cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL KOOPERATIF BERBASIS MASALAH MEDIA LINGKUNGAN ALAM TERHADAP HASIL IPA KELAS V SD GUSTI NGURAH RAI ., R. R. Citra Setya Ananda; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui Model pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media lingkungan alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas V yang terdapat di SD Gugus Ngurah Rai yang berjumlah sebanyak 130 siswa. Sampel yang di gunakan adalah siswa kelas V SDN 4 Sanur dan siswa kelas V SDN 10 Sanur yang berjumlah 80 siswa yang diambil dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media lingkungan alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 2,960, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (2,960>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis masalah Berbantuan Media Lingkungan Alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai.Kata Kunci : berbasis masalah, gambar, hasil belajar, dan IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that dibelajarakan through cooperative learning model based on the natural environment of media-assisted problem with students that learned through conventional teaching on learning outcomes of elementary science students of class V Cluster I Gusti Ngurah Rai. This type of research is classified as a quasi-experimental research design with Nonequivalent control group design. The population used in this study is that there is a fifth grade student in elementary Ngurah Rai force, amounting to as many as 130 students. The samples used are fifth grade students of SDN 4 Sanur and fifth grade students of SDN 10 Sanur, amounting to 80 students were taken by random sampling technique. Data collection in this study was conducted using the test. The analysis technique used is the t-test. The results of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students who dibelajarakan science through problem-based cooperative learning model media-assisted natural environment with students that learned through conventional learning. Hypothesis test results obtained t was 2.960, while the value of t-table is 2.00. From these calculations it can be seen that t count> t table (2.960> 2.00). Based on these differences can be concluded that there is significant influence science learning outcomes between students who dibelajarakan through Cooperative Learning Model Based Media Natural Environment Assisted problems with students that learned through conventional teaching on learning outcomes of elementary science students of class V Cluster I Gusti Ngurah Rai.keyword : problem-based, drawing, learning outcomes, and science.
PENGARUH PENDEKATAN PAILKEM BERBANTUAN TAPE RECORDER TERHADAP KETERAMPILAN MENDENGARKAN PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS II TEGALLALANG ., I Wayan Darmika Yana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder terhadap keterampilan mendengarkan pada pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V gugus II Tegallalang tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V gugus II Tegallalang tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan mendengarkan pada pelajaran bahasa Indonesia yang merupakan penggabungan nilai keterampilan mendengarkan dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan mendengarkan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,879 > ttabel = 2,000) di dapat rata-rata keterampilan mendengarkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (79,38>74,11). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran PAILKEM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan mendengarkan pada siswa kelas V gugus II Tegallalang Gianyar.Kata Kunci : Pendekatan PAILKEM berbantuan tape recorder, keterampilan mendengarkan This research is aimed to know the difference of the influence of ”PAILKEM” learning approach by using of Tape Recorder to the listening skill of the 5th grade students at cluster II Tegalalang in Indonesia language subject in 2013/2014 academic year. This research is a quasi experiment which using a nonequivalent control group design. The population of this research are all of 5th grade students in cluster II Tegallalang in academic year 2013/2014. The samples are chosen by using purposive random sampling method. Source value that are gathered are listening skill mark in Indonesia language subjek are analyzed by using “t” test. The result of the research shows that there is a significant difference of the listening skill between the students which by using “ PAILKEM” learning approach using Tape Recorder and the students which by using conventional teaching method. (thit. = 2,879 > ttabel = 2,000) the average mark of the PAILKEM learning approach using Tape Recorder is higher then the average mark of the students taught by using conventional teaching method. It can be concluded that PAILKEM learning approach has a positive and significant influence to the listening skill of the 5th grade students of group II Tegallalang Gianyar. keyword : PAILKEM approach by using of Tape Recorder , listening skill.
PENGARUH MODEL KUANTUM TRHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BELAJAR SISWA ., Ni Gusti Agung Ayu Arna Susanti; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kuantum terhadap hasil belajar dengan kovariabel motivasi belajar. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 84 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 33 siswa. Dua instrumen pokok penelitian yaitu kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent, anakova satu jalur, dan analisis korelasi product moment).Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum. Kedua, setelah dikendalikan oleh kovariabel motivasi belajar, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional Ketiga, motivasi belajar memberikan kontribusi positif sebesar 55,8% terhadap hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum memiiki pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : Kata-kata kunci: model pembelajaran kuantum, motivasi belajar, hasil belajar This study aimed to identify and analyze the effect of quantum learning model toward the learning outcomes with covariates learning motivation. This study was a quasi- experimental designed with non - equivalent post -test only control group design . The population of this study were 84 students and the sample used in this study were 33 students . Two principal research instruments are learning motivation questionnaire and science achievement test . Data were analyzed in two stages , namely the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (independent sample t-test , Anacova one lane , and the product moment correlation analysis ). Based on the analysis , the following results were found . First , there are significant differences of science learning outcomes between students who learned through the quantum model of learning and student that learned through conventional model. Second, after controlled by the learning motivation covariates, there are significant differences in learning outcomes between the students who learned through the quantum model of learning and students who learned through conventional model of learning. Third, the learning motivation gave a positive.keyword : kuantum learning model, motivation of study, learning result
PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN MEDIA VISUAL NONPROYEKSI PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Unitasari; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu non-equivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 192 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian diperoleh siswa kelas VA SDN 1 Pejeng sebagai kelompok eksperimen sebanyak 30 orang dan siswa kelas V SDN 3 Pejeng sebagai kelompok kontrol sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes yakni tes hasil belajar matematika berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,515 > ttabel (α= 0,05, 58) = 2,000 sehingga Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014. Hal ini didukung juga dengan perolehan nilai rata-rata pada kelompok eksperimen x ̅ = 72,83 > x ̅ = 62,67 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran generatif, media visual nonproyeksi, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences in the outcomes of learning mathematics between students who was studied by using generative learning assisted visual media non projections with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. This type of research was a quasi exsperiment research using non equivalent control group design. The population in concerned were all students in the fifth grade of elementary school of SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014, which is the total of students are 192 person. From the result have the class VA of SDN 1 Pejeng as the experimental group were 30 students and class V of SDN 3 Pejeng as a control group were 30 students. Data collection method used were a method test that is mathematics learning outcomes used are regular multiple choice test. Data collection were analyzed by statistical analysis with t-test. By data analyzed, tvalue = 2,515 > ttable (α= 0,05, 58) = 2,000 with the result that Ho were rejected, therefore stated that there were the significant differences in the outcomes of learning mathematics between students who was studied by using generative learning assisted visual media non projections with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. This is also supported by the value of the average in experimental group x ̅ = 72,83 > x ̅ = 62,67 in the control group. Thus it can be concluded, generative learning assisted visual media non projections had an effect in learning mathematics outcomes in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. keyword : generative learning, visual media non projections, mathematics learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBANTUAN TEKNIK MATEMATIKA VEDA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Ermi Rosalina; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas IV semester 1 SD N 1 Tirtasari tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Tahapan kegiatan untuk tiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 1 SD Negeri 1 Tirtasari, tahun pelajaran 2013/2014. Aktivitas belajar siswa dapat diketahui melalui kegiatan observasi. Hasil observasi tersebut dikumpulkan dalam bentuk data/ skor dengan menggunakan instrumen lembar pengamatan. Sedangkan hasil belajar instrumen perangkat tes/ butir tes (tes tertulis) dengan menggunakan instrumen perangkat tes/ butir tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I secara klasikal persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 60,8% dengan kategori kurang aktif. Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar mengalami peningkatan sebesar 20,6% hingga mencapai 90,4%. Persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I secara klasikal sebesar 65,4% dengan kategori cukup baik dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 61,5%. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 19,6%. Hingga mencapai 85,0% dengan kategori baik dan persentase ketuntasan belajar sebesar 100%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD N 1 Tirtasari dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : metakognitif, aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to improve the activity and outcomes of learning mathematics first semester of fourth grade students of SD N 1 Tirtasari academic year 2013/2014 through the implementation of a metacognitive learning model veda -aided engineering mathematics in mathematics This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis. This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis . Based on the results of the study , in the first cycle in the classical average percentage reached 60.8 % learning activities with less active category . In the second cycle the average percentage of learning activities increased by 20.6 % to reach 90.4 % . The average percentage of students' mathematics learning outcomes in the first cycle was 65.4 % in the classical category quite well with the percentage reached 61.5 % mastery learning . In the second cycle the average percentage of students in the classical learning outcomes increased by 19.6 % . Up to 85.0 % with both categories and the percentage of 100 % mastery learning . Based on these data it can be concluded that by applying metacognitive learning model veda aided mathematical technique in learning mathematics in fourth grade N 1 Tirtasari can increase the activity and student learning outcomes.keyword : metacognitive , student activities , learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERPENGARUH BERBANTUAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO ., I Kadek Putra Jaya; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014 dari 8 sekolah dasar dan 13 kelas yang berjumlah 453 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu siswa kelas Vb SD N 6 Kesiman yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 8 Kesiman sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Data kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Tes kemampuan berpikir kreatif siswa diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa berdasarkan hasil analisis uji-t diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, dengan nilai rata - rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol (79,29>74,06) dan hasil analisis uji-t diketahui thitung = 2,02 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2.00. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajara IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Picture and Picture, kemampuan berpikir kreatif siswa This study aims to determine significant differences creative thinking ability of students that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 . The research is a quasi experimental design that is " Nonequivalent Control Group Design " . The study population was all students of class V SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 of 8 primary schools and 13 classes totaling 453 students. Samples were taken with a random sampling technique ie Vb elementary grade students Kesiman N 6 of 33 people as the experimental class and fifth grade students of SD N 8 Kesiman as control classes totaling 30 people . Data creative thinking ability of students in science learning of students in the experimental class and the control class collected using essay tests . Tests students' ability to think creatively is given at the time of post-test in writing . Data were analyzed using t-test . The results of this study indicate that based on the results of t-test analysis is known there are significant differences in the students' creative thinking ability of students learning science that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar 2013/2014 school year , with a value - average experimental group is higher than control group ( 79.29 > 74.06 ) and the results of t-test analysis is known t = 2.02 > t table ( α = 0:05 , 61 ) = 2:00 . Thus concluded that the learning model picture and picture effect on creative thinking ability of students in fifth grade science students pembelajara SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014keyword : creative thinking ability of students
PENGARUH STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD GUGUS IGUSTI NGURAH RAI ., Pande Made Ayu Wiratningsih; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep dengan siswa yang belajar secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 445 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling, dan diperoleh siswa kelas V SD Negeri 6 Penatih berjumlah 36 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penatih berjumlah 39 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,76 dan ttab = 2,000 dengan demikian thit = 6,76 > ttab = 2,000, berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep dengan siswa yang belajar secara konvensional. Rata-rata nilai hasil belajar PKn siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 0,67>0,42. Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Student Facilitator and Explaining, media peta konsep, hasil belajar PKn The purpose of this research is to know the significant differentces of the PKn learning achievement between the students who learned trough Student Facilitator and Explaining teaching model assisted by map media concept with the students who learned trough conventional learning method. This kind of research is a quasi-experimental with design the nonequivalent control group design. The populations of research is all students oh the fifth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2013/2014 with the total of 445 students. The sample was taken by the technique of random sampling, and is obtained by the fifth grade students of SD Negeri 6 Penatih with the total of 36 students as the experiment group and the fifth grade students of SD Negeri 2 Penatih with the total of 39 students as the control group. The data collected by objective test and tehn analyzed by using the t-test statistic technique. Based on analysis result data, it is found tcount = 6,76 and ttable = 2,000 and there fore tcount = 6,76 > ttable = 2,000, this means that there are significant differences that in learning achievement between students who learned trough the Student Facilitator and Explaining teaching model assisted by map media concept withthe students who learned through conventional. The average value of learning achievement of PKn students at the experiment group is higher than the control group, that is 0,67 > 0,42. That case indicates that Student Facilitator and Explaining assisted by the map media concept learning model influences to the learning achievement of PKn at the fifth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2013/2014.keyword : Student Facilitator And Explaining, map media concept, PKn learning achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Gusti Ayu Kadek Rara Andriani; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh aktivitas belajar IPA siswa antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di Gugus 1 Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 sekolah dengan jumlah populasi 280 siswa. Sebanyak 60 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi aktivitas belajar IPA. Lembar observasi aktivitas belajar IPA yang digunakan terdiri dari 10 butir pernyataan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t tersebut, diperoleh thitung adalah 7,487. Sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = (30 + 30 -2) = 58 adalah 2,000. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran Novick, aktivitas belajar IPA This study aims to analyze the difference of science learning activity of students who learn by using Novick Learning Model with the students who learn by using Conventional Learning Model. This study is a semi-experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of the study is the entire fifth grade students in Gugus 1 Buleleng Regency in the academic year 2013/2014 that consist of 8 schools with the whole number of students are 280 students. 60 students are selected as sample of the study by using group random sampling. The data that are analyzed in this study is the science learning activity which is obtained through observation sheet of science learning activity. The observation sheet of science learning activity that is administered consists of 10 items of statement. The data obtained are analyzed by using Descriptive Statistics and t-test. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 7,487 and ttable was 2,000, on significance standard 5% and db=59. That meant that tcount is bigger than that of ttable. The result of the study shows that there is a significant difference between the group of students who learn by using Novick Learning Model with the group of students who learn by using Conventional Model. keyword : Novick Learning Model, Science Learning Activity.  
TEORI BELAJAR KOGNITIF BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED BERBANTUAN MEDIA KONKRIT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Made Dwi Jatiary Ningsih; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara berjumlah 599 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang melibatkan 75 siswa. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes essay. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t diperolel bahwa thitung 4,71 > ttabel 2,00 dengan dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) dan taraf signifikansi 5%. Demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 70,06 lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol yakni 62,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended, media konkrit, hasil belajar matematika This study purpose to know about difference that significant the results of mathematic learning between students who learned by theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching on fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014. This study was quasi experiment design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all of students in fifth grade at Elementary School I North Kuta that total were 599 students. The data was taken by using random sampling technic involving 75 students. The results of mathematic learning data collected by instrument in the form of essay tests. Then the data were analyzed by t-test. The results show that there were significant difference between students who learned by theory cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching. This is evident from the results of t-test analysis found that 4,71 tcount > ttable 2,00 with dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) and the level of significance are 5%. Similarly, the average value of experiment group are 70,06 more than the average value of control group are 62,92. So, the conclude is theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media influence to the results of mathematic learning on students in fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014.keyword : theory of cognitive learning based on approach to open-ended, concrete media, the results of mathematic learning
MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN PETA KONSEP BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 4 WIDYASMARA ., Ni Kadek Erna Desiantari; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) berbantuan peta konsep dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Setelah diundi terpilih SDN 1 Semarapura Klod sebagai kelompok eksperimen dan SDN 3 Semarapura Klod sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA bentuk objektif tipe pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 3.39 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 58 adalah 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3.39>2.00), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CLIS berbantuan peta konsep dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CLIS berbantuan peta konsep lebih besar dari siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional (86>79). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Kecamatan Klungkung Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CLIS, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine the differences of science studies learning outcomes between students that learned using Children’s Learning In Science model based concept’s map with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014. This research was type of a quasi experimental research designed with nonequivalent control group design.The population in this study were all students of fifth grade Elementary School Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014 which consist of 223 students. Samples were taken with a random sampling technique. The experiment group is Semarapura Klod 1 Elementary School and the control group is Semarapura Klod 3 Elementary School.The data collected is the learning outcomes of science studies which is test methode. Data were analyzed by t-test. Based on the t-test result obtained tcount = 3.39 and ttable (α= 0,05, 58) =2.000. Based on the testing criteria that tcount>ttable (3.39>2.00) then H0 rejected and Ha accepted. The results showed that there were significant differences of science studies learning outcomes between students that learned through implementing CLIS model based concept’s map with students who learned with the conventional learning. The average of science studies learning outcomes between students who learned with the CLIS model based concept’s map higher than students who learned with the conventional learning (86>79). It can be concluded that the Children’s Learning In Science model based concept’s map against the learning outcomes of science studies fifth grade students in Elementary School Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014.keyword : CLIS, concept’s map, learning outcomes

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue