cover
Contact Name
TYAGITA WIDYA SARI
Contact Email
tyagita.ws@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.cmj@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Collaborative Medical Journal (CMJ)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26150328     EISSN : 26156741     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Collaborative Medical Journal (CMJ) adalah open access journal yang memuat artikel ilmiah di bidang ilmu kedokteran dan kesehatan, yang meliputi ilmu kedokteran dasar, ilmu kedokteran klinis, ilmu kedokteran komunitas, dan ilmu kesehatan masyarakat. Collaborative Medical Journal (CMJ) merupakan wadah bagi para dosen dan peneliti, baik dari lingkup internal Program Studi Pendidikan Dokter - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan - Universitas Abdurrab, maupun dari lingkup eksternal untuk dapat mempublikasikan hasil penelitian dan hasil review literature yang dilakukan. Collaborative Medical Journal (CMJ) terbit sebanyak 3 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2018): Mei" : 8 Documents clear
MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI POLI UMUM PUSKESMAS SIAK HULU II KABUPATEN KAMPAR, 2017 Widodo, Muhammad Dedi; Renaldi, Reno
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.5 KB)

Abstract

ABSTRACT   Patient satisfaction is a feeling level patients, who arise as a result of the healthcare performance it gained after the patient compares it to what he expects. Based on the beginning survey according to the patient Service in Polyclinic of  Siak Hulu  II Public health center is quite good But not satisfied overall, Lack of facilities and infrastructure and speed in providing services. The purpose of this study is to Analyze the quality of service to patient satisfaction Associated with tangible, Reliability and Responsiveness. This research is a descriptive qualitative research, which aims to obtain information by interview and field observation method where this research was conducted at general polyclinic Public health center Siak Hulu II Kampar Regency in May - June 2017. The  subjects of this study were 6 informants 1 including head of community health clinic and 5 patients of  Polyclinic. Variables in this research are tangible, reliability and responsiveness. The results showed  from 3 variables 2 of them Still not in accordance with the wishes of the patient, Seen from the physical evidence, is still lack of  facilities and infrastructure such as waiting chairs, reading corner and health equipment, In view of the absence of the place so the patient must wait for the examination. Community health clinic should provide sanctions to health workers who are not disciplined And complete the facilities and infrastructure that are still lacking in Polyclinic Public health center Siak Hulu II.
MEKANISME INHIBISI ANGIOTENSIN CONVERTING ENZYM OLEH FLAVONOID PADA HIPERTENSI Widiasari, Santi
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.777 KB)

Abstract

Sistem renin-angiotensin-aldosteron merupakan faktor utama dalam memelihara tekanan darah arteri. Salah satu sasaran komponennya adalah angiotensin-converting enzyme (ACE), yang merupakan zink terglikolisasi dipeptidil-karboksipeptidase yang fungsi utamanya adalah mengatur tekanan darah arteri dan keseimbangan elektrolit melalui sistem renin-angiotensin-aldosteron ini. Sejumlah ekstrak dan senyawa yang berasal dari tanaman telah terbukti secara in vitro sebagai ACE inhibitor. Efek yang menguntungkan ini secara umum dianggap berasal dari adanya molekul flavonoid, yang turunan senyawa kimia kompleksnya dapat mencapai ke dalam pusat aktif ACE. Flavonoid adalah kelompok senyawa alam dengan variabel struktur fenolik dan dapat ditemukan pada tumbuhan. Pada saat ini terdapat peningkatan minat pada potensi teraputik tanaman obat yang kemungkinan berkaitan dengan gugus phenolnya, khususnya flavonoid. Flavonoid telah dikonsumsi oleh manusia sejak lama. Flavonoid memiliki kemampuan biologi yang luas dalam menjaga kesehatan manusia dan membantu mengurangi resiko berbagai penyakit. Khususnya untuk efek anti hipertensi dari senyawa flovanol telah diteliti secara luas. Senyawa ini menghasilkan kemampuan untuk mengurangi stres oksidatif, menghambat aktifitas angiotensin converting enzim, meningkatkan relaksasi endotel pembuluh darah, mengatur signaling sel dan ekspresi gen. Kemampuan untuk menggunakan flavonoid sebagai ACE inhibitor dalam mengatur tekanan darah telah diteliti sejak beberapa dekade yang lalu dan hampir semua telah terbukti  efektif dalam menekan kerja ACE.
DETEKSI BAKTERI COLIFORM DAN ESCHERICHIA COLI DARI AIR MINUM JAJANAN ANAK DI SALAH SATU SEKOLAH DASAR KOTA PEKANBARU Eliya Mursyida; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.134 KB)

Abstract

Kebutuhan air sangat penting bagi tubuh manusia karena air merupakan komposisi terbesar zat pembentuk tubuh yaitu 68% dari bagian tubuh manusia. Persediaan air untuk keperluan rumah tangga harus cukup, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri Coliform dan Escherichia coli (E. coli) dari air minum jajanan anak di salah satu Sekolah Dasar (SD) Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif didasarkan kepada Most Probable Number (MPN) dan reaksi biokimia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pada air minum jajanan anak di salah satu Sekolah Dasar Pekanbaru terkontaminasi Coliform dengan nilai MPN air mineral (1) 240/100 ml, air sachet (1) 0/100 ml, air mineral (2) >1100/100 ml, dan air sachet (2) >1100/100 ml. Air mineral (2) dan air sachet (2) teridentifikasi E. coli pada medium Eosin Methylene Blue (EMB) dengan koloni hijau metalik. Sehingga secara mikrobiologis air minum jajanan anak sekolah dasar tersebut tidak layak untuk dikonsumsi berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Nomor: 03726/B/SK/VII/89 tentang batas maksimum MPN Coliform dalam minuman ringan dan sari buah adalah 20 koloni/100 ml sampel dan jumlah E. coli harus 0 koloni/100 ml sampel air minum.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MAKANAN JAJANAN SEHAT OLEH SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 145 PEKANBARU TAHUN 2017 Alhidayati Alhidayati; Ahmad Satria Efendi; Abdurahman Hakim
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.276 KB)

Abstract

Kesehatan makanan jajanan anak di sekolah menjadi perhatian serius bagi Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Dilihat dari data pengawasan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yaitu melalui sampling dan pengujian laboraturium, didapatkan jumlah sampel yang memenuhi syarat sebanyak 3.555 (34,08%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 6.874 (65,91%) total dari jumlah sampel memenuhi syarat dan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 10.429 (23,82%) sampel. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan makanan jajanan sehat oleh siswa Sekolah Dasar Negeri 145 Pekanbaru tahun 2017. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan desain cross sectional, respondennya adalah siswa kelas IV dan V SDN 145 Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p value 0,011, nilai OR= 7,535), peran orang tua (p value 0,022, nilai OR=5,404), kantin sehat (p value 0,007 nilai OR=13,000) dan peran guru tidak berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan sehat. Pengetahuan siswa masih rendah karena kurangnya informasi dari guru ke siswa tentang pemilihan makanan jajanan sehat, orang tua masih membiasakan anak jajan sembarangan, kantin sekolah masih tidak memenuhi syarat kantin sehat. Kesimpulan hanya 3 variabel yang berhubungan yaitu pengetahuan, peran orang tua, dan kantin sehat. Sedangkan peran guru tidak berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan sehat.
MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI POLI UMUM PUSKESMAS SIAK HULU II KABUPATEN KAMPAR, 2017 Muhammad Dedi Widodo; Reno Renaldi
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.5 KB)

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Berdasarkan survei awal menurut pasien pelayanan di Poli Umum Puskesmas Siak Hulu II cukup baik, namun belum merasa puas secara keseluruhan, kurangnya dari segi sarana dan prasarana serta kecepatan dalam memberikan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien yang berhubungan dengan Bukti Langsung, Kehandalan dan Daya Tanggap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk mendapatkan informasi dengan metode wawancara dan observasi lapangan dimana penelitian ini dilakukan di Puskesmas Siak Hulu II pada bulan Mei - Juni 2017. Subjek penelitian ini berjumlah 6 informan 1 diantaranya kepala Puskesmas dan 5 pasien Poli Umum. Variabel dalam penelitian ini yaitu Bukti Fisik, Kehandalan dan DayaTanggap. Hasil penelitian menunjukkan dari 3 variabel 2 diantaranya masih belum sesuai dengan keinginan pasien, dilihat dari bukti fisik, masih kurangnya sarana dan prasarana seperti kursi tunggu, tv, pojok baca dan alat-alat kesehatan, dilihat dari kehandalan petugas kesehatan terkadang tidak berada ditempat sehingga pasien harus menunggu untuk pemeriksaan. Sebaiknya pihak Puskesmas member sanksi kepada petugas kesehatan yang tidak disiplin dan melengkapi sarana dan prasarana yang masih kurang di Poli Umum Puskesmas Siak Hulu II.
MEKANISME INHIBISI ANGIOTENSIN CONVERTING ENZYM OLEH FLAVONOID PADA HIPERTENSI Santi Widiasari
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.777 KB)

Abstract

Sistem renin-angiotensin-aldosteron merupakan faktor utama dalam memelihara tekanan darah arteri. Salah satu sasaran komponennya adalah angiotensin-converting enzyme (ACE), yang merupakan zink terglikolisasi dipeptidil-karboksipeptidase yang fungsi utamanya adalah mengatur tekanan darah arteri dan keseimbangan elektrolit melalui sistem renin-angiotensin-aldosteron ini. Sejumlah ekstrak dan senyawa yang berasal dari tanaman telah terbukti secara in vitro sebagai ACE inhibitor. Efek yang menguntungkan ini secara umum dianggap berasal dari adanya molekul flavonoid, yang turunan senyawa kimia kompleksnya dapat mencapai ke dalam pusat aktif ACE. Flavonoid adalah kelompok senyawa alam dengan variabel struktur fenolik dan dapat ditemukan pada tumbuhan. Pada saat ini terdapat peningkatan minat pada potensi teraputik tanaman obat yang kemungkinan berkaitan dengan gugus phenolnya, khususnya flavonoid. Flavonoid telah dikonsumsi oleh manusia sejak lama. Flavonoid memiliki kemampuan biologi yang luas dalam menjaga kesehatan manusia dan membantu mengurangi resiko berbagai penyakit. Khususnya untuk efek anti hipertensi dari senyawa flovanol telah diteliti secara luas. Senyawa ini menghasilkan kemampuan untuk mengurangi stres oksidatif, menghambat aktifitas angiotensin converting enzim, meningkatkan relaksasi endotel pembuluh darah, mengatur signaling sel dan ekspresi gen. Kemampuan untuk menggunakan flavonoid sebagai ACE inhibitor dalam mengatur tekanan darah telah diteliti sejak beberapa dekade yang lalu dan hampir semua telah terbukti efektif dalam menekan kerja ACE.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU 2018 Tyagita Widya Sari; Fitri Sri Wulandari; M Habib Hidayat; Novita Amelia; Sesria Nasution; Yolanda Yuriati
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.085 KB)

Abstract

ASI eksklusif adalah menyusui bayi secara murni dari usia 0-6 bulan, tanpa pemberian cairan ataupun makanan tambahan lain. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia cukup memprihatinkan, dimana target program cakupan ASI eksklusif tahun 2014 adalah 80%, akan tetapi secara nasional cakupan pemberian ASI eksklusif hanya 52,3%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu, kurangnya pengetahuan ibu tentang menyusui, gencarnya promosi susu formula, serta kurangnya pelayanan konseling laktasi dan dukungan dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang diambil dengan menggunakan accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p yaitu 0,000 (p<0,05), artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIGIENE DAN SANITASI RUMAH MAKAN DI KELURAHAN TANGKERANG LABUAI KOTA PEKANBARU Yessi Harnani; Tri Utami
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.238 KB)

Abstract

Rumah makan merupakan salah satu fasilitas umum yang menyediakan makanan dan minuman yang banyak diminati oleh masyarakat. Berdasarkan survei awal yang dilakukan terhadap rumah makan yang ada di Kelurahan Tangkerang Labuai Kota Pekanbaru terdapat beberapa rumah makan yang tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan higiene dan sanitasi pengolahan makanan di rumah makan. Penelitian ini bersifat kuantitatif observasional dengan desain cross sectional. Variabel independen dari penelitian ini adalah pengetahuan pekerja, pendidikan pekerja, penyuluhan tenaga kesehatan, dan gaji pekerja. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni tahun 2017 pada 43 rumah makan yang ada di Kelurahan Tangkerang Labuai Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian diketahui ada 38 rumah makan yang tidak memenuhi batas skore tingkat mutu, dan variabel yang berhubungan adalah penyuluhan tenaga kesehatan (p value = 0,0014 <α0,05), gaji responden (p value = 0,001< α0,05). Dan terdapat variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan responden (p value = 1,000 > α0,05) dan pendidikan responden (p value = 1,000 > α0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat mutu higiene dan sanitasi makanan sangat berpengaruh terhadap penyuluhan tenaga kesehatan dan gaji yang didapat oleh pegawainya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8