cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Komang Tariani; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (3) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh SD kelas V di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah populasi 206 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Dari hasil undian, diperoleh kelas V dari SD N 5 Bungkulan dan SD N 6 Bungkulan sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata skor = 11, (2) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing cenderung tinggi dengan rata-rata skor = 32,08, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung = 16,20 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam pemahaman konsep IPA di kelas V SD. Kata Kunci : Kata kunci: inkuiri terbimbing, pemahaman konsep, IPA. Abstract This present research was aimed to know: (1) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Conventional Learning Model, (2) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model, (3) the significant different between students who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model. The research design for this research was quasi-experimental research with post-test only control group design. The research population was all fifth grade students in Cluster IV Sawan district in Academic Year 2013/2014, which consisted of 206 students. The sample was taken by using random sampling design through class lottery. The sampling result was fifth grade students of SD N 5 Bungkulan and fifth grade students of SD N 6 Bungkulan became the sample of this research. The instrument used for collecting data was Sains Comprehension Test. The obtained data was analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this research were: (1) Students’ Sains Concept Comprehension who were taught by using conventional learning model tended to show low score with the score was 11, (2) Students’ Sains Concept Comprehension who were taugh by using Inkuiri Terbimbing learning model tended to show high score with the score was 32.08, and (3) there was a significant different between who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model (tscore = 16.20 > ttable = 2.00). It indicated that Inkuiri Terbimbing Learning Model was better than Conventional Learning Model for Fifth Grade Students’ Sains Concept Comprehension of Eelementary School.keyword : Key words: Inkuiri Terbimbing, conceptual comprehension, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 MELAYA ., I Gede Nesa Suardita; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menerapkan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Melaya yang berjumlah 75 siswa. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Tes yang digunakan untuk menjaring data adalah tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan satistik deskriptif. Uji hipotesis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan analisis uji-t, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model konvensional. Dimana thit > ttabel (4,14>2,000). Dengan demikian berarti pembelajaran model kontekstual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : model pembelajaran kontekstual, hasil belajar. This study was intended to find out the significance difference of Natural Science learning outcome between the students who attend the learning using contextual learning model based and the students who attend the learning with conventional learning model of the fifth grade elementary students of SD Negeri 1 Melaya academic year 2013/2014. This study belongs to quasi experiment with non-equivalent post test only control group design. The population of this study was all the fifth class students of SD Negeri 1 Melaya were 75 students. The sample of this study was taken from random sampling technique. The instrument used of this study was test. The data of students’ learning outcomes were collected by using test. The test came from the outcome learning of Natural Science. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic were analyzed by using descriptive statistic analysis and t-test. Based on the analysis result using t-test analysis, there was a significance learning outcomes different between the group of students who learned using contextual learning model and the group of students who learned using conventional learning model. The result was indicated thit > ttable (4,14 >2,000). It means that contextual learning model gave positive influence to the learning outcome of Natural Science.keyword : contextual learning model, learning outcomes
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SDN DI GUGUS X KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Dimas Agustian; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi antara kebiasaan belajar dan hasil belajar Matematika, (2) kontribusi kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika, dan (3) kontribusi secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling, jumlah sampelnya adalah 86. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistic regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 18,495 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Kontribusi kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 11,061 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai Fhitung = 226,242 > Ftabel = 3,44 dengan dk pembilang = 2, dan dk penyebut = 83 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Dengan demikian, kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : Kebiasaan belajar, kecerdasan emosional, dan hasil belajar matematika. This research aimed to determine (1) the contribution of the study habits and mathematics learning outcomes, (2) contribution of emotional intelligence and mathematics learning outcomes, (3) contribution jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes. This research is expost-facto. The population of this study was IV grade students of the elementary school in cluster X Buleleng Sub-district in the academic year 2012/2013. Sampling technique was proportional random sampling, the total sample was 86. Retrieval of data using questionnaires. The data were analyzed with statistical technique simple regression,product moment, and multiple regression. The research result showed that the study habits of the mathematics learning outcomes value obtained tresult = 18,495 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Contribution emotional intelligence of the mathematics learning outcomes value obtained tresult = 11,061 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. The jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes value obtained Fresult = 226,242 > Ftable = 3,44 with dk numerator = 2, and dk denominator = 83 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Thus, study habits and emotional intelligence it has significant contribution of the mathematics learning outcomes IV grade students of the elementary school in cluster X Buleleng Sub-district in the academic year 2012/2013.keyword : study habits, emotional intelligence, and mathematics learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD ., Gusti Ayu Ikka Pramesti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3828

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Panji Anom yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas V SD No. 4 Panji Anom yang berjumlah 22 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep berupa tes esai yang berjumlah 10 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung=3,11 dan ttabel=2,06. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel,dan rata-rata kelompok eksperimen adalah 30,68 dan kelompok kontrol adalah 27,74. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen> rata-rata kelompok kontrol. Ini berarti model pembelajaran group investigation berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : group investigation, pemahaman konsep IPA This research was a kind of quasi esperiment which aimed to know the significant difference of Natural Science Concept Understanding ini Grade V in Elementary schools Gugus VI of subdistrict Sukasada, Buleleng between a group of student which is taught by traditional menthod. The design of the study is Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. . The population of this research was all students in grade five of gugus VI subdistrict Sukasada. The sample in this study the students of grade V in SD No. 2 Panji Anom, 27 students and students of SD No. 4 Panji Anom, 22 students. The data collected by concept test instrument, which is answered in essay in numbers of ten. The data collected after the test analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics (t-test). Based on the result of the analysis, taccount=3,11 and ttable=2,06. The result showed that taccount>ttable, the average of experimental group is 30,68 and the controlled group is 287,74. The meaning of this data is experimental > control. The conclusion is the implementation of group investigation teaching menthod affect the concept understanding of natural science in students in elementary schools gugus VI subdistrict Sukasada, Buleleng academic year 2013/2014. keyword : group investigation, concept understanding natural science
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN INTELEKTUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA KELAS V DESA PENGERAGOAN ., I Wayan Budiarta; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1944

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Exspost-facto, yang bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA (2) hubungan antara kecerdasan intelektual dan prestasi belajar IPA(3) hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual Dengan Prestasi Belajar IPASiswa Kelas V Gugus I Di Desa Pengeragoan Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2012/2013 jumlah sampelnya 52. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling. Data di ambil dengan menggunakan koesioner. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik setatistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil menelitian menunjukan hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA Fhitung= 985,58> Ftabel = 4,03. Hubungan antara kecerdasan intelektual dan prestasi belajar IPA Fhitung = 6537,38> Ftabel = 4,03. Hubungan secara bersama-sama antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar IPA Fhitung= 3,95 > Ftabel= 3,18,yang berarti memiliki hubungan yang signifikanKata Kunci : kecerdasan emosional, intelektual, prestasi belajar This research is Exspost-facto, which aims to determine (1) the relationship between emotional intelligence and academic achievement IPA (2) the relationship between intellectual intelligence and achievement IPA (3) the relationship between emotional intelligence and intellectual intelligence With Learning Achievement IPASiswa Class V In the first group the Village District Pengeragoan Pekutatan academic year 2012/2013 the number of samples 52. Sampling technique is proportional sampling rondom. Data taken using koesioner. The research data were then analyzed with simple regression techniques setatistik ie, product moment, and multiple regression. Menelitian results show the relationship between emotional intelligence and academic achievement IPA Fhitung = 985.58> F = 4.03. The relationship between intellectual intelligence and science achievement Fhitung = 6537.38> F = 4.03. Relations jointly between emotional intelligence and intellectual achievement IPA with Fhitung = 3.95> F = 3.18, which means that having a significant relationshipkeyword : emotional intelligence, intellect, achievement
HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL INTELLIGENCE DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN GUGUS LETKOL I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR ., I Dewa Agung Gde Suardana Putra; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V pada SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang berjumlah 401 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang didapatkan dengan tabel Isaac dan Michael yang kemudian dilanjutkan dengan metode proporsional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuisioner dan pencatatan dokumen. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik korelasi product moment dan korelasi ganda yang kemudian dilakukan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai R sebesar 0,946, dan Fhit = 786,73 lebih dari Ftab = 3,05 ini berarti terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Hubungan, Interpersonal Intelligence, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS. This study is aimed to determined the correlation between interpersonal intelligence and student’s motivation with the student’s learning of social science outcomes in the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014. This study was designed by using corrrelational research method. The population of this research were all the students of fifth grade at SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar that amounted to 401 persons. The sampel of this study was the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar which was obtained by Isaac and Michael tabel and then continued by proportional random sampling. The data acquired for this study were in the form of questionnaire and inspection of documents. After the data have been collected then analyze with the correlation statistic analysis method of product moment and multiple correlation and it were conducted with t-test. From the result of data obtained R was 0,946, Fhit = 786,73 more than Ftab = 3,05 that mean there were a significant correlation between interpersonal intelligence an student’s motivation with the learning of social science outcomesin the fifth grade grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014.keyword : Corellations, Interpersonal Intelligence, Student’s Motivation, Learning Of Social Science Outcomes.
Pengaruh Model Problem Based Instruction (PBI) Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ida Ayu Widia Hari; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2558

Abstract

Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran Ilmu pengetahuan sosial adalah proses pembelajaran masih kurang bermakna karena metode yang digunakan pada saat pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model PBI (problem based instruction) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian populasi yang melibatkan siswa kelas V di SD No 1 Panji dan kelas V di SD No. 2 Panji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa model PBI (problem based instruction) dan variabel terikat adalah prestasi belajar IPS. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik test pilihan ganda. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 5,82 dengan db = 45 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,014. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : PBI (problem based instruction), prestasi belajar The main problem that is often faced in social science learning is that the process is still less effective because the method used mainly lecturing method. For that reason, the purpose of this research is to find out the difference of the learning perfomance between the social science group who attended Problem Based Instruction Learning method and the group of students who attended the conventional learning method in grade V of the group V elementary school, in Sukasada regency. This research used population method which involved the elemantary school students of grade V Panji state in SD No. 1 Panji and SD No. 2 Panji. I used posttest only control group design. The independent variabel model was Problem Based Instruction and the dependent variabel was the learning performance of social science class. The population of the research was all elementary students of grade V in group V in Sukasada regency for academic year of 2013/2014. The sampel of the research was the grade V students in SD No. 1 Panji as the experiment group and grade V students in SD No. 2 Panji as the control group. The sample technique used was the sampling technique. The data collection technique used was the multiple choice test. The data analysis technique was t-test. Based on the data analysis result using t-test, it was found that the t-count is 5,82 with db= 45 and the level of significance was 5% and the t-tabel is 2.014. From the result of the calculation it was found that the t-count is higher than t-tabel¬, which meant that the research was significant. keyword : problem based instruction, learning achievement
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SKRIP KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS IV KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Riyanti Yulia Dewi; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng tahun pelajaran 2013/2014sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 28,41>ttabel = 2,000). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa strategi pembelajaran skrip kooperatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng.Kata Kunci : strategi pembelajaran skrip kooperatif, hasil belajar. The purpose of this study is to know different result of science among the students who get educational strategy of cooperative script and students who are tought by using conventional method.This study quasi – experimental by using post-test only control group design. The population of this study was all of the fourth grade students of Elementary School at Gugus IV, Buleleng District in academic year of 2013/2014 as much as six classes. Sampling technique used in this study was random sampling using two classes, the fourth grade students of SD Negeri 1 Penglatan as experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 3 Penglatan as control group. In this study, the result of science data were collected by test in the form of multiple choices. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics. Hypothesis test in testing the differences of result study of the students was using t-test. The result of this study showed that there were differences of study result of the students between the students who get educational strategy of cooperative script and those who get conventional teaching. It was showed by (tcount = 28,41> ttable = 2,000). Hence, based on the result, educational strategy of cooperative script on science learning achievement, and educational strategy of cooperative script is better than the conventional learning strategy.keyword : educational strategy of cooperative script, study result
PENGARUH MODEL NHT BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN NUMERIK SISWA KELAS IV ., Komang Yuli Setiani; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT berbasis penilaian kinerja (MPNHTPK) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (MPK), (2) mengetahui terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti model MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah, dan (4) mengetahui pengaruh interaksi antara MPNHTPK dan kemampuan numerik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah masing-masing kelas IV di SD Banyuning. Metode yang digunakan berupa tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji ANAVA dua jalur dan jika FAB signifikan maka dilanjutkan dengan uji hipotesis 3 dan 4 dengan uji Tukey. Hasil penelitian : (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK (FA hitung = 5,27 > Ftabel = 1,74), (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah (thitung = 3,73 > ttabel = 1,980), dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara MPNHTPK dan kemampuan numerik terhadap hasil belajar matematika (F(AB)hitung = 4,10 > F(AB)tabel = 1,74). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan MPNHTPK berpengaruh terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan numerik.Kata Kunci : model pembelajaran Numbered Head Together, penilaian kinerja, kemampuan numerik, hasil belajar matematika. This study aims to (1) determine differences in learning outcomes between students who take mathematics learning model-based performance evaluation NHT (MPNHTPK) and students who take conventional learning models (MPK), (2) knowing there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take the MPK, the students who have a high numerical ability, (3) determine differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who follow the model MPK, the students who have low numerical ability, and (4) determine the effect of the interaction between MPNHTPK and numerical ability. This research is a quasi experimental study. The population of this study is each fourth grade in elementary Banyuning. The method used in the form of tests. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and ANOVA test and two lines if significant FAB then proceed to test the hypothesis 3 and 4 with the Tukey test. Results of the study: (1) there are significant differences between the mathematics learning outcomes of students who take MPNHTPK and students who take the MPK (FA count = 5.27> Ftable = 1.74), (2) there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take the MPK, the students who have a high numerical ability, (3) there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take MPK, the students who have low numerical ability (tcount = 3.73> ttable = 1.980 ), and (4) there is an interaction effect between MPNHTPK and numerical abilities against the learning outcomes of mathematics (F(AB)count = 4.10> F (AB )table= 1.74). Significant difference indicates that the learning using MPNHTPK influence on mathematics learning outcomes in terms of numerical abilities.keyword : learning model Numbered Head Together , performance assessment, numerical ability , math learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MASTER BERBANTUAN MEDIA CERITA RAKYAT TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 12 PADANGSAMBIAN ., Ni Made Dwiani Safitri; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran Master berbantuan media cerita rakyat terhadap keterampilan membaca pada siswa kelas V SDN 12 Padangsambian. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN 12 Padangsambian Denpasar. Sampel diambil dengan teknikrandom sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang merupakan penggabungan nilai keterampilan membaca dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan membaca antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Master berbantuan media cerita rakyat dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 5,327> ttabel = 2,000) di dapat rata-rata keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Master berbantuan media cerita rakyat lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,64>74,46). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Master berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan membaca siswa kelas V SDN 12 Padangsambian, Denpasar . Kata Kunci : Master, Cerita Rakyat, Keterampilan Membaca This study aimed to know the difference effects of Master learning model by assist folklore media toward reading skills at the fifth grade student of SDN 12 Padangsambian.This study is a quasi experimental study ( quasi- experimental ) with the study design which used was Nonequivalent Control Group Design . The population in this study were all the fifth grade students of SDN 12 Padangsambian Denpasar. Samples were taken by a random sampling technique . The data that been collected was scores of reading skills in learning Indonesian language which is incorporation from reading skills scores wih cognitive scores ( post-test). Data were analyzed by the t test . The results showed that there were significantly difference of reading skills among students that learned using the Master learning model by assist folklore media with students who learned by using conventional learning ( t = 5,327 > table = 2,000 ) was gained the average scores of reading skills in learning Indonesia language of the fifth grade which were learned by Master learning model by assist folklore media higher than students who learned with conventional learning ( 80,64 > 74,46 ) . Thus, can be concIuded that the Master learning model gives significant and positive effect for reading skills of the fifth grade students of SDN 12 Padangsambian Denpasar. keyword : Master , Folklore , Reading Skills

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue