cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
ANALISIS PENILAIAN AUTENTIK MENURUT PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PADA KELAS IV SD NO. 4 BANYUASRI ., I Made Endra Danu Merta; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5818

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman guru mengenai penilaian autentik menururt kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan penilaian autentik, (2) mendeskripsikan pelaksanaan penilaian autentik, dan (3) mendeskripsikan hambatan yang dialami guru dalam penilaian autentik menurut kurikulum 2013 pada tema makananku sehat dan bergizi pada kelas IV SD No. 4 Banyuasri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah studi dokumen, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri. Obyek penelitian adalah perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan yang dialami guru kelas IV dalam penilaian autentik menurut pembelajaran kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan penilaian autentik di kelas IV SD No. 4 Banyuasri memperoleh nilai 87,50 berada pada kategori baik, (2) pelaksanaan penilaian autentik di kelas IV SD No. 4 Banyuasri memperoleh nilai 93,75 berada pada kategori amat baik, dan (3) hambatan guru dalam pelaksanaan penilaian autentik adalah banyaknya jumlah peserta didik, banyaknya penilaian yang harus dilakukan, dan ketersediaan waktu dalam melakukan penilaian. Berdasarkan hasil penelitian, penilaian autentik menurut kurikulum 2013 pada kelas IV SD No. 4 Banyuasri berjalan dengan baik namun masih mengalami hambatan dalam pelaksanaannya.Kata Kunci : penilaian autentik, pembelajaran, kurikulum 2013 The problems in this study is the lack of understanding of the authentic assessment of teachers according to the curriculum in 2013. This study aims to (1) describe the planning of authentic assessment, (2) describe the implementation of authentic assessment, and (3) describe the obstacle that is experienced by the teacher in authentic assessment according to curriculum 2013 on the topic my food is healthy and nutritious in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri. This research is a qualitative research. Data collection methods used in this research is the study of documents, observation, and interviews. Data were analyzed using descriptive analysis. The subjects used in this research is fourth grade teacher in SD No. 4 Banyuasri. Object of this research is the planning, implementation, and obstacle that is experienced by the fourth grade teachers in authentic assessment according to the curriculum 2013. The results showed that (1) the planning of authentic assessment in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri gained 87.50 in the good category, (2) the implementation of authentic assessment in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri scored 93.75 in the category very well, and (3) the teacher obstacles in the implementation of authentic assessment is the large number of students, number of assessment to be done, and the availability of time to do the assessment. Based on this research, authentic assessment according to the curriculum 2013 at the fourth grade in SD No. 4 Banyuasri run well but still get some obstacles in its implementation.keyword : authentic assessment, learning, curriculum 2013
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPS TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU DI SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO DENPASAR BARAT ., Kadek Ary Gerhani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung pada tema cita-citaku siswa kelas IV di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen menggunakan the static group pretest-postest design. Populasi penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015 berjumlah 428 siswa. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah random sampling. Sampel berjumlah 64 siswa yang terdiri dari dua sekolah yaitu siswa kelas IV B SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa kelas IV SD Negeri 16 Pemecutan sebagai kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Data hasil belajar pengetahuan IPS diperoleh melalui tes. Data dianalisis menggunakan uji-t. Nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung =74,28 dan nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung =72,15. Hasil analisis uji-t menunjukkan thitung=0,61 dan ttabel=2,000 untuk dk=62 dengan taraf signifikan 5%. Jadi thitung=0,61 < ttabel=2,000 maka H0 diterima dan Ha ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pendekatan saintifik terhadap hasil belajar pengetahuan IPS tema cita-citaku siswa kelas IV ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan langsung, pertanyaan tidak langsung, hasil belajar pengetahuan IPS. This study has aim to find out significant discrepancy of study result of social science between grup of student who are tought by scientific approach using direct question and grup of student who are tought by scientific approach using indirect question in theme of Cita-citaku on grade IV student Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School West Denpasar, 2014/2015. This type of study is pra-experiment using the static group pretest-postest design. The population of this study is all students on grade IV Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School, West Denpasar 2014/2015 with the total of 428 students. The technique used to determine sample is random sampling. The sample are 64 student that consist of two schools which are student grade IV B of Pemecutan 11 Elementary School as a group of students who are tought by scientific approach using direct question and student grade IV class of Pemecutan 16 Elementary School as a group of students who are tought by scientific approach using indirect question Data of the study result was gotten by test. The data was analyzed using uji-t. The range score of group of student who are tought by scientific approach using direct questions is =74,28 and the range score of group of student who are tought by scientific approach using indirect questions is =72,15. The result of analyzed uji-t shows thitung=0,61 and ttabel=2000 for dk=62 with significant level 5%. Thus thitung=0,61,< ttabel=2000 therefore H0 is accepted and Ha is refused. The result of this study shows that there is not influence of scientific approach to the study result of social science in theme of Cita-citaku on students grade IV reviewed from the characteristic of teacher’s questions at Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School West Denpasar 2014/2015.keyword : scientific approach, direct question, indirect question, study result of social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 11 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Widya Restuti; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas VI SD Negeri 11 Sesetan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VISD Negeri 11 Sesetan yang banyaknya 91 siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VIA sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 31 dan Kelas VIB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test dengan tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional SDN 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan thitung= 5,433>ttabel = 2,000 dengan db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) dan taraf signifikansi 5%. Demikian juga rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS (83,68) lebih besar dari hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran Konvesional (76,46)Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARCS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswaKelas VI SD Negeri 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Kata-kata kunci : model arcs , hasil belajar ipa This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SD N 11 Sesetan year 2014/2015 . The study population was all students in the six grade which are contains91 students. After synchronized and samples drawn in this study was 6th A grade as experimental group which are contains 91 students and 6th B grade as a control group which are contains 30 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results of research shows, there have a different result significant study science among the students that learned with learning model ARCS and the students learned with conventional learning SDN 11 Sesetan year2014/1015. This can be proved thitung= 5,433 > ttabel = 2,000 with db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) and significant 5%. As well average outcome study ssciencce students that learned with a learning model ARCS (83,63) greateter that sience students learning outcomes with conventional learning model (74,56). This is be Conluded that learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SDN 11 Sesetan year 2014/2015. keyword : models arcs , learning outcomes sience
PENGARUH MODEL INTEGRATED LEARNING (PEMBELAJARAN TERPADU) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS IX DARMASABA ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model Pembelajaran Terpadu dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus IX Darmasaba. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan “Nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus IX Darmasaba sebanyak 186 siswa yang selanjutnya dipilih dan dijadikan sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik “random sampling”, yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian diperoleh Kelas IV SD No. 5 Darmasaba sebagai kelompok eksperimen sebanyak 31 siswa dan Kelas IV SD No. 1 Darmasaba sebagai kelompok kontrol sebanyak 34 siswa. Data tentang hasil belajar Bahasa Indonesia dikumpulkan melalui metode tes berupa tes esay. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, didapat t hitung sebesar 2,534 dan t tabel pada taraf siknifikansi 5% dan db = 63 (∑n-2 = 65-2 = 63) adalah 2,000. Ini berarti t hitung > t tabel , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model Pembelajaran Terpadu dan siswa yang belajar melalui model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Terpadu berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus IX Darmasaba.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu, konvensional dan hasil belajar bahasa indonesia. This research is aimed at eliciting significant distinction of Indonesian language learning achievement between students who learn Indonesian through integrated learning model and conventional learning for the fourth grade students of Elementary School, Region IX Darmasaba. This research is a quasi experimental research that applies non-equivalent control group design. This study population is a fourth grade student Darmasaba Force IX 186 students were subsequently selected and sampled were selected using the technique of " random sampling " , which is a randomized class . From the results of the draw obtained Class IV SD No. 5 Darmasaba as many as 31 students experimental group and Class IV SD No. 1 Darmasaba as a control group of 34 students . Data on Indonesian study results collected through the method of testing is test essays . Furthermore, the data were analyzed by t-test . Based on the results of hypothesis testing using t-test , obtained t count equal to 2,534 and t table at the level of 5 % siknifikansi and db = 63 ( Σn - 2 = 65-2 = 63 ) was 2,000 . This means that t > t table , so that Ho refused and Ha accepted. The finding shows there is a significant distinction of the Indonesian Language learning achievement between students who learn Indonesian through integrated learning model and conventional learning. It can be concluded that the model of Integrated Learning effect on learning outcomes Indonesian students fourth grade IX Darmasaba cluster.keyword : integrated learning model, conventional and indonesian language learning achievement.
Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Penilaian Unjuk Kerja Terhadap Keterampilan Membaca Prosa di Kelas 4 SD Gugus 2 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Putu Sukma Andreani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca prosa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas 4 di gugus 2 kecamatan Sukasada. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (kuasi eksperimental), dengan desain nonequivalent posstest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD N 1 Gitgit berjumlah 23 orang dan siswa kelas 4 SD N 2 Gitgit berjumlah 28 orang yang diambil secara acak (random). Data keterampilan membaca prosa siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia dikumpulkan melalui teknik observasi menggunakan skala rating. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca prosa antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Berdasarkan tabel hasil perhitungan uji-t di atas,diperoleh thit sebesar 7,56. Sedangkan, ttab dengan db=49 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini dapat diartikan, thit lebih besar dari ttab sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berpengaruh terhadap keterampilan membaca prosa siswa SD kelas 4 gugus 2 kecamatan SukasadaKata Kunci : keterampilan membaca prosa, pendekatan saintifik. This study aims to determin differences in learning outcomes prose reading skills among groups of students that learned with the scientific approach and the students that learned with conventional approaches to grade 4 group 2 subdistrict Sukasada. Is classified as quasi-experimental study, with design nonequivalent posstest control group design. The sample was 4th grade students at SD N 1 Gitgit 23 people and students 4th grade SD N 2 Gitgit totaling 28 people taken at random. Data reading skills student in Indonesian subjets were collected through observation techniques using a rating scale. The data obtained were analyze using descriptive and inferensial statistical analysis (t-test). The results showed that there are significant differences in prose reading skills among students who learn the scientific approach and the students who studied with conventional approaches. Based on the calculation above t-test, obtainable thit is 7,56. while, ttab with db=49 and significance level 5% is 2,000. This can be interpreted, thit greater than ttab so that H0 rejected and H1be accepted. Based on this it can be concluded that the effect on the scientific approach to prose reading skills of elementary school students grade 4 group 2 subdistrict Sukasada.keyword : prose reading skills, scientific approach
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Ni Made Mitasasrini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5629

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write pada siswa kelas V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 8 Banyuning berjumlah 36 orang. Objek penelitian ini adalah sikap ilmiah siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan kuisioner. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase sikap ilmiah siswa kelas V SD No. 8 Banyuning. Berdasarkan hasil observasi, persentase sikap ilmiah aspek sering mengajukan pertanyaan pada siklus I adalah 66,67% meningkat menjadi 83,33% (kategori tinggi) pada siklus II. Persentase banyak ide pada siklus I adalah 63,89% meningkat menjadi 81,94% (kategori tinggi) pada siklus II. Persentase tidak mengganggu teman pada siklus I adalah 67,36% meningkat menjadi 82,64% (kategori tinggi) pada siklus II. Selanjutnya, berdasarkan hasil kuisioner, aspek sering mengajukan pertanyaan pada siklus I adalah 76,62% meningkat menjadi 83,06% (tinggi) pada siklus II. Persentase banyak ide pada siklus I adalah 67,78% meningkat menjadi 84,63% (tinggi) pada siklus II. Persentase tidak mengganggu teman pada siklus I adalah 73,43% meningkat menjadi 85,37% (tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model think talk write, sikap ilmiah The aim of the research was to improve the scientific attitude of students in Science subjects by applying the learning Think Talk Write model in class V SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Academic Year 2014/2015. This research belong to classroom action research, which was conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this research is V grade students of SD No. 8 Banyuning which is consist of 36 students. The object of this research is students scientific attitude. Collecting data in this study conducted by the method of observation and questionnaire. The data were analyzed by statistic descriptive techniques. The result of this research is improvement of students scientific attitude in V grade students of SD No. 8 Banyuning. Based on observation, the percentage of aspects of the scientific attitude frequently asked questions in the first cycle is increased by 66.67% improve to be 83.33% (high category) in the second cycle. The percentage of the attitude of many ideas or creativity in the first cycle was 63.89% improve to be 81.94% (high category) in the second cycle. The percentage of attitude does not disturbing friends in the first cycle was 67.36% improve to be 82.64% (high category) in the second cycle. Furthermore, based on the results of the questionnaire, the aspect frequently asked questions according to the context of the material for the first cycle was 76.62% improve to be 83.06% (high category) in the second cycle. The percentage of the attitude of many ideas or creativity in the first cycle was 67.78% improve to be 84.63% (high category) in the second cycle. The percentage of attitude does not interfere with a friend on the first cycle was 73.43% improve to be 85.37% (high category) in the second cycle. Based on the findings of this research it can be conclude that the implementation of the Think Talk Write (TTW) model can improve students scientific attitude in science class in V grade students is SD No. 8 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, in academic year 2014/2015.keyword : think talk write model, scientific attitude
MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 2 LUWUS MEKARSARI ., I Putu Agus Sunarman; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Luwus - Mekarsari tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian yaitu nonequipalent control group desigen. Dalam penelitian ini dilakukan tiga tahapan yaitu: tahap persiapan eksperimen, tahap pelaksanaan eksperimen dan tahap akhir eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berada di Gugus 2 Luwus - Mekarsari tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 10 kelas namun sampel yang digunakan hanyalah 2 kelas yaitu kelas V SD No 4 Luwus sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan kelas V SD No 1 Luwus sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial, namun dalam uji prasyarat sebelum uji t dilaksanakan terlebih dahulu data memasuki uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran mind mapping dengan siswa yang mendapat perlakuan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika kelas V di SD No 4 Luwus sebagai kelompok eksperimen dan SD No 1 Luwus sebagai kelompok kontrol tahun ajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 2,41 > ttabel 2,000 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran mind mapping yaitu sebesar 75,22 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 67,00 yang berada pada kategori sedang maka diterima, dengan demikian model pembelajaran mind mapping memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, hasil belajar matematika siswa. This study aims to investigate the influence of mind mapping learning model to mathematics learning outcomes Elementary fifth grade students Luwus Cluster 2 - Mekarsari 2013/2014 school year. This research is a quasi experimental or quasi-experimental research design using a control group that nonequipalent desigen. In this study conducted three phases: the preparation phase of experiments, the experimental implementation phase and the final phase of the experiment. The population used in this study were all students of class V are located in Cluster 2 Luwus - Mekarsari 2013/2014 school year, amounting to 10 samples used class but only 2 classes of fifth grade elementary school No. 4 Luwus as the experimental group numbering 36 students and grade V SD No. 1 Luwus as a control group numbering 40 students. Student learning outcomes data were collected through a test method with multiple choice objective test instrument. The data were analyzed with descriptive and inferential statistics, but the prerequisite test t test conducted before the data enters the first test for normality and homogeneity tests. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between groups of students who received treatment model of learning mind mapping with students who are treated with conventional learning in mathematics in elementary classes V No. 4 Luwus as the experimental group and SD No. 1 Luwus as a control group 2013/2014 school year. This is demonstrated by t-test, 2.41> 2.000 ttable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with mind mapping learning model that is equal to 75.22 which is in the high category and students who learn using conventional learning models 67,00 which is in the category are then accepted, thus learning model of mind mapping a positive effect on students' mathematics learning outcomes. keyword : models of learning mind mapping, the results of students' mathematics learning.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR SISWA ., Ni Kadek Tariani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, (2) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 4 Kaliuntu dengan jumlah 30 orang. Data prestasi belajar IPA dan gaya belajar siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Instrumen tes prestasi belajar IPA berbentuk tes pilihan ganda, instrumen tes gaya belajar berbentuk tes gambar. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio (Fhitung = 29,160 > Ftabel = 4,20), (2) terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 34,946 > Ftabel = 4,20), dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa (rhitung = 0,456 > rtabel = 0,361). Rata-rata nilai siswa setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio adalah 69,89 yang tergolong pada kategori tinggi, sedangkan rata-rata nilai siswa sebelum dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio adalah 50,22 yang tergolong pada kategori rendah. Dengan demikian, pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Prestasi Belajar IPA, Gaya Belajar This study aims to determine: (1) differences in student’s learning achievement IPA after being taught using scientific approach aided the portfolio assessment, (2) differences in student’s learning achievement IPA after being taught using scientific approach aided the portfolio assessment after learning style variables are controlled, and (3) contribution of covariates learning style on learning achievement IPA. This study used a pre-experimental study, the study was designed one group pretest-posttest design. Samples in this research was student fourth grade in elementary school number 4 Kaliuntu in 30 people. Science learning achievement data and student learning styles were collected using the test method. Science learning achievement test instrument shaped multiple-choice test, learning styles test instrument shaped test shots. The data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques and Anacova. The results showed that: (1) there is a significant difference after the student’s learning achievement in science are taught using a scientific approach to portfolio assessment assisted (Fcount = 29.160 > Ftable = 4.20), (2) there is a significant difference in learning achievement once taught science students by using a scientific approach aided the portfolio assessment after learning styles controlled variable (Fcount = 34.946 > Ftable = 4.20), and (3) there is a significant contribution covariates learning styles on students' learning achievement IPA (rcount = 0.456 > rtable = 0.361). The average value of students after being taught using scientific approach aided assessment portfolio is 72.11 belonging to the higher categories, while the average score of students before being taught using scientific approach aided assessment portfolio is 50.22 belonging to the lower categories. Thus, scientific approach aided the portfolio assessment effecting the student's learning achievement IPA.keyword : scientific approach, the achievement of learning science, learning styles
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA DAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV PADA TEMA CITA-CITAKU DI SD GUGUS MOCH. HATTA DENPASAR ., I Wayan Arya Ariana; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan sikap sosial antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequilevalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan, tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Multiple Stage Sampling. Data berupa nilai hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dikumpulkan dengan tes pilihan ganda biasa dan skor sikap sosial dikumpulkan dengan kuesioner skala sikap. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: 1) terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan sikap sosial siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (nilai p = 0,0001 < 0,05). 2) terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( nilai p = 0,003 < 0,05) dan 3) terdapat perbedaan sikap sosial siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( nilai p = 0,000 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan sikap sosial siswa.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, bahasa Indonesia dan sikap sosial The purpose of this research is to explore the differences in learning outcome knowledge of bahasa Indonesia and social attitudes between the students which is learn trhough scientific approach based portfolio assessment and the students which is learn trhough conventional learning approach. This research is quasi-experimental with Nonequilevalent Control Group Design. The population in this research is the fourth grade students at Moch. Hatta group, South Denpasar (2014/2015). The Samples in this research were taken by using the Multiple Stage Sampling. The Data in the form of the learning outcome knowledge of bahasa Indonesia collected with the usual multiple-choice test and social attitudes scores were collected by questionnaire. Data were analyzed by using descriptive statistics and MANOVA test. The results in this research showed as follows: 1) there are differences in learning outcome knowledge of bahasa Indonesia and social attitudes of the students which is learn trhough a scientific approach based portfolio assessment with the students who followed the conventional learning approach (p = 0.0001 < 0.05). 2) there are differences in learning outcome knowledge of bahasa Indonesia of students who take lessons with scientific approach based portfolio assessment with students who followed the conventional learning (p = 0.003 < 0.05) and 3) there are differences in social attitudes of the students which is learn trhough scientific approach based portfolio assessment and conventional learning students (p = 0.000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUDUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Adnyani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Self Regulated Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 272 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 2 Anturan yang berjumlah 31 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibubuk yang berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Self Regulated Learning (SRL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV di SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Lerarning (SRL) adalah 35,77 lebih besar dari rata-rata ( ) hitung, kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 27,68. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Self Regulated Learning berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV semester genap di Gugus XV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : model Self Regulated Learning (SRL), pemahaman konsep IPA This research aimed at finding the difference of science concept understanding between fourth grade of students who followed self regulated learning method adn those who followed the conventional method in even semester in Gugus XV buleleng subdistrict in the academic year of 2014/2015 the tipe of the present research is apparent experiment. The population of this research were all of the fourth grade in gugus XV buleleng subdistrict with total number 272 people in academic year of 2014/2015. The sampels og this research were 31 students fourth grade at SD no. 2 Anturan and 37 students of fourth grade at SD No. 2 Kalibubuk. Data of students science concept understanding was collected by using instrument test inform of essay. The data was analyzed by using statistics descriptive and statistics inferential (t- test). The result showed that there was a difference of science concept understanding which was significant between students who followed self regulated learning method in even semester in gugus XV buleleng subdistrict in the academic year of 2014/2015. According to the result of average accumulation ( ), it was known that expriment group ( ) who followed self regulated learning (SRL) model was 35,77 higher than average accumulation ( ) of control expriment who followed conventional learning model which was 27,68. It means that expriment ( ) > control ( ) si it can be concluded that the implementation of self regulated learning model influences fourth gade students science concept understanding in even semester in gugus XV buleleng subdistrict. keyword : self regulated learning (SRL) models, understanding of science concepts

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue