cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
Hubungan Intensitas Perilaku Menonton Televisi dengan Resiko Obesitas pada Anak Usia 5-6 Tahun ., Putu Susanti Elma Warmias; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas pada anak usia 5-6 tahun di Gugus VI Kecamatan Buleleng Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan jumlah subjek sebanyak 30 orang anak yang ada di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng. Data tentang intensitas perilaku menonton televisi dengan obesitas anak usia 5-6 tahun diperoleh dengan menggunakan metode skala kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik korelasi Product Moment Pearson berbantuan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan intenistas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas dengan nilai siginifikansi 0,556 (p>0,005) dan hasil koefesien determinasi (r2)sebesar 0,36 atau 36% resiko obesitas dipengaruhi oleh intensitas perilaku menonton televisi. Hasil korelasi ini positif berarti semakin tinggi intensitas perilaku menonton televisi maka semakin tinggi pula tingkat resiko obesitas yang dapat terjadi pada anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci : Anak, Intensitas, Obesitas,Televisi This research aims to determined the correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years in Cluster VI District of Buleleng Bali. This research is a correlation study with a number of subjects were 30 children in kindergarten Cluster VI District of Buleleng. Data on the intensity of television viewing behavior television with obese children ages 5-6 years was obtained using a questionnaire scale. Data were analyzed using statistical analysis Pearson Product Moment Correlation-assisted program SPSS 17.0 for Windows. The results showed that there is a correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years by siginificance value of 0.556 (p> 0.005) and the results of determination coefficient (r2) of 0.36 or 36% lower risk of obesity is influenced by the intensity of television viewing behavior. The results of this correlation is positive, that means the higher the intensity of television viewing behavior, the higher the risk level of obesity that can occur in children aged 5-6 years.keyword : Children, Intensity, Obesity, Television
PENERAPAN METODE BERMAIN MELALUI KEGIATAN LOMPAT TALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK KELOMPOK A DI TK TUNAS GAMA SCHOOL GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Gst A Dwi Padmaswari; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar setelah diterapkan metode bermain melalui kegiatan lompat tali pada anak kelompok A di TK Tunas Gama School Gianyar Tahun Pelajaran 2015/2016.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK pada kelompok A di TK Tunas Gama School Gianyar Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan motorik kasar dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik kasar dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 67,87% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88.75% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan motorik kasar anak setelah diterapkan metode bermain melalui kegiatan lompat tali sebesar 20,88%. Kata Kunci : metode bermain, kegiatan lompat tali, kemampuan motorik kasar This research was aimed at investigating the improvement of children gross motor skill development after the implementation of skipping jump playing method in group A in Tunas Gama School Gianyar Kindergarten in the academic year of 2015/2016. This research was classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were 15 children of group A in Tunas Gama School kindergarten of 2015/2016 academic year. The data of the children gross motoric skill development was obtained through observational method by using observation sheet instrument. The obtained data was analyzed by utilizing descriptive statistical analysis method and quantitative analysis method. The analysis result showed that there was improvement on the children gross motoric skill development with the implementation of skipping jump method in the first cycle as much as 67,87 at lower category and in the second cycle increased to 88.75% at the higher category. Thus, there was improvement on children gross motoric skill after the implementation of skipping jump method as much as 20,88%.keyword : playing method, skipping jump activity, gross motor skill
Pengaruh Permainan Congklak Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok B Di RA Baitul Mutaallim Tegalinggah Tahun Ajaran 2015/2016 ., Martiana Musdalifah; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B di RA Baitul Mutaallim Tegalinggah tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang diperoleh melalui wawancara dengan guru yang menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan menunjukkan kualifikasi yang masih rendah. Kenyataan yang ditemui di lapangan juga menunjukkan bahwa, anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain video game, smartphone, dan beberapa teknologi canggih yang lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelompok B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah berjumlah 46 anak yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas B1 dan B2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi. Berdasarkan analisis, penelitian menyimpulkan bahwa kegiatan permainan congklak berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji hipotesis dengan uji-t, bahwa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel), yaitu thitung = 7, 250 dan ttabel (db = 23 + 23 – 2 = 44 dan taraf signifikan 5%) = 1,684. Sedangkan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 15,86 dan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang tidak mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 13,17. Berdasarkan temuan –temuan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan kegiatan bermain khusunya permainan tradisional congklak berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B Semester II RA Baitul Muta’allim Tegalinggah Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : permainan congklak, mengenal konsep bilangan This study aims to determine the effect on the ability to know the game congklak concept of numbers of children in group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah the academic year 2015/2016. The study was based on the results of preliminary observations obtained through interviews with teachers who show that ability to know the concept of numbers indicate the qualification is still low. The fact that encountered in the field also showed that, children spend more time playing video games, smartphones, and some other advanced technologies. This study is a quasi-experimental research. Subjects in the study were all students group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah totaling 46 children were divided into two classes, namely classes B1 and B2. Data collected by using observation. Based on the analysis, the study concludes that game activities congklak positive effect of increasing numeracy skills beginning in early childhood. It can be seen from the results of hypothesis testing using t-test, that obtained t is greater than t table (tcount> ttable), ie t = 7, 250 and ttabel (db = 23 + 23-2 = 44 and a significance level of 5%) = 1.684. While the average score of the ability to know the concept of the number of children who attend the game play activities congklak was 15.86 and the average score of the ability to know the concept of the number of children who do not follow the game play activities congklak is 13.17. Based on the findings above, it can be concluded that learning to use the traditional game play activities especially congklak positive effect on children's ability to recognize the concept of numbers group B Semester II RA Baitul Muta'allim Tegalinggah Academic Year 2015/2016.keyword : congklak games, know the concept of numbers
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA LOTTO UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ., Ni Luh Sri Lastiari Putri; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto pada anak kelompok A semester genap di TK Trisula Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilaksanakan dalam dua siklus. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 14 anak kelompok A semester genap di TK Trisula Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor perkembangan kognitif pada anak kelompok A setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto pada siklus I sebesar 60,83% yaitu kategori rendah kemudian pada siklus II menjadi 85% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto sebesar 24,17% di TK Trisula Singaraja.Kata Kunci : metode bermain, media lotto, perkembangan kognitif. This study aims to determine the increase in cognitive development after the applied methods aided media play lotto on children in group A in the second semester of kindergarten Trisula Singaraja Academic Year 2015/2016 were conducted in two cycles. This research is a classroom action research conducted in two cycles and the subject of as many as 14 children in group A in the second semester of kindergarten Trisula Singaraja Academic Year 2015/2016. Data research on cognitive development were collected by the method of observation by observation instrument in the form sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and qualitative descriptive analytical method. The results of data analysis showed that an increase in the average score on the cognitive development of children in group A after the applied methods aided media playing lotto in the first cycle of 60.83% which is lower categories and then on the second cycle to 85% who are in the high category. So an increase in child cognitive development after the applied method of playing lotto media aided by 24.17% in TK Trisula Singaraja. .keyword : role play technique, media of lotto and cognitive development.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN REGULASI DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN ., Nyoman Radin Amanda Diningrat; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II Kecamatan Buleleng tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi anak TK di gugus II Kecamatan Buleleng, Bali Tahun 2016. Pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik Sampling dengan cara undian. Jumlah sampelnya adalah 60 orang anak. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis statistic regresi sederhana dengan memanfaatkan program SPSS 21.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terjadi hubungan yang signifikan antara pola asuh dan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II kec. Buleleng. Jadi semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Pola asuh orang tua berpengaruh sebesar 71,9 % terhadap regulasi diri anak. jika pola asuh orang tua meningkat maka regulasi diri anak juga akan meningkat, semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Begitupun sebaliknya semakin buruk pola asuh orang tua pada anak maka semakin rendah pula regulasi diri anak. Dengan demikian hasil penelitian ini telah memenuhi tujuan penelitian.Kata Kunci : pola asuh, regulasi diri This research aims to know the relationship of parenting parents with the self-regulatory children aged 5-6 years in the cluster II sub district of Buleleng in 2016. This research is the research of korelasional with a population of kindergarten in cluster II sub district of Buleleng, Bali 2016. This research subject retrieval using Sampling techniques by means of a lottery. The number of sampelnya is 60 children. Data collected by questionnaire method. Furthermore the data analyzed by simple regression statistics analysis by utilizing the program SPSS 13.0 For Windows. The results showed that there is a significant relationship between parenting and self-regulatory children aged 5-6 years in kec II cluster. Buleleng. So the better parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. Parenting parents effect of 71.9% against self regulation. If parenting parents increases children's self regulation then will also increase, more excellent parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. As is otherwise worse parenting parents on children then the lower self regulation anyway. Thus the results of this research have fulfilled the purpose of the researchkeyword : parenting parents, the child's self regulation
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN USAP ABUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK ., Komang Susanti Martinasari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus pada anak melalui kegiatan usap abur dengan menerapkan metode pemberian tugas pada anak kelompok B semester 2 di TK Widya Santhi Denpasar tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan ke dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini berjumlah 23 orang anak kelompok B, di TK Widya Santhi Denpasar semester 2 tahun ajaran 2015/2016. Data penelitian tentang keterampilan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B dengan penerapan metode pemberian tugas pada siklus I sebesar 58,68% berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,93% tergolong pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak, kelompok B di TK Widya Santhi Denpasar dari siklus I ke siklus II sebesar 28,25%.Kata Kunci : pemberian tugas, usap abur, keterampilan motorik halus. This study aims to determine the increase in the delicate motoric skills in children through activities waste wipe by applying the method of administration tasks to group B 2 semesters at Widya Santhi Denpasar kindergarten academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) carried out in two cycles of the first cycle and the second cycle. Subjects of this study were 23 children in group B, in kindergarten Widya Santhi Denpasar 2nd semester 2015/2016 academic year. Data research on delicate motoric skills were collected by observation with the observation instrument in the form of sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in the delicate motoric skills in children in group B with the adoption of the provision of duty on the first cycle of 58.68% in the low category, increased in the second cycle into 86.93% classified in the high category. So it can be concluded that an increase in the child's delicate motoric skills, group B in kindergarten Widya Santhi Denpasar from the first cycle to the second cycle of 28.25%.keyword : giving the task, waste wipe, delicate motoric skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B ., Luh Wina Andriyani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian merupakan anak kelompok B semester II TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil análisis data dengan menggunakan uji-t, diketahui thitung = 15.37 dan ttabel dengan taraf signifikasi 5% = 0.2021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Rata-rata M% pada kelompok eksperimen 88%, berada pada kategori tinggi dan dan pada kelompok kontrol sebesar 66% berada pada kategori rendah. Hasil ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajarn kontekstual terhadap kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kontestual, Kognitif, Konsep Bilangan This study aimed at finding out the effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numberial cencept. The type of experiment was namely quasi experiment. The used design was Post Test Only Control Group. The population of the study was the group of B students of the second semester of Kartika VII-3 kindergarten Singaraja in academic year 2015/2016. The total of students getting involved were 50 students. The collected data used observative form. The gained data by using descriptive statistic analysis and inferential statistic was t-test. The result of data analysis by using t-test was thitung = 15.37 and with ttabel significantly 5% = 0.2021 improved. The result of the calculation showed thitung > ttabel, that the result of the study was significant. The M% avarage on group experiment 88% which was in high catagory and on control group 66% which was in low catagory. The result proved that there was significant effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numerial concept.keyword : Contextual Learning Model, Kognitive, Numerial Concept
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B SEMESTER II DI TK NURUL MUBIN ., Zurriyatul Fatimah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosial emosional anak melalui penerapan metode bermain peran pada Kelompok B TK Nurul Mubin kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B semester II TK Nurul Mubin kecamatan Buleleng. Kemudian data penelitian tentang perkembangan sosial emosional anak dikumpulkan menggunakan metode observasi, dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis dekriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan sosial emosional anak kelompok B TK Nurul Mubin kecamatan Buleleng dari penerapan metode bermain peran mencapai 22,3%. Data ini didapat dari perbandingan antara data siklus I dan data siklus II, dimana nilai rata-rata skor persentase pada siklus I sebesar 61,35% yang termasuk kriteria rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 83,65% yang termasuk kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan sosial emosional anak pada kelompok B semester II TK Nurul Mubin kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Metode bermain peran, Perkembangan Sosial Emosional, Interaksi Sosial. This research was aimed to know the improvement of social emotional development through the using of roleplay on the children of group B of TK Nurul Mubin Kecamatan Buleleng. It was on action based research that was held in two cycles. The research’s subject was 15 children on group B of the TK Nurul Mubin Kecamatan Buleleng in the second semester. The data were collected by using observation method. The data were analyzed by using statistic descriptive analysis and quantitative descriptive method. Data analysis result showed the improvement of social emotional development on the children of group B of TK Nurul Mubin Kecamatan Buleleng after using roleplay method in cycles, it was 22,3%. These data were gotten by comparing the data in cycle I and cycle II, which the average score in cycle II was 61,35%, it was in low level. Then, in cycle II, the average score increased to be 83,65%, it was in high level. Moreover, it could be concluded that using roleplay could improve social emotional development on the children of group B in second semester of TK Nurul Mubin Kecamatan Buleleng.keyword : Role play method, Social emosional development, Social Interaction.
PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP BERBANTUAN MEDIA DISPLAY PAPAN TIKAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK B DI TK WIDYA SESANA SANGSIT ., Siti Mahmudah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media display papan tikar pada anak kelompok B di TK Widya Sesana Sangsit Semester II tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 12 orang anak TK Widya Sesana Sangsit semester II tahun pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan bahasa diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan bahasa anak pada siklus I sebesar 60.00% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83.50% tergolong pada katagori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan bahasa anak didik sebesar 23.50%.Kata Kunci : metode bercakap-cakap, media display papan tikar, kemampuan bahasa This study aims to determine the increase in language skills through the application of the method of conversing aided mat board display media on children in group B at TK Widya Sesana Sangsit second semester of the school year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 12 kindergarten children Widya Sesana Sangsit second semester of academic year 2015/2016. Data research on acquired language skills by using the method of observation with the instrument in the form of observation sheet. The collected data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The results showed that an increase in the child's language ability in the first cycle of 60.00%, which is at the low category had experienced an increase in the second cycle into 83.50% belong to the high category. Thus, there is increased language skills of the students at 23:50%.keyword : methods of conversing, mat board display media, language skills
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A ., Nyoman Wida Komalasari; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7971

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A sebesar 10% Kata Kunci : Metode Demostrasi, Teori Montessori, Keterampilan Motorik Halus Abstract The research based on the problems encountered in the preliminary observations made on TK Santi Kumara Liligundi.Permasalahan village encountered is the lack of fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi village due to lack of children's ability to coordinate eye-hand, the lack of children in activities tearing the paper, coloring and making a large tower this study aims to improve fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi Village Buleleng. Fine motor skills are meibatkan ability of smooth muscles to coordinate the movement of the hand fingers with his eyes. ABILITY fine motor skills involve more physical activity by using the fingers and toes. One method that can be used to improve fine motor skills of children is a method that is based on theory of Montessori demonstration The study included nine children consisting of four boys 5 girls. Classroom action research data collected by the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. From the results of the study show that in the first cycle reaches 70% of children were categorized in the moderate category and second cycle study results showed an 80% revenue is categorized in the high category. The results of the first cycle and the second cycle menunukkan increased fine motor skills of children in group A by 10% keyword : Method demonstration, meontessori theory, fine motor skills of children

Page 95 of 136 | Total Record : 1354


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue