cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017): Juli" : 212 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Nyoman Desi Wijayanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11015

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Non-equivalen Post test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus I Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 1 Tegallalang dan SD Negeri 5 Tegallalang yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deksriptif dan statistik inferensial (uji-t) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar (thitung = 9,424 sedangkan ttabel = 1,980 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan terseut menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, audio visual, IPS The purpose of this research is to know the difference of IPS learning outcomes between groups of students who are taught with cooperative learning model Talking Stick type assisted by audio visual media and students who are taught by conventional learning. This type of research is a quasi-experimental research with Non-equivalen Post test design of Only Group Control Design. The population of this research is the entire class V in SD Gugus I District Tegallalang, Gianyar Regency Year 2016/2017 Lessons as many as 5 schools. The sample in this research is the students of SD Negeri 1 Tegallalang and SD Negeri 5 Tegallalang which is taken using random sampling technique. Student learning outcomes data were collected through the learning result test instrument with objective test form. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques (t-test) with a significance level of 5%. The results showed that there were significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model of talking stick type supported by audio visual media with students who were taught by conventional learning on IPS subjects of V grade Elementary School in Gugus I, Tegallalang Sub-district, Gianyar Regency Thitung = 9,424 while ttable = 1,980 so thitung> ttabel). The existence of the difference shows that cooperative learning model Talking Stick type assisted audio visual media have an effect on the learning result of IPS of elementary school students of class V in Gugus I of Tegallalang District of Gianyar Regency in academic yearkeyword : talking stick, audio visual, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV ., Putu Chan Wisjayani Dadri; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Non-equivalen Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi berjumlah 246 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dari kelas IV SD No. 2 Sading yang menjadi kelompok eksperimen dan 30 orang siswa dari kelas IV SD No. 3 Sading yang menjadi kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif. Kemudian data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji t diperoleh bahwa thitung = 3,666 < ttabel = 2,000 dengan rata-rata nilai kelompok eksperimen 81,38 dan rata-rata kelompok kontrol 70,27. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, hasil belajar matematika. This research aimed to determine significant differences in math learning outcome students who thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensionalin the fourth graders elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. This research was a quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were fourth grade students in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. Total amount of population are 246 students. Determination of the sample is done by purposive random sampling technique. Total amount of experiment sample are 62 students, there are 32 students from class IV SD No. 2 Sading which become experiment group and 30 students from class IV SD No. 3 Sading which become control group. Mathematics learning outcomes data collected by instruments such as multiple choice tests. Then the data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in math learning outcome students that thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensional. This is evident from the results of t-test analysis found thitung = 3,666> ttabel = 2,000with an average value acquisition experimental group 81,38 average value of the control group 70,27. So, it can be concluded that the Numbered Head Togeether model affects on math learning outcome of the fourth grader in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017.keyword : NHT, math learning outcome.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SD KELAS II ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar SD kelas II.di Desa Banjar Ambengan Tahun Pelajara 2016/1017. Penelitian ini termasuk penelitian Expost-Facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan dengan jumlah 57 dengan teknik sampling jenuh, data diambil dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara konsep diri dan hasil belajar diperoleh Fhitung= 8,83 > Ftabel 3,15. Hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar diperoleh Fhitung = 6,65 > Ftabel 3,15. Hubungan secara bersama-sama antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar dengan Fhitung = 8,02 > Ftabel 3,15, yang berarti memiliki hubungan yang signifikan. konsep diri, pola asuh orang tua berhubungan secara siginifikan terhadap hasil belajar siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan Kecamatan Banjar.Kata Kunci : Konsep Diri, Pola Asuh Orang Tua, Hasil Belajar This research aimed to determine the relationship betwaan self concept and learning outcomes, the relationship between parenting parents and learning outcomes, and the relationship between self concept and parenting parents toward learning outcomes elementary school grade II in the Banjar Ambengan village. This research is Expost-facto, the population of this study was a grade II elemetary scholl in the Banjar Ambengan Village, with total sample was 57. Sampling Jenuh technique was used in this study. The data was taken using a questionnaire. The data were analysed by using a statistical technique that was simple regression and multiple regressions. The result showed a relationship between self concept and learning outcomes Fcount = 8,83 > Ftable = 3,15. Relationship between parenting parents and learning outcomes Fcount =6,65 > Ftable = 3,15. Relations jointly between self concept and parenting parents toward learning outcomes Fcount = 8,02 > Ftable = 3,15, which means it has a significant relationship. That self concept and parenting parents significantly the relationship toward learning outcomes grade II elementary school in the village of Banjar Sub-district Banjar Ambengan.keyword : self concept, parenting parents, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REALISTIK SETTING KOOPERATIF (RESIK) DIPADUKAN DENGAN ICE BREAKING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Luh Fitriani Dewi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) dipadukan dengan ice breaking terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus II Kediri Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kediri Tabanan dengan jumlah 116 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No 1 Abiantuwung sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 33 siswa dan siswa kelas IV SD No 2 Abiantuwung sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berbentuk tes uraian.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 4,69 pada taraf signifiknasi 5% dengan derajat kebebasan =61, diperoleh ttabel = 2,000, karena thitung = 4,69 > ttabel = 2,000 maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran RESIK dipadukan dengan ice breaking dan siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran RESIK dipadukan dengan ice breaking pada siswa kelas IV SD Gugus II Kediri Tabanan. Rerata nilai hasil belajar matematika yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran RESIK dipadukan dengan ice breaking, yaitu 82,30 dengan predikat Baik (B) dan siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran RESIK dipadukan dengan ice breaking yaitu, 73,30 dengan predikat Cukup (C). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RESIK dipadukan dengan ice breaking berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus II Kediri Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : RESIK, ice breaking, matematika This study aims to determine the effect of Realistic Cooperative Setting (RESIK) learning model combined with the ice breaking to the results of learning mathematics fourth grade students SD Gugus II Kediri Tabanan. This research is an experimental research with non-equivalent group design. The population of this study is all students of grade IV SD Gugus II Kediri Tabanan with the number of 116 students. Samples were taken using a random technique. The sample of this research is the fourth grader of SD No 1 Abiantuwung as experiment group with 33 students and fourth graders of SD No 2 Abiantuwung as control group with 30 students. Data collection method used is test method in the form of test description. The data analysis technique used is t-test. The result of data analysis is tcount = 4,69 at 5% significance level with degrees of freedom = 61, obtained ttable = 2,000, because tcount = 4.69 > ttable = 2,000 then Ho is rejected. This means that there are significant differences in the results of learning mathematics students who are taught using RESIK learning model combined with ice breaking and students who are not dibelajarkan using RESIK learning model combined with ice breaking in fourth grade students SD Gugus II Kediri Tabanan. The average value of mathematics learning result that is learned by using RESIK learning model is combined with ice breaking, that is 82,30 with good predicate (B) and the students who are taught do not use RESIK learning model combined with ice breaking that is, 73,30 with predicate Enough (C). Thus, it can be concluded that the RESIK learning model combined with the ice breaking effect on the learning outcomes of math students grade IV SD Gugus II Kediri Tabanan Lesson 2016/2017.keyword : RESIK, ice breaking, mathematics
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Kadek Ari Setiawati; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10669

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas IV yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbantuan media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional di SDN Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu ( nonequivalent control group design ). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling pada anggota populasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 6,27 dan dengan taraf signifikan 5% (dk = 71) diperoleh harga ttabel = 2,00 maka H0 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas IV yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbantuan media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di SDN Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur ditolak, dan rerata pengetahuan IPA yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media lingkungan, yaitu 84,5 dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional, yaitu 73,2. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Group Investigation berbantuan media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur. Kata Kunci : model pembelajaran Group Investigation, media lingkungan , kompetensi pengetahuan IPA Abstract This research aimed to determine the significant differences of the competence of IPA knowledge between fourth grade students who learned with Group Investigation learning model assisted with the environment media with students learned the conventional learning in elementary school group Budi Utomo East Denpasar District. This research is an experimental research with the research design used is a quasi-experimental design (nonequivalent control group design). The population in this research is all fourth graders in elementary school group Budi Utomo East Denpasar District. Determination of the sample is done by random sampling technique on member of population. Data collection method in this research is test method. The data collected in the form of the competence of IPA knowledge that is analyzed by t-test. The result of research based on data analysis, obtained tcount = 6,27 and with significant level 5% (dk = 71) obtained ttable price = 2.00 then H0 which states there is no difference of the competence of IPA knowledge competence among fourth grade students who learned with Group Investigation learning model assisted with the environment media with students who learned the conventional learning in elemenrary school group in Budi Utomo East Denpasar District was rejected, and the average of IPA knowledge learned using Group Investigation model assisted with the environment media, that is 84,5 and students Which learned the conventional learning, which is 73,2 Thus, it can be concluded that there is influence of Group Investigation learning model assisted with the environment media of competence of IPA knowledge of fourth grader of elementary school group Budi Utomo East Denpasar District. keyword : Group Investigation learning model, the environment media, IPA knowledge competence
PENGARUH MODEL TGT BERBASIS CONCEPT MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL MINAT OUTDOOR ., Luh Yeci Sasnitha; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Turnament Berbasis Concept Mapping terhadap hasil belajar IPA dengan kovariabel Minat Outdoor pada siswa SD di Gugus VII Kecamatan Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain Non Equivalent Posttes Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 117 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kusioner minat outdoor. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan ANAKOVA Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Teams Games Turnament Berbasis Concept Mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran Konvensional (diperoleh Fhitung = 28,975 dan α
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Wayan Pradnya Setiawan; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. yang berjumlah 90 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,855 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684, hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 22,8 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 15,318. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : hasil belajar matematika, learning cycle 5e, mind mapping. This study aimed to know the difference in the results of significant mathematics learning achivement between students who are learn through learning cycle 5E model with mind mapping and students who are learn through conventional models. The research is quasi experimental research using non-equivalent design post-test only control group design. The population of this study is all students of class V in even semester of the year of Study 2016/2017 in Gugus VII, Buleleng Subdistrict, Buleleng District which consists of 90 students. The sample of the research is the V students of SD Negeri 2 Banjar Bali and the V grade students of SD Negeri 1 Kampung Kajanan. Sampling technique used in this study is random sampling technique. Data were collected by multiple choice learning test instruments and were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (independent sample T-test). Based on the data analysis, it is found that tcount = 9,855 and ttable (at significance level 5%) = 1,684. This means that tcount> ttable. So that, it can be said that there are significant differences between group of students who are taught by learning cycle 5E model with mind mapping with groups of students who are taught by conventional learning model. From the average of the count, it is known that the experiment group average is 22,8 and the control group average is 15,318. This means the implementation of learning cycle learning model 5E with mind mapping have a positive effect on the students' mathematics learning outcomes in grade V of the even semester academic year of 2016/2017 in Buleleng District Buleleng VIIkeyword : mathematics learning achivement, learning cycle model 5e, mind mapping
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Made Agus Edi Septiawan; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Bebetin yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Bebetin yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar adalah tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t sampel independent (tidak berkorelasi) dengan rumus polled varians. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,021 dan ttabel sebesar 2,021 maka thitung > ttabel yang diuji pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 40. Perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan atara kedua kelompok disebabkan oleh beberapa temuan di lapangan sebagai berikut. Pertama, pada model pembelajaran TGT terdapat komponen berupa game dan tournament yang tentunya disukai oleh siswa. Kedua, belajar secara kooperatif sangat baik bagi tumbuhnya minat. Ketiga, pemberian penghargaan kelompok dapat menggairahkan semangat belajar dan memberikan motivasi kepada setiap kelompok untuk memperjuangkan keberhasilan kelompoknya. Keempat, penggunaan media audio visual (media video pembelajaran), siswa akan terbantu untuk memahami materi pelajaran. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya.Kata Kunci : Audio Visual, Hasil Belajar, TGT. This research aims to investigate the significant difference of learning achievement in science subject between the students who was learnt using cooperative learning model TGT type assisted by audio visual media and the students who was learnt using convensional learning model. This is a quasi experimental research in non-equivalent control group design. The population of this research is the fifth grade students of cluster II in Sawan subdistrict in academic year 2016/2017. The sample of this research is 21 fifth grade students of SD Negeri 1 Bebetin as the experimental group and 21 fifth grade students of SD Negeri 3 Bebetin as the control group. The method of data collection used objective test. The instrument used to collect thw data was learning achievement test. The data analysis used to test the hypothesis was T-test independent sample (incolerated) using polled varians. The result of hypothesis claimed that tcount in the number of 6.021 and ttable in the number of 2.021 which means that tcount > ttable examined 5% significant with 40 degree of freedom. The significant different of the learning achievement caused by two things. The first one, there were lovable games and tournament on the TGT learning model. Second, cooperative learning was good to improve willingness to learn. Third, reinforcement can encourage the students to learn and motivate the groups to maintain their group succeed. Forth, the use of audio visual media (learning video) helped the students to understand the lesson. Hopefully, this research can be a reference for the next research.keyword : Audio Visual, Learning Achievement, TGT
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa Kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 ., Gusti Ayu Manika Diantari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensioanal pada siswa kelas V di gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 456 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 18 Padangsambian dengan jumlah siswa 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 17 Padangsambian dengan jumalah siswa 38 orang sebagai kelompok kontrol.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung = 4,07 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk=74 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung= 4,07 > ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian maka H_o ditolak dan H_a diterima. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil nilai rerata kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelompok eksperimen lebih besar dari pada rerata kelompok kontrol yaitu 82,24 >75,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : snowball throwing, audio visual, matematika This study aims to find the significant differences between Mathematics learning competence to student used Snowball Throwing learning methods assisted by visual audio with groups of students that taught used conventional learning on fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster year 2016/2017. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai which amounts to 456 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this study is fifth-A grade students in SDN 18 Padangsambian as numbered 38 students as a experimental group and fifth grade students in SDN 17 Padangsambian as numbered 38 students as a control group. The data obtained were analyze using T-test. The results of that analysis shows that there are some significant differences through Mathematics learning competence between groups of students who learned used Snowball Throwing learning method assisted by visual audio and conventional learning of fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster, year 2016-2017. Based on the analysis results, it was obtained thitung = 4,07 while in significant level is 5% and dk = 74 obtained ttable = 2,000 , thus thitung = 4,07> ttable = 2,000 Based on the test criteria, so that, the Ho was rejected and the Ha was accepted. That case will be proven by the average results Mathematics competence learning by experimental group of students is bigger than average control group that is 82,24>75,66. Thus, the conclusion is the application of Snowball Throwing learning method assisted by visual audio is influence with Mathematics learning competence in fifth grade students, I Gusti Ngurah Rai cluster year 2016/2017keyword : snowball throwing, audio visual, mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Alit Mahendra; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan permainan dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI pada siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalent post-test only control group design Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas V SDN 2 Banjar Tegal dan kelas V SDN 1 Banjar Tegal. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t separated varians. Hal itu ditunjukkan oleh nilai thitung (7,07) > ttabel (2,01) yang diuji pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan sebesar 41. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI. Temuan yang diperoleh yaitu, pembelajaran menggunakan model SAVI berbantuan permainan membuat siswa menjadi aktif dan senang dalam belajar. Kata Kunci : Hasil belajar, IPA, Permainan, SAVI This study aims to determine the significant difference of science learning outcomes between groups of students who were taught by SAVI learning model assisted games and groups of students who were taught not with SAVI learning model in grade V SD students in District XIII Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental research. The research design used in this study is non-equivalent post-test only control group design. The population of this study is all students of grade V of elementary school in Buleleng District Buleleng District XIII Buleleng Lesson Year 2016/2017. Sampling using random sampling technique. The research sample is class V SDN 2 Banjar Tegal and class V SDN 1 Banjar Tegal. The data of IPA learning outcomes were collected using objective tests. Data were analyzed by using t-test separated variance. This is indicated by the value of tcount (7.07)> ttable (2.01) tested at 5% significance level with degrees of freedom of 41. The results of this study indicate that there are differences in learning outcomes between the groups of students who were taught by using the model of learning SAVI and the group of students who were taught not by the SAVI learning model. The findings were that learning using the SAVI model with the game helps students become active and happy in learning.keyword : Science learning outcomes, Game, SAVI

Page 4 of 22 | Total Record : 212


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue