cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
PENGARUH METODE GLOBAL BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD ., Luh Putu Ratna Dewi; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10995

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca permulaan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pottest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas I SD N 1 Alasangker yang berjumlah 32 siswa dan SD N 2 Penglatan yang berjumlah 29 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sample random sampling. Data keterampilan membaca permulaan siswa dikumpulkan dengan instrumen nontes berbentuk lembar pengamatan (observasi). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dengan penelitian ini menemukan bahwa: keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode global berbantuan media kartu huruf berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata (M) = 19,37. Keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode ceramah berada pada kategori tinggi dengan rata-rata (M) = 15,51. Terdapat perbedaan keterampilan membaca permulaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode ceramah. (thitung > ttabel, thitung = 3,70 dan ttabel = 2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode global berbantuan media kartu huruf berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca permulaan.Kata Kunci : Metode Global, Keterampilan Membaca Permulaan. The purpose of this study was to determine the difference between the groups Obtained skill read the beginning of the students who the learning with method global aided media cards the letters with a group of students who learning with the lecture method. This study was a quasi experimental study designed as non-equivalent pottest only control group design. The population of this study was all students in first grade elementary school in cluster IV Buleleng district academic year 2016/2017, amounting to 162 people. The samples of this study were first grade students of SD N I Alasangker with 32 student and the number of SD N 2 Penglatan with 29 student, sampling technique used is sample random sampling. The data skills read the beginning of students collected with instruments nontest form sheets observations. Data collected analyzed using analysis the descriptive statistics and statistics inferensial (uji-t). The result of this study found that: skills read the beginning of the students with the global aided media cards letters were in the category of very high with an average of (M) = 19,37. The skills read the beginning of the students with the lectures were in the category of tall with an average of (M) = 15,51. There are significant different skills read the beginning of among students who followed learning with the global aided media cards letters and students follow learning with the lecture method. (tvalue > ttable, tvalue = 3,70 dan ttable = 2,00). Thus, it can be concluded that global method aided media cards positive effect skill read the beginning.keyword : Global method, skill read the beginning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS YOS SUDARSO DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Melistyana Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan yang berjumlah 301 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA SD Negeri 12 Sanur yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 10 Sanur yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan menggunakan uji-t. Berdaskan hasil analis uji-t didapat thitung=6,695 dan ttabel= 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68. Oleh karena thitung 6,695 > ttabel 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol (80,55>69,67). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, media konkret, kompetensi pengetahuan IPA This research was aimed to determine the effect of inquiry learning model in concrete media aid to science knowledge competence of grade V students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar in the academic year 2016/2017. This type of research is a quasi experiment with research design is a non-equivalent group design. The population in this research is all the students of grade V SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar which amounts to 301 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is VA class SD Negeri 12 Sanur which amounts to 38 people as experimental group and VB SD Negeri 10 Sanur class which amounted to 32 people as control group. The data collection is done by using the test method in the form of objective test of normal double choice type. The data obtained were analyzed using t-test. Based on the result of t-test analysts obtained t-count = 6.695 and t-table = 2,000 at the significance level of 5% with dk = 68. Therefore t-count 6.695> t-table 2,000 then H0 rejected and Ha accepted. So it can be stated that there are significant differences in science knowledge competence between groups of students who are taught through inquiry learning model with concrete media assisted with groups of students who learned through conventional learning. The average knowledge competence of science obtained between experimental group is higher than control group students (80,55> 69,67). So it can be concluded that the instructional model inquiry counseled concrete media influence on science knowledge competence of grade 5 students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Lesson Year 2016/2017.keyword : inquiry learning model, concrete media, science knowledge competence
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write terhadap Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Kelas V ., Komang Agus Darmawan; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11011

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah nilai menulis deskripsi yang rendah karena pembelajaran didominasi oleh metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V yang signifikan di SD gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran think talk write dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 171 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 3 Tejakula yang berjumlah 29 siswa dan kelas V SD Negeri 6 Tejakula yang berjumlah 30 siswa. Data keterampilan menulis deskripsi siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(12,46) > ttab(2,00), dan rata-rata ( ) hitung, diketahui bahwa eksperimen (86,3) > kontrol (58,87). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran think talk write berpengaruh terhadap keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V di gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Saran yang disampaikan berdasarkan penelitian ini antara lain, (1) siswa agar lebih aktif dalam pembelajaran, (2) guru disarankan menggunakan model pembelajaran think talk write untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa, (3) peneliti lain agar memperhatikan waktu dan biaya penelitian.Kata Kunci : think talk write, keterampilan menulis Problems found in this study are low of writing description skill because learning dominated by using speech method. This research aims to know the significant difference of 5th Grade students writing description skill in 3st Cluster Primary School in Tejakula District Buleleng Regency between students group learn through think talk write learning model and students group learn through conventional learning model Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi experimental research. The population of this research is all 5th Grade of 3th Tejakula Cluster Primary School in District Buleleng Regency Academic which amounted to 171 students. The sample of this research is 5th Grade of Tejakula 3th primary school amount to 29 students and 5th Grade of Tejakula 6th primary school amount to 30 students. Writing description skill data were collected with wrote test instruments. Collected data analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of analyzed data, it is found that tcount (12,46)> ttab (2.00), and the average ( ) count, it is known that experiments (86.3) > control (58,87), so can be concluded think talk write learning model influence on learning writing description skill student 5th Grade students of 3st Cluster Primary School in Tejakula District Buleleng Academic Year 2016/2017. This research suggest (1) student more active in learning, (2) teacher use think talk write learning model to improve student writing description skill (3) other researcher to pay attention for time and cost of research.keyword : writing skill, think talk write
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Ermayanti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model quantum teaching berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancagan Non-equivalent. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 5 Dalung yang berjumlah 34 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 4 Dalung yang berjumlah 34 sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,60, sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=66 diperoleh ttabel = 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian H0 ditolak. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model quantum teaching berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun rata-rata nilai hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model quantum teaching berbantuan media audio visual, yaitu 77,73 dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, yaitu 63,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model quantum teaching berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Kata Kunci : IPA, quantum teaching,audio visual This study aimed to determine the effect of quantum models of audio-visual assisted teaching on the science learning outcomes of grade V students in SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016 / 2017. This research was an experimental study with experimental design used is a quasi experimental with Non-Equivalent. Population in this research were all student of class V at SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were class V students in SD No. 5 Dalung amount 34 as the experimental group and the grade V students in SD No. 4 Dalung amount 34 as the control group. Method of completion data in this research was test method, with ordinary multiple choice test. Then the data is analyzed by using t-test. The result of analysis is tarithmetic= 4,60, while at 5% significance level with dk = 66 result ttable=2,00. Based on test criteria H0 rejected. This shows that there are significant differences of science learning outcomes between students who are taught through quantum models of audio-visual assisted teaching and students that are taught by conventional learning of grade V students in SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017. The average of science learning outcomes that are learned through quantum models of audio-visual assisted teaching media, that is 77.73 and students are taught by conventional learning, that is 63.92. So the conclution of this research is the quantum model of teaching aided audio visual media is influence the science learning outcomes of grade V students SD Gugus 1 Kuta Utara Lesson Year 2016/2017.keyword : scient, quantum teaching,audio visual
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PETA PIKIRAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Made Dwi Kartika; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA sebelum dan setelah mengontrol motivasi berprestasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 182 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Pegayaman dan siswa kelas V SD Negeri 3 Gitgit. Data motivasi berprestasi dikumpulkan dengan instrurmen berupa kuesioner dan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan intrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji-t sampel independen dan Anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi siswa (thitung = 9,353 dan signifikansi 0,000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SRL BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Luh Putu Eka Wulandari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran SRL pada siswa kelas V semester II di Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Kampung Baru dan kelas V SDN 5 Kampung Baru. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran SRL pada siswa kelas V semester II di Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thit = 6,18 > ttab = 2,00. Dengan demikian, model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar, SRL, dan video pembelajaran The aim of this study was to determine the differences of science learning outcomes between students group that learned by SRL learning model aided by video learning media and student groups that do not learned by SRL learning model in the fifth grade students of the second semester in cluster VI of Buleleng District, Buleleng Regency in the academic year 2016/2017. The population of this study was a group of fifth grade students of Elementary School in cluster VI of Buleleng district in Buleleng regency in the academic year 2015/2016. The Samples of this study were fifth grade of Elementary School number 1 Kampung Baru and fifth grade student of Elementary School number 5 Kampung Baru. The data collection instrument in this study was a description text. Data analysis technique used is descriptive statistics and t-test. The results showed that there were differences in science learning outcomes between student groups that learned SRL learning model -aided by video learning media and student groups that do not learned by SRL learning model in the fifth grade students of the second semester in cluster VI of Buleleng district, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. The hypothesis test results showed that thit 6.18 > ttab = 2.00. Thus, SRL learning model-aided by video learning media influenced on science learning outcomes of fifth grade students of elementary school, cluster VI of Buleleng district in Buleleng Regency in the academic year 2016/2017.keyword : Learning outcomes, SRL, and learning video
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS SRIKANDI KECAMATAN DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Nopita Windiani; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model model discovery learning berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 364 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 10 Sumerta dengan jumlah 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 8 Sumerta dengan jumlah 36 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung= 6,020 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 6,020 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata gain skor kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbasis lingkungan adalah 0,502, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 0,213. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning berbasis lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : discovery learning, kompetensi pengetahuan IPA This study supposed to determine the significant differences of science group competencies that applied by environmental based of discovery learning models that taught by using conventional learning model in fourth grades Elementary School Srikandi District Denpasar East In school year 2016/2017. The design of this research was quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research was all the fourth grade students of SD Srikandi District of East Denpasar that need 364 people. Samples were taken with purposive sampling technique. The sample in this research was the students of grade IVA SDN 10 Sumerta with the number of 32 students as experimental group and fourth grade students of SDN 8 Sumerta with 36 students as control group. Datas collection were done by using test method in multiple choice form.The datas obtained were analyzed by using the t-test. The results of the data analysis obtain tvalue = 6,020 while at the level of significance of 5% and dk = 66 results ttable = 2,000 so tvalue = 6,020> ttable = 2,000. Base on the test criteria it can be conclude that Ho is refuse and Ha is receive. The average value gain score of science knowledge in the group that taught by environmental-based discovery learning model is 0,502, while the group that is taught by conventional learning is 0,213. Based on these results can be concluded that found the influence of environmental based of discovery learning models of student science knowledge competency in fourth grade Elementary School Srikandi District East Denpasar Year undergraduate year 2016/2017.keyword : discovery learning, science knowledge competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Inda Kristarini; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran talking stick dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran talking stick pada siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 218 orang. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Pendem yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 36 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model talking stick dan dan siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (3,70) > ttabel (1,99) serta perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model talking stick lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick yaitu 18,72 > 14,09. Hal ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, talking stick. This study aimed to find out the significant differences of students’ outcomes in learning social studies (IPS) between group of students who were taught by using talking stick teaching method and group of students who were not taught by using talking stick teaching model of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama, Jembrana Sub-district Jembrana District in academic year 2016/2017. The population of this study is 128 fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana District in the academic year 2016/2017. The sample of this study is 33 fifth grade students of SD Negeri 1 Pendem and 36 fifth grade students of SD Negeri 2 Pendem. The data of student’s learning outcomes were collected by using multiple choice test. The, the gained data were analyzed by using descriptive statistical analysis an inferential statistical analysis (t-test). The results of this study indicate that there are significant differences on students outcomes in learning social studies between students who were taught by using talking stick teaching method and students who are not taught by using talking stick teaching method. It was indicated by tcount (3,70) > ttable (1,99) and the comparison of mean score of students who are taught using talking stick teaching method is higher than the mean score of students who are not taught by using the talking stick model, that is 18,72 > 14,09. Therefore, it can be concluded that the use of talking stick as a teaching method has an effect on the students outcomes in learning social studies of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana sub-disrict in the academic year 2016/2017. keyword : learning outcomes, IPS, talking stick.
pengaruh model pembelajaran cooperative script berbantuan cerita rakyat terhadap literasi siswa kelas III SD ., Ni Komang Sri Asriyani; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan literasi membaca antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Cooperative script berbantuan cerita rakyat dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Cooperative script berbantuan cerita rakyat pada siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 115 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 47 orang siswa, 27 siswa SD 1 Tojan sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa SD 2 Gelgel sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data literasi membaca siswa dilakukan dengan metode tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 5,23> ttabel = 2,01, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Nilai rata-rata literasi kelompok eksperimen yaitu 70,18 dan rata-rata literasi kelompok kontrol yaitu 43,75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model cooperativie script berbantuan cerita rakyat berpengaruh positif terhadap literasi siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : cerita rakyat, cooperative script, literasi This study aims to know the significant differences of student literacy between the group of students who are taught by using cooperative script model combine with folklore and the group of students who are taught by direct instruction of third grade students at SD Gugus II, Klungkung district Klungkung regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasy-experimental research with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research are 115 students. The sample were taken by random sampling technique. The sample in this research are 47 students, 27 students of grade third SD N 1 Tojan as experiment group and 20 students of grade third SD N 2 Gelgel as control group. The data collected by using essay test, and then analyze by descriptive and inferential statistical analyze (t-test). Based on the result obtained is t=5,23> table= 2,01. In other word, Ho rejected and H1 accepted. The average score of the experimental group is 70,18 and the control group is 43,75. Finally, it can be concluded that the application of the cooperative script model combine with folklore have a positive effect on literacy of third grade students at SD Gugus II, Klungkung district, Klungkung regency in the academic year 2016/2017keyword : cooperative script, folklore, literacy
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERBASIS ASESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Yuni Mahendri; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio dan siswa yang membelajarkan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah populasi 604 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 10 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 40 siswa pada kelompok ekperimen dan 40 orang siswa pada kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes kompetensi pengetahuan IPS diberikan pada saat post test secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional (thit = 2,106> ttabel = 2,000) dengan dk = 78 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran quantum learning , assessment portofolio, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to determine the significant differences in the competence of knwoledge IPS of students who teach the learning of quantum learning based on portofolio assassment and students who teach the conventional learning model on the five grade student SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017. This type of research is all students of class five SD cluster Kompyang Sujana with population of 604 students. Samples were taken by Random Sampling technique. The sample in this research is VB students of SDN 9 Padangsambian as exsperiment class and V grade students of B SDN 10 Padangsambian as control class with the number of each group of 40 student in the experimental group and 40 students in the control group. Data on IPS knowledge competence in the experimental class as well as in the control group. Data on IPS knowledge competence in the experimental class as well as in the control class were collected with instruments of multiple choise test. IPS knowledge competency test is given at the time of post test in writing. Furthermore the data in the analysis using the –t test. The results showed that based on t-test analyisis can be seen there are significant differences in the competence of IPS knowledge of students who teach the learning of quantum learning based assessment portofolio with students who get the conventional learning model (tcount= 2,106>t tabel 2,000) with dk = 78 and 5% significant level %. Thus it can be concluded that the learning model of quantum learning based on the assessment of the postofolio has a significant effect on the competence of IPS konwledge of the students of grade V SD of Kompyang Sujana academic year 2016/2017.keyword : quantum learning model, assessment portofolio, IPS learning result

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue