cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): April" : 220 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Ni Wayan Januk Parwati; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 148 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Culik dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Culik. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 23,81 berada pada kategori sangat tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 16,65 berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,31 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model make a match, hasil belajar This research aims to (1) describe the science learning outcomes group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media, (2) describe the science learning outcomes group of students that learned with conventional learning model, (3) determine differences in science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the school year 2015/2016, amounting to 148 students. Sample that taken by sampling random technique. The research sample that fourth grade students of SD Negeri 2 Culik and fourth grade students of SD Negeri 3 Culik. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that (1) the average score of science learning outcomes experimental group was 23.81 are at very high category, (2) the average score of science learning outcomes control group was 16.65 in middle category, (3) results of t-test analysis, obtained tcount is bigger than ttable (tcount=6,31>ttable=2,021) this means that there are significant differences between the science learning outcomes of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning model.keyword : model make a match, learning outcomes
PENGARUH MODEL POGIL, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Kadek Dwi Sarjana; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan uji Anakova 2 jalur 1 kovariabel dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 9,590, dengan Sig. = 0,003 < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 10,529, dengan Sig. = 0,002 < 0,05), (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 0,517, dengan Sig. = 0,476 > 0,05), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Tahun Pelajaran 2015/2016 (Sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA.Kata Kunci : model POGIL, gaya kognitif, pemahaman konsep IPA, motivasi berprestasi The study was aimed to analyze the effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), cognitive styles, and achievement motivation toward science concept understanding. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using random sampling technique. The collected data were analyzed by two-way Analysis of covarians with one covariable and product moment. The result of the research showed that (1) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who studied with POGIL models and the group of students who learned with conventional models after controlling achievement motivation (F = 9,590, with Sig. = 0,003 < 0,05), (2) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who have impulsive cognitive style and the group of students who have reflective cognitive style after controlling achievement motivation (F = 10,529, with Sig. = 0,002 < 0,05), (3) there are not significant interaction between learning models and cognitive styles toward science concept understanding after controlling achievement motivation (F = 0,517, with Sig. = 0,476 > 0,05), and (4) there are significant correlation of student achievement motivation with science concept understanding on fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. (Sig. = 0,000 < 0,05). So that, POGIL models, cognitive styles, and achievement motivation have influence on science concept understanding.keyword : POGIL models, cognitive styles, science concept understanding, achievement motivation
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF ., Ni Putu Anik Erawati; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung, tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 17 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata pada tahap observasi awal untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 69,43% dan pengetahuan metakognitif sebesar 68,86% yang sama-sama berada pada predikat C. Pada siklus I persentase rata-rata kompetensi pengetahuan IPS sebesar 74,13% dan pengetahuan metakognitif sebesar 73,44% yang sama-sama berada pada predikat B dengan persentase rata-rata 80%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 8,26% dan pengetahuan metakognitif sebesar 6,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan pengetahuan metakognitif pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, inquiry, kompetensi pengetahuan, metakognitif This study aimed at (1) improving the competence of social science knowledge and (2) improving students’ metacognitive knowledge through the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. The subjects of this study were 35 students (17 females and 18 males) of class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. This study was a classroom-based action research which was conducted in two cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning, conducting, observing, and reflection. The data were collected by test and then were analyzed descriptively and by using the quantitative descriptive analysis method. The result shows that the average percentage of social science knowledge competence based on the earlier observation was 69,43% and the metacognitive knowledge was 68,86%, and both are at the predicate of C. At the first cycle, the percentage average percentage of social science knowledge competence raise to 74,13% and the metacognitive knowledge was 73,44%. Both are less than 80% and still at predicate B. There was an improvement of 4,7% on science knowledge competence and 4,58% on metacognitive knowledge. At the second cycle the average percentage of social science knowledge competence was 82,39% and the metacognitive knowledge was 80,33%. Both are at predicate B and each percentage is more than 80%. The was again an improvement from the first to the second cycle of 8,26% on science knowledge competence and 6,89% on metacognitive knowledge. It can be conclude that the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016, can improve both of students’ social science competence and metacognitive knowledge. keyword : scientific, inquiry, competence of knowledge, metacognitive
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW QUESTION READ REFLECT RECITE REVIEW (PQ4R) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Kadek Utari Mas Pratiwi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6949

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (3) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar rendah antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (4) pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa kelas V SDN 1 Baktiseraga. Data hasil belajar menggunakan test sedangkan data motivasi belajar menggunakan kuesioner dan data diperoleh dengan uji-t dan anava dua jalur. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R daripada yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, perbedaan hasil belajar IPS pada siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V. Kata Kunci : Strategi pembelajaran PQ4R, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS ABSTRACT This study is a quasi-experimental research. The objectives of this study were to know (1) the differences of social learning outcomes of students grade V who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, (2) the differences of social learning outcomes of students grade V who have high learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (3) the differences of social learning outcomes of students grade V who have low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (4) the interaction effect between PQ4R learning strategies and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. The samples of this study were 46 students of grade V in SDN 1 Baktiseraga. The data of learning outcomes was using a test while the data of learning motivation was using a questionnaire and the data was obtained using t-test and anava two lanes. The results showed that there were differences in social learning outcomes who get PQ4R learning strategy than not getting the PQ4R learning strategy, the differences of learning outcome in social knowledge in grade V who have high learning motivation and low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, the interaction effect between PQ4R learning strategy and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. keyword : PQ4R learning strategies, Motivation, Social Learning Outcomes
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA PEMAHAMAN PADA WACANA NARASI KELAS V SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Kadek Gustini Mirasanthi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi kelas V SD Negeri 1 Penarukan, (2) menemukan hambatan yang dialami siswa dalam kemampuan membaca pemahaman pada wacana narasi, dan (3) menemukan upaya- upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) tes, (2) kuesioner, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan. Sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi memperoleh nilai 71 berkualifikasi baik, (2) hambatan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi yaitu siswa kurang mampu dalam menceritakan kembali wacana yang telah dibaca dan susahnya siswa membuat kesimpulan berdasarkan wacana yang telah dibaca, dan (3) Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca yaitu dengan cara membimbing siswa dan menjelaskan teknik-teknik di dalam membaca agar siswa mampu memahami isi wacana yang dibaca.Kata Kunci : kemampuan membaca pemahaman wacana narasi This study aims to (1) determine students abilities in reading comprehension in narrative discourse of class V SD Negeri 1 Penarukan, (2) finding the barriers experienced by students in reading comprehension in narrative discourse, and (3) find the efforts made by teachers to improve students reading comprehension in narrative discourse. This type of research is qualitative descriptive. Collecting data in this study conducted by the method of (1) test, (2) questionnaires, and (3) interview. Data already collected was processed inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Penarukan. While the object of this study is the students' skills in reading comprehension in narrative discourse. The results showed that (1) the ability of students' reading comprehension in narrative discourse scored 71 well-qualified, (2) barriers to students in reading comprehension in narrative discourse that disadvantaged students in the retelling of discourse that have been read and difficult students make conclusions based discourse that has been read, and (3) Efforts are being made to improve the ability of teachers reading that is by guiding students and explaining the techniques in reading so that students are able to understand the content of the discourse that is read.keyword : reading comprehension of narrative discourse
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Weda Gustana P; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus III Kintamani. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN Banua dan SDN Katung yang dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 18,46 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana dan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 17,7 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 12,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, SAVI, Tri Hita Karana This research aims to determine the effect of SAVI learning model with Tri Hita Karana on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district. This research is classified as quasi-experimental design with non equivalent post-test only control group design. The population were all IV grade students of State in Cluster III Kintamani. The research sample was grade IV SDN Banua and SDN Katung selected by random sampling technique. IPA student learning outcomes data collected by the method of multiple choice tests. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thitung = 18.46 and ttabel (at significance level of 5%) = 2.02. This means that thitung > ttabel so that it can be interpreted that there are significant differences between the IPA learning outcomes following study groups with SAVI learning model with Tri Hita Karana and the following study groups with conventional models. Judging from the calculation of the average learning outcomes IPA experimental group was 17.7 higher than average learning outcomes IPA 12.6 in the control group. Thus, it can be concluded that the application of learning models SAVI with Tri Hita Karana effect on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district in the academic year 2015/2016.keyword : learning outcomes IPA, SAVI, Tri Hita Karana
PENGARUH PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS IV ., I Made Bagus Susila Putra; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing-Prompting dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan dilakukan kontrol terhadap kovariabel motivasi berprestasi pada siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 130 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 23 siswa dan kelas IV SDN 2 Kampung Baru yang berjumlah 22 siswa. Data skor hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda dan data skor motivasi berprestasi dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji ANAVA, uji ANAKOVA, dan uji korelasi Product Moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 14,50 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah sebesar 9,56. Ketiga hipotesis penelitian diuji dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum dilakukan kontrol terhadap motivasi berprestasi didapatkan Fhitung = 29,062. Kemudian, setelah motivasi berprestasi dikontrol didapatkan Fhitung = 14,703 dan korelasi antara motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS dengan thitung = 9,670. Hal ini membuktikan bahwa, tetap terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing-Prompting dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah motivasi berprestasi dikontrol. Kata Kunci : Probing-Prompting, hasil belajar IPS, motivasi berprestasi This research aimed to analyze the differences in the social science learning outcomes between groups of students that learned with Probing-Prompting learning model and groups of students that learned with conventional learning model by controlling for covariable achievement motivation in the fourth grade students in elementary school cluster sixth district of Buleleng. The research population is a fourth class in sixth cluster district of Buleleng in the academic year 2015/2016, amounting to 130 students. The research sample is fourth class in elementary school 1 Kampung Baru amounting to 23 students and fourth class in elementary school 2 Kampung Baru, amounting to 22 students. The social science learning outcomes score data collected by multiple choice-test instrument and achievement motivation score data collected by questionnaire instrument. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (ANOVA test, ANACOVA test, and Product Moment correlation test). The results showed that average scores of social science learning outcomes the experimental group was 14,50 higher than the average score of social science learning outcomes the control group amounted to 9,56. These three research hypotheses were tested with a significance level of 5%. Before controlling for achievement motivation obtained Fcount = 29,062. Later, after achievement motivation obtained controlled Fcount = 14,703 and the correlation between achievement motivation and learning outcomes social science with t = 9,670. This proves that, still there is the differences in the socials science learning outcomes between groups of students that learned with Probing-Prompting learning model and groups of students that learned with conventional learning model after achievement motivation controlled. keyword : Probing-Prompting, social science outcomes, achievement motivation
PENERAPAN TEKNIK INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA KELAS IV ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA dengan penerapan teknik pembelajaran Inside Outside Circle pada siswa kelas IV semester II SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 19 orang. Objek penelitian ini adalah motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan tes. Data dianalisis untuk mendapatkan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas IV semester II di SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 78,9% (katagori sedang) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA sebesar 78,4%, (katagori sedang). Pada siklus II, motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep IPA siswa mengalami peningkatan. Persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 88,7% (katagori tinggi) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA siswa sebesar 88,4% (katagori tinggi). Kata Kunci : Inside Outside Circle, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep This study is aims to improve learning motivation and comprehension of science concept with implementation of learning technique Inside Outside Circle to 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. The type of this study is classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of the study were 19 eighth grade students. The objects of this study is learning and comprehension concept of science subject. The data collection use heet questionnaire and testing.The data analyzed to get the mean and the mean percentage. The result of the study showed that there was an increase of percentage in students’ learning motivation and comprehension concept in science learning in 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. In the first cycle, the average percentage of student motivation learning of 78.9% (medium category) and the average percentage of student comprehension concept of 78.4% (medium category). In the second cycle, motivation learning and comprehension concept of students experiencing an increase . The average percentage of student motivation learning of 88.7 % (high category) and the average percentage of student comprehension concept of 88.4 % (high category).keyword : Inside Outside Circle, Motivation Learning, Comprehension Concept
ANALISIS KESULITAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS V SD GUGUS VI KECAMATAN ABANG ., Ni Ketut Januarti; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kesulitan belajar dalam membaca cepat, (2) mengetahui faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam membaca cepat, (3) mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca cepat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian yakni siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Abang tahun pelajaran 2015/2016 yakni SDN 1 Nawakerti, SDN 1 Pidpid, dan SDN 1 Kesimpar yang berjumlah 51 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni lembar observasi dan pedoman wawancara. Data kesulitan membaca cepat dan faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam membaca cepat dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Sedangkan data mengenai upaya untuk mengatasi kesulitan membaca cepat dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) kesulitan membaca cepat berada pada kategori cukup dari 51 orang siswa yakni, 18 orang siswa (53,3%) pada kategori tinggi, 33 orang siswa (64,7%) pada kategori cukup, (2) faktor yang mempengaruhi dalam membaca cepat yakni, konsetrasi dan gerakan mata pada saat membaca cepat, (3) upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan dalam membaca cepat yaitu, guru selalu memberikan motivasi agar siswa sering berlatih dalam membaca.Kata Kunci : kesulitan belajar, membaca cepat. The purpose of this research to:(1) describe the learning difficulty in reading speed, (2) knowing factors that affect the difficulty in reading speed, (3) knowing the efforts of teachers in overcoming reading difficulty speed. This research is a descriptive research. The research sample the fifth grade students in Cluster VI Abang District school year 2015/2016 SDN 1 Nawakerti, SDN 1 Pidpid, and SDN 1 Kesimpar which amounted to 51 students. Methods of data collection used the observation sheet and interview guidelines. Data difficult to read quickly and factors affecting the difficulty in reading speed were collected using observation sheet. While data on efforts to overcome reading difficulties were speed collected using interview guide. Data collected were analyzed using descriptive qualitative analysis. The results showed that, (1) difficulty reading speed enough in the category of the 51 students, 18 students (53.3%) in the high category, 33 students (64.7%) in the category enough, (2) factors that affect the speed reading, concentration and eye movements during reading faster, (3) the efforts of teachers to cope with difficulty in reading speed, the teacher always gives motivation for the students often practice in reading. keyword : learning difficulties , reading speed.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS TIPE JIGSAW TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV ., Fachruddin Tsani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7157

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan Penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis tipe Jigsaw dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang banyaknya 354 orang. Sampel ditentukan dengan random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 21 pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 18 Pemecutan sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 37 siswa pada kelompok ekperimen dan 43 orang siswa pada kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi Pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif berjumlah 24 butir tes yang telah divalidasi.Data Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA dianalisis dengan t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan Penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis tipe Jigsaw dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik pada kelas IV . Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung= 4,76 > ttabel (α = 0,05, 78) = 2,000. Demikian pula nilai Rerata Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelompok eskperimen = 85,64 > = 76,88 rerata penguasaan kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan pendekatan saintifik berbasis tipe Jigsaw berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD gugus mayor metra.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik berbasis tipe Jigsaw, Penguasaan kompetensi pengetahuan IPA The goal of this observation is able to know the significant difference about kowledge science competence between the group student f teaching learning process by using saintific approach based jigsaw with the group student of teaching learning process by saintific approach at the secondry school of grade IV Gugus Mayor Metra on acadey year 2015/2016. This kond of observation is appearance experiment by using observation design none quivalent control group design. The population of this observation is all of grade IV with total number 345 students. The sample appointed with random sampling by random class. The sample of this observation is grade IV SD Negeri 21 Pemecutan as group experiment and grade IV SD Negeri 18 Pemecutan as group control. There are 37 students in experiment group and 43 students in group control. The competence data of science is gathered with the instrument as objective test with 24 test item that had been validation. The competence data of science analysed by t-test. The result of analyses indicate, there are the different beetween group student of teaching learning process by saintific approach based jigsaw with group student of saintific approach oon grade IV . Those can be proved with the result counting = 4,76 > t tabel (a 0,05,78) =2000. It is also on value avesage science competence ot tthe grup experiment x = 85,64 > 76,88 on value average of group control.So, we can conclude that the used of saintific approach jigsaw type influence to the science competence of grade IV students Gugus Mayor Metra. keyword : Saintific Approach Jigsaw Type, Knowledge Science Competence

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue