cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Kerjasama Kelompok B Gugus VI Kecamatan Buleleng ., Nur Izza Avcarina; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap kemampuan kerjasama pada anak taman kanak-kanak kelompok B di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain Non Equivalent Post-tes Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus VI Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 385 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Clauster Sampling. Sampel penelitian ini adalah 22 anak di kelompok B TK Ath-Thooriq sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Snowball Throwing dan 20 anak di kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal sebagai kelompok kontrol yang diberikan model pembelajaran konvensional. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa rubrik kemampuan kerjasama. Kemudian data yang terkumpul di analisis menggunakan uji prasyarat (analisis statistik inferensial). Dari uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal, dan varian populasi bersifat homogen maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t menemukan bahwa hasil thitung = 10,12 dan ttabel dengan dk = (22 + 20 – 2 = 40) dengan taraf signifikasi 5% = 2,024 dengan demikian thitung > ttabel = 10,12 > 2,024, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap kemampuan kerjasama pada anak taman kanak-kanak kelompok B di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : kemampuan kerjasama, konvensional, Snowball Throwing This study aims to determine the significant effect of Snowball Throwing learning model toward the cooperation ability of group B kindergarten children in cluster VI of Buleleng district in 2018/2019 academic year. This study is included into a type of quasi-experimental research that used the design of Non Equivalent Post test Control Group Design. The population in this study were all children in group B kindergarten of cluster VI in 2018/2019 academic year which were 385 children in total. The sampling technique used is Cluster Sampling. The sample of this study were 22 children in group B of Ath-Thooriq Kindergarten as the experimental group in which it is applied the Snowball Throwing learning model and 20 children in group B of Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten as the control group which is given conventional learning model. The data of this study were collected using an observation method with an observation instrument in the form of a collaboration ability rubric. The collected data is analysed using a prerequisite test (inferential statistical analysis). From the normality and homogeneity test of variance, it is known that the sample is normally distributed, and the population variant is homogeneous, so to test the hypothesis t-test is used with a significance level of 5%. The results of the t-test calculation found that the results of tcount = 10.12 and ttable with dk = (22 + 20 - 2 = 40) with a significance level of 5% = 2.024 thus tcount> ttable = 10.12> 2.024, then H0 is rejected and Ha accepted. It can be concluded that there is a significant effect of Snowball Throwing learning model on the cooperation ability of group B kindergarten children in cluster VI of Buleleng District in the academic year of 2018/2019.keyword : cooperative ability, conventional, Snowball Throwing
PENGARUH METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK KELOMPOK B ., Ni Luh Suantari; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18985

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan kosakata bahasa Inggris, antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode total physical response (TPR) dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode expositori pada anak kelompok B TK Gugus IV Kecamatan Buleleng. Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus IV Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 220 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Santo Rafael yang berjumlah 18 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B1 TK Ganesa yang berjumlah 19 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil kosakata Bahasa Inggris anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 31,874 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (db) 35 adalah 2,030. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kosakata Bahasa Inggris antara anak yang diberikan pembelajaran dengan metode total physical response dengan anak yang diberikan metode expository.Kata Kunci : anak kelompok B, total physical response, kosakata. Abstract The aim of this study is to know the significant difference of English vocabulary capability, between children who are given learning using total physical response method with children who are given learning using expository method in children group B of TK Group IV Buleleng District, Academic Year 2018 / 2019. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group TK Group IV Buleleng District. The total amount of population of this research is 220 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is the children of group B TK Santo Rafael which consists of 18 children as experiment group and children of group B1 TK Ganesa which consists of 19 children as control group. The data of children's English vocabulary is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is thitung 3,875 and ttabel with significant level 5% at degrees of freedom (db) 35 is 2,030. The result of t-test shows that thitung> ttabel, then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it can be seen that, there is a significant difference in the ability of English vocabulary between children who are given learning with total physical method with children who are given expository method.keyword : children of B group, total physical response, vocabulary.
PENGARUH METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK KELOMPOK B ., LUH NELI ANTARI; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18992

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca permulaan anak pada kelompok B di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel dalam penelitian ini yaitu TK Cudhacrama Singaraja yang berjumlah 20 anak dan TK Santi Kumara Singaraja yang berjumlah 15 anak. Data kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan yang menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan yang tidak menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan thitung = 18,74 dan ttabel dengan dk = (n1 + n2 – 2) = 33 dengan taraf signifikansi 5% = 2,034 Dengan demikian thitung > ttabel = 18,74 > 2,034, maka H0 ditolak dan HA diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan metode SAS yaitu 55,75 dan skor rata-rata anak yang tidak menggunakan metode SAS yaitu 31,18. Penerapan metode SAS dalam proses pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran di kelas.Kata Kunci : metode SAS, kemampuan, membaca permulaan, anak usia dini The problem in this study was the beginning reading ability of group B children in Cluster VII Buleleng District, Buleleng Regency in academic year 2018/2019. This study aimed at difference the significant effect of Synthetic Structural Analysis (SAS) method on the ability to read early in group B Kindergarten children, Cluster IV District of Buleleng in academic year 2018/2019. This type of research is a quasi-experiment. The population in this study were all of children from group B in Cluster IV District of Buleleng. The sample in this study were 20 students of TK Cudha Crama Singaraja and 15 students of TK Santi Kumara Singaraja. The technique used in collecting the data were observation and rubric. The data were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics, named the t-test. The results showed that there were differences in the initial reading ability using the Synthetic Analytical Structural (SAS) method with those who did not using the Synthetic Structural Analysis (SAS) method with t count = 18.74 and t table with dk = (n1 + n2 - 2) = 33 with significance level of 5% = 2.034 Thus tcount > t table = 18.74 > 2.034, then H0 is rejected and HA is accepted. So, it can be concluded that there is a significant effect of the Synthetic Analytical Structural (SAS) method on the beginning reading ability of children group. This can be seen from the average score of children using the SAS method, which is 55.75 and the average score of children who do not use the SAS method is 31.18. The application of the SAS method in the learning process is used to improve the children beginning reading ability in faced any problem in learning process in the classroom.keyword : skill, early reading, SAS method, young children
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN PENGUKURAN ANAK KELOMPOK B GUGUS CEMPAKA KECAMATAN KUTA UTARA ., MADE DWI ARISADEWI; ., Prof. Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode proyek dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode ceramah pada anak kelompok B Gugus Cempaka Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Semu dengan desain non equivalen Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Gugus Cempaka Kecamatan Kuta Utara yang berjumlah 476 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B3 TK Tunas Mekar I yang berjumlah 15 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B3 TK Tunas Mekar II yang berjumlah 15 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil pengukuran anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 2,7905 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (dk) 28 adalah 2,0484. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode proyek dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode ceramah pada anak kelompok B Gugus Cempaka Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2018/2019. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode proyek terhadap kemampuan pengukuran anak kelompok B Gugus Cempaka Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : metode proyek, pengukuran, anak usia dini The aim of study is to know the significant difference of measurement capability between children who are given learning using of project method with children who are given learning using of lecture method in children group B Gugus Cempaka in Kuta Utara of Academic Year 2018/2019. This research type is quasi experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group B Gugus Cempaka in Kuta Utara. The total amount of population of this research is 476 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is children of group B3 TK Tunas Mekar I which consists of 15 children as experiment group and children of group B3 TK Tunas Mekar II which consist of 15 children as control group. The data of children’s measurement is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is tcount = 2,7905 and ttable with significant level of 5% at degrees of freedom (dk) 28 is 2,0484. The result of t-test show that tcount > ttable then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it could be know that, there is a significant difference of measurement capability between children who are given learning using of project method with children who are given learning using of lecture method in children group B Gugus Cempaka in Kuta Utara of Academic Year 2018/2019. Thus, it can be concluded that, there was signifikan influence of project method on children’s measurement capability of group B Gugus Cempaka in Kuta Utara of Academic Year 2018/2019. keyword : project method, measurement, early childhood
Pengaruh Metode Membaca Dasar Bermediakan Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok A* ., Luh Evi Juli Artini; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode membaca dasar bermediakan big book terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus I Kecamatan Banjar. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan desain penelitian post-only control group design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok A TK Negeri Desa Banjar sebagai kelompok eksperimen yang bejumlah 20 anak dan TK Negeri Banjar Tegehe berjumlah 13 anak yang diambil dengan teknik cluster sampling. Data hasil kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan instrument observasi. Hasil penelitian berdasarkan uji normalitas, homogenitas, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan anak yang dibelajarkan dengan metode membaca dasar bermediakan big book. Pengaruh tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan membaca permulaan anak diperoleh hasil thitung sebesar 16, 08, sedangkan ttabel 2, 03. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (16, 08> 2, 03.). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan metode membaca dasar bermediakan big book dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan anak. Kata Kunci : membaca permulaan, metode membaca dasar, big book *This study aimed to know the effect of basic reading method by using big book media toward children basic reading skill of group A Kindergarten Gugus I Kecamatan Banjar. This study was quasi-experiment with post-only control group design. The sample of this study was 20 children of group A of Kindergarten Negeri Desa Banjar as the experiment group and 13 children of Kindergarten Negeri Banjar Tegehe. The sample taken by using cluster sampling. Observation sheet was used to collect the data. Based on normality test, homogeneity, it was found that there was significant effect of basic reading method by using big book media toward children basic reading skill. It can be seen from thitung (16,08) is higher than ttabel (2,03). Based on the result, it can be suggested that basic reading skill by using big book media can be used as a solution to solve the problem of children especially in reading in order to improve their basic reading skill.* keyword : *preliminary reading, basic reading methods, big book *
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK KELOMPOK B TK GUGUS II BULELENG ., Ni Wayan Rian Astami; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang diberikan media pembelajaran audio visual dan anak yang diberikan media gambar pada anak kelompok B TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa TK kelompok B Gugus II Kecamatan Buleleng dengan melibatkan 426 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa TK Pradnya Paramita Singaraja yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa TK Widya Kumara Sthana Singaraja yang berjumlah 18 orang sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berupa lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menggunakan SPPS 16.0 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000 sedangkan pada taraf signifikansi 5% = 0,05, maka sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak pada anak yang dibelajarakan dengan media pembelajaran audio visual dan yang dibelajarkan berupa media gambar pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : media audio visual, kemampuan menyimak, anak usia dini. This study was aimed to know the difference of listening skills between groups of children who were given audio-visual learning media and children who were given picture media for children in group B TK Gugus II Buleleng sub-district in academic year 2018/2019. The type of this research is Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. The population in this study were kindergarten students group B, Gugus II, Buleleng sub-district which involving of 426 respondents. The sampling technique used is random sampling. The research sample was 20 stuudents as the experimental class from Pradnya Paramita Singaraja kindergarten and 18 students as the control class from Kumara Sthana Singaraja kindergarten. The data of this study were collected by observation method using an observation sheet. Data’s collection was analyzed using t-test descriptive analysis. Based on the results of the t-test analysis using SPPS 16.0 for windows, the value of sig (2-tailed) = 0,000 while at the significance level of 5% = 0.05, then sig (2-tailed) = 0,000
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN EKSPLORASI LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN SAINS ANAK TAMAN KANAK- KANAK ., KADEK RESMITA DEWI; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran eksplorasi lingkungan sekitar terhadap kemampuan sains anak taman kanak- kanak. Penelitianini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest and posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Santi kumara sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 anak dan TK Karya Sandi Utama sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 26 anak. Data kemampuan sains anak dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan pembelajaran eksplorasi lingkungan sekitar terhadap kemampuan sains anak taman kanak- kanak (t=18,496, p=0,000). Dengan demikian maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran eksplorasi lingkungan sekitar berpengaruh terhadap kemampuan sains anak taman kanak- kanak. Kata Kunci : Eksplorasi lingkungan sekitar, kemampuan sains This study aims to determine the influence of the approach to learning the exploration of the surrounding environment to the science abilities of kindergarten children. This study is a quasi-experimental with non-equivalent pretest and posttest control group design. The sample of this study is the child of group B at TK Santi Kumara as an experimental group of 30 children and TK Karya Sandi Utama as a control group of 26 children. Data on children's science abilities are collected by observation method. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of the study showed that was a significant influence on the approach to the exploration of the environment around the ability of children in kindergarten (t=18,496, p= 0,000). Thus H0 is rejected and H1 is accepted. Based on this, it can be concluded that the environmental exploration learning approach influences the ability of science in kindergarten children.keyword : Exploration of the surrounding environment, science ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DLPS TERHADAP KEMAMPUAN SAINS PERMULAAN KELOMPOK A DI GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG Suciasih, Ni Nyoman Lemes; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Antara, Putu Aditya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.19000

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah perkembangan kognitif khususnya kemampuan sains permulaan anak belum berkembang secara optimal, dengan kegiatan pembelajaran yang cenderung menggunakan media gambar atau lembar kerja yang seadanya saja Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A gugus VIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 121 anak. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah anak-anak kelompok A TK Shinta Kumara yang berjumlah 15 anak, sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS). Anak-anak kelompok A TK Dewi Kumara yang berjumlah 15 anak sebagai kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Data hasil kemampuan sains permulaana anak dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 8,135 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% dengan (db) 28 adalah 2,048 dengan demikian thitung 8,135 > ttabel 2,048. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H1 diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan sains permulaan antara anak yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dengan anak yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan model pembelajaran DLPS yaitu 31,13 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok anak yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 22,67.Kata Kunci : Kata Kunci: Double Loop Problem Solving, Sains Permulaan The problem in this research is the cognitive development, especially the ability of the early childhood science has not developed optimally, with learning activities that tend to use a picture media or a one-of-a-kind worksheet. This type of research is quasi experiment with research techniques using post-test only control group design. The population of this study is all children Kelompok A di Gugus VIII Kecamatan Buleleng amounting to 121 children. The sampling techniques in this study used cluster sampling techniques. These research samples are children kelompok A TK Shinta Kumara which amounted to 15 children, as an experimental group given learning by using the Double Loop Problem Solving (DLPS) learning model. And the children of the Kelompok A TK Dewi Kumara which amounted to 15 children as a control group given learning by using conventional learning models. Data on the results of the child's beginning science is collected with observation and documentation techniques, which are analyzed using one way anava analysis techniques. Based on the results of analysis obtained thitung is 4.572 and this with a significant level of 5% with (db) 28 is 2.048 thus thitung 4.572 > this 2.048 ttabel. Based on the test criteria, the H1 is accepted that there is a significant difference of initial science ability between children who are taught using the Double Loop Problem Solving (DLPS) learning model with children using models Conventional learning. The average value of the child group is given a DLPS learning model that is 31.13 higher than that of the child group who use conventional learning model is 22.67.keyword : Keywords: Double Loop Problem Solving, Early Science
Pengaruh Model Pembelajaran Tari Kreatif terhadap Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B Gugus I Kecamatan Banjar Lestariani, Luh Putu; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Antara, Putu Aditya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.19010

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B di Gugus I Kecamatan Banjar,Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan motorik kasar antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tari kreatif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok B di TK Gugus I kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini termasuk penelitian semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Jumlah populasi sebanyak 326 anak. Menggunakan Dengan teknik Cluster Sampling untuk mengambil sampel dari populasi. Sebanyak 26 orang anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Sinar Harapan dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang anak kelompok B Taman Kanak-kanak Widya Kumara Sari dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Teknik pegumpulan data menggunakan teknik observasi, kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil kemampuan motorik kasar antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tari kreatif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil signifikan yaitu 5% dengan derajat kebebasan 49 maka, thitung >ttabel yaitu 24,13 > 2,009. Jadi H1 diterima dan H0 ditolak. Skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 74,84, dan skor rata-rata kelompok kontrol yaitu 45,16. Hal ini berarti skor rata-rata kelompok eksperimen>skor rata-rata kelompok kontrol. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kemampuan motorik kasar pada anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tari kreatif dengan anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2018/2019. Kata Kunci : Kemampuan Motorik Kasar, Tari Kreatif. The problem in this study was gross motor skills in children group B in group I Kecamatan Banjar,Kabupaten Buleleng of the study year 2018/2019. This study aimed at determining the differences of the results of gross motor skill between groups who were taught with creative dance learning model with groups of children who were taught with conventional learning model in group B at TK Gugus I Kecamatan Banjar in academic year 2018/2019. This research was a quasi-research using non-equivalent post-test only control group design. Total population of 326 children. Used Cluster Sampling technique to take samples from the population. There were 26 children in group B of Taman Kanak-Kanak Sinar Harapan which were involved as the experimental group and 25 children in group B of Taman Kanak-Kanak Widya Kumara Sari as the control group. The data collection techniques used observation techniques, then the data collected were analyzed using t-test. The results of this study found that there were differences in the results of gross motor skill between groups of children who were taught by creative dance learning model with groups of children who were taught by conventional learning model in group B. The results were indicated by significant results, that was, 5% with 49 degrees of freedom, tcount> ttable which was 24,13 > 2,009. H1 was accepted and H0 was rejected. The average score of the experimental group was 74.84, and the average score of the control group was 45.16. It means that the average score of the experimental group> the average score of the control group. The results indicate that there is a difference between gross motor skill of children who were taught by creative dance learning model with children who were taught with conventional learning model in group B in TK Gugus I Kecamatan Banjar in academic year 2018/2019.keyword : Gross Motor Skill, Creative Dance
Peningkatan Kecerdasan Intrapersonal Guru Pendidikan Anak Usia Dini melalui Penyuluhan Program Parenting Alam, Syah Khalif; Wulansuci, Ghina; Rohmalina, Rohmalina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i3.21945

Abstract

Professional competence and teacher pedagogy are the main elements that are always considered in improving the quality of teachers and education. In carrying out their duties and roles as instructors as well as educators, teachers need to have the ability to manage emotions and understand themselves, namely intrapersonal intelligence. Early childhood education teachers in Padalarang Regency feel less able to manage their intrapersonal intelligence, this is due to the lack of communication and collaboration between parents and schools. Resulting in teachers feeling optimal about providing learning to their students. Teachers in Padalarang Regency are of the opinion that the ability to manage intrapersonal intelligence is important to improve, in order to be able to renew or make changes for themselves and for the world of education. The ability to manage intrapersonal intelligence sometimes can not with one's own awareness, it needs input from others in order to manage intrapersonal intelligence properly. the parenting counseling program for kindergarten teachers in Padalarang regency was carried out as an effort to increase teacher intrapersonal intelligence. The results of the activities that have been achieved are the Padalarang Regency Kindergarten teacher is understanding the importance of parent involvement in the school, as a bridge to increase teacher intrapersonal intelligence.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue