cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 313 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., I Gede Fajar Dian Mahendra; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan yang berjulah 95 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Kubutambahan dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bukti. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,75 dan ttab sebesar 2,02. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.Kata Kunci : model pembelajaran role playing, keterampilan berbicara, boneka tangan The purpose of this research was to know the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model at fifth grade Elementary School of Gugus I Kubutambahan sub-district in academic year of 2016/2017. This research was a quasi experimental within a post test only control group design. The total of population in this research was 95 students. The sample of this research were SDN 8 Kubutambahan and SDN 2 Bukti. In collecting the data, the writter used an assessment of performance. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The results show that the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model within 6,75 score of t-count and 2,02 score of t-tab. It meant that t-count is bigger than t-tab. Besed on the result of this research it can be concluded that role playing learning model assisted by puppets influence of students’ speaking skillskeyword : role playing learning model, speaking skills, puppets
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Yudha Pranata; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 183 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (t hitung 4,69 > t tabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model CRH, hasil belajar IPA This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models to students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017, amounting to 183 students. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=4,69 > ttable=2,021) this means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models, so it can be concluded cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media has a positive effect on science learning outcomes students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017.keyword : CRH model, science learn outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Made Tusti Mahayani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain non equivalent post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Karangasem. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Seraya Timur dan kelas V SDN 3 Seraya Timur. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Karangasem. Hal ini ditunjukan oleh thitung (10,033) > ttabel (2,000). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (22,08) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (12,19). Dengan demikian, model pembelajaran kuantum berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kuantum, Hasil Belajar The research aims to determine the significant difference of social learning outcome between the group of students who studied using kuantum learning model and the group of students who studied using conventional learning model. The research design was quasi experiment, with non equivalent post-test only of control group design. The population of this study was entire students from grade V Elementary school of Cluster VII in sub-district of Karangasem. The research sample was grade V students from SDN 1 Seraya Timur and grade V students from SDN 3 Seraya Timur. Sample was classified using random sampling technique. Data of learning outcome was collected using multiple choice test. Data being obtained was analyzed using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The result of study shows that there is significant difference on the social learning outcome between the group of students who studied using kuantum learning model and the group of students who studied using conventional learning model on the students from grade V Elementary school of Cluster VII in sub-district of Karangasem. This is showed by tvalue (10,033) > ttable (2,000). Next, the mean of experiment group (22,08) is greater than the mean of control group (12,19). Thus, kuantum learning model has an effect positive to the Social learning outcome of the grade V Elementary school of Cluster VII in sub-district of Karangasem school year 2016/2017.keyword : Kuantum, learning outcomes
Pengaruh Model Course Review Horay Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar IPA dengan Mengontrol Motivasi Berprestasi Siswa Kelas V di Gugus II Kecamatan Kerambitan ., Ni Wayan Rikawati; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model course review horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang mengikuti model konvensional sebelum dan sesudah mengontrol motivasi berprestasi siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Kerambitan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan desain The Posttest-Only Control Group Design dan sampel sebanyak 44 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk motivasi belajar dan tes pilihan ganda untuk hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan Anakova 1 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model course review horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang mengikuti model konvensional sebelum mengontrol motivasi berprestasi pada siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Kerambitan, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model course review horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang mengikuti model konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Kerambitan. Dengan demikian, model course review horay dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model Course Review Horay, Media Gambar, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar IPA. This research aimed to find out differences in IPA learning outcomes between groups of students who followed the course review horay model assisted media images and groups of students following the conventional model before and after controlling the achievement motivation of the 5th grade elementary school students in Cluster II of Kerambitan district. This research was a quasi experiment, in which the posttest-only control group design was used and 44 students were selected as the sample by using simple random sampling technique. Questionnaires were used to collect the data of learning motivation and multiple choices tests were used to collect the data of natural science learning result. The data was analyzed by using One-Way ANACOVA.The result of the research indicated that : 1) there was significant difference of natural science learning result between the students group attending course review horay model aided by pictures and the students group following conventional model before controlling the achievement motivation of the 5th grade elementary school students in Cluster II of kerambitan district, (2) there was significant difference of natural science learning result between the students group attending course review horay model aided by pictures and the students group following conventional model after controlling the achievement motivation of the 5th grade elementary school students in Cluster II of kerambitan district. Therefore, course review horay and achievement motivation affected the natural science learning result. keyword : Course Review Horay model, media images, achievement motivation, natural science learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) BERMUATAN KONSEP TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Dwi Wiguna; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa sekolah dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design dan sampel sebanyak 46 orang yang diambil secara simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar IPA berbentuk objektif yang terdiri dari 40 butir tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA (thitung=5,858 dan ttabel = 2,021 sehingga thitung>ttabel). Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Kintamani.Kata Kunci : Predict-Observe-Explain (POE), tri hita karana, hasil belajar. This study aimed to determine the difference of Science learning outcomes between students who were given learning Predict-Observe-Explain (POE) is loaded with Tri Hita Karana concept and students who were given conventional learning model in the fifth grade students in Cluster I District of Kintamani in the academic year 2016/2017. This study wis a quasi experiment with non-equivalent posttest only control group design and 46 samples taken by simple random sampling. The student Science learning outcomes were collected by using a objective test consisting of 40 test points. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results of the study shows it was found that there were significant differences between students who given learning Predict-Observe-Explain (POE) with Tri Hita Karana concept and students who were given conventional model in term science score (tcount = 5.858 and ttable = 2.021 so tcount>ttable). The existence of these differences indicates that Predict-Observe-Explain (POE) learning model with Tri Hita Karana concept effected the fifth grade students in Cluster I District of Kintamani’s science outcome.keyword : Predict-Observe-Explain (POE), tri hita karana, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS III ., Gede Adi Juliawan; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas III SDN 2 Padangbulia dan siswa kelas III SDN 3 Pegadungan. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 15,76 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning (PBL) berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah, Model PBL This research aims to determine the significant differences in the ability of problem solving of mathematics outcomes among groups of students that learned with model of problem based learning (PBL) and group of students that learned with conventional learning models to students third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was all students in three grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. Samples were taken by random sampling. The sample of this research is the third grade students of SDN 2 Padangbulia and third grade students of SDN 3 Pegadungan. The students' math problem solving data were collected using a description test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount 15,76> ttable 2.021). This means that there are significant difference of problem solving ability of mathematics between group of students who are learning with problem based learning (PBL) model and Groups of students that learned with conventional learning models, So it can be concluded that the problem based learning model (PBL) has a positive effect on the ability of solving the problem of mathematics of third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017.keyword : problem-solving ability, PBL Model
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV SD Gusus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Ni Putu Suka Asih; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Untuk menyetarakan kelompok sampel digunakan teknik matching. Setelah melakukan uji kesetaraan ditentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan dilakukan pengundian sehingga diperoleh siswa kelas IV SD Negeri 3 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Darmasaba berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit= 7,196. Pada taraf signifikan 5% dengan dk 58 diperoleh ttab = 2,000. Karena thit 7,196 > ttab = 2,000 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret dengan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,73> =67,53 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together (NHT) berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus 9 Abiansemal Kecamatan Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, media konkret, IPS This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who are taught using the model of learning of the numbered head together (NHT) using concrete media with the conventional learning using the fourth grade students of Elementary 9 Abiansemal Elementary School Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design research. The population of this research is all fourth graders in SD Gugus 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017 Year which amounted to 202 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique. To match the sample group used matching technique. After doing the equality test determined by experimental group and control group by drawing so as to get fourth grader of SD Negeri 3 Darmasaba amounted to 30 students as experiment group and fourth grader of SD Negeri 1 Darmasaba amounted to 30 students as control group. Methods of data collection in this study using the method of type objective test of the usual double choice form. The collected data were analyzed using inferential statistical analysis method (t-test). Based on the results of data analysis, obtained thit = 7,196. At a significant level of 5% with dk 58 obtained ttab = 2,000. Because thit 7,196> ttab = 2,000 it can be stated that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught using concrete media-assisted numbered head (NHT) modeled learning with conventionally learned, and seen from experiment group average value = 84.73> = 67.53 in the control group. Thus it can be concluded that the implementation of learning model numbered head together (NHT) with concrete media has influence on the competence of IPS knowledge of fourth graders Elementary School 9 Abiansemal Abiansemal Sub-district Year 2016/2017. keyword : numbered head together, concrete media, IPS
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Ni Made Yulia Dewi; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning bermuatan Pendidikan Karakter terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan Rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Seluruh siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung yang berjumlah 211 siswa dijadikan populasi penelitian. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampel kelompok dan disetarakan dengan teknik matching, sehingga diperoleh kelas V SD No. 5 Darmasaba sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No. 6 Darmasaba sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 31 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes, kemudian dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 3,937, sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 31+31-2=60 diperoleh ttabel = 2,000, sehingga t_hitung = 3,937 > t_(tabel(α=0,05,60))= 2,000, maka H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Demikian pula rerata hasil belajar IPA kelompok eksperimen X ̅=80,23 > X ̅=70,82 rerata hasil belajar IPA kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji t dan perbedaan rerata kedua kelompok, maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning bermuatan Pendidikan Karakter berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : problem based learning, karakter, ipa. This study aims to know the effect of Problem Based Learning Model Contains Character Education towards science learning outcomes grade 5th grade students of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. This study was an experiment which used quasy experiment design - The Nonequivalent Control Group Design. All of grade 5th students of Gugus IX Abiansemal Badung which the number of the students were 211 were being the population. The sample of this study is determined by group sampling technique and used matching to make the student equivalent, so that obtained the student of 5th grade SD Number. 5 Darmasaba as the experiment group and the student of 5th grade SD Number 6 Darmasaba as the control group which each group fill by 31 students. Data of Science learning outcomes were collected by test methods, and then analyzed using t-test. By analyzing the data, it was found that tcount = 3,937 and with 5% of significance level and dk = 31 + 31 – 2 = 60, it was found that ttable = 2,000, so tcount = 3,937 > ttable = 2,000, then H0 rejected and Ha accepted. That means there is a significant difference of Science outcomes experiment group and control group in fifth grade of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. As well as the average value of experiment group X ̅=80,23 > X ̅=70,82 the average value of control group. Then, based on t test and the difference of average value of both group, it can be concluded that the application of Problem Based Learning Model Contains Character Education indeed affects the Science learning outcomes grade 5th students of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. keyword : problem based learning, character, science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) BERBASIS PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Dimas Mantara; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan di kelas V SD Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017 dengan menggunakan desain posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 23 orang siswa kelas V SD Negeri Abuan sebagai kelompok eksperimen dan 23 orang siswa SD Negeri Katung sebagai kelompok kontrol dan ditentukan dengan menggunakan teknik sistem simple random sampling. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data pemahaman konsep IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan metode test dengn instrument tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Bahwa sebaran data pada kelompok kontrol merupakan juling positif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung rendah. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (20,78) < Me (20,88) < M (21,02). Sedangkan pemahaman konsep IPA Siswa Kelompok Eksperimen menunjukkan bahwa sebaran data pada kelompok eksperimen merupakan juling negatif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (26,35) > Me (25,72) > M (25,03). Model pembelajaran SRL berbasis pendayagunaan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA yang signifikan, antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model self regulated learning berbasis pendayagunaan lingkungan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SRL, lingkungan, pemahaman konsep IPA. This study aims to: (1) find out the description of understanding the concept of science in the group of students that is taught by the conventional learning model, (2) to know the description of understanding of science concept in the group of students which is taught by the learning model of SRL, and (3) to know the significant difference Understanding of science concept of students between groups of students who were taught by the model of learning of SRL with groups of students who were taught by conventional model. This type of research is a quasi-experimental research and conducted in class V SD Gugus III Kintamani sub-district of 2016/2017 by using posttest only control group design. The sample of this research are 23 students of Grade V of SD Negeri Abuan as experiment group and 23 students of SD Negeri Katung as control group and determined by using simple random sampling system. In this study the data collected is the data understanding of the concept of IPA and collected by using test methods with objective test instruments. The data obtained were analyzed in two stages, namely descriptive statistical analysis and statistical infrensial (t-test). The results of this study can be concluded: That the distribution of data in the control group is positive squint, which means that most of the score tends to be low. This can be proven from the value of Mo (20.78) M (25,03). The use of environment-based SRL based learning model influences the understanding of significant IPA concepts, between groups of students who are learning by using self-regulated learning model based on environmental empowerment with groups of students learning to use conventional learning modelkeyword : SRL, environment, understanding the concept of IPA.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Desi Aristini; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui validitas pengembangan LKS dan 2) menguji efektivitas penggunaan LKS terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V semester genap SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar observasi, lembar kuesioner, dan tes uraian (essay). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah 1) validitas LKS menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli isi mata pelajaran,berturut-turut yaitu 86%, 92%, dan 94%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 92,6%, 91,8% dan, 91,13%, 2) hasil uji t menunjukan thitung (19,61) > ttabel (2,021). Hal ini berarti, LKS berbasis inkuiri efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Temuan yang diperoleh yaitu, LKS berbasis inkuiri dapat mengembangkan keterampilan proses siswa, membuat siswa aktif, antusias, dan terlibat penuh dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, LKS, ADDIE, Pemahaman Konsep IPA The aims of this study are 1) to find out the validity of the result of LKS’ development, 2) to examine the effectiveness of the concept of science in the LKS which is used on the fifth grade students in elementary school in group IV Sukasada subdistrict Lesson 2016/2017. This research is a development research which is using ADDIE model. The data were collected by using document recording method, observation, questionnaire, and test. There are instruments which is used in this study were document recording sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and essay tests. Data analysis that used in this study were descriptive qualitative, descriptive quantitative and inferential statistic. The results of this study are 1) the validity of LKS according to the expert’s reviews obtained a very good result. The percentage level of review achievement of instructional design expert, learning media expert, and subject matter expert, were respectively about 86%, 93% and 96%. Based on product trials also obtained a very good results. Percentage of achievement levels from individual, small group and field trials were 92,6%, 91,8%, and 91,13%, respectively. 2) it is obtained the tcount (19,61)> ttable (2.021).This means, LKS based inquiry is effective to improve students' conceptual understanding. A growing finding is that the inquiry-based LKS can develop student processes, keep students active, enthusiastic, and fully engaged in learning.keyword : Development, LKS, ADDIE, Understanding of Science Concept.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue