Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2021)"
:
20 Documents
clear
Pengembangan Media Pembelajaran Daring Komik Virtual dalam Muatan Materi Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung Bahasa Indonesia
Darmayanti, Ni Kadek Dwi;
Surya Abadi, Ida Bagus Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32481
Kurangnya literasi siswa dan terbatasnya media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran daring Komik Virtual dalam muatan materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas media pembelajaran daring Komik Virtual dalam muatan materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode non-tes dengan penyebaran instrumen kepada para ahli. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran daring komik virtual berdasarkan hasil review ahli isi mata pelajaran memperoleh persentase 90,00%, ahli desain pembelajaran memperoleh persentase 92,00%, ahli media pembelajaran memperoleh pesentase 95,00%, dan hasil uji coba peorangan memperoleh persentase 92,35%. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran daring Komik Virtual secara keseluruhan termasuk kedalam kategori sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran muatan Bahasa Indonesia materi gagasan pokok dan gagasan pendukung. Implikasi dari pelaksanaan penelitian ini adalah dapat digunakan oleh guru sebagai sumber belajar sehingga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar.
Belajar Sumber Daya Alam Melalui Media Komik Digital
Megantari, Komang Ayu;
Margunayasa, I Gede;
Agustiana, I Gusti Ayu Tri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.34251
Ketersediaan media pembelajaran inovatif di sekolah masih terbatas khususnya pada muatan Ilmu Pengetahuan Sosial topik sumber daya alam siswa kelas IV SD. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital pada topik sumber daya alam yang teruji validitasnya. Model pengembangan dalam penelitian ini yaitu ADDIE yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini berupa produk media komik digital topik sumber daya alam, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu validitas media komik digital pada topik sumber daya alam siswa kelas IV SD. Metode dan instrumen pengumpulan data penelitian ini menggunakan rating scale berupa lembar penilaian yang diberikan kepada 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, 2 orang praktisi dan 5 orang siswa kelas IV SD untuk mengetahui validitas media komik digital. Hasil analisis data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui validitas media komik digital menggunakan rumus indeks validitas Aiken dan rumus mean. Hasil indeks validitas Aiken memperoleh hasil indeks terendah dari ahli materi sebesar 0.88, 0.63 dari ahli media dan indeks tertinggi 1. Respon guru memperoleh skor sebesar 4.62 dan respon siswa sebesar 4.95 dengan predikat sangat baik. Media komik digital valid secara isi dan layak digunakan sebagai sumber belajar
Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter PPK Aspek Kemandirian Pembelajaran Tematik Terpadu Siswa SD Kelas 4
Lestari, Nia Fuji;
Harjono, Nyoto
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.33379
Kesulitan yang dihadapi guru saat ini adalah mengukur keberhasilan pembelajaran karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian karakter PPK aspek kemandirian menggunakan Skala Likert pada pembelajaran tematik terpadu siswa SD kelas 4 yang layak untuk digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development dengan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Jenis data yang digunakan merupakan data primer berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket.  Produk diujikan secara terbatas kepada 15 siswa kelas 4 yang berasal dari 3 sekolah berbeda. Data diolah menggunakan IBM SPSS 25 for Windows. Dari hasil uji terbatas diperoleh validitas dari 40 butir pernyataan yang diuji cobakan, 6 (15%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, 25 (62,5%) katagori validitas tinggi, 6 (15%) katagori validitas cukup, 3 (7,5%) katagori validitas rendah, dan memiliki rata-rata rhitung sebesar 0,667 ≥ 0,20 maka instrumen dinyatakan valid. Reliabilitas instrumen memiliki alpha cronbach’s (α) sebesar 0.965 dengan kriteria sangat reliabel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian karakter PPK aspek kemandirian pada pembelajaran tematik terpadu SD kelas 4 layak untuk digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu instrumen yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru untuk mengukur pembelajaran karakter.
Kontribusi Kompetensi Pedagogik dan Profesional dengan Keterampilan Penerapan Gestur Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran
Antari, Ni Kadek Yuni;
Sujana, I Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32017
Pemberian gestur yang tidak sesuai akan menyebabkan siswa menjadi tidak nyaman, sehingga guru perlu memperhatikan penggunaan gestur atau bahasa tubuh dalam proses pembelajaran yang disesuikan dengan kondisi dan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi yang signifikan kompetensi pedagogik dan profesional dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran secara parsial dan simultan. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini yaitu berjumlah 89 orang guru dan sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling total sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan melakukan penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis I memperoleh nilai signifikansi 0,027 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 23,6%, hipotesis II memperoleh nilai signifikansi 0,015 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 24,5%, dan hipotesis III memperoleh nilai signifkansi 0,000 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 28,7%. Simpulan penelitian ini adalah kompetensi pedagogik dan profesional secara parsial dan simultan memberikan kontribusi yang signifikan dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan sumbangan pemikiran dan dapat memberikan kesadaran akan pentingnya penguasaan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran.
Implementasi Joyful Learning Berbasis Picture Cards di Era New Normal untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS
Arafat, Siti;
Pali, Agustina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32980
Artikel ini mengulas tentang sejauhmana signifikansi peningkatan minat belajar siswa di new normal era dalam pembelajaran IPS dengan menerapkan pendekatan Joyful Learning berbasis Picture Cards. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas V SD ENDE 5 tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 21Â orang dengan metode penelitiannya adalah Classroom Action Research (CAR). Data diperoleh melalui interview, observasi, tes, dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan minat belajar siswa kelas V SD ENDE 5 pada siklus I sebesar 52,63% dan pada siklus II sebesar 68, 42%. Perolehan nilai rata-rata peningkatan minat belajar siswa pada siklus I sebesar 84, 21 dan nilai rata-rata peningkatan minat belajar siswa pada siklus II sebesar 91. Signifikansi peningkatan minat belajar siswa dari siklus I ke siklus II adalah 6,79 dan dapat diklasifikasikan dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan Joyful Learning berbasis Picture Cards di era new normal dapat dijadikan metode alternative dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V SD Ende 5 tahun pelajaran 2019/2020 pada pembelajaran IPS.
Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi MaCa (Materi Pecahan) Berorientasi Teori Belajar Ausubel Muatan Matematika
Rasvani, Ni Luh Ade;
Wulandari, I Gusti Agung Ayu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32032
Pemanfaatan teknologi dibidang pendidikan belum sepenuhnya optimal sehingga mempengaruhi proses pelaksanaan pembelajaran yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran aplikasi MaCa (Materi Pecahan) berorientasi Teori Belajar Ausubel muatan matematika. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas media pembelajaran aplikasi MaCa (Materi Pecahan) berorientasi Teori Belajar Ausubel muatan matematika. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode non tes yang diberikan kepada tiga pakar ahli serta siswa. Instrumen yang digunakan yaitu berupa lembar angket validasi untuk mengetahui kelayakan aplikasi dan angket respon siswa untuk mengetahui kemenarikan aplikasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan persentase hasil dari validitas oleh ahli media 91,66%, ahli desain 93,75%, ahli isi mata pelajaran sebesar 87,5%, dan respon siswa dari hasil uji coba produk perorangan sebesar 98,48% dan uji coba produk kelompok kecil 93,93%. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran aplikasi MaCa (Materi Pecahan) berorientasi Teori Belajar Ausubel muatan matematika dinyatakan sangat baik dan layak untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah dapat membuat siswa lebih aktif dan kreatif sehingga dapat memudahkan proses pembelajaran serta mengoptimalkan pencapaian belajar siswa
Perbedaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis IPA Siswa SD
Suryaningsih, Anik;
Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.33196
Penggunaan model pembelajaran yang kurang kreatif didalam proses pembelajaran menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang kreatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis IPA siswa SD. Penelitian ini merupakan termasuk kedalam jenis penelitian meta analisis. Subjek didalam penelitian ini adalah 20 artikel penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara mencari artikel-artikel yang terdapat pada jurnal online dengan menggunakan Google Cendikia dan Scholar. Instrumen yang digunakan berupa lembaran pemberian kode (coding category). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik kuantitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan rata-rata sebesar 24,48 lebih besar dari model pembelajaran Project Based Learning sebesar 17,31, hasil uji Ancova membuktikan f hitung f tabel yakni 11,620 > 3,55 dan signifikasinya 0,002 < 0,05, dan Uji Effect Size sebesar 0,234 dengan nilai Sig. 0,002. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif untuk mempengaruhi peningkatan kemampuan berfikir kritis IPA siswa SD dibandingkan dengan model pembelajaran Project Based Learning. Implikasi penelitian ini adalah dapat mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, dan memperoleh konsep yang esensial berdasarkan materi pelajaran IPA.
Kontribusi Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah dan Resiliensi Diri Guru Terhadap Kinerja Guru
Sentana, I Kadek Jaya;
Wiyasa, I Komang Ngurah
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32082
Kinerja guru yang belum optimal disebabkan oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dan kurang optimalnya resiliensi diri guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dan resiliensi diri guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian studi korelasi (expost facto). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 dan dibatasi untuk guru yang PNS. Sampel ditentukan dengan tehnik sampling total. Pengumpulan data dengan pengisian angket. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 11,24%, resiliensi diri guru terhadap kinerja guru sebesar 51,04 %, dan gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dan resiliensi diri guru terhadap kinerja guru sebesar 62.28%. Simpulan penelitian ini adalah gaya kepemimpinan situasional dan resiliensi diri guru memiliki kontribusi terhadap kinerja guru. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan mutu sekolah, dan dijadikan sebagai pedoman untuk meningkatkan kualitas guru dan seluruh staf sekolah.
Penerapan Model Picture and Picture Berbantuan Media Roda Putar Untuk Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Ekspositoris Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Shofa, Shofa Istiana;
Kanzunnudin, Moh;
Fathurohman, Irfai
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.28290
Kurangnya keterampilan menulis siswa, dikarenakan pengggunaa model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif, sehingga membuat siswa menjadi mudah bosan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan model picture and picture berbantuan media roda putar terhadap peningkatan keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris siswa. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris yang melibatkan 21 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian yakni keterampilan menulis muatan Bahasa Indonesia pada siklus pertama memperoleh persentase 50% berpredikat C, pada siklus kedua dengan persentase 76% berpredikat B, sedangkan keterampilan menulis muatan IPS pada siklus pertama memperoleh persentase 49% predikat C, pada siklus kedua 76% predikat B, dan kedua siklus ini telah berhasil serta terjadi peningkatan. Simpulan penelitian ini adalah model picture and picture berbantuan media roda putar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris siswa. Implikasi penelitian ini adalah dapat melatih siswa cepat tanggap karena tertarik dengan gambar, adanya permainan bisa menambah motivasi belajar siswa, siswa lebih berkonsentrasi, menggali bakat dan potensi siswa, kerja sama siswa, rasa toleransi, dan yang paling utama meningkatkan keterampila menulis siswa.
Pemecahan Masalah Kesulitan Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19
Utomo, Kukuh Dwi;
Soegeng, A.Y.;
Purnamasari, Iin;
Amaruddin, Hidar
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.29923
Adanya kasus kesulitan belajar yang dialami siswa selama pandemi covid-19 membuat siswa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Tujuan peneliti untuk mengategorikan masalah dan menemukan solusi untuk penyelesaian masalah kesulitan belajar siswa selama pandemi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas empat sekolah dasar dan 14 orangtua siswa kelas empat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Matthew B. Milles & Hubberman dengan metode analisis deskriptif kualitatif model alir (flow model) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengolahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan berupa (1) tidak semua siswa memiliki gawai yang mendukung pembelajaran, (2) kesulitan dalam jaringan, dan (3) kesulitan dalam pembelian paket data internet. Pemecahan masalah kesulitan belajar adalah menggunakan metode tatap muka dengan menggunakan sistem rolling atau bergantian, pada saat pembelajaran tatap muka, siswa di ruang kelas tidak boleh melebihi dari enam belas dan dilakukan selama dua hari sekali. Kedua dengan sistem daring yaitu dengan cara bergantian dengan tatap muka yang dilaksanakan selama dua hari sekali. Ketiga adalah harus adanya bantuan paket data internet dari pemerintah kepada guru dan siswa untuk menunjang pembelajaran selama pandemi covid-19.