cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA ., Dewa Ayu Diah Astri; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengetahui model pembelajaran kooperaif tipe NHT berbasis kearifan lokal dan siswa yang belajar dengan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 88 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 1 Tukadmungga yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD N 2 Tukadmungga berjumlah 21 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis mengunakan stasistik deskriptif dan stasistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis kearifan lokal dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (thit 4,60 dan ttab 2,009, sehingga thit > ttab). Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, kearifan lokal, hasil belajar PKn This aims of research is to to know the difference of Civics learning outcomes between students who are learning with the cooperative learning model of NHT type based on local wisdom and students who learn by not using instructional model NHT type cooperative learning in fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict. This type of research is a quasi experimental research. The population in this research is all the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict, which are consis of 88 students. Sample of this research are the fourth SD N 1Tukadmungga which are amounts of 30 students and the fourth SD N 2 Tukadmungga which are amounts of 21 students. The data of students civics learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data which are collected analyzed using descriptive statistic and inferential stasistik (t-test). Based on data analysis, the researcher finds significant differen ces of Civics learning between students who followed the learning with the cooperative learning model of NHT type based on local wisdom and students who learn by not using instructional cooperative learning model NHT type (tcount 4.60 and ttab 2,009, so tcpunt > ttab). Based on the result of the analysis above, it can be concluded that the type cooperative learning model NHT based local wisdom effect on students Civics learning outcomes fourth grade fourth in XIV cluster Buleleng subdistrict of Buleleng regency academic year 2016/2017.keyword : NHT, local wisdom, learning outcomes of civic
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 CANDIKUSUMA ., Ni Kadek Dina Kusuma Dewi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep Matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Candikusuma Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Post Test Only Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri 1 Candikusuma. Sampel dari penelitian ini adalah kelompok kelas VA dan kelompok kelas VB. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Metode yang digunakan adalah metode tes dengan instrumen pengumpulan data berupa tes uraian. Data pemahaman konsep dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t) Polled Varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep Matematika anatara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu siswa memiliki rasa percaya diri, aktif, memiliki rasa ingin tahu, dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berarti bahwa, model pembelajaran ARIAS berpengaruh terhadap pemahaman konsep Matematika siswa kelas V di SD Negeri 1 Candikusuma tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Matematika, Model ARIAS, pemahaman konsep This study aimed at investigating different understanding conceptsin Mathematics in a group of students who are taught by using ARIAS learning model and group which not on the grade V at SD Negeri 1 Candikusuma, Melaya, Jembrana, in academic year 2016/2017.This study was a quasi-experimental reasearch that is "Post Test Only Control Group Design".The population of this study was all class of grade V at SD Negeri 1 Candikusuma. There are two groups which is become the sample of this research, they are: Group of Va Grade &Vb Grade. The experimental group and the control group were determined by random sampling technique. The method used is the test method with the data collection instrument in the from of a description test. Conceptual understanding data was analyzed using descriptive statistics and inferentially statistics t-test (Polled Variance). The result of hypothesis testing shows that there is a difference understanding of the Mathematics concept between groups of students who taught by using ARIAS learning model and students who wich not used ARIAS learning model. The findings that have been obtained in this research are students become more confidence, active, increase their curiosity, and eagerness to follow the learning process. It means that the ARIAS learning give effect on understanding the concept of Mathematics of Grade V students in SD Negeri 1 Candikusuma in the academic year 2016/2017. keyword : Mathematics, ARIAS model, concept comprehension
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (TSTS) BERBANTUAN PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY ., Cici Fitrayatun Karlina; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study siswa kelas V di SDN 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD 1 dan 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng dengan jumlah 82 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan (thitung= 3,65 >ttabel= 1,99). Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray, Peta Pikiran, Hasil Belajar IPA, Lesson Study This research interd to describe the difference between IPA learning results of students who got the treatment using a model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study with students who didn't get the treatment model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study fifth grader in SD Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng.This type of research is a research experiment with posttest only control group design. The population of this research is the entire fifth grade SD students Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng with amounted of 82 students. Samples taken by way of random sampling which amounted to 82 students.Student learning outcomes data collected using a multiple choice test with one correct answer. The data were analyzed using descriptive statistics and statistics inferensial i.e. test-t. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning results of students who follow learning model with two stay two stray assisted mind map through lesson study with a group of students who do not get treatment (thit =3.65 >ttab = 1.99).Through these differences, it can be said that the model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study positive results against influential learn IPA.keyword : Keywords: Model Two Stay Two Stray, Mind Map, Science Learning Outcome, Lesson Study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ketut Eli Mariadeni; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 130 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dengan perhitungan thitung = 3,35 > ttabel = 1,99 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol yaitu 24,61>20,50. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn siswa.Kata Kunci : hasil belajar, talking stick, media audio visual, kearifan lokal. This study aims to determine the difference between learning outcomes of Civics between groups of students who are taught using learning models Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom with groups of students who are not learned by using learning models Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study is the students in Buleleng District VI Cluster 2016/2017 of 130 students. Sample Taken using random sampling technique. The results showed that there was a significant difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught with learning models Talking Stick Aided audio visual media based on local wisdom and groups of students who did not learn by using learning model Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom with the calculation Thitung = 3.35> ttable = 1.99 with significance 20,50. This shows the instructional model Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom has a significant effect on students' learning outcomes.keyword : learning outcomes, talking stick, audio visual media, local wisdom.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Frendita Muliantika; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD N di Gugus IV Kecamatan Gerokgak. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling dan sampelnya adalah SD N 1 Gerokgak dan SD N 4 Gerokgak. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT dengan perhitung thitung = 3,803 > ttabel = 2,021. Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT adalah 20 lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT yaitu 16. Dengan demikian model pembelajaran TGT berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak. Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar IPA This study aims at investigating the differences of learning achievement in science study between groups of students who were taught by using Teams Games Tournament (TGT) learning model and groups of students who were not taught by using Teams Games Tournament (TGT) learning model in the fifth grade of elementary school students in Gugus IV KecamatanGerokgak Lesson Year 2016/2017. This research is a quasi-experiment research with Non-Equivalent Post-Test Design Only Control Group Design research. Population in this research is student of class V SD N in Gugus IV District Gerokgak.The sample was taken by random sampling technique and the samples were SD N 1 Gerokgak and SD N 4 Gerokgak. The data collection techniques used a multiple choice test.Data were analyzed by using t-test. Result of research indicate that there are difference of science learning result between group of student which is taught by using TGT learning model and group of student which not taught by using TGT learning model with t count = 3,803>ttabel = 2,021.The average score of science learning outcomes of the group of students who were taught using the TGT learning model was 20 higher than the group of students who were not learned by using the TGT learning model that is 16. By doing so TGT learning model has a significant effect on the science learning outcomes of fifth grade in elementary school Gugus IV Kecamatan Gerokgak.keyword : Teams Games Tournament, science learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Learning berbantuan Peta Konsep terhadap Hasil belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus III Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2016/2017 ., Ni Putu Intan Pratiwi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10666

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di SD Gugus III KecamatanTabanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen(eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III KecamatanTabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 terdiri dari 6 SD yang berjumlah 142 orang.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Random Sampling. Data penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk hasil belajar IPA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep memiliki mean=80.1 termasuk dalam kategori baik dengan nilai tertinggi pada kelompok eksperimen yaitu 93,3 dan nilai terendah yaitu 60 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki mean=73.6 termasuk dalam kategori cukup dengan nilai tertinggi pada kelompok kontrol yaitu 86,6 dan nilai terendah yaitu 50, (3) hasil perhitungan thitung = 3.14 sedangkan ttable dengan dk= n1+n2-2 = 67 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Ini berarti thitung>ttable , sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum learning berbantuan peta konsep memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Quantum Learning, peta konsep, hasil belajar ABSTRACT This study aims to determine the difference of science learning result of students who were taught using a model of learning quantum learning assisted concept map with students who were taught using conventional learning in SD Gugus III Kecamatan Tabanan. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V in SD Gugus III Sub District Tabanan Lesson Year 2016/2017 consist of 6 elementary school which amounts 142 people. Sampling technique in this research is Random sampling. This research data is done by test method for science learning result. The result of the research shows that (1) The learning result of science students who follow the learning model of quantum learning with concept map have mean = 80.1 included in the good category with the highest score in the experimental group is 93.3 and the lowest score is 60 (2) the learning result of students who follow the conventional learning has mean = 73.6 were included in the category with the highest score in the control group of 86.6 and the lowest score of 50, (3) The result of t calculation = 3.14 while t table with dk = n1 + n2-2 = 67 and 5% significance level is 2,000. This means t calculation > t table, so it can be concluded that the learning model of quantum learning assisted concept map gives influence to the learning result of science students of grade V SD Gugus III Kecamatan Tabanan year lesson 2016/2017. keyword : Quantum Learning, Concept maps, learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV SD Gugus 1 Dalung Tahun Ajaran 2016/2017. ., Luh Pt Dian Krisna Anggreni; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 1 Dalung Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus 1 Dalung dengan jumlah populasi 463 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 1 Dalung sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SDN 2 Dalung sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 32 siswa pada kelompok ekperimen dan 32 orang siswa pada kelompok kontrol. Data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes penguasaan kompetensi pengetahuan IPS diberikan pada saat post test secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t.hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media audio visual dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional (thit = 4,91 > ttabel = 2,00) dengan dk = 62 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw bebantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus 1 Dalung Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : kooperatif tipe jigsaw , audio visual, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to determine the significant diffey ences in the competence of know ledge of students who learned through cooperative learning model of jigsaw type that assisted with audio visual media and the students who learned through conventional learning model of fourth grade students of SDN Gugus 1 Dalung in Academic Year 2016/2017. This type of this research is quasi experiment. The design of this study is using “Nonequivalent Control Group Design”. The populations of this study were all students of fourth grade of SDN Gugus 1 Dalung with the total populations was 436 students. The samples was taken by random sampling technique. The samples in this study were fourth grade students of SDN 1 Dalung as experimental class and the fourth grade student of SDN 2 Dalung as control class with the total of each group was 32 students in experiment group and 32 students in control group. The data about mastering the competence of IPS knowledge in the experimental as well as in the control class were collected by instruments in the form of multiple choice test. IPS knowledge competency mastering test is given in the post test in writing. Then the data were analyzed by using t-test. The result showed that based on t-test analysis can be seen there are significant differences in the competence of IPS knowledge of students who are taught by by cooperative learning model of jigsaw type that assisted with audio visual media with students who get conventional learning model (thit = 4,91 > ttabel = 2,00) with dk = 62 and 5% significance level. So it can be conclude that the model of cooperative learning of Jigsaw type that assisted with audio visual media that has significant in fluence on the competence of IPS knowledge of fourth grade students of SDN Gugus 1 Dalung in Academis Year 2016/2017.keyword : Model of Jigsaw Type, Audio Visual , IPS Knowledge Competence.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA VISUALTERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN SAWAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Yosi Rosiana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10838

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 174 orang siswa. Sampel pada penelitian ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebanyak 44 orang siswa kelas V terpilih sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data hasil belajar IPS dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru dengan nilai thitung 4,33 dan nilai ttab 2,02, dengan demikian maka thitung>ttab. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Numbered Head Together, media visual, hasil belajar, IPS. The issue in this research was the low learning result of students in social science. This research aimed to find out the significant difference of the social since learning result between of students taugth by Numbered Head Together learning model aided by visual media and the student taught by teacher-centered learning on the 5th grade of elementary school student in cluster IV Sawan district academic year 2016/2017. The research design used in this research was post-test only control group design. The population of this research was 174 5th grade elementary school students. The sample of this research was randomly selected by using simple random sampling technique. 44 5th grade elementary school students were selected as the sample. The data of social science learning result was collected by using method test. The data was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics by t-test technique. The research result indicated that there is a significant differnece of social science learning result between the 5th grade students taught by Number Head Together aided by visual media learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered learning with the value of tarithmatic 4.33 > ttable 2.02. Based on this finding, it can be councluded that number head together aided by visual media learning model affected possitively towards the 5th grade students’ learning result in social sciencein cluster IV of Sawan district.keyword : Numbered Head Together, visual media, learning result, social sience.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Made Adhi Budiarta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran word square berbantuan media video, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan bukan menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 87 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Keliki yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Tegallalang yang berjumlah 31 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(6,1) > ttab(2,04), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbantuan media video dan siswa yang belajar dengan tidak menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media video. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata eksperimen(33,23) > rata-rata kontrol(27,71), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan media video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Tegallalang.Kata Kunci : word square, media video, hasil belajar IPS The aims of this research is to (1) describe the learned result of social science of experimental group students who are taught by used word square learning model supported by videos media, (2) to describe the learned result of social science of control group that is learned by non-instructional word square learning model supported by videos media, and (3) To know the difference of learned result of social science between students who are learning with word-learning model supported by videos media and students who learn by not use instructional model word square learn model supported by videos media in Five Grade students at Primary Schools Cluster IV Tegallalang District, Gianyar Regency Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this studied is all students of class Five in Cluster Six Tegallalang District Academic Year 2016/2017 which amounted to 87 people. The sample of this research is the students of class five primary school of 2 Keliki which amounted to 35 people and students of class five primary school of 2 Tegallalang which amounted to 31 people. Student learned result data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed use by descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it is found that tcount (6,1)> ttab (2.04), so it can be interpreted that there are significant difference of learned result of Social Science between student which is taught by word square learn model supported by videos media and student studying with using learn by non-instructional word square learning model supported by videos media. From the average count, it is known that average of experiments(33.23) > average of control(27,71), so it can be concluded that the application of learning by word square learning model supported by videos media influence on learning result of social science student of Five class in Cluster Six Tegallalang District.keyword : word square, videos media, learn result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COMPLETE SENTENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Made Dwipayanti Agustini; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung dengan jumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,64 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence berpengaruh terhadap hasil belajar IPSKata Kunci : complete sentence, hasil belajar, IPS This research aims to know the difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in Cluster I Sub Negara lesson 2016/2017 year Jembrana Regency. This type of research was quasi experimental research. The population of this research is the whole grade V in Force I Sub Negara Jembrana Regency years lesson 2016/2017 of 106 people. The research sample is determined by random sampling techniques and obtained grade V SDN 4 Baler Bale Agung that add up to 21 people as a group of experiments and grade V SDN 5 Baler Bale Agung with a total of 22 people as a control group. Results of the study data collected by students of IPS test method-shaped multiple choice. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved thit = 8.64 and ttab (significance level at 5%) = 2.000. This shows that ttab > thit, so that it can be interpreted that there is a significant difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning with learning. Cooperative learning model of the complete sentence type effect on the results of the study, IPSkeyword : complete sentence, learning outcomes, IPS

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue