cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD SE-KECAMATAN BULELENG ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5817

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 membawa dampak positif dan negatif dalam pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya. Perlunya adaptasi siswa pada perubahan kurikulum ini, menimbulkan berbagai hambatan dan kesulitan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Oleh sebab itu, guru hendaknya mengetahui letak kesulitan belajar siswa untuk dapat membantu siswa dalam belajar sehingga siswa dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar konsep, keterampilan, serta pemecahan masalah matematika siswa kelas II dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SD Se-Kecamatan Buleleng. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa SD kelas II se-Kecamatan Buleleng yang berjumlah 170 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data secara statistika. Hasil penelitian ini adalah rata-rata siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal sebesar 40,59 persen, dengan jenis kesulitan tertinggi adalah kesulitan dalam keterampilan berhitung sebesar (15,29%), kesulitan dalam aspek konsep rata-rata (6,28%), kesulitan dalam aspek pemecahan masalah rata-rata (6,26%), kesulitan dalam 2 aspek sekaligus yakni konsep dan keterampilan berhitung rata-rata 4,26 persen, kesulitan dalam aspek konsep dan pemecahan masalah sekaligus rata-rata 0,84 persen, kesulitan dalam aspek keterampilan berhitung dan pemecahan masalah rata-rata 5,54 persen, dan kesulitan kompleks 10,06 persen. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas II di SD se-Kecamatan Buleleng dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 meliputi pengetahuan awal siswa mengenai konsep matematika, faktor guru, dan faktor kurikulumKata Kunci : kesulitan belajar, kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan The Implementation of curriculum 2013 had negative and positive impact of the learning process in elementary school especially. The adaptation needed of students in this new curriculum had some problems and difficulties that could influence students’ learning achievement. So, the teacher had to know the students’ difficulties to help the students in the learning process so the students could overcome the learning difficulties that faced. This study aimed to describe the difficulty of learning concept, skill, and match problem solving of class II in implemented of curriculum 2013 in the elementary schools of Buleleng district. The subject in this study was all of the students of class II in Buleleng district that the number of the students is 170 students. The method of collecting data that used in this study was test and interview method. The analysis technique that used in this study were descriptive quantitative and descriptive qualitative with showed the data as statistically. The result of this study was the average of students who had mistakes in the answering questions process was 40.59%, with the some mistakes in account skill was 15.29%, in the aspect of concept was 6.28%, in the aspect of the problem solving was 6.26%, and the difficulties in the twice aspect was in the aspect of concept and account skill was 4.26%, in the aspects of concept and problem solving directly was 0.84%, in the aspects of account skill and problem solving was 5.54%, and also in the complex aspect was 10.06%. the factors of students’ learning difficulties of class II in Buleleng district in implementation of curriculum 2013 such as the students understanding about match concept, teacher factor, and curriculum factor.keyword : learning difficulty, curriculum 2013, cause of difficulty factor
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DAN SIKAP SOSIAL TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 29 PEMECUTAN ., I Made Mardikayasa; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dan sikap sosial siswa kelas IVA SD Negeri 29 Pemecutan dengan menerapakan mind mapping dalam pembelajaran saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA pada tahun pelajaran 2014/2015 yang melibatkan sebanyak 37 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar sedangkan data sikap sosial siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner.Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan sikap sosial siswa kelas IVA di SD Negeri 29 Pemecutan. Ini terlihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 77,1% berada pada kriteria sedang, kemudian pada siklus II sebesar 87,89% berada pada kriteria sangat tinggi, dan untuk ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 78,83% kemudian pada siklus II sebesar 91,89% . Untuk sikap sosial siswa pada siklus I sebesar 2,99 berada pada predikat baik (B), kemudian pada siklus II sebesar 3,36 berada pada kriteria sangat baik (A-). Maka hasil belajar PKn dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebanyak 10,73%, sedangkan sikap sosial mengalami peningkatan sebesar 0,37.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan sikap sosial tema cita-citaku pada siswa kelas IVA SD Negeri 29 Pemecutan tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar PKn, dan sikap sosial. This research aims to improve students’ achievement of Civics and social attitudes IVA of SD Negeri 29 pemecutan by applying the mind mapping in scientific learning. The type of this research is Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles, and each cycle consisting of planning, action, observation and evaluation, and reflection. The research subjects were students in the class IVA in the academic year 2014/2015 that involved 37 students. Data of students’ achievement collected using achievement test instrument while data on students’ social attitudes were collected using questionnaire sheet instruments.The results of the research showed that application of mind mapping in the scientific approach can improve students’ achievement of Civics and social attitudes IVA of SD Negeri 29 pemecutan. It is seen from the average of students’ learning achievement in the I cycle of 77.1% at the medium criteria, then the II cycle of 87.89% at the highest criteria, and for the classical complete in the I cycle of 78,83% then in the II cycle at 91,89%. For the social attitudes students’ in the I cycle of 2.99 at good criteria (B), then in the II cycle of 3,36 at very good criteria (A-). Thus learning achievement of civics from cycle I to cycle II increased by 10.73 % , while social attitudes increased by 0.37.Thus, it can be conclude that, the application of mind mapping in the scientific approach can improve students’ achievement of Civics and social attitudes theme my dreams for the students IVA of SD Negeri 29 pemecutan academic year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific approach, students’ achievement of Civics, and social attitudes
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 SD NEGERI 3 BANJAR JAWA ., Putu Arik Indah Pertiwi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 75,1 dengan besar beda -24,9. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 85,4, besar beda -14,6. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 67,5, besar beda -32,5. (4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 91,4, besar bedanya -8,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 79,8. Besar beda -20,2. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 This research was purposed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD Negeri 3 Banjar Jawa with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum. The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD Negeri 3 Banjar Jawa based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 75.1 with -24.9 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 85,4 with -14.6. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 67.5 with -32.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 91.4 with – 8.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 79.8. -20.2 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers.keyword : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MEMBACA) TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV SD DESA PEGUYANGAN ., Ida Ayu Agung Dian Agathi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5172

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) antara kelompok siswa kelas IV SD Desa Peguyangan Tahun Ajaran 2014/2015 yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan rancangan The Static Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Desa Peguyangan yang berjumlah 561 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) siswa dikumpulkan dengan instrumen test pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung= 2,66 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti thitung> ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera. Skor rata-rata yang diperoleh dari hasil belajar siswa yaitu = 73,31 berada pada kategori sangat tinggi dan 65,91 berada pada kategori tinggi. Jadi pendekatan saintifik dalam pembelajaran berbasis pertanyaan guru dengan jawaban tertunda dan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berbasis pertanyaan guru dengan jawaban segera berpengaruh terhadap hasil belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) pada siswa kelas IV SD Desa Peguyangan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, berbasis pertanyaan guru, keterampilan membaca Abstract This research was aimed to know the difference of Indonesian language learning outcome (reading skill) between group of class IV students SD Desa Peguyangan 2014/2015 that were learn through scientific approach based teacher question with pending answer and students that were learn through scientific approach based teacher question with direct answer. Type of this research was experiment with the static group pretest-postest design. Population of this research were all of the students of class IV SD Desa Peguyangan in amount of 561 student. The sample of this research was determine by random sampling technique. The data of bahasa Indonesia learning outcome (reading skill) was collected by multiple choice test. The outcome of the research showed that taritmatic = 2,66 and ttabel (at 5% significancy target) = 2,00 that meant tarithmatic > ttabel. So could be concluded that there was significant difference of bahasa Indonesia learning outcome (reading skill) between students that were learn by scientific approach based teacher question pending answer and student that were learn by scientific approach based teacher question direct answer average score that were ganed from students learning result was = 73,31 at highest category and 65,91 at high category. So scientific approach on learning procces based teacher question with pending answer and scientific with direct answer influenced with bahasa Indonesia learning (reading skill) at the student of class IV SD Desa Peguyangan.keyword : scientific approach, teacher question, and reading skill
PENGARUH MODEL HEURISTIK VEE DENGAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Tianyar dengan jumlah siswa 29 orang dan kelas V SD N 10 Tianyar dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 22,13 > 16,22.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model heuristik vee, peta pikiran ,hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Kubu district, in 2014/2015 school year which consists of 7 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Tianyar which consisted of 29 students and fifth grade students in SD N 10 Tianyar which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching. Judging from the average score of a group of students that learned with Vee heuristic learning with Mind Maps larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 22,13> 16,22.Based on the result, can be concluded that Heuristik Vee teaching with mind mapping influence the science learning result in fifth grade cluster III Kubu distric, second semester, in 2014/2015 school year.keyword : heuristik vee model, mind mapping, learning result
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKn DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI DENPASAR BARAT ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup pada siswa kelas IV di SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan The Static Group Pretest-Postest Design. Populasi yaitu seluruh siswa kelas IV SD Gugus R.A. Kartini Denpasar Barat sebanyak 805 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 64 siswa dari siswa kelas IVB SD Negeri 19 Pemecutan sebagai kelompok A dan siswa kelas IVA SD Negeri 15 Pemecutan sebagai kelompok B. Data hasil belajar pengetahuan PKn kelompok A dan kelompok B dikumpulkan dengan tes hasil belajar pengetahuan PKn untuk selanjutnya dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung = 0.71 dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1.99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung < ttabel (0.71
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS II KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Asih Rosalina; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi kemampuan berpikir kritis IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. (2) deskripsi kemampuan berpikir kritis IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL. (3) pengaruh model pembelajaran Self Regulated Learning terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa dengan kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis Penelitian adalah penelitian eksperimen semu, dilaksanakan di SD No. 3 dan 4 Penarukan pada semester genap tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian menggunakan desain post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Buleleng dengan jumlah 144 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 3 Penarukan yang berjumlah 40 orang dan kelas V SD No. 4 Penarukan yang berjumlah 40 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dengan menggunakan tes essay berjumlah 12 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Mean (M) atau rata-rata siswa pada kelompok kontrol sebesar 27,75 berada pada kategori sedang. (2) Mean (M) atau rata-rata siswa pada kelompok eksperimen sebesar 35,425 berada pada kategori tinggi. (3) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajarn SRL pada kemampuan berpikir kritis siswa dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajarn konvensional (thitung = 6,039> ttabel = 2,000).Kata Kunci : model pembelajaran SRL, model pembelajaran konvensional, kemampuan berpikir kritis This research aimed to identify (1) the description of students’ critical thinking ability in science who was taught using conventional learning model. (2) the description of students’ critical thinking ability in science who was treated using SRL learning model. (3) the effect of Self Regulated Learning model toward the students’ critical thinking ability in science who were taught using conventional learning model. This research was quasi experiment, which was conducted in SD No. 3 and SD No. 4 Penarukan on the even semester of academic year 2014/2015. The design of this study was post test only control group design. The population of this study was all 144 fifth grade students in Gugus II, Buleleng sub-district. Meanwhile, the sample was 40 fifth grade students in SD No 3. Penarukan and 40 fifth grade students in SD No. 4 Penarukan. The data collected in this current study were the data of the students’ critical thinking ability in science which obtained using essay test consisting of 12 items. The obtained data were analyzed using descriptive and inferential (t-test) statistical analysis. The result of this study can be concluded that (1) students’ mean score (M) in the control group was 27,75 which can be categorized as mediocre. (2) students’ mean score (M) in the experimental group was 35,425 which can be categorized as high. (3) there was a significant effect on the use of SRL learning model toward the students’ critical thinking ability compared to those who were taught using conventional learning model (tobserved = 6,039 > tcritical value = 2,000).keyword : SRL learning model, conventional learning model, critical thinking ability
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASSESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MEMBACA) DAN SIKAP SPIRITUAL SISWA KELAS IV SD PADA TEMA CITA-CITAKU ., Kadek Dwi Warsini; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan membaca) dan sikap spiritual antara siswa kelas IV SD Gugus Jenderal Sudirman Kecamatan Denpasar Selatan yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assesmen portofolio dan yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD Gugus Jenderal Sudirman Kecamatan Denpasar Selatan. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas IV B SD N 2 Sesetan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang dan kelas IV B SD N 6 Sesetan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hasil hipotesis I dan II menggunakan t-test dan untuk hipotesis III digunakan uji statistik Manova.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan membaca) dan sikap spiritual antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assesmen portofolio dan yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa hasil analisis Manova yang dihitung dengan uji Multivariate lebih kecil dari angka signifikan yaitu 0,001 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbasis assesmen portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan membaca) dan sikap spiritual siswa pada pembelajaran tema cita-citaku. Kata Kunci : saintifik, portofolio, hasil belajar, keterampilan membaca, sikap spiritual. This study aimed to determine the significant differences effect on students’ Indonesian language knowledge (reading skill) and spiritual attitude between class IV SD Gugus Jenderal Sudirman Kecamatan South Denpasar which was taught through scientific approach based on portfolio assessment and taught through conventional scientific approach. This research was experimental research which used Non Equivalent design. The population of this study was the fourth grade students at SD Gugus Jendral Sudirman KecamatanSouth Denpasar. The sample was gained by using random sampling technique. The samples were class IV B SD N 2 Sesetan as experimental group which consist of 37 students and class IV B SD N 6 Sesetan as control group which consist of 40 students. The statistic analysis that was used to analyze the first and second hypothesis by using t-test, moreover the third hypothesis was analyzed by using MANOVA. The result of analysis showed that there was significant difference effect on students’ Indonesian language knowledge (reading skill) and spiritual attitude between the group which was taught through scientific approach based on portfolio assessment and taught through conventional scientific approach. This result can be proven from the MANOVA analysis which was tested by Multivariate. The significant was 0.001 < 0.05. Thus, it can be concluded that teaching through scientific approach based on portfolio assessment gave effect on students’ Indonesian language knowledge (reading skill) and spiritual attitude on the theme of my aspiration. keyword : scientific approach, portfolio, reading skill and spiritual attitude
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 PEMARON KECAMATAN BULELENG ., Desak Ketut Sarining Sekar; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5823

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pelajaran IPA, mendiskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng dan mendiskripsikan usaha-usaha guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru IPA sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif IPA pada siswa, aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA dan kendala yang dialami dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA. Metode pengumpulan data menggunakan tes uraian & wawancara yang hanya dilakukan pada guru IPA. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 46,45% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata termasuk kategori sedang. Hasil analisis indikator menunjukkan bahwa berpikir orisinil merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 84,17% dari indikator berpikir lancar, berpikir elaboratif dan indikator berpikir luwes. Kendala-kendala yang dihadapi dalam kemampuan berpikir kreatif adalah minat siswa yang masih rendah, fasilitas yang kurang memadai, kurangnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang perhatian orang tua terhadap aktivitas belajar anak-anaknya. Usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA antara lain guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariatif dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik & menyenangkan seperti lebih banyak mengajak peserta didik melakukan eksperimen di kelas atau di luar kelas. Kata Kunci: deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACK This study aimed to describe the creative thinking abilities of students in science lessons, describe the obstacles faced by teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng and describe the efforts of teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng. This type of research is qualitative descriptive. The subjects were students of class IV and science teachers, while the object of this study is the ability to think creatively IPA on students, the activities undertaken to improve the ability to think creatively IPA and constraints experienced in enhancing the ability to think creatively IPA. Methods of data collection using test descriptions and interviews were only conducted on a science teacher. Results of this study are as much as 46.45% of students scored below average including medium category. Results of the indicator analysis shows that original thinking is an indicator with the highest percentage of the total percentage of 84.17% of the indicators of current thinking, thinking elaborative and indicators to think flexibly. Constraints faced in the ability to think creatively is the interest of students is still low, inadequate facilities, lack of utilization of the environment as a source of learning, learning methods that are less attractive and less parental supervision of their children's learning activities. Efforts are being made to improve the ability to think creatively IPA, among others, teachers use a more varied learning methods and implement learning activities more interesting and fun as more invites students to conduct experiments in the classroom or outside the classroom. keyword : qualitative descriptive science lesson, the ability to think creatively.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS SISWA DENGAN MENGONTROL SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV SD GUGUS VII KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Made Wardana; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5153

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap sosial pada siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat.Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experiment). Desain eksperimen yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat yang terdapat 8 sekolah dasar. Total pupulasinya adalah 610 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga diperoleh 2 sekolah yaitu sekolah kontrol dan sekolah eksperimen. Penyetaraan sampel dilakukan dengan sistem matching sehingga diperoleh 30 siswa kelompok kontrol dan 30 siswa kelompok eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan rubrik penilaian untuk hasil belajar keterampilan IPS, dan kuisioner untuk sikap sosial. Data dianalisis menggunakan analisis kovarian satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap sosial pada siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat. Hal ini dibuktikan dari perolehan Fhitung = 7,294 > Ftabel (01;57), (0,05) = 4,020 dan analisis determinasi menunjukkan bahwa 2,1% hasil belajar keterampilan IPS dipengaruhi oleh sikap sosial. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar keterampilan IPS dengan mengontrol sikap sosial siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar keterampilan ips, sikap sosial Abstract This study aims to find out the significant difference of learning result of social skill between student group who was teached with scientific approach and the student group who was teached with scientific approach based on assestment portofolio by control of social attitude at the student grade IV of elementary school of cluster VII subdistrict of west Denpasar. This research type is quasy experiment. Experiment design has been applied was noneqivalent control group design. Population in this study was the fourth grade student of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar that consist of 8 elementary school. Population were 651 students. Determination of sample was conducted by random sampling technique so that it obtained 2 school that are control and experiment school. Equivalence of sample was conducted with matching system so that obtained 30 students as control group and 30 students as experiment group. Data collection in this stude was used by that are assestment rubric for learning result of social science skill and questioner for social attitude. Data was analyzed by using one way of covariant analysis. The result of data analysis showed that there was significant differenced the result of social science skill between student group who was teached with scientific approach and the student group who teached with scientific approach based on assestment portofolio by control the fourth grade student’s social attitude of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar. It was proved from Fcalculate = 7,294 and Ftable (01;57), (0,05) = 4,020 thus Fcalculate = 7,294 > Ftable = 4,020 and the determination analysis show that 2,1% learning result of social science skill is effected by student’s social attitude. Based on it hence can be concluded that there was significant effect of scientific approach based on assesment portofolio toward learning result of social science skill by control the fourth grade student’s social attitude of elementary school of cluster VII of subdistrict of west Denpasar. keyword : scienctific approach, assesment portofolio, learning result of social science skill, social attitude.

Page 4 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue