kecerdasan interpersonal anak kelompok B TK Gugus I Sukawati Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : Metode proyek, pendekatan saintifik, kecerdasan interpersonal, anak usia dini This study aims to determine the effect of the project method based on the scientific approach to interpersonal intelligence in children in group B TK Gugus I Sukawati Academic Year 2018/2019. This research is a quasi-experimental study with nonequivalent control group design. The population in this study were all groups B TK Gugus I Sukawati who had a total class of 17, and numbered 457 children. The research sample was determined by random sampling technique, so that it obtained B2 group Ana Kumara (28 students) as the experimental group and B1 TK Kumara Shanti Guwang group (27 students) as the control group. Interpersonal intelligence data was collected using non-test techniques in the form of observations with observation sheets, then the data obtained were analyzed by t-test. The results of the analysis of this study showed that the average value of the experimental group (84.31) was higher than the average value of the control group (71.84). Based on the results of the t-test analysis with dk = 53 and significance level = 5%, obtained tcount> ttable (5.97> 2,000) then Ho is rejected, meaning there is a significant difference in interpersonal intelligence of the experimental group with the control group. In this study the increase in interpersonal intelligence of children was measured in the ability of children to cooperate, empathize, sensitivity and social understanding, and social communication. Based on these results, it can be concluded that the project method based on the scientific approach influences the interpersonal intelligence of children in group B TK Gugus I Sukawati Academic Year 2018/2019.keyword : Project method, scientific approach, interpersonal intelligence, early childhood
PENGARUH METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK A DI TK IKAL WIDYA KUMARA SIDAKARYA TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Ni Made Ayu Putri Maharani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita berbantuan media gambar berseri terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A di TK Ikal Widya Kumara Sidakarya Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini tergolong Pre-Experimental Design dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 anak yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Data keterampilan berbicara anak menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 45,80, sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 80,67, dan diperoleh nilai thitung sebesar 21,26.Pada ttabel dengan kriteria signifikansi 5% dengan dk = 14 menunjukkan nilai 2,145. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara yang dibelajarkan dengan metode bercerita berbantuan media gambar berseri sebelum dan setelah perlakuan. Data keterampilan berbicara menunjukkan bahwa thitung 21,26 > ttabel 2,145, maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A di TK Ikal Widya Kumara Sidakarya Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : keterampilan berbicara, metode bercerita, media gambar berseri. This study aims to determine the effect of the storytelling method assisted by serial image media on speaking skills of group A children in Ikal Widya Kumara Sidakarya Kindergarten Academic Year 2018/2019. This type of research is classified as Pre-Experimental Design using the research design of One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study were 15 children consisting of 6 girls and 9 boys. The data collection technique used in this study was observation. Data on children's speaking skills showed an average pre-test value of 45.80, while the post-test average value was 80.67, and a tcount of 21.26 was obtained. At ttable with a significance criterion of 5% with dk = 14 shows a value of 2.145. These results indicate that there is a significant difference in the speaking skills taught by the method of telling a picture of serial media before and after treatment. Speech skill data shows that tcount 21.26> t table 2.145, it can be concluded that the method of storytelling assisted by serial image media affects the speaking skills of group A children in Kindergarten Ikal Widya Kumara Sidakarya Academic Year 2018/2019.keyword : speaking skills, storytelling methods, serial image media.
PENGARUH METODE PROYEK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B DI TK GUGUS III KECAMATAN TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ., Ni Wayan Mulandini; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring, yang kemudian dilakukan pengundian untuk mendapatkan 2 sekolah sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata posttest kemampuan motorik halus pada kelompok ekperimen sebesar 82.12 sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 68.82. Hasil analisis lebih lanjut diperoleh thitung sebesar 7.82 dengan taraf signifikan 5% dan dk=56 dengan nilai 2,003. Berdasarkan analisis data tersebut, ditunjukkan dengan thitung > ttabel kemampuan motorik halus.Kesimpulan pada penelitian ini metode proyek berbasis pendekatan saitifik berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring.Kata Kunci : metode proyek, pendekatan saintifik, motorik halus. This study aims to determine the effect of the project method based on a scientific approach to the fine motor skills of group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. This type of research is quasi experimental with the design of nonequivalent control group design. The population of this study were all group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring, then the draw was made to get 2 schools as samples. The results of this study showed that the average posttest of to the fine motor skills in the experimental group was 82.12 while in the control group it was 68.82. The results of further analysis obtained tcount of 7.82 with a significance level of 5% and dk =56 with a value of 2,003. Based on the analysis of the data, it is indicated by tcount > ttable of fine motor skills. The conclusion in this study is that the project method based on a competitive approach influences fine motor skills in group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. keyword : project method, scientific approach, fine motor

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue