cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
PENERAPANAN METODE PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI ., Putu Ngurah Dwija Palguna; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4814

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi siswa kelas III semester genap SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 setelah penerapanan metode picture and picture berbantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dengan mencermati kegiatan proses pembelajaran, dan menemukan permasalahan yang terdapat baik dari perencanaan, proses dan hasil pembelajaran. Dari permasalahan tersebut, kemudian diberikan suatu tindakan sebagai upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes penugasan hasil belajar data dianalisis secara deskriptif penelitian ini dilakukan di SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 14 siswa putra dan 16 siswa putri. Rancangan penelitian ini dilakukan dalam bentuk siklus-siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/ evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil-hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa " penerapanan metode picture and picture berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas III semester genap SDN 6 Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan pada siklus I keterampilan menulis narasi bahasa indonesia siswa yang dicapai siswa rata-rata kelas sebesar 65 dengan katagori sedang sedangkan KB 70% meningkat ke siklus II keterampilan menulis narasi siswa yang dicapai siswa rata-rata kelas sebesar 77 dengan katagori tinggi, sedangkan KB yang dicapai pada siklus II sebesar 90%. Kata Kunci : metode picture and picture, gambar berseri, keterampilan menulis. The purpose of this study was to identify the improvement of narrative writing skill of third grade students in odd semester of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency, in academic year 2014/2015 after the implementation of picture and picture method assisted by picture series media. This study was classroom action based research. The study was done by watching teaching learning process, and finding the problems occur whether in planning, process, and the learning outcomes. The problems were given a treatment as an effort to improve the learning quality. The data of students’ learning outcomes were obtained by using achievement test method. The data were analyzed descriptively. The study was done at SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency. The subject of the study was student class III of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency with the number of students were 30 students consisted of 14 male students and 16 female students. The research design was done in the form of cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. Based on the data analysis and the discussion of findings, it can be concluded that “the implementation of picture and picture method assisted by picture series media improved narrative writing skill of Bahasa Indonesia subject of student class III in odd semester of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency, in academic year 2014/2015. It can be proved on cycle I, in which the average of students’ narrative writing skill was 65 which are categorized as moderate category, while KB was 70% improved to the cycle II, in which the average of students’ narrative writing skill was 77 with high category and KB was 90%. keyword : implementation of picture and picture, picture series media, narrative writing
PENERAPAN MODEL POLYA BERBANTUAN SOAL CERITA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER I ., Ni Ketut Astriningsih; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dengan menerapkan Model Polya berbantuan soal cerita pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 7 Banyuning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 7 Banyuning, yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar Matematika. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di SD 7 Banyuning. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang diperoleh sebesar 76,5% (kategori cukup). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar Matematika siswa pada siklus II sebesar 86% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Polya berbantuan soal cerita dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 7 banyuning, Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika Model Polya, Soal cerita, This research aims to improve learning outcomes by implementing the Model Polya Math aided about the story in class V students in the 2015/2016 school year Elementary School 7 Banyuning. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Implementation of the action of each cycle is three meetings. The subjects were fifth grade students in the 2015/2016 school year Elementary School 7 Banyuning, totaling 20 people. The object of this study is the improvement of learning outcomes in Mathematics. Collecting data in this study is done with test method. Data were analyzed with descriptive statistical analysis techniques. The results showed that an increase in the percentage of learning mathematics in elementary school fifth grade students at 7 Banyuning. Based on the test results, in the first cycle average mathematics student learning outcomes obtained at 71.1% (category enough). Subsequently, in the second cycle of Mathematics learning outcomes of students has increased. The average result of learning mathematics students in the second cycle of 86% (high category). Based on these results it can be concluded that the application of the Model Polya aided story problems can improve learning outcomes Mathematics Elementary School fifth grade students 7 Banyuning, school year 2015/2016. keyword : Learning Outcomes Mathematical Model Polya, Questions story,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA ., Luh Made Diah Sukmayani; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional; (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional; (3) perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 175 orang. Sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 1 Semarapura Klod yang berjumlah 46 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji analisis multivariat (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 125,711 dan Sig.= 0,000); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 18,964 dan Sig.= 0,000); (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar dan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 73,425 dan Sig.= 0,000). Jadi model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model STAD, motivasi belajar dan hasil belajar IPS This study aims to know: (1) the differences of learning motivation among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models; (2) the differences of learning achievement in IPS among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models; (3) the differences of learning motivation and learning achievement in IPS among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models. The type of research is quasi-experimental. The population was grade IV Gugus IV Klungkung district in Academic Year 2014/2015 with 175 people. The research sample is class IV SDN 1 Semarapura Klod with 46 people. Questionnaires and objective tests were used to measure learning motivation and learning achievement of social studies students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis and multivariate analysis test (MANOVA). The research results indicate that: (1) the difference of learning motivation among studies follow the model of cooperative learning STAD and students who take the conventional learning model (F = 125,711 and Sig.= 0,000); (2) the difference of learning achievement in IPS among students follow the cooperative of learning model STAD and students who take the conventional learning model (F = 18,964 and Sig.= 0,000); (3) the difference between learning motivation and learning achievement of social studies students who take cooperative learning model STAD and students who take the conventional learning model (F = 73,425 and Sig.= 0,000).keyword : model STAD, learning motivation and learning achievement in IPS
Penerapan Pendekatan Saintifik Dengan Penilaian Projek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Dan Kemampuan Pemahaman Konsep IPA Tema Cita-Citaku Siswa Kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri ., Ni Made Santika Ulandari; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri dan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri, setelah diterapkan pendekatan saintifik dengan penilaian projek. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri yang berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi untuk mengetahui hasil belajar keterampilan IPA dan tes uraian untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar keterampilan IPA sebesar 14,71% dari 65,29% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Terjadi peningkatan persentase rata-rata kemampuan pemahaman konsep IPA sebesar 17,41% dari 65,19% pada siklus I menjadi 82,60% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian projek dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan dan kemampuan pemahaman konsep IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri.Kata Kunci : saintifik, projek, keterampilan IPA, konsep IPA. The aim of this research was to improve the learning outcomes of scientific skills and science conceptual understanding ability of grade 4 students at SD Negeri 13 Dauh Puri. “My Future Goal” was the theme for the scientific approach and projects based assessments that were applied. This research was a class action study conducted in two cycles to improve the learning process. The subject of the research was the grade 4 students of SD Negeri 13 Dauh Puri with the total number of 34 students. Observations were used as the method to collect data for this study. The observations were used to determine the objective; to find out the learning outcomes of scientific study skills and essay tests to be applied in the conceptual understanding and abilities in science. The data was then analyzed by using quantitative descriptive technique. The result of the research shows that there is an increasing percentage of scientific study skills outcomes average totaling 14,71% from 65,29% on the first cycle to 80% on the second cycle. There is also an increasing percentage in science conceptual understanding ability totaling 17,41% from 65,19% on the first cycle to 82,60% on the second cycle. Based on the result of the research, it can be concluded that the application of scientific approach using project based assessment can improve the scientific learning skills outcomes and the science conceptual understanding ability of grade 4 students at SD Negeri Dauh Puri with “My Future Goal” as the theme.keyword : scientific, project, scientific skills, science concept.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS III ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit, 2) peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Sangsit pada tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) terjadi peningkatan persentase rata-rata motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA secara klasikal sebesar 7,06% dari rata-rata 140,40 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 80,23% dengan kategori baik pada siklus I menjadi rata-rata 152,75 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 87,29% dengan kategori baik pada siklus II, 2) terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 10% dari rata-rata 15,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 78,75% dengan kategori cukup pada siklus I menjadi rata-rata 17,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 88,75% dengan kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan saintifik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Motivasi, hasil belajar. This research aims to find out: 1) increased learning motivation of students in learning the IPA using scientific approaches in the grade III SD N 2 Sangsit, 2) improved learning results using a scientific approach to the IPA in the grade III SD N 2 Sangsit. The subject of this research is the grade III SD N 2 Sangsit in 2014/2015 lessons totalling 20 people. This research is a research class action carried out in 2 cycles. Each cycle consists of the stages of activity i.e. planning, action, observation/evaluation, and reflection. The data collection method used is the method of questionnaire and test methods. Further data obtained were analyzed with descriptive statistics analysis method and a quantitative descriptive analysis method. The research results showed that 1) an increase in the average percentage of learning motivation of students in learning the IPA in classical amounted to 7.06% of average with percentages 140,40 motivation levels in classical amounted 80,23% with the good category in cycle I became 152,75 with the average percentage of the level of motivation are classical space of 87,29% with the good category in cycle II, 2) an increase in the percentage of the average of the results of learning IPA students by 10% from the average of 15.75 with percentage results learn IPA in classical of 78,75% with enough category on cycle I became an average of 17,75 with percentage results learn IPA in classical of 88.75% by category at both the cycle II. Based on the results of the study it can be concluded that by applying scientific approaches can enhance motivation and results learning IPA on grade III SD N 2 Sangsit Subdistrict of Sawan Buleleng regency lesson year 2014/2015.keyword : Scientific Approach, motivation, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Luhde Sepdania Wati; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret (faktual) dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak (imajinatif) siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain the static group pretes posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Untung Surapati yang berjumlah 228 siswa. Teknik random sampling dipergunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara mengundi kelas-kelas yang setara sehingga diperoleh sampel SDN 4 Sumerta dengan jumlah 36 siswa sebagai kelompok A dan SDN 9 Sumerta dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok B. Data hasil belajar pengetahuan matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh |thitung| = 3,97 > ttabel = 1,66 dengan db =72 dan taraf signifikansi 5%. Pada nilai rata-rata hasil belajar kelompok A diketahui lebih tinggi yaitu 71,56 dibandingkan dengan kelompok B yaitu 56,03. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret (faktual) dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak (imajinatif). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan konkret (faktual) lebih berpengaruh dibandingkan pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan abstrak (imajinatif) terhadap hasil belajar pengetahuan matematika tema Cita-citaku siswa kelas IV SD gugus Untung Surapati tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan konkret (faktual), pertanyaan abstrak (imajinatif), hasil belajar pengetahuan, matematika This study aimed to determine significances differences between the outcome of mathematics that learned through scientific approach by using concrete questions (factual) and the students that learned through scientific approach by using abstract questions (imaginative) in class 4 SD Gugus Untung Surapati Academic Year 2014/2015. This type of this research is pre-experimental design with the static group pretest-posttest design. The population in this study are all fourth grade students in Gugus Untung Surapati totaling 228 students. Random sampling technique is used in this research by the way of raffle equivalent classes in order to obtain samples of SDN 4 Sumerta with 36 students as group A and SDN 9 Sumerta with 38 students as group B. Mathematics learning outcomes data were collected by using an objective test regular multiple choice. Furthermore, the data were analyzed by t-test. Based on the t-test results obtained thit = 3.97> ttable = 1.66 with db = 72 and a significance level of 5%. On average value of learning outcomes known to be higher in group A is 71.56 compared with group B is 56.03. This means that there are significant differences between the learning outcomes of Mathematics group that learned through scientific approach by using concrete (factual) questions and groups of students that learned through scientific approach by using abstract questions (imaginative). It can be concluded that the scientific approach in terms of the characteristics of concrete questions (factual) is more influential than scientific approach in terms of the characteristics of an abstract question (imaginative) on learning outcomes mathematical theme Cita-citaku in class 4 SD Gugus Untung Surapati Academic Year 2014/2015.keyword : scientific approach, concrete question (factual), abstract questions (imaginative), learning outcomes, Mathematics
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD No. 2 BENOA TAHUN 2014/2015 ., Ni Putu Desi Arisandi S.; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SD No. 2 Benoa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. SD No.2 Benoa merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang memiliki jumlah siswa yang banyak namun dalam pencapaian hasil belajar belum maksimal, pada observasi awal yang dilakukan, nilai hasil belajar siswa ternyata dibawah nilai KKM yang telah ditentukan. KKM mata pelajaran matematik di SD No.2 benoa sebesar 75 dan sekitar 14,29% dari 42 orang siswa di kelas III belum memenuhi kriteria tersebut. Dalam hal ini guru matematika di SD No.2 Benoa ingin mengubah cara pengajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan repleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 42 orang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode tes dengan menggunakan instrument berupa tes objektif yang berjumlah 10 soal dan uraian yang berjumlah 5 soal diberikan setiap akhir siklus. Hasil belajar matematika dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Analisis data tentang hasil belajar matematika pada siklus I diperoleh nilai rata-rata persentase hasil belajar matematika siswa 71,67 % berada pada kategori sedang dengan ketuntasan klasikal 57 % dan pada siklus II didapatkan nilai rata-rata persentase hasil belajar matematika siswa 81 % berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan klasikal 83 %. Dengan demikian nilai rata-rata persentase hasil belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II meningkat 9,33%.Sedangkan ketuntasan klasikal dari siklus I ke siklus II meningkat 28,57 % Jadi dapat disimpulkan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa kelas III SD No.2 Benoa tahun 2014/2015. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe stad dan hasil belajar matematika This research aims to improve students' mathematics learning outcomes Class III SD No. 2 Benoa through the implementation of cooperative learning model type STAD. SD 2 Benoa is one of the formal educational institutions that have a lot, but the number of students in achieving the learning outcomes is not maximized, the preliminary observations made, the value of student learning outcomes turned out to be below the predetermined value KKM. KKM subjects in elementary mathematics benoa 2 by 75 and approximately 14.29% of the 42 students in the class III not meet these criteria. In this case the teacher of mathematics in elementary 2 Benoa want to change the way of teaching by applying cooperative learning model type STAD. This research is a classroom action research conducted in two cycles, where each cycle consists of four stages, namely, planning, implementation, observation and repleksi. The subjects in this study were students of class III, which amounted to 42 people. In this research method used is the test method using the form of objective test instruments totaling 10 questions and descriptions given amounting to 5 questions each end of the cycle. Mathematics learning outcomes were analyzed using descriptive quantitative and qualitative descriptive. Analysis of data on the outcomes of learning mathematics in the first cycle obtained by the average value of the percentage of students 'mathematics learning 71.67% in middle category with classical completeness 57% and the second cycle obtained average value of the percentage of students' mathematics learning is at 81% high category with classical completeness 83%. Thus the average value of the percentage of students' mathematics learning results from the first cycle to the second cycle increased 9.33% .Sedangkan classical completeness of the cycle I to cycle II increased by 28.57% So we can conclude Implementation STAD Cooperative Learning Model can improve learning outcomes third grade students of elementary mathematics 2 Benoa year 2014/2015keyword : stad cooperative learning model and mathematics learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA DAN KEMAMPUAN PENALARAN TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SDP NEGERI TULANGAMPIANG DENPASAR ., Made Sances Prasiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5042

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dan kemampuan penalaran tema cita-citaku siswa kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang Denpasar tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subyek dalam penelitian ini terdiri dari 31 siswa. Data keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dikumpulkan dengan menggunakan metode tes lisan, sedangkan data kemampuan penalaran siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes tertulis. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan persentase rata-rata keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia pada pra siklus 63% dengan kategori rendah meningkat menjadi 77% dengan kategori sedang pada siklus I, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 80,25% dengan kategori tinggi. Ketuntasan klasikal pada keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia pada siklus I mencapai 74,2% meningkat menjadi 87% pada siklus II. Selain itu juga terjadi peningkatan pada persentase kemampuan penalaran siswa pada siklus I, yaitu 71% dengan kategori sedang meningkat menjadi 80% pada siklus II dengan kategori tinggi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dan kemampuan penalaran tema Cita-citaku siswa kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, keterampilan berbicara, kemampuan penalaran This classroom action research aimed to determine the improvement of speaking skills in Indonesian and reasoning abilities theme cita-citaku of IVB students of SDP Tulangampiang Denpasar in the academic year 2014/2015 through the application of scientific approach to the project assessment. This study was conducted in two cycles, with the subjects in this study consisted of 31 students. The data of student’s speaking skills in Indonesian were collected using an oral test. Where as the data collected by the student’s reasoning abilities using written test method. The collected data were analyzed using quantitative descriptive analysis method and qualitative descriptive analysis. The results showed that the increase in the average percentage of speaking skills in Indonesian in pre-cycle 63% with low category increased to 77% by the middle category in the first cycle, and increased again in the second cycle to 80.25% with high category. Classical completeness on speaking skills in Indonesian in the first cycle reaches 74.2% increase to 87% in the second cycle. There was also an increase in the percentage of student’s reasoning abilities in the first cycle of 71% with medium category increased to 80% in the second cycle with the high category. From the results, it can be concluded that the application of a scientific approach to assessment project improve speaking skills in Indonesian and reasoning abilities theme cita-citaku of IVB students SDP Tulangampiang Denpasar.keyword : scientific approach, assessment project, speaking skills, reasoning abilities
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NEGERI 1 BUSUNGBIU ., Ketut Ariningsih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 khususnya Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 di SD Negeri 1 Busungbiu .Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Negeri 1 Busungbiu. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, dengan teknik ini akan didapatkan tanda beda besar menunjukan bahwa (1) Rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 55,1 dengan besar beda – 44,9. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 44,9% dengan kategori cukup besar (CB). (2) Rerata perolehan skor pelaksanaan adalah 79,5 dengan besar beda -20,5. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 20,5% dengan kategori kecil (K). (3) Rerata perolehan skor variabel penilaian hasil belajar adalah 76,7 dengan besar beda 23,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 23,4%. (4) Rerata perolehan skor pengawasan pembelajaran adalah 78,6 dengan besar beda -21,4. Berarti terjadi kesenjangan sebesar 21,4% dengan kategori kecil (K). Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan pendidik belum sepenuhnya bisa memadukan mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lainnya.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 The goal of this research is to know how large the discrepancy the implementation of the curriculum in 2013 in SD Negeri 1 Busungbiu with Permendikbud No. 65 of 2013 in terms of lesson planning, implementation of learning, and learning outcomes ssessmentprocess, monitoringthe learning process, and to knowthe constraints thatare foundin theimplementation ofcurriculum2013especiallyPermendikbudNo. 65 of2013inSDNegeri 1Busungbiu. This research includesevaluativeresearchusing the modeldiscrepancy(discrepancy model). These samples included4educatorsinSDNegeri 1Busungbiu. that has been decided. The Analyzes result show that (1) The average of lesson plan score is 55,1 with deffrent amount – 44,9 . it means that there discrepancy 44,9 % with category sizable., (2) The average lesson implementation variable score is 79,5 different large – 20,5. There is discrepancy 20,5% with low category , (3) The average of lesson result assesment variable score is 76,7 difrrent amount – 23,4. There is discrepancy 23,4% with very low category. (4) The averge of lesson control variable score is 78,6. The diffrerence amount with standar is -21,4, there discrepancy 21,4% with low category. keyword : Discrepancy, Learning, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF PADA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV SDN 12 PEMECUTAN ., Ni Wayan Tutik Juliawati; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5111

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 12 Pemecutan, Denpasar Utara tahun ajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 12 Pemecutan, Denpasar Utara tahun ajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 12 Pemecutan yang berjumlah 18 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan obeservasi. Data hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan metakognitif dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika 17,50 dari X= 63,61 pada siklus I menjadi X= 81,11 pada siklus II dan secara klasikal hasil belajar pengetahuan matematika telah mengalami peningkatan 27,78% dari 55,56% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II. (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata pengetahuan metakognitif 16,11 dari X= 63,89 pada siklus I menjadi X= 80,00 pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan matematika dan pengetahuan metakognitif pada tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 12 Pemecutan.Kata Kunci : Pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio, hasil belajar pengetahuan matematika, pengetahuan metakognitif This classroom action research aims to (1) improve student learning outcomes through the application of mathematical knowledge-based scientific approach to portfolio assessment on the theme of “Cita-citaku” at the Fourth Grade of SDN 12 Pemecutan academic year 2014/2015 and (2) to improve students' metacognitive knowledge through the application of scientific approach based on portfolio assessment on the theme of “Cita-citaku” at the Fourth Grade of SDN 12 Pemecutan academic year 2014/2015. The subjects in this study were fourth grade students of SDN 12 Pemecutan - North Denpasar District totaling 18 people. Data collection methods used in this research were the method of testing and observation. Data result of learning knowledge of mathematical knowledge and metacognitive knowledge analyzed using descriptive analysis of quantitative methods and qualitative descriptive analysis. The results of this study show that (1) an increase in the average value of mathematical knowledge learning outcomes of 17.70 from X = 63.11 in the first cycle to X= 80.81 on second cycle, and classically, mathematic learning outcomes had improved 27.78 % from 55.55 % in cycle I becoming 83.33% in second cycle. (2) an increase in the average value of 15,84 metacognitive knowledge of the X= 63.94 in the first cycle to X= 79.78 on the second cycle. Based on these results of data analilyzed it can be concluded that the application of scientifically based approach to portfolio assessment can improve learning outcomes of mathematical knowledge and metacognitive knowledge of students on the theme of “Cita-citaku” at the Fourth Grade of SDN 12 Pemecutan.keyword : scientific approach, portfolio assessment, learning outcomes of mathematical know and metacognive knowledge

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue