cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): April" : 220 Documents clear
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Putu Sri Agustini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Ambengan kecamatan sukasada setelah diterapkan model inkuiri terbimbing berbantuan media konkret. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Ambengan yang berjumlah 24 orang. Objek penelitian ini adalah sikap ilmiah dan hasil belajar IPA. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan angket dan data hasil belajar di kumpulkan dengan tes. Data sikap ilmiah dan hasil belajar dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis menunjukkan rata-rata sikap ilmiah pada siklus I sebesar 76,36 dengan katagori “cukup” mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,47 dengan katagori “tinggi”. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 63,33 pada siklus II mengalami peningkatn menjadi 76,46. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan media konkret dapat meningkatkan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V semeseter genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, media konkret, sikap ilmiah, hasil belajar IPA. The purpose of this research was to know about the increasing scientific attitude and result of the natural science of fifth grade in SDN 3 Ambengan Sukasada subdistrict after applied by guided inquiri model with concrete model. This kind of research was classroom action research that did by two cyles and every cyle consisted of four steps, that are planning, implementation, observation/evaluation and reflection. The subject of this research was fifth grade of SDN 3 Ambengan that consisted of 24 students. the object of this research was scientific attitude and result of natural science’s study. the scientific attitude datas collected by questionnaire and results of studied data collected by tests. the scientific attitudes data and result of the study was analyzed by analysis method descriptive qualitative. the result of analysis showed that average scientific attitude on first cyle was 76.36 it’s mean “enough” category, it would be increasing on second cycles became 85,47 it’s mean “high” category. the students average score results on cyle first was 63.33 on second cyle it would be increasing became 76,46. According results of the study, it can concluding that implementation of guided inquiry model with concrete media can increasing scientific attitude and result of nature science’s study fifth grade two semester in academic year 2015/2016 in SDN 3 Ambengan Sukasada subdistrict.keyword : guided inquiry model, concrete media, scientific attitude, nature science’s study
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA KELAS III SD ., Ni Wayan Yunita Dewi; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, yang berjumlah 14 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes menulis karangan. Data dianalisis untuk menghitung mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan persentase rata-rata keterampilan menulis karangan siswa secara klasikal, yaitu dari pra siklus sebesar 62,64% (kategori rendah) menjadi 76,42% (kategori sedang) pada siklus I dan meningkat menjadi 82,14% (kategori tinggi) pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 19,50% dari pra siklus hingga siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : TTW, gambar seri, menulis karangan The purpose of this reserch was improve writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing, Pupuan, Tabanan, in the 2015/2016 academic years, by applying “Think Talk Write” learning model. This research was action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this reserch were third grade students of SD Negeri 5 Belimbing that consist of 14 students. The object of this research was the students' writing skills. The data collection was done by writing test method. The data were analyzed to calculate mean and mean percentage. The results showed that an increase in the mean percentage of writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing. It can be seen from the increase in mean percentage of writing skills of the students in the classical style, that were from pre-cycle of 62.64% (lower category) to 76.42% (medium category) in the first cycle and increased to 82.14% ( high category) in the second cycle, there were 19.50% increase from the pre cycle to cycle II. Based on these results, it can be concluded that the application of “Think Talk Write” learning model can improved writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing, Pupuan, Tabanan in the 2015/2016 academic years.keyword : TTW, image series, writing essays
PENERAPAN STRATEGI TTW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MUATAN MATERI BAHASA INDONESIA ., Ni Luh Gede Yuni Artini; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui strategi think talk write, (2) meningkatkan keterampilan berbicara dalam muatan materi Bahasa Indonesia siswa melalui strategi think talk write. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek terteliti siswa kelas IIIC SDN 2 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 26 siswa. Tindakan dilakukan dalam dua siklus. Siklus I terdiri atas 4 pertemuan dan siklus II terdiri atas 4 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan tes (lisan). Data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : melalui penerapan strategi think talk write (TTW) dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan berbicara dalam muatan materi Bahasa Indonesia pada siswa kelas IIIC SDN 2 Ubung tahun pelajaran 2015/2016. Keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% yang berada pada rentangan 65-79 dengan kriteria cukup aktif, pada siklus II yakni keaktifan belajar siswa sebesar 86,66% dengan rentangan 80-89 dengan kriteria aktif, keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 72,57% yang berada pada rentangan 65-79 dengan kriteria sedang, pada siklus II keterampilan berbicara siswa sebesar 80,65% yang berada pada rentangan 80-89 dengan kriteria tinggi dan mencapai ketuntasan 88% sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Kata Kunci : strategi Think Talk Write, keaktifan belajar, dan keterampilan berbicara. This research aims to (1) enhance the activity of student learning through think talk write strategy, (2) improve speaking skills in a material charge indonesian students through think talk write strategy. This type of research is the classroom action research (PTK) with the subject the subjects of third grade elementary students SD N 2 Ubung the school year 2015/2016, totaling was 26 people.the action was conducted in two cycles. First cycle consisted of for time meetings and the second cycle consists of for time meetings. Each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection. Studens “ learning activeness Data was collected using observation sheets, while the data collected by the students” speaking skills tes (lisan). The collected data were analyzed by descriptive statistics and quatitative descriptive. The results showed that : through the implementation of the strategy think talk write (TTW) can enhance the activity, and speaking skills in charge of indonesian material in class 3th C SDN 2 Ubung the academic year 2015/2016. Activeness of studens in the firs cycle of 72,5% which is in the range of 65-79 with the criteria fairly active, the second cycle of the students “learning activeness of 86,66% with a range of 80-89 with active criteria, the speaking skills of students in the first cycle amounting to 72,57% who are in the 65-79 range with the criteria being, in the second cycle students “ speaking skills by 80,65% who are in the 80-89 range with high criteria and achieve, mastery 88% arccoding two the indicators of success set has been reached keyword : strategy think talk write, learning activity, and speaking skills.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA LKS UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., I Kadek Bayu Pertama; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan berupa rendahnya penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 14 Pemecutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media LKS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Pemecutan. Subjek terteliti adalah siswa kelas V pada tahun ajaran 2015/2016 yang melibatkan sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan metode tes jenis objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media LKS dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 14 Pemecutan Kecamatan Denpasar Utara. Ini terlihat dari peningkatan presentase rata-rata nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I yaitu 69,25% berada pada kreteria sedang, kemudian pada siklus II persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 82,15% berada pada kreteria tinggi. Dan untuk ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 59,37% kemudian pada siklus II sebesar 100%. Dengan demikian penguasaan kompetensi pengetahuan IPA mengalami peningkatan sebesar 40,63%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media LKS dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 14 Pemecutan Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, penguasaan kompetensi pengetahuan, dan media LKS. This research is background by the findings in the form of low mastery of knowledge competencies fifth grade science studentsof SD Negeri 14 Pemecutan. The aims of this resech to improve the mastery of knowledge competencies fifth grade science students, through the implementation of cooperative learning model jigsaw aided LKS media.Type of this research is the Classroom Action Research (PTK) is conducted in two cycles, and each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. This research were conducted in SD Negeri 14 Pemecutan. The subjects of this studyis the V grade students in the academic year 2015/2016 which involved as many as 32 students. The collection of data mastering science knowledge competency test were conducted using an objective type multiple choice always. The collected data was then analyzed quantitative descriptive. The results showed that the application of cooperative learning model jigsaw aided LKS media can improve their understanding of knowledge competency science in V grade in SD Negeri 14 Pemecutan Denpasar Utara district. This is evident in the increased percentage of the average value of competence mastery of knowledge IPA in the first cycle 69.25% in the criteria being, then the second cycle of the average percentage of knowledge mastery of competencies science by 82.15% on high criteria . And for classical completeness in the first cycle of 59.37% after the second cycle of 100%. Therefore the knowledge mastery of competencies IPA increased by 40.63%. It can be concluded that the implementation of cooperative learning model jigsaw aided LKS media can improve their understanding of knowledge competency IPA in class fifth in SD Negeri 14 Pemecutan Denpasar Utara District.keyword : jigsaw cooerative learning model, competency mastery of knowledge and LKS media.
PEMANFAATAN INSTRUMEN MUSIK TRADISIONAL BALI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BERNYANYI ., Gede Pera Surpadiana; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7355

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan aktivitas belajar peserta didik saat pembelajaran bernyanyi dan ada tidaknya peningkatan hasil belajar setelah pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Banjar Tegal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dapat meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran SBK di kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal. Rata-rata keaktifan belajar pada siklus I sebesar 76,78, pada siklus II sebesar 81,67, besar peningkatan adalah 4,89, (2) pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dapat meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran SBK di kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal. Rata-rata hasil belajar pada siklus I mencapai 77,33 dan pada siklus II mencapai 83,11, mengalami peningkatan sebesar 5,78. Kata Kunci : instrumen musik, keaktifan belajar, hasil belajar The research has a purpose to know wheter the student improve their activiness or not in learning singing subject and whether there is the increase of study result (psychomotor) or not after utilizing of Balinese traditional music instrument in teaching singing in art, culture, and skill subject in V grade in second semester on 2015/2016 at SD Negeri 2 Banjar Tegal. This research is action research. The subject of this research is the student in V grade at SD Negeri 2 Banjar Tegal. There are 18 observation and test then is analyzed by descriptive statistic analysis method and descriptive qualitative method. The results showed that (1) the use of traditional Balinese musical instruments can enhance the activity of learning in learning to sing on the subjects SBK class V SD Negeri 2 Banjar Tegal. The average activity of learning in the first cycle reaches 76.78 and the second cycle reaches 81,67, an increase of 4,89, (2) the use of traditional musical instruments of Bali can improve learning outcomes in learning to sing on the subjects SBK class V SD Negeri 2 Banjar Tegal. The average results of study in the first cycle reaches 77,33 and the second cycle reaches 83,11, an increase of 5,78. keyword : instrument music, study activiness, study result
Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Berbantuan Media Audiovisual Dapat Meningkatkan Keaktifan dan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IVA SDN 9 Pedungan ., A A Istri Dianika Perama Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7120

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) meningkatkan keaktifan belajar tema cita-citaku melalui penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media audiovisual siswa kelas IVA SDN 9 Pedungan, serta (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku melalui penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbantuan media audiovisual siswa kelas IVA SDN 9 Pedungan tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan pada siswa kelas IVA di SDN 9 Pedungan dengan jumlah siswa 38 orang, yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Keaktifan belajar siswa diukur dengan menggunakan lebar observasi, dan kompetensi pengetahuan diukur dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif kualitatif. Persentase rata-rata keaktifan belajar prasiklus diperoleh 67,36%, sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 74,60% terkategori cukup aktif dan pada siklus II telah mencapai 81,23% dari 38 orang atau berada pada kategori aktif. Sedangkan data hasil observasi awal kompetensi pengetahuan IPA diperoleh 26,31% dari 38 siswa mencapai nilai ≥ B+, setelah diberikan tindakan pada siklus I terdapat 57,89% siswa mencapai nilai ≥ B+, dan pada siklus II mengalami peningkaan sebesar 26,31% menjadi 81,58% dari 38 siswa mencapai nilai ≥ B+. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan keaktifan belajar dan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku pada siswa kelas IVA di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2015/2016Kata Kunci : sains teknologi masyarakat, audiovisual, keaktifan, kompetensi pengetahuan The purpose of this study is (1) to increase the learning activity, and (2) to increase the competence of science knowledge through the application of Science Technology Society model with audiovisual for IVA grade of students in SDN 9 Pedungan. This research is a Classroom Action Research (CAR). The number of students were 38 students. This research was conducted in two cycles, every cycle there are steps activities reflection, the action plans, the action, and evaluation. Activeness of student learning is measured by observations sheet, competence of science knowledge load was measured using the usual multiple-choice objective test and analyzed using the method of analysis descriptive statistics, analysis quantitative descriptive , and analysis descriptive statistics qualitative. Activities percentation in pre-cycles there are 67,36%, whereas in the first cycle are 74,60%, and 81,23% in the second cycle of 38 students. Knowledge copetence in pre-cycles there are 26.31% of students who reached a value ≥ B +, while in the first cycle are 57.89% of students who reached a value ≥ B +, and the second cycle there are 81.58% from the 38 students achieving grades ≥ B +. Can be concluded that the Science Technology Society model with audiovisual can enhance the activity and competence of science knowledge in the IVA grade students at SDN 9 Pedungan.keyword : science technology society, audiovisual, learning activities, knowledge competence
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Putu Eka Trisna Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7417

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan keaktifan belajar IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model problem based learning berbantuan media gambar siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model problem based learning berbantuan media gambar siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV C SDN 17 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 37 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi untuk mengumpulkan data mengenai keaktifan belajar IPS siswa dan metode tes untuk mengumpulkan data hasil belajar pengetahuan IPS siswa. Hasil pencatatan kegiatan pra siklus PTK diperoleh persentase keaktifan belajar IPS pada prasiklus sebesar 67,22%. Setelah mendapat tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 75,13% dan selanjutnya pada siklus II meningkat 7,47% menjadi 82,60% atau 28 dari 37 siswa yang mendapat predikat ≥B. Hasil Belajar pengetahuan IPS diukur dengan menggunakan tes objektif. Pada prasiklus 63,91% setelah mendapat tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 77,27%, dan selanjutnya pada siklus II meningkat 13,44% menjadi 90,71%. Jadi hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SDN 17 Dauh Puri.Kata Kunci : problem based learning, keaktifan, kompetensi pengetahuan. This study aims to (1) enhance the activity of social studies through the application of the approach scientifically-based model of problem based learning aided by media images of fourth grade students of SDN 17 Dauh Puri (2) increase the competence of knowledge IPS through the application of the approach scientifically-based model of problem based learning aided by media images graders IV SDN 17 Dauh Castle. This study uses classroom action research conducted in two cycles. The subjects were students of class IV C SDN 17 Dauh Puri 2015/2016 academic year consisting of 37 students. Data collection methods used in this study is the observation method to collect data on students' learning activeness IPS and test methods for collecting data from students learn knowledge IPS. Results of pre-cycle activity recording obtained by percentage PTK activity of learning IPS on prasiklus of 67.22%. After obtaining the action in cycle 1 increased to 75.13% and subsequently on the second cycle increased by 7.47% to 82.60% or 28 out of 37 students who received the title ≥B. IPS knowledge Learning Outcomes are measured using objective tests. In prasiklus 63.91% after securing action on the first cycle increased to 77.27%, and subsequently on the second cycle increased 13.44% to 90.71%. So the results of this study prove that the application of the scientific approach to problem based learning-based media-aided image can enhance the activity and competence of IPS knowledge of fourth grade students of SDN 17 Dauh Castle.keyword : problem based learning , the activity , the competence of knowledge
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Yuni Setyaningsih; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7142

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas melalui penerapan model pembelajaran inkuiri menggunakan media konkret kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016 (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri menggunakan media konkret kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 22 Dauh Puri yang berjumlah 33 orang yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Instrumen pengumpulan data aktivitas belajar yang digunakan adalah lembar observasi dan instrumen pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA yang digunakan adalah tes bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan aktivitas dari rata-rata persentase aktivitas siswa 70,28% yang tergolong sedang pada siklus I, meningkat menjadi 80,06% yang tergolong tinggi pada siklus II; dan (2) terjadi peninggatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA yakni perentase rata-rata siklus I sebesar 71,39% yang berada pada kategori sedang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 48,48%. Sedangkan pada siklus II persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 82,75% yang berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal 93,93%, atau sebanyak 31 siswa yang tuntas dari jumlah siswa yaitu 33 siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis menggunakan media konkret dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri, akivitas,kompetensi pengetahuan IPA The purposes of this classroom action research were: (1) to improve activity through the application of media-based inquiry learning concrete model of the VA grade students of SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016 (2) to improve the mastery of competence through the application of knowledge science inquiry learning model based concrete media classes VA SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016. Subjects in this study were students of VA of SDN 22 Dauh Puri and the total of the students were 33 students consist of 14 male students and 19 female students. Data collection methods that used in this research were observation methods and test methods. Learning activity data collection instruments that used were observation sheet and data collection instruments, mastery of knowledge competence Science used was multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this study showes that: (1) an improvement in activity from an average percentage of 70.28% of student activity isclassifie as being in the first cycle, improve to 80.06%, which is high on the second cycle; and (2) improvement mastery of competence Science knowledge that the average percentage of first cycle of 70,57%, which is in the category with the classical learning completeness 48.48%. While on the second cycle the average percentage of Science knowledge mastery of competence at 85,30%, which is at the high category with classical learning completeness 93.93% or 31 students complete from total of the students were 33 students. Based on these results it can be concluded that the application of the based inquiry learning concrete media model can be improved the activity of knowledge and mastery of competence Science of the VA grade students of SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016.keyword : Inquiry, activity, knowledge competence Science
PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V ., Ketut Purnamasari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6945

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif, dan (3) menganalisis interaksi antara model pembelajaran POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT) dan tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) di SD N 1 Banyuasri dan SD N 2 Banyuasri. Dengan demikian, model POGIL dan gaya kognitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains. Kata Kunci : Model POGIL, gaya kognitif, keterampilan proses sains. This study is aimed (1) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style, and (3) to analyzed the interaction between POGIL learning model and cognitive style toward process science skill. This study is quasi experiment with the post-test only control design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Banyuasri Buleleng in academic year 2015/2016 which totally 126 students. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is cognitive style test (MFFT) and process science skill test. The data analysis is using descriptive statistic, and ANAVA AB. The result showed (1) there are the significance differences of process science skill between students’ group which studied with POGIL model and students’ group which studied with conventional learning. (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) there are the significance differences of process science skill between students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style. (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), and (3) there are significance interaction between POGIL model and cognitive style toward the process science skill (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) at SD N 1 Banyuasri and SD N 2 Banyuasri. Thus POGIL models and cognitive style affect the science process skills.keyword : POGIL models, the cognitive style, the process science skill
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD ., Ni Putu Eka Mahendrawati; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching ang Learning berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Lelateng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen menggunakan desain non equivalent post–test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 21 orang siswa kelas VB SD Negeri 2 Lelateng sebagai kelompok eksperimen dan 21 orang siswa kelas VA SD Negeri 2 Lelateng sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Istrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistic infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning berbantuan media konkret dan kelompoksiswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Lelateng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jadi dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning berbantuan media konkret berpengaruh bagi hasil belajar siswa. Kata Kunci : Contextual Teaching and Learning, media konkret, matematika This study aims to determine differences in learning outcomes between the groups of students that learned with the model Contextual Teaching Learning with concrete aided and student groups that learned with conventional learning in class V students in academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Lelateng. This research is a quasi-experimental research design using non equivalent post-test only control group design. The research sample numbering 21 students of class VB SD Negeri 2 Lelateng as an experimental group and 21 students of class VA SD Negeri 2 Lelateng as the control group were selected by random sampling system. Data collected by the test method. Istrumen used in the form of a multiple choice test. Data collected were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis infrensial (t-test). Our research found that there are significant differences between the groups of student learning outcomes that learned with Contextual Teaching and Learning model and student groups that learned with conventional learning in class V in SD Negeri 2 Lelateng in the academic year 2015/2016. So it can be concluded that the Contextual Teaching and Learning model with concrete aided influential media for student learning outcomes. keyword : Contextual Teaching and Learning, concrete media, mathematics

Page 1 of 22 | Total Record : 220


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue