cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH SIKLUS BELAJAR CATUR PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NEGERI DESA MUNCAN KECAMATAN SELAT ., I Kadek Suyasa Wiguna; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2474

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana dengan mean (M) = 28,8 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 19,1 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Siklus Belajar Catur Pramana, hasil belajar IPA. Abstract This study aims to (1) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with Learning Cycle Catur Pramana, (2) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with conventional learning models, and (3) know the difference in science learning outcomes between the groups of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. This research is a quasi experiment with the design of post-test only control group design. Sample size was 40 people taken by simple random sampling technique. Science learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical t-test.The study found that (1) science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana with mean (M) = 28.8, (2) science learning outcomes of students who take learning with conventional learning models with mean (M) = 19.1, (3) there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. The existence of a significant difference suggests that learning Learning Cycle Catur Pramana more positive effect on science learning outcomes compared with conventional learning models. keyword : Learning Cycle Catur Pramana, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERMEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 3 PANJER ., Ngakan Ketut Oka Miarta; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 3 Panjer tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini melalui tiga tahap kegiatan yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN 3 Panjer tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA dengan nilai kognitif (post test). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunkan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,73 > ttabel = 2,000). Rata-rata hasil belajar IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (78,5 > 68,5).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Panjer Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Quantum Teaching Bermedia Grafis, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences Quantum Teaching mediated learning model graphically the results of science learning in fifth grade students of SDN 3 Panjer academic year 2013/2014 . This study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with a research design that is used is Nonequivalent Control Group Design . This research activity through three stages namely : the preparation phase , the implementation phase and the final phase of the experiment . The population in this study were all fifth grade students of SDN 3 Panjer academic year 2013/2014 . Samples were taken with a random sampling technique . VA class as the experimental class and the control class VB as a class Data collected is the value of science learning outcomes with cognitive scores ( post-test ) . Data collection techniques used , namely by using a multiple-choice objective test . Data analysis was by t test .The results showed that there were significant differences in science learning outcomes between students who learned with using mediated learning model Quantum Teaching graphics with the students who learned with using conventional learning models ( of t = 6.73 > t table = 2.000 ) where the average learning outcomes science class V are learned with Quantum Teaching mediated learning model graphics higher than students who learned with the conventional model (78.5>68.5). It can be concluded that the learning model of Quantum Teaching graphics mediated positive and significant effect on learning outcomes of students in grade 3 Panjer SDN Academic Year 2013/2014. keyword : Quantum Teaching Learning Model Graphics of media , science learning outcomes .
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Bassed Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Semester 1 SD Gugus Belantih Kecamatan Kintamani ., I Komang Brata; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Bassed Learning dan model pembelajaran Konvensional di kelas IV Semester I Sekolah Dasar Gugus Belantih Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas iv di sd gugus belantih tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 4 sekolah dengan jumlah siswa 134 orang. Sampel penelitian terdiri atas 2 kelas dengan jumlah siswa 56 orang yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data hasil belajar siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian hasil belajar menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran problem bassed learning dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 46 dan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 25. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD No. 1 Belantih yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru matematika di SD No. 2 Belantih agar melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning.Kata Kunci : model pembelajaran problem bassed learning, hasil belajar This study aimed to examine differences in learning outcomes between students who are learning mathematics by using a model of learning problem-bassed Conventional Learning and teaching model in class IV Semester Primary School Cluster Belantih Kintamani District Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with Post -test Only Control Group Design. The study population was all students in the class iv sd Belantih cluster school year 2013/2014 which is comprised of 4 schools with 134 students . The study sample consisted of 2 classes with 56 students the number of which is determined by simple random sampling. Student learning outcomes data in this study were collected with the achievement test. Data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential analysis. The results indicate that the learning outcomes are significant differences in learning outcomes between students who are taught using learning bassed Learning Model problem with the average score was 46 and the learning outcomes of conventional learning model with an average score of 25 learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the results of learning mathematics No. fourth grade student 1 Belantih given learning problem by using a model of learning is better than learning bassed mathematics learning outcomes of students who received conventional learning. Therefore, the authors suggest to teachers of mathematics in elementary school No. 2 Belantih order to implement learning by using learning models bassed learning problem.keyword : learning models bassed problem learning , learning outcomes
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURE BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD GUGUS IV KEDIRI, TABANAN ., Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ASSURE berbantuan media audiovisual dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional berbantuan media audiovisual pada siswa kelas V SD Gugus IV Kediri, Tabanan tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan di SD No.1 Kediri, Tabanan dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi penelitian berjumlah 248 siswa kelas V dan sampel penelitian berjumlah 75 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Menghasilkan dua kelas sampel yang terdiri atas satu kelas sampel yang dijadikan kelas eksperimen dan satu kelas dijadikan kelas kontrol yang ditentukan dengan cara diundi. Data dianalisis dengan menggunkan uji-t, yaitu Polled Varians. Hasil analisis data menunjukkan (thitung = 10,69 > ttabel = 2,00) berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk = 73 (n1 +n2-2). Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas data nilai gain skor ternormalisasi (Normalized Gain Score) PKn siswa kelas V dari kedua kelompok tersebut diperoleh data kedua kelompok normal dan homogen. Didukung oleh adanya perbedaan nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen = 0,20 > = 0,09 kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji-t didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran ASSURE berbantuan media audiovisual terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus IV Kediri, Tabanan tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : model pembelajaran ASSURE, hasil belajar The aimed of this research was to determine significant differences of PKn (civics) result study between the student who’s learned by practising ASSURE teaching model in audiovisual media with student that learned according to conventional cooperatively in audiovisual media for grade V cluster IV Kediri, Tabanan on year 2013/2014. This research was held in SD No.1 Kediri, Tabanan by applying quasi experimental method with used Nonequivalent Control Group Desain. The research population are 248 students of grade V which were taken by using purposive sampling teachnique. Which finally produce two sample classes in which one class as experiment class sample and one class as control class through random system. The data were analyzed by using statistical analysis t-test, that’s used Polled Varians abreviation. The results of data analysis is showed (t-test = 10,69 > ttable = 2,00) in significantly 5 % and dk = 73 (n1+n2 – 2). According to normalized test and homogeneity data of Normalized Gain Score PKn (civics), the students grade V from two groups found the data of two groups, normal group and homogeny group. That is supported by differences in the average value of the two classes, that is experimental class = 0,20 > = 0,09 control class. Based on the results of t-test that is supported by differences in the average value of the two classes it can be concluded that there is an effect ASSURE teaching model in audiovisual media cooperatively method to influence in result study of PKn (civics) student grade V cluster IV, Kediri, Tabanan on year 2013/2014.keyword : ASSURE teaching model, result study
HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS V TAMPAKSIRING ., I Wayan Parnata; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara bimbingan belajar orang tua dan konsep diri dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring, pada tahun 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring pada tahun ajaran 2013/2014. Sampel diambil dari populasi menggunakan teknik proporsional random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil dari pengisian angket tentang bimbingan belajar orang tua dan konsep diri oleh responden, sedangkan data tentang hasil belajar matematika didapat melalui pemeriksaan dokumen (document analyze). Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi. Uji prasyarat analisis regresi adalah uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, dan uji autokorelasi. Setelah seluruh uji prasyarat terpenuhi, maka dilakukan uji hipotesis menggunakan anareg sederhana, korelasi product moment, anareg ganda, dan korelasi ganda. Hasil analisis yang didapat menunjukkan: (1) Hubungan antara bimbingan belajar orang tua dengan hasil belajar matematika sebesar rx1 = 0,676 dan koefisien determinasi sebesar 45,65% (2) Hubungan antara konsep diri dengan hasil belajar matematika sebesar rx2 = 0,725 dan koefisien determinasi sebesar 52,6% (3) Hubungan antara bimbingan belajar orang tua dan konsep diri dengan hasil belajar matematika sebesar Rx1x2y = 0,78 dan koefisien determinasinya sebesar 60,88%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi terdapat hubungan yang signifikan antara bimbingan belajar orang tua dan konsep diri secara bersama-sama dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun 2013/2014 diterimaKata Kunci : Bimbingan belajar orang tua, konsep diri, hasil belajar This study aimed to determine the correlation between parent learning guidance and self-concept with the math learning outcomes of students at fifth grade elementary school at Gugus V Tampaksiring in 2013/2014. This research was correctional research. The population of this research were all students of fifth grade elementary school at Gugus V Tampaksiring, in 2013/2014 academic year. Samples were taken from the population used proportional random sampling techniques. The collected data was the result of filling the questionnaire of parent learning guidance and self-concept by respondents, while data of math learning outcomes obtained through examination of documents (document analyze). The collected data was analyzed by descriptive statistical analysis and regression analysis. The prerequisite test of regression analysis is normality test, linearity test, multicolinearity test and auto-correlation test. After the entire prerequisites test are met, the next was to test hypothesizes used simple regression analysis, product moment correlation, double regression analysis, and double correlation. The results showed: (1) The relationship between parent learning guidance and math learning outcomes with rx1 = 0.676 and coefficient of determination was 45.65% (2) The relationship between self-concept and math learning outcomes with rx2 = 0.725 and coefficient of determination was 52.60% (3) The relationship between parent learning guidance and self-concept with the math learning outcomes with Rx1x2y = 0.78 and coefficient of determination was 60.88%. It was concluded that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) which reads there are significant link together-collaboration relationship between parent learning guidance and self-concept with the math learning outcomes of students at fifth grade elementary school at Gugus V Tampaksiring in 2013/2014 be accepted.keyword : Parent learning guidance, self-concept, and learning outcomes
PEMBELAJARAN PAKEM BERBANTUAN PERMAINAN PESAN BERANTAI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA ., Pande Putu Ary Widyaningsih; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Mas kecamatan Ubud Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Mas Kecamatan Ubud Gianyar. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis adalah hasil belajar bahasa Indonesia siswa yang dikumpulkan melalui tes akhir (post test). Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji beda mean (uji t). Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 6,323 untuk taraf signifikansi 5% dengan db = (n1+n2)- 2 = 68 diperoleh ttabel = 2,000 sedangkan rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai lebih besar dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (81,91>75,84). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 6,323 > ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PAKEM berbantuan permainan pesan berantai berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar bahasa Indonesia Siswa kelas V SD Gugus Mas Kecamatan Ubud Gianyar. Kata Kunci : PAKEM, dan hasil belajar bahasa Indonesia. The goal of the research is to know the significant result of learning Indonesia language between student which attended grid assisted by using chain message play with student which anttended conventional learning at the elementary school student grade V cluster of Mas, Ubud, Gianyar. The research constitude quasi experimental research by design used is Nonequivalent Kontrol Group Desain. Population in this research are student grade V at the elementary school cluster of Mas, Ubud, Gianyar. The sample is taken by random sampling technique. The datas which is analized is the results of learning Indonesian language of students are gathered trough (post test). The form of the test is multiple choice which consist of 30 question item. Then the datas is analized by using mean difference test (t-test). From the calculation t-test obtainable tcount = 6,323 for significant extent 5% with db = (n1+n2)- 2 = 68 obtainable ttable = 2,000 whereas on the average of learning results to the students of the elementary school grade V who attended conventional learning (81,91 > 75,84). The research results of learning Indonesian language between students who attended grip learning assisted chain message play with students who attended conventional learning (tcount = 6,323 > ttable = 2,000). Thus it can be concluded that grip learning assisted chain message play has significant effect againts learning result of Indonesian language at the elementary school students grade V cluster of Mas, Ubud, Gianyar. keyword : PAKEM, and results of learning Indonesian language.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN DUKUNGAN MEDIA AUDIO – VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Yulita Faizul Afa; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada materi organ pernapasan manusia antara kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Quantum Teaching dengan dukungan Media Audio- Visual dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi exsperiment). Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalen Control Group Design”. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah(MI) Al – Muhajirin Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014, jumlahnya 144 orang siswa. Sampel diambil dengan Teknik Random Sampling dengan jumlah 2 kelas terdiri dari 1 sekolah yaitu siswa kelas V.A MI Al – Muhajirin Denpasar sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang dan siswa kelas V.D MI Al – Muhajirin Denpasar yang berjumlah 31 orang sebagai kelas kontrol. Data mengenai hasil belajar organ pernapasan manusia di kelas eksperimen dan di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda atau tes objektif serta dianalisis dengan uji t-test. Hasil penelitian berdasarkan analisis uji t-test dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar organ pernapasan manusia antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Quantum Teaching dengan dukungan Media Audio- Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 5,28 > ttabel = 2,000; p >0,05). Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol ( 1= 84,78> 2= 79,87). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Quantum Teaching dengan dukungan Media Audio- Visual berpengaruh terhadap hasil belajar organ pernapasan manusia siswa kelas V MI Al – Muhajirin Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : strategi, Quantum Teaching, Media, Audio- Visual, IPA This study aims to determine significant differences in learning science the material of human respiratory organs among groups of students who take the Quantum Teaching learning supposted by Audio-Visual Media with a group of students who take conventional learning. This research is a quasi experimental. The design of this study using the "Nonequivalen Control Group Design". The study population was Elementary School fifth grade students (MI) Al – Muhajirin Denpasar Academic Year 2013/2014, the number is 144 students. Samples were taken with a random sampling technique with number 2 consists of 1 school classes are VA graders MI Al – Muhajirin Denpasar as an experimental class that numbered 33 people and VD graders MI Al - Muhajirin Denpasar, consist of 31 people as a control class. Data on learning outcomes in the human respiratory organs in the experimental class and the control class were collected using a multiple-choice test or objective test and analyzed by t-test. The results based on t-test analysis can be seen there are significant differences in learning outcomes between students of human respiratory organs which follows the Quantum Teaching learning strategies to supporedt Audio-Visual Media with students who take conventional learning (of t = 5.28> t table = 2.000; p> 0.05). Average values in both groups, known mean value greater experimental group than the control group (1 = 84.78> 2 = 79.87). Thus, it can be concluded that the Quantum Teaching learning strategies supported by Audio-Visual Media influence on learning outcomes of human respiratory organs fifth grade students MI Al – Muhajirin Denpasar Academic Year 2013/2014. keyword : strategy, Quantum Teaching, Media, Audio-Visual, IPA
PENGARUH METODE SIMULASI BERBANTUAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SD GUGUS V KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Anak Agung Mas Peradnyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelompok siswa yang dibelajarkan metode pembelajaran simulasi berbantuan cerita bergambar pada kelas eksperimen dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng yang berjumlah 199 orang. Sampel diambil dengan simple random Sampling teknik pengundian sehingga diperoleh dua kelas dengan jumlah 43 siswa . Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan metode simulasi berbantuan cerita bergambar dengan kelompok siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 3,459 > ttabel 2,019 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan metode simulasi berbantuan cerita bergambar yaitu 37,44 berada pada kategori sangat tinggi sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 33,84 berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : Simulasi, Cerita bergambar This research to determine to know the differences of in learning outcomes Citizenship Education student group that learned the method of simulation-aided by ilustrated story learning in experiment class with the group of students that learned in conventionally in the control class. This research is a quasi experimental research with the study design post-test only control group design. The population of this research was all students in the 5th grade force 5th elementary school SD in Sukasada district Buleleng regency, amounting to 199 people. Samples were taken with a simple random sampling is adraw tecnique to obtain two classes to get the number 43 of students. Learning outcomes data were collected by using test methods. Data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test.The results showed there were differences in the result study of Civics significant between groups of students that learned picture-aided simulation methods with a group of students that learned the conventional learning methods. This is demonstrated by 3,459 t count> t table 2.019 and supported by differences of average scores obtained by students who learn to use simulation-aided method illustrated stories that 37.44 is in a very high category, while the students who learn by using conventional learning models that are 33.84 is in the high category. keyword : Simulation, illustrated story
PENGARUH MODEL MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN BERMUATAN MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SD NEGERI 1 RENON ., Ni Kade Ratini Utami; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Renon tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Renon yang berjumlah 120 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Renon sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 orang siswa dan kelas VC SD Negeri 1 Renon sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan kreteria pengujian thitung = 4,06 > ttabel (α= 0,05, 78) = 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima dan dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen (x ) ̅= 76,34 > x ̅ = 70,25 pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 1 Renon tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Meaningfull Instructional Design bermuatan masalah kontekstual, hasil belajar IPA. This research purposed to find out the significant difference of science learning result between the students that learned by using Meaningful Instructional Design method with contextual issues and the students that learned by using conventional learning for SD Negeri 1 Renon’s fifth grades students 2013/2014 school year. This kind of research is quasi-experimental research with non equivalent control group design research design. The population in this research are 120 students of SD Negeri 1 Renon's fifth grades students. The sampling in this research is using random sampling technique that randomize is the class with draw results are the SD Negeri 1 Renon's VB students as an experimental group that contain 40 students and SD Negeri 1 Renon's VC students as the control group that contains 40 students. The method of data collection that are use in this research are using observation method and objective test with common optional. The data analysis is using statistic method t-test. the data analysis result shows science study result significant differences between the students that learned using meaningful instructional design model charged contextual issues and the students that learned with conventional learning. It can be seen by testing criteria t calculate = 4,06 > t table (α= 0,05, 78) = 2,000 so that H0 decline and Ha accepted and from that experimental class average score result x ̅= 76,34 > x ̅= 70,25 in control class. So, it can be conclude that meaningful instructional design, charged contextual issues influenced the science learning result on SD Negeri 1 Renon fifth grade students 2013/2014 school year. keyword : meaningful instructional design charged contextual issues, science learning result
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ratna Wahyuni; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang dilaksanakan dengan pemberian pre test, treatmen, dan post tes. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group desain, dengan populasi seluruh siswa kelas V SD di Gugus 4 Widyasmara Klungkung yang berjumlah sebanyak 216 orang siswa. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS meliputi aspek kognitif saja. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes yaitu tes kognitif pilihan ganda biasa. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 2,54 > ttabel = 1,98 dengan dk= 63 dan taraf signifikan 5%. Nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,09 > 68,69. Dari hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis interaksi sosial Terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas V Gugus 4 Widyasmara Klungkung Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD), Interaksi Sosial, Hasil Belajar IPS The research aimed to find out the significant differences of students result learning on sociology with cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction and conventional learning model in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year. The research an exterior experiment, done with pre test, treatmens, and post test. The research design was nonequivalent control group design, the population were all students in class V (216 students). The sample was chosen using purposive sampling technique. The data collected was the studentst result learning on sociology in cognitive asfect only. The data collection was through the multiple choice test. T-tes was used to analyse the data collected. Based on t-test analyse, it found tcount =2,54 > ttable= 1,98 with dk= 63 and a significance level of 5%. The everage of students result learning who used cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction was higher than students result learning who used conventional learning model. The result of t-tes showed that > t table so Ho refused and Ha accepted. It can be concluded that there was a significant effect on students result learning to the cooperative learning model student teams achievement division (STAD) based social interaction of IPS study in grade five of primary school at Gugus 4 Widyasmara Klungkung 2013/2014 academic year.keyword : Learning Model, Cooperative Type Student Teams Achievement Division (STAD), Social Interaction, IPS Result Learning

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue