Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2021): April"
:
14 Documents
clear
Pengembangan Media Pembelajaran Daring Komik Virtual dalam Muatan Materi Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung Bahasa Indonesia
Darmayanti, Ni Kadek Dwi;
Surya Abadi, Ida Bagus Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32481
Kurangnya literasi siswa dan terbatasnya media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran daring Komik Virtual dalam muatan materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas media pembelajaran daring Komik Virtual dalam muatan materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode non-tes dengan penyebaran instrumen kepada para ahli. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran daring komik virtual berdasarkan hasil review ahli isi mata pelajaran memperoleh persentase 90,00%, ahli desain pembelajaran memperoleh persentase 92,00%, ahli media pembelajaran memperoleh pesentase 95,00%, dan hasil uji coba peorangan memperoleh persentase 92,35%. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran daring Komik Virtual secara keseluruhan termasuk kedalam kategori sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran muatan Bahasa Indonesia materi gagasan pokok dan gagasan pendukung. Implikasi dari pelaksanaan penelitian ini adalah dapat digunakan oleh guru sebagai sumber belajar sehingga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar.
Pengembangan Instrumen Penilaian Karakter PPK Aspek Kemandirian Pembelajaran Tematik Terpadu Siswa SD Kelas 4
Lestari, Nia Fuji;
Harjono, Nyoto
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.33379
Kesulitan yang dihadapi guru saat ini adalah mengukur keberhasilan pembelajaran karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian karakter PPK aspek kemandirian menggunakan Skala Likert pada pembelajaran tematik terpadu siswa SD kelas 4 yang layak untuk digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development dengan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Jenis data yang digunakan merupakan data primer berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket.  Produk diujikan secara terbatas kepada 15 siswa kelas 4 yang berasal dari 3 sekolah berbeda. Data diolah menggunakan IBM SPSS 25 for Windows. Dari hasil uji terbatas diperoleh validitas dari 40 butir pernyataan yang diuji cobakan, 6 (15%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, 25 (62,5%) katagori validitas tinggi, 6 (15%) katagori validitas cukup, 3 (7,5%) katagori validitas rendah, dan memiliki rata-rata rhitung sebesar 0,667 ≥ 0,20 maka instrumen dinyatakan valid. Reliabilitas instrumen memiliki alpha cronbach’s (α) sebesar 0.965 dengan kriteria sangat reliabel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian karakter PPK aspek kemandirian pada pembelajaran tematik terpadu SD kelas 4 layak untuk digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu instrumen yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru untuk mengukur pembelajaran karakter.
Kontribusi Kompetensi Pedagogik dan Profesional dengan Keterampilan Penerapan Gestur Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran
Antari, Ni Kadek Yuni;
Sujana, I Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32017
Pemberian gestur yang tidak sesuai akan menyebabkan siswa menjadi tidak nyaman, sehingga guru perlu memperhatikan penggunaan gestur atau bahasa tubuh dalam proses pembelajaran yang disesuikan dengan kondisi dan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi yang signifikan kompetensi pedagogik dan profesional dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran secara parsial dan simultan. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini yaitu berjumlah 89 orang guru dan sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling total sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan melakukan penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis I memperoleh nilai signifikansi 0,027 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 23,6%, hipotesis II memperoleh nilai signifikansi 0,015 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 24,5%, dan hipotesis III memperoleh nilai signifkansi 0,000 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 28,7%. Simpulan penelitian ini adalah kompetensi pedagogik dan profesional secara parsial dan simultan memberikan kontribusi yang signifikan dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan sumbangan pemikiran dan dapat memberikan kesadaran akan pentingnya penguasaan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran.
Perbedaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis IPA Siswa SD
Suryaningsih, Anik;
Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.33196
Penggunaan model pembelajaran yang kurang kreatif didalam proses pembelajaran menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang kreatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis IPA siswa SD. Penelitian ini merupakan termasuk kedalam jenis penelitian meta analisis. Subjek didalam penelitian ini adalah 20 artikel penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara mencari artikel-artikel yang terdapat pada jurnal online dengan menggunakan Google Cendikia dan Scholar. Instrumen yang digunakan berupa lembaran pemberian kode (coding category). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik kuantitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning mengalami peningkatan rata-rata sebesar 24,48 lebih besar dari model pembelajaran Project Based Learning sebesar 17,31, hasil uji Ancova membuktikan f hitung f tabel yakni 11,620 > 3,55 dan signifikasinya 0,002 < 0,05, dan Uji Effect Size sebesar 0,234 dengan nilai Sig. 0,002. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif untuk mempengaruhi peningkatan kemampuan berfikir kritis IPA siswa SD dibandingkan dengan model pembelajaran Project Based Learning. Implikasi penelitian ini adalah dapat mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, dan memperoleh konsep yang esensial berdasarkan materi pelajaran IPA.
Kontribusi Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah dan Resiliensi Diri Guru Terhadap Kinerja Guru
Sentana, I Kadek Jaya;
Wiyasa, I Komang Ngurah
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32082
Kinerja guru yang belum optimal disebabkan oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dan kurang optimalnya resiliensi diri guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dan resiliensi diri guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian studi korelasi (expost facto). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 dan dibatasi untuk guru yang PNS. Sampel ditentukan dengan tehnik sampling total. Pengumpulan data dengan pengisian angket. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 11,24%, resiliensi diri guru terhadap kinerja guru sebesar 51,04 %, dan gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dan resiliensi diri guru terhadap kinerja guru sebesar 62.28%. Simpulan penelitian ini adalah gaya kepemimpinan situasional dan resiliensi diri guru memiliki kontribusi terhadap kinerja guru. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan mutu sekolah, dan dijadikan sebagai pedoman untuk meningkatkan kualitas guru dan seluruh staf sekolah.
Penerapan Model Picture and Picture Berbantuan Media Roda Putar Untuk Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Ekspositoris Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Shofa, Shofa Istiana;
Kanzunnudin, Moh;
Fathurohman, Irfai
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.28290
Kurangnya keterampilan menulis siswa, dikarenakan pengggunaa model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif, sehingga membuat siswa menjadi mudah bosan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan model picture and picture berbantuan media roda putar terhadap peningkatan keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris siswa. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris yang melibatkan 21 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian yakni keterampilan menulis muatan Bahasa Indonesia pada siklus pertama memperoleh persentase 50% berpredikat C, pada siklus kedua dengan persentase 76% berpredikat B, sedangkan keterampilan menulis muatan IPS pada siklus pertama memperoleh persentase 49% predikat C, pada siklus kedua 76% predikat B, dan kedua siklus ini telah berhasil serta terjadi peningkatan. Simpulan penelitian ini adalah model picture and picture berbantuan media roda putar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris siswa. Implikasi penelitian ini adalah dapat melatih siswa cepat tanggap karena tertarik dengan gambar, adanya permainan bisa menambah motivasi belajar siswa, siswa lebih berkonsentrasi, menggali bakat dan potensi siswa, kerja sama siswa, rasa toleransi, dan yang paling utama meningkatkan keterampila menulis siswa.
Pemecahan Masalah Kesulitan Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19
Utomo, Kukuh Dwi;
Soegeng, A.Y.;
Purnamasari, Iin;
Amaruddin, Hidar
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.29923
Adanya kasus kesulitan belajar yang dialami siswa selama pandemi covid-19 membuat siswa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Tujuan peneliti untuk mengategorikan masalah dan menemukan solusi untuk penyelesaian masalah kesulitan belajar siswa selama pandemi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas empat sekolah dasar dan 14 orangtua siswa kelas empat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Matthew B. Milles & Hubberman dengan metode analisis deskriptif kualitatif model alir (flow model) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengolahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan berupa (1) tidak semua siswa memiliki gawai yang mendukung pembelajaran, (2) kesulitan dalam jaringan, dan (3) kesulitan dalam pembelian paket data internet. Pemecahan masalah kesulitan belajar adalah menggunakan metode tatap muka dengan menggunakan sistem rolling atau bergantian, pada saat pembelajaran tatap muka, siswa di ruang kelas tidak boleh melebihi dari enam belas dan dilakukan selama dua hari sekali. Kedua dengan sistem daring yaitu dengan cara bergantian dengan tatap muka yang dilaksanakan selama dua hari sekali. Ketiga adalah harus adanya bantuan paket data internet dari pemerintah kepada guru dan siswa untuk menunjang pembelajaran selama pandemi covid-19.
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Tanggung Jawab Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas V SD
Wulandari, Aulia Ika;
Radia, Elvira Hoesein
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32979
Pelaksanaan penilaian ranah sikap belum maksimal karena guru hanya mengamati sikap siswa tanpa mengacu pada instrumen yang baku untuk mengukur sikap sosial siswa khususnya sikap tanggung jawab. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan produk instrumen penilaian sikap tanggung jawab pembelajaran tematik terpadu kelas 5 tema 6. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan sampel sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa angket menggunakan skala Likert. Analisis data penelitian bersifat deskriptif kategori. Berdasarkan uji ahli evaluasi sikap diperoleh skor 76% dikategorikan validitas tinggi dan layak diujicobakan. Berdasarkan penilaian ahli bahasa diperoleh skor 80% dikategorikan tingkat validitas tinggi dan layak diujicobakan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa instrumen sikap sosial dari 30 (tiga puluh) item pernyataan diperoleh data; tingkat validitas instrumen menunjukkan rhitung terendah adalah 0.385, memiliki nilai Pearson Correlation XTot ≥ 0,361 sehingga 30 butir pernyataan dikategorikan valid; reliabilitas instrumen penilaian sikap tanggung jawab menunjukkan α = 0.944 dengan kriteria sangat reliabel atau sangat andal. Berdasarkan uji coba terbatas tersebut maka instrumen penilaian sikap sosial tanggung jawab valid dan reliabel sehingga layak untuk digunakan.Â
Pengembangan Media Pembelajaran E-Flashcard Pada Muatan Pelajaran IPA Kelas V
Putri Wangi, I Dewa Ayu Nyoman;
Gede Angung, Anak Agung
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32355
Kurangnya penerapan media pembelajaran menyebabkan tujuan pembelajaran tidak dapat tercapai, sehingga perlu mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran E-Flashcard pada muatan pelajaran IPA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan yang menerapkan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas media pembelajaran E-Flashcard pada muatan pelajaran IPA. Pengumpulan data digunakan metode non tes berupa lembar kuesioner. Analisis data digunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh bahwa hasil uji ahli isi mata pelajaran diperoleh skor 100, hasil uji ahli desain pembelajaran diperoleh skor 80,00 dengan kategori baik, hasil uji ahli media pembelajaran diperoleh skor 89,33, hasil uji coba perorangan diperoleh skor 92,72, dan hasil uji coba kelompok kecil diperoleh skor 92,00. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran E-Flashcard dinyatakan sangat layak untuk digunakan didalam pembelajaran IPA. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar, memudahkan siswa memahami materi di masa pandemi covid-19, dan memudahkan guru menyampaikan materi pelajaran
Kontribusi Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja Terhadap Komitmen Kerja Guru
Oktaviani, Ni Made Ita;
Manuaba, Ida Bagus Surya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32113
Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya tuntutan pendidikan terhadap kerja guru yang mempengaruhinya dalam mengelola emosi dan kurangnya motivasi kerja sehingga berdampak pada rendahnya komitmen kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis besaran kontribusi kecerdasan emosional dan motivasi kerja terhadap komitmen kerja. Jenis penelitian yang digunakan yaitu ex post facto dengan jumlah populasi 48 guru. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik sampling total. Data penelitian dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data statistik kuantitatif berupa analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa presentase kecerdasan emosional terhadap komitmen kerja 27,3%, motivasi terhadap komitmen kerja 27,5% dan kecerdasan emosional dan motivasi kerja terhadap komitmen kerja 30,6%. Simpulan penelitian ini adalah kecerdasan emosional dan motivasi kerja memiliki kontribusi yang positif terhadap komitmen kerja guru. Implikasi dari pelaksanaan penelitian ini adalah kecerdasan emosional dan motivasi yang tinggi membuat seorang guru memiliki kepribadian yang cerdas, mampu mengatasi permasalahan dan tanggung jawabnya sebagai guru, menjalin hubungan dengan rekan kerja dan mampu mengontrol suasana hati yang gelisah ketika mengajar, serta guru akan lebih antusias dan bersemangat dalam melakukan setiap tugas dan tanggungjawabnya