cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 322 Documents clear
Penerapan Model Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV ., A.A.Istri Alit Trisnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7076

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan keaktifan belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk mengumpulkan data keaktifan belajar dan metode tes untuk mengumpulkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pencatatan kegiatan pra siklus PTK diperoleh persentase rata-rata keaktifan belajar IPS siswa 59,52% dengan kriteria kurang aktif pada siklus I meningkat menjadi 72,55% dengan kriteria cukup aktif dan siklus II meningkat menjadi 86% dengan kriteria aktif. Sedangkan persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada pra siklus adalah 41,17% pada siklus I meningkat menjadi 61,76% dan siklus II meningkat menjadi 85,29% mendapat predikat ≥ B+. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Quantum Teaching dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan pengetahuan IPS pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : quantum teaching, keaktifan, kompetensi pengetahuan. This study is aimed to (1) enhance the activity of social studies through the implementation of Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016 and (2) improve the social knowledge through Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016. This study is conducted by implementing Classroom Action Research in which it has been conducted in two cycles. The subjects of this study were students of class IV A in SDP Tulangampiang in academic year 2015/2016. The observation method was used in collecting data of student’s activeness during the learning process, while the test was used in collecting data of student’s score of social knowledge. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Result of average student’s activeness in pre- cycle is 59,52% criteria less active. At the first cycle is 72,55% criteria enough active and at the second cycle, average student’s activeness had been improved. It is 86% criteria active. Result of student’s competency in social mastery in pre-cycle is 41,17%. At the first cycle is 61,76%. At the second cycle, the number of student’s competency in social mastery in which students got more than B+ score had been improved. It is 85,29%. The result shows that this study is successfully conducted in which Quantum Teaching Model can improve student’s activeness in social learning and student’s competency in social mastery in IV Grade in SDP Negeri Tulangampiang in academic year 2015/2016.keyword : quantum teaching, liveliness, competency of knowledge.
PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA ., I Wayan Gunawan; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7515

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu (1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda berjumlah 20 butir, sedangkan data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan instrumen tes uraian berjumlah 10 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 6 Kawan menunjukan bahwa (1) terjadi peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 13, dari rata-rata 67 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 16 dari rata-rata 65 pada siklus I menjadi 81 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 6 Kawan tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok yang berisikan kegiatan berpikir (think), berbicara (talk) dan menulis (write).Kata Kunci : think talk write, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar IPA The purposes of this study are to know the (1) increase of critical thinking skill in natural science subject of the fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 by applying cooperative learning method type think talk write (TTW) and (2) increase of the learning achivement in natural science of the fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 by applying cooperative learning method type think talk write (TTW) The present study made use of a classroom action research. The subjects of the present study was fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic year 2015/2016 which consists of 21 student. The data of learning achievement collected with multiple choise instrument which consists of 10 items and the data of critical thinking of student collected with paraphrase instrument which consists of 10 items. The accumulate of data were analyzed by using descriptive statistical analysis method. The result of the study by using cooperative learning method type think talk write (TTW) in natural science learning of four th grade student of SD Negeri 6 Kawan showed that (1) the increased average student critical thinking skill around 13 from average 67 in the cycle I becoming 80 in the cycle II, (2) the increased average learning achivement around 16 from average 65 in the cycle I becoming 81 in the cycle II. Based on the result of the study that applied of cooperative learning method think talk write (TTW) in natural science learning of fourth grade student of SD Negeri 6 Kawan in academic 2015/2016 could be increased critical thinking skill and the student learning achivement. the increased occured because the student motivated by discusion group whith contains thinking, talking, and writing activities. keyword : think talk write, critical thinking skill, learning achivement IPA
Penerapan Model Pembelajaran PBL Berbantuan Media Questions Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa ., Ni Komang Ari Yudani; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Questions Box pada siswa kelas IV semester II di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah 32 orang siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskrptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL berbantuan media Questions Box dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase hasil belajar siswa sebesar 71% yang berada dikategori sedang, dan pada siklus II persentase hasil belajar siswa meningkat menjadi 85% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : model PBL, media Questions Box This research aimed to determine science learning outcome after applying learning model of Problem Based Learning (PBL) which using Questions Box for fourth grade students at second semester in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district Karangasem regency in academic year 2015/2016. The subjects were 32 students at fourth grade of second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of learning outcome collected by using test. Data were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicates that implementation of PBL learning model which using Questions Box can improve science learning outcome for fourth grade at second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. It can be seen from the increase in student’s science learning outcomes from the first cycle to second cycle. In the first cycle the percentage of student learning outcomes is 71% in medium category, and at the second cycle the percentage of student learning outcomes increase to 85% which is at high category.keyword : PBL model, Questions Box media
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Putu Ayu Riska Candrayani; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tukadsumaga setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Tukadsumaga. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data pada siklus I, tingkat aktivitas siswa mencapai 70,64%, setelah dikonversikan ke dalam PAP aktivitas, tergolong kategori cukup aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 74,97%, setelah dikonversikan ke dalam PAP hasil belajar, tergolong kategori cukup baik. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas sebesar 13,22% dan hasil belajar IPA sebesar 9,90%. Tingkat aktivitas siswa mencapai 83,86%, tergolong katagori aktif. Tingkat hasil belajar IPA siswa mencapai 84,87%, tergolong katagori baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 2 Tukadsumaga tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar IPA, inkuiri terbimbing This study was aimed at finding out an increase in activity and science learning achievement of the fifth grade students of SD Negeri 2 Tukadsumaga after implementing guided inquiry learning model. This was a classroom action research with two cycles. The subjects were the fifth grade students of SD 2 Tukadsumaga. The data were collected by observation and test. The data collected were analyzed using descriptive quantitative statistical analysis. From the analysis in cycle I it was found that the level of student activity was 70,64%, falling into category active enough, and after being converted into criterion reference evaluation, the learning achievement falls into category good enough. The result of the study in cycle II showed that there was 13,22% increase in activity and the science learning achievement was 84.87%, falling into category active. The results of this study showed that the implementation of guided inquiry learning model can increase the fifth grade students’ science learning achievement in SD Negeri 2 Tukadsumaga in the academic year 2015/2016.keyword : activity, science learning achievement, guided inquiry
PENGARUH METODE COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA BY DESIGN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Putu Yogi Karnanda; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode course review horay berbantuan media by design, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode course review horay berbantuan media by design dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 111 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Yehembang Kangin yang berjumlah 23 siswa dan siswa kelas IV SDN 3 Yehsumbul yang berjumlah 19 siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Data diperoleh melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode course review horay berbantuan media by design adalah 19,00 yang terkategori tinggi, (2) nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 10,94 yang terkategori rendah, (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan dengan metode course review horay berbantuan media by design dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus V Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016 (sig=4,860 > 2,021).Kata Kunci : Course review horay, hasil belajar This research aimed to (1) describe student’s science learning outcome who learned by course review horay method aid by design media, (2) describe student’s science learning outcome who learned by conventional learning, (3) know the difference in science’s learning outcomes between students who learned by course review horay method aid by design media and students who learned by conventional learning on fourth grade students on cluster V at Mendoyo district in academic year 2015/2016. This study was quasi experimental research with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research were all fourth grade students on Gugus V at Mendoyo district in academic year 2015/2016 whom total of the students were 111 students. The sample of this research was fourth grade students of SDN 1 Yehembang Kangin whom totaling 23 students and fourth grade students of SDN 3 Yehsumbul whom total of the students were 19 students which selected by random sampling technique. Learning outcome’s data collected by multiple choice test method. The data which obtained then analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The result of this research showed, (1) the average score of student’s science learning outcome who learned by course review horay method aid by design media was 19 which excellent category, (2) the average score of student’s science learning outcome who learned by conventional learning was 10,94 which poor category, (3) that was significantly difference science’s learning outcomes between students who learned by course review horay method aid by design media and students who learned by conventional learning on fourth grade students on cluster V at Mendoyo district in academic year 2015/2016 (sig=4,860 > 2,021).keyword : Course review horay, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Ni Wayan Januk Parwati; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 148 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Culik dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Culik. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 23,81 berada pada kategori sangat tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 16,65 berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,31 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model make a match, hasil belajar This research aims to (1) describe the science learning outcomes group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media, (2) describe the science learning outcomes group of students that learned with conventional learning model, (3) determine differences in science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the school year 2015/2016, amounting to 148 students. Sample that taken by sampling random technique. The research sample that fourth grade students of SD Negeri 2 Culik and fourth grade students of SD Negeri 3 Culik. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that (1) the average score of science learning outcomes experimental group was 23.81 are at very high category, (2) the average score of science learning outcomes control group was 16.65 in middle category, (3) results of t-test analysis, obtained tcount is bigger than ttable (tcount=6,31>ttable=2,021) this means that there are significant differences between the science learning outcomes of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning model.keyword : model make a match, learning outcomes
PENGARUH MODEL POGIL, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Kadek Dwi Sarjana; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan uji Anakova 2 jalur 1 kovariabel dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 9,590, dengan Sig. = 0,003 < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 10,529, dengan Sig. = 0,002 < 0,05), (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 0,517, dengan Sig. = 0,476 > 0,05), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Tahun Pelajaran 2015/2016 (Sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA.Kata Kunci : model POGIL, gaya kognitif, pemahaman konsep IPA, motivasi berprestasi The study was aimed to analyze the effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), cognitive styles, and achievement motivation toward science concept understanding. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using random sampling technique. The collected data were analyzed by two-way Analysis of covarians with one covariable and product moment. The result of the research showed that (1) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who studied with POGIL models and the group of students who learned with conventional models after controlling achievement motivation (F = 9,590, with Sig. = 0,003 < 0,05), (2) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who have impulsive cognitive style and the group of students who have reflective cognitive style after controlling achievement motivation (F = 10,529, with Sig. = 0,002 < 0,05), (3) there are not significant interaction between learning models and cognitive styles toward science concept understanding after controlling achievement motivation (F = 0,517, with Sig. = 0,476 > 0,05), and (4) there are significant correlation of student achievement motivation with science concept understanding on fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. (Sig. = 0,000 < 0,05). So that, POGIL models, cognitive styles, and achievement motivation have influence on science concept understanding.keyword : POGIL models, cognitive styles, science concept understanding, achievement motivation
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF ., Ni Putu Anik Erawati; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung, tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 17 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata pada tahap observasi awal untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 69,43% dan pengetahuan metakognitif sebesar 68,86% yang sama-sama berada pada predikat C. Pada siklus I persentase rata-rata kompetensi pengetahuan IPS sebesar 74,13% dan pengetahuan metakognitif sebesar 73,44% yang sama-sama berada pada predikat B dengan persentase rata-rata 80%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 8,26% dan pengetahuan metakognitif sebesar 6,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan pengetahuan metakognitif pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, inquiry, kompetensi pengetahuan, metakognitif This study aimed at (1) improving the competence of social science knowledge and (2) improving students’ metacognitive knowledge through the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. The subjects of this study were 35 students (17 females and 18 males) of class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. This study was a classroom-based action research which was conducted in two cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning, conducting, observing, and reflection. The data were collected by test and then were analyzed descriptively and by using the quantitative descriptive analysis method. The result shows that the average percentage of social science knowledge competence based on the earlier observation was 69,43% and the metacognitive knowledge was 68,86%, and both are at the predicate of C. At the first cycle, the percentage average percentage of social science knowledge competence raise to 74,13% and the metacognitive knowledge was 73,44%. Both are less than 80% and still at predicate B. There was an improvement of 4,7% on science knowledge competence and 4,58% on metacognitive knowledge. At the second cycle the average percentage of social science knowledge competence was 82,39% and the metacognitive knowledge was 80,33%. Both are at predicate B and each percentage is more than 80%. The was again an improvement from the first to the second cycle of 8,26% on science knowledge competence and 6,89% on metacognitive knowledge. It can be conclude that the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016, can improve both of students’ social science competence and metacognitive knowledge. keyword : scientific, inquiry, competence of knowledge, metacognitive
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW QUESTION READ REFLECT RECITE REVIEW (PQ4R) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Kadek Utari Mas Pratiwi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6949

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (3) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar rendah antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (4) pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa kelas V SDN 1 Baktiseraga. Data hasil belajar menggunakan test sedangkan data motivasi belajar menggunakan kuesioner dan data diperoleh dengan uji-t dan anava dua jalur. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R daripada yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, perbedaan hasil belajar IPS pada siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V. Kata Kunci : Strategi pembelajaran PQ4R, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS ABSTRACT This study is a quasi-experimental research. The objectives of this study were to know (1) the differences of social learning outcomes of students grade V who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, (2) the differences of social learning outcomes of students grade V who have high learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (3) the differences of social learning outcomes of students grade V who have low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (4) the interaction effect between PQ4R learning strategies and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. The samples of this study were 46 students of grade V in SDN 1 Baktiseraga. The data of learning outcomes was using a test while the data of learning motivation was using a questionnaire and the data was obtained using t-test and anava two lanes. The results showed that there were differences in social learning outcomes who get PQ4R learning strategy than not getting the PQ4R learning strategy, the differences of learning outcome in social knowledge in grade V who have high learning motivation and low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, the interaction effect between PQ4R learning strategy and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. keyword : PQ4R learning strategies, Motivation, Social Learning Outcomes
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA PEMAHAMAN PADA WACANA NARASI KELAS V SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Kadek Gustini Mirasanthi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi kelas V SD Negeri 1 Penarukan, (2) menemukan hambatan yang dialami siswa dalam kemampuan membaca pemahaman pada wacana narasi, dan (3) menemukan upaya- upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) tes, (2) kuesioner, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan. Sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi memperoleh nilai 71 berkualifikasi baik, (2) hambatan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi yaitu siswa kurang mampu dalam menceritakan kembali wacana yang telah dibaca dan susahnya siswa membuat kesimpulan berdasarkan wacana yang telah dibaca, dan (3) Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca yaitu dengan cara membimbing siswa dan menjelaskan teknik-teknik di dalam membaca agar siswa mampu memahami isi wacana yang dibaca.Kata Kunci : kemampuan membaca pemahaman wacana narasi This study aims to (1) determine students abilities in reading comprehension in narrative discourse of class V SD Negeri 1 Penarukan, (2) finding the barriers experienced by students in reading comprehension in narrative discourse, and (3) find the efforts made by teachers to improve students reading comprehension in narrative discourse. This type of research is qualitative descriptive. Collecting data in this study conducted by the method of (1) test, (2) questionnaires, and (3) interview. Data already collected was processed inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Penarukan. While the object of this study is the students' skills in reading comprehension in narrative discourse. The results showed that (1) the ability of students' reading comprehension in narrative discourse scored 71 well-qualified, (2) barriers to students in reading comprehension in narrative discourse that disadvantaged students in the retelling of discourse that have been read and difficult students make conclusions based discourse that has been read, and (3) Efforts are being made to improve the ability of teachers reading that is by guiding students and explaining the techniques in reading so that students are able to understand the content of the discourse that is read.keyword : reading comprehension of narrative discourse

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue