cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN JOYFUL LEARNING BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR SELATAN ., Dwi Hermawan; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang menggunakan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 330 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Dalam pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS siswa, menggunakan tes hasil belajar IPS dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan joyful learning berbasis multimedia lebih dari siswa yang dibelajarkan secara konvensional yaitu x = 80,18 > x = 74,38. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran melalui pendekatan joyful learning berbasis multimedia dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan thitung = 3,648 > ttabel (α=0,05;78) = 2,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan joyful learning berbasis multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan joyful learning berbasis multimedia, hasil belajar, IPS The purpose of this study is to determine significant differences of social science (IPS) result of students who follow joyful approach of multimedia based learning and conventional learning in the fifth grade on SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014. This study is a quasi-experimental study that uses non equivalent control group design. Population of this study is the fifth grade of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014 amounted to 330 students spread in the eight classes. The sampling uses random sampling. The data collected is social science students learning result, using social studies test results in the form of multiple-choices answer. Data were analyzed by t test. The average results of students social science who learned with multimedia based joyful learning approach is higher than students who learned by conventional learning with x = 80.18 > x = 74.38. The results showed that there were significant differences in learning results of students social science who took multimedia based joyful learning approach than conventional learning with t count = 3.648 > t table ( α = 0.05, 78 ) = 2.00. From these results it can be concluded that multimedia based joyful learning approach effect on learning outcomes social science of fifth grade students of SD Gugus 8 I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan academic year of 2013/2014.keyword : multimedia based joyful learning approach, learning outcomes , IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SDN 4 TONJA DENPASAR ., I Gusti Ayu Eny Indrawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1889

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Learning Cycle berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SDN 4 Tonja tahun ajaran 2013/2014. Populasi penelitian berjumlah 93 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 93 orang. Instrument pokok dalam penelitian ini hasil belajar PKn siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametric. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata post test kelompok eksperimen 80,94 dan kelompok kontrol 69,35. Uji hipotesis dilakukan pada skor post test dengan hasil uji-t yaitu thitung (7,89) > ttabel (2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Media Lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Media Lingkungan dapat digunakan sebagai alternative model pembelajaran pada mata pelajaran PKn di Sekolah Dasar. Kata Kunci : Kata-kata kunci : Learning Cycle, Media Lingkungan , Hasil Belajar Abstract The purpose of this study was to analyze the aim of the differences in learning outcomes between students who take the Civics Learning Cycle model of media -assisted environment with students who take conventional learning . This study is a quasi experimental study research design Nonequivalent with Control Group . Population includes all students in grade 4 Tonja SDN academic year 2013/2014 . The study population totaled 93 students and and samples used in this study was 93 people . Principal instrument in this study civics student learning outcomes . The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis . To test the hypothesis used t-test analysis . Based on the analysis found the following results , the mean post test experimental group and the control group 69.35 80.94 . Hypothesis testing is done on the score posttestt with t-test results are thitung ( 7.89 ) > ttable ( 2,000 ) . Based on the results of hypothesis tests performed means that there are significant differences in learning outcomes between students who take the Civics models Assisted Learning Cycle Environmental Media with students who take conventional learning , it can be recommended that models Assisted Learning Cycle Environmental Media can be used as an alternative model of learning in Civics subjects in elementary school . keyword : Keywords : Learning Cycle, Media Environment, learning outcomes
PENGARUH MODEL BRAIN BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS LETDA KAJENG ., Ni Kadek Meriani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara yang terdiri dari 359 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang berupa nilai kognitif. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,407 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,407 > 2,000) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (75,142 > 65,5). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Brain Based Learning berbantuan media grafis berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara.Kata Kunci : Model Brain Based Learning, hasil belajar IPS, media grafis, pembelajaran konvensional This study purposed to determine the significant differences in social learning outcomes between students taught by using brain based learning model graphic media assisted with students that studied by using conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara. This study was a quasi experimental with the study design used was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara which consisted of 359 students. Sample was taken by using random sampling technique. The data collected was the result of social learning, which is the cognitive value. Cognitive scores that collected was by using the result of test in regular multiple choice. The data was analyzed by using t-test. The result of study shows that there are significant differences in social learning output between students taught by using brain based learning model graphic media assisted with students taught by using conventional learning. Based on the t-test results obtained tvalue = 3,407, at a significance level of 5% ttable = 2,00 is obtained. Based on the testing criteria tvalue > ttable (3,407 > 2,000) so H0 denied and Ha be accepted. On the average the social learning outcomes of fifth grade students taught by using brain based learning model graphic media assisted is more than students taught by using conventional learning (75,142 > 65,5). It can be concluded that brain based learning model graphic media assisted significantly influences toward social learning outcomes on fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara.keyword : Brain Based Learning Model, social learning outcomes, graphic media, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS VIII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., I Ketut Agus Budiastawa Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus VIII Kecamatan Kubutambahan, dengan jumlah siswa 105 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Pakisan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa.dikumpulkan dengan menggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). Dari rata-rata hasil belajar IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional ( mean1= 15,63; mean 2=9,91) Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences in science learning outcomes in grade IV of the school year 2013/2014 among students who studied with Teams Games Tournament models o flearning and students who learn using conventionallearning models. This studyis aquasi-experimental research design using only postest control group design. The study population was all fourth grade students in the academic year 2013/2014 in cluster VIII Kubutambahan Buleleng district, with anumber of 105 people. Sample ofthis study. The fourth grade students of SD Negeri 2 Pakisan the 27 people as the experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 5 Pakisan evidence amounting to 22 people as a control group were selected by random sampling technique. Colleting data in this study were calculated using the test. Data on science learning out comes using short answer tests. Data were analyzed using-test statistical analysis. The results showed that there were diferences in learning outcomes between students who take science learning with the Teams Games Tournament model of learning and the learning of students who take using conventional learning model (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). From an average of known science learning outcomes of students who take lessons with a better model of Teams Games Tournament learning (15,63) of the student in learning using conventonal learning (9,91). keyword : Teams Games Tournament learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CONCEPT SENTENCE BERBANTUAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS V SDN 22 DAUH PURI ., Ni Luh Sumerti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis pada pelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SDN 22 Dauh Puri Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 163 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,70 > ttabel = 2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Concept Sentence berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan menulis pada pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 22 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : Concept Sentence, gambar berseri, keterampilan menulis The objective of this research was to define the significant differences of the students’ writing skills in Indonesian Subject among those who studied through cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) with those who studied through conventional learning on fifth grade students SDN 22 Dauh Puri Denpasar in academic years 2013/2014. This research was a quasi experimental research with non-equivalence control group design. The population of this research were 163 students of fifth grade students SDN 22 Dauh Puri Denpasar in academic years 2013/2014. The determination of group sample was based on random sampling technique. The data were analyzed by t-test. The result indicated that there was significant differences on writing skills of students who studied through cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) with students who studied through conventional learning (tvalue = 2.70 > ttable = 2.000). Academically it defined that cooperative learning model (type concept sentence assisted by serial pictures) affecting the writing skills in Indonesian Subject on students SDN 22 Dauh Puri Denpasar. keyword : Concept Sentence, Serial Pictures, Writing Skill
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK ., Putu Ari Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
Pengaruh Model Pembelajaran SFAE Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas VI Gugus IV Rama Jembrana ., I Gede Rai Sanjaya; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VI SD Gugus IV Rama yang berjumlah 189 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling dan yang diundi adalah kelas, sehingga terpilih siswa kelas VI SD Negeri 1 Pendem sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 33 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE berada pada kategori tinggi dengan mean 28,82 dan skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada ketegori sedang dengan mean 23,09. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelas siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE dengan kelas siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel ( thitung = 4,84 > ttabel = 2,00). Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pembelajaran SFAE berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa.Kata Kunci : model pembelajaran SFAE, hasil belajar This research has purpose to know the significant difference about the civic study result between students and teaching of student facilitator and explaining model with students and teaching conventional model in students VI grade in Gugus IV Rama primary school, district of Jembrana, regency of Jembrana, year of course 2013/2014. The kind of this research is quasi experiment. The number of population of this research is all VI grade students in Gugus IV Rama primary school is 189 students. The sampling technique that used was Random Sampling and the object of thing technique is classes, then 33 chosen students is VI grade students in 1 Pendem primary school as excrement class and 33 chosen students is VI grade students in 2 Pendem primary school as control class. The study result of civic study was collected in the kind of instrument objective form. The data was analyzed with descriptive statistic analysis and inferential statistic. Inferential statistic analysis uses uji-t. The result of this research found that the score of study result civic study of students in SFAE there in high category with mean 28,82 and the score of study result civic study of students in conventional method there in medium category with mean 23,09. That means there is significant difference between the study results of students who were in SFEA model with students who were in conventional model, with t arithmetic > ttable ( t arithmetic = 4,84 > ttable= 2,00). Based on that research, we can know that SFAE model influent with the study result of students.keyword : SFAE model, the result of study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Putu Susma Indrayani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Sukasada. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus III Kecamatan Sukasada khususnya siswa kelas V yang berjumlah 106 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD N 1 Padangbulia dan SD N 2 Padangbulia sebanyak 46 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung16,06 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha yaitu 18,00 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,68 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha menunjukan hasil belajar yang lebih baik dari pada model konvensional.Kata Kunci : think talk write, Tri Kaya Parisudha, konvensional, hasil belajar This study aimed at identifying the difference of science learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in 5th grade students of Elementary schools, Cluster III, Sukasada Subdistrict. This study was a quasi experimental which used nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study consists of 106 5th grade students in Elementary schools in Cluster III, Sukasada Subdistrict. The sample of this study is SD N 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia. Totally there were 46 students who participated which are chosen randomly. The data were collected using a test. The analysis of data was collected using descriptive analysis technique and t-test. The findings showed there was significant difference of the learning outcome between the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha and the students taught by conventional learning method in science course for 5th grade students on odd semester of academic year 2013/2014 in Cluster III, Sukasada Subdistrict, Buleleng Regency. It is showed by tcount16,06>ttable2,021. The average score of the students taught by cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha is 18,00 which belongs to high category. Whereas the average score of the students taught by conventional learning method is 13,68 which belongs to medium category. It shows that learning by using cooperative learning in type of Think Talk Write (TTW) which is based on Tri Kaya Parisudha gives better learning outcome for the students rather than using conventional method.keyword : think talk write, Tri Kaya Parisudha, conventional, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD SARASWATI 2 DENPASAR ., Made Widnyani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2242

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi SD Saraswati 2 Denpasar adalah 147 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 98 siswa yang dipilih secara random kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen yaitu = 76,43 dan kelas control = 70,75. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 8,35 sedangkan berdasarkan tarap signifikan 5% dan dk= 96 diperoleh ttab sebesar 2,000 Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual lebih baik dari pada hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Saraswati 2 Denpasar. Kata Kunci : Course Review Horay, Audio Visual, Hasil Belajar IPA. The purpose of this study was determined differences of significant students’ science learning result. Between the following of cooperative learning course riview horay model through audio visual media in taking conventional learning by titth grade students of SD saraswati 2 Denpasar in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental study and designed in form Nonequivalent Control Group. They were 147 students in titth grades whith were chosen randomly from 98 students this data was collected through testing and observation control method. The result of grade science experiment learning that were = 76.43 and in the class control there were = 70.75. Futhermore, the data obtained were analyzed by t-test analysis techniques. In general these research findings of t-test analysis there were thit = 8.35, whereas based on taraf significant by 5% and df = 96 is obtained by 2, 000 the result revealed that there were differences in learning result between the significant students’ science who is following cooperative learning course horay model through review audio-visual equipment media in taking conventional learning. Besides that, it is means that the average of value students’ science learning result in taking the course cooperative learning review horay model through audio-visual media is better than student’s science learning result in taking convensional learning in conclusion, there is the influence application of cooperative learning course riview horay model through audio-visual media in learning result by titth grade students of SD 2 Saraswati Denpasar.keyword : Course Review Horay , Audio Visual , Learning Outcomes IPA .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIME BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS 2 DENPASAR TIMUR ., Putu Gde Pande Rahmalika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 17 Dangin Puri A dan siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri A yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,7003 sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (4,7003>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Inside Outside Circle ,multimedia, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. It is using a sample from student grade V SDN 17A and SDN 28A Dangin Puri taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 4,7003 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (4,7003 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at grade V SD Gugus II Denpasar Timur 2013/2014. keyword : Inside Outside Circle, multimedia, learning achievement, and science.

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue