Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 3 (2022): October"
:
20 Documents
clear
Video Pembelajaran Berbasis Lingkungan Dalam Pembelajaran IPA Kelas IV SD
Komang Rizky Aditya Wiguna;
Ndara Tanggu Renda;
Kadek Yudiana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.48214
Saat ini banyak guru yang hanya mengandalkan gambar pada buku dalam pembelajaran IPA. Hal ini membuat siswa sulit memahami pelajaran. Oleh karena itu diperlukan pengembangan media pembelajaran yang mampu membantu pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis lingkungan rumah sekitar muatan IPA tema 4 SD. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah penelitian pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah video pembelajaran berbasis lingkungan rumah sekitar tema 4. Data video pembelajaran berbasis lingkungan rumah sekitar tema 4 dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data dianalisis dengan menggunakan uji validitas. Berdasarkan hasil evaluasi dari (1) ahli materi diperoleh persentase tingkat pencapaian yaitu 92 % yang berada pada kualifikasi sangat baik, (2) ahli media pembelajaran diperoleh persentase tingkat pencapaian yaitu 96 % dan berada pada kualifikasi baik, (3) uji coba perorangan diperoleh persentase tingkat pencapaian dari guru yaitu 96 % dan berada pada kualifikasi sangat baik. Penggunaan modul yang dikembangkan efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis lingkungan rumah sekitar tema 4.
Mathematics Critical Thinking Skills for The Third Grade Elementary School Students on Fractions Material
Fitriani, Fildzah;
Kowiyah
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.48741
In learning mathematics, critical thinking is needed to solve problems in various ways including interpreting, analyzing and evaluating. This study aims to analyze the critical thinking of third grade elementary school students in solving problems on the subject of fractions. The research was conducted at Elementary school by involving 26 students as the subject. This research used qualitative method. The data collection techniques used description tests and interviews. The description tests were reviewed based on four critical thinking indicators, namely interpreting, analyzing, evaluating and inference. This qualitative data processing technique is reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The validity of the data was carried out using a triangulation technique, namely the results of student description tests, and interviews were triangulated to obtain a description of students' critical thinking skills in solving math problems with fractions. The results showed that students with high critical thinking met the four indicators, students who had moderate critical thinking only met two indicators, and students who had low critical thinking did not meet the four indicators. In conclusion, students' critical thinking skills were low. They could not understand the problem well and had not solved it properly. Meanwhile, students who think highly critically are able to understand questions about fractions, to analyze, to choose the right method, and to conclude clearly and logically.
Media Pop-Up Book Berbasis Model Pembelajaran APACIN Meningkatkan Kemampuan Kefasihan Membaca Siswa
Eskris, Yosiana;
Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49358
Membaca dengan lancar merupakan salah satu komponen penting yang harus dikuasai oleh siswa. Namun kenyataan dilapangan menunjukan bahwa kemampuan siswa dalam membaca lancar masih redah dan kurangnya media yang digunakan untuk membantu siswa membaca lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media pop up book berbasis model pembelajaran APACIN untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pengembangan (R&D) yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yaitu dua orang dosen sebagai uji validasi media dan uji validasi materi, guru kelas, dan siswa kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan mengunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor nilai validasi dari para ahli, skor nilai dari ahli materi memperoleh nilai rata-rata validasi ahli materi sebesar 94,55% dengan kategori sangat tinggi dan skor nilai dari uji validasi media memperoleh rata-rata validasi media sebesar 95,2% dengan kategori sangat tinggi. Hasil angket respon guru memperoleh nilai rata-rata 85,2% dengan kategori sangat tinggi dan rata-rata validasi respon siswa 82,9 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media pop up book berbasis model pembelajaran APACIN sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa kelas 1 SD.
Media Buku Pintar Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Siswa Kelas I Sekolah Dasar
Mariantini, Luh;
Wibawa, I Made Citra;
Suarjana, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49510
Banyak siswa yang kesulitan dalam meningkatkan keterampilan dasar. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan Media Smart Book dalam Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Siswa Kelas I SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek uji coba yaitu 2 ahli media dan 2 ahli materi. Subjek uji coba yaitu 1 praktisi dan siswa kelas I SD yang berjumlah 28 siswa. Metode yang digunakan yaitu dengan teknik wawancara dan observasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif serta statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian oleh ahli isi media yaitu0,93 (validitas tinggi), dan ahli media mendapatkan nilai 0,87 (validitas tinggi). Skor validasi dari masing-masing responden yaitu 4,45 (sangat baik), dan 4,89 (sangat baik) hasil dari respons siswa. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa media Smart Book layak atau valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji-t yaitu terdapat perbedaan antara nilai pretest dan post test siswa kelas 1 sebelum dan sesudah menggunakan media Smart Book. Disimpulkan bahwa Media Smart Book dapat meningkatkan keterampilan dasar pada siswa kelas I SD. Implikasi penelitian ini smart book dapat digunakan.
E-Modul Pembelajaran Pecahan di Kelas IV Sekolah Dasar
Netofa, Ni Putu Dea Zora;
Japa, I Gusti Ngurah
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49531
Pemanfaatan teknologi masih teknologi masih belum maksimal seperti penggunaan bahan ajar cetak yang masih mendominasi sebagai sumber belajar. Guru mengungkap pembelajar pada topik pecahan siswa masih kurang. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan e-modul pada pembelajaran pecahan di kelas 4 SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu 2 ahli media dan 2 ahli materi pembelajaran, dan 2 guru. Uji kepraktisan media dilakukan oleh respon siswa kelas IV yang berjumlah 10 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Penelitian pengembangan ini mengggunakan instrument rating scale. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitan yaitu penilaian dari ahli materi mendapatkan skor persentase sebesar 92,8 % (sangat baik), ahli media pembelajaran 93,3% sangat baik) dan guru nilai 95% (sangat baik). Hasil kepraktisan media dari siswa yaitu 95,4% (sangat praktis). Disimpulkan bahwa E-modul pada pembelajaran pecahan di kelas IV SD valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu E-modul dapat membantu siswa mempelajari materi pecahan sehingga berdampak pada pemahaman siswa yang meningkat.
MOKOBER: Kreativitas Siswa Kelas III Sekolah Dasar
Anika, Luh Diah Ratna;
Riastini, Putu Nanci
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49760
Masih banyak siswa yang kurang memiliki kreativitas. Temuan sebelumnya juga menyatakan bahwa beberapa kendala yang memicu rendahnya tingkat kreativitas siswa yaitu siswa merasa bingung dalam mengembangkan imajinasi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan paket belajar montase dan kolase bersama (MOKOBER) yang dapat meningkatkan Kreativitas siswa kelas III SD. Jenis penelitan ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 2 orang ahli isi. Subjek uji coba yaitu 2 orang guru dan 6 orang siswa. Populasi berjumlah 20 orang. Pengumpulan data menggunakan observasi kualitatif, observasi kuantitatif, wawancara, angket dan studi dokumen. Instrument yang digunakan untuk analisis data yaitu rating scale. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu penilaian dari ahli berada pada rentan validitas sangat tinggi. Hasil respon guru dan siswa yaitu nilai berada pada rentan validitas sangat tinggi. Berdasarkan hasil signifikansi uji t , diperoleh hasil terdapat pengaruh paket belajar MOKOBER terhadap kreativitas siswa kelas III SD. Disimpulkan bahwa paket belajar MOKOBER dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas III.
Hubungan Rasa Percaya Diri dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Irman, Rahmy Fadilla;
Amir, Zubaidah;
Risnawati
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49818
Matematika sering dikatakan oleh kebanyakan siswa merupakan pelajaran yang susah dan banyak siswa tidak suka pada pelajaran matematika, sehingga hasil belajar matematika siswa bervariasi. Salah satu faktor psikologi yang ada pada diri seseorang adalah self confidence. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kepercayaan diri siswa memiliki hubungan dengan hasil belajar di kelas empat pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yaitu korelasional untuk menarik kesimpulan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 orang berasal dari kelas IV. Pengambilan data menggunakan kuesioner tentang tingkat kepercayaan diri partisipan digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Sedangkan hasil belajar matematika siswa ditentukan berdasarkan nilai semesternya. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis statistic inferensial. Metode analisis data menggunakan uji product moment dengan bantuan SPSS 16. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara self confidence dengan hasil belajar matematika siswa. Dengan korelasi sedang sebesar 0,662 dapat dikatakan bahwa hasil belajar matematika siswa akan lebih rendah jika tingkat kepercayaan diri siswa lebih rendah, dan sebaliknya jika tingkat kepercayaan diri siswa tinggi maka hasil belajar matematika mereka akan lebih tinggi. Implikasi pada penelitian ini yaitu guru bisa meningkatkan hasil belajar matematika siswa dari salah satu faktor internal yaitu kepercayaan diri siswa.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Masa Pandemi Covid-19
Nengsih, Marliza Septia;
Dafit , Febrina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.50551
Pada masa pandemi covid-19 peran orang tua diperlukan dalam proses pembelajaran jarak jauh. Orang tua dapat memberikan motivasi, perhatian dan juga dukungan untuk anak saat aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orangtua dalam belajar siswa dan menganalisis apa saja faktor penghambat peran orangtua dalam belajar siswa. jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data penelitian ini adalah pedoman wawancara. Teknik yang digunakan dalam menganalis data yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam memotivasi belajar tampak dari peran sebagai pembimbing, fasilitator dan motivator. Orangtua sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana alat belajar seperti tempat belajar, buku-buku pelajaran dan alat-alat tulis dan memberikan fasilitas untuk mengembangkan bakat dan minat anak. Orangtua sebagai motivator dengan memberikan motivasi kepada anak dengan cara memberi penghargaan terhadap prestasi belajar anak dengan memberi hadiah maupun kata-kata pujian. Orangtua sebagai pembimbing dengan terlibat dalam kegiatan belajar dengan mendiskusikan dengan pihak homeschooling mengenai program belajar yang sesuai dengan kondisi anak.
Literasi Membaca dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar
Noveliana, Julita;
Ghani, Abdul Rahman A
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.50750
Literasi digunakan sebagai proses pembelajaran agar lebih efektif disekolah, agar membuat siswa lebih terampil dalam mencari dan memperoleh informasi yang dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi atas berbagai permasalah yang terjadi dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan literasi membaca dan pengaruhnya terhadap hasil kemampuan belajar Bahasa siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi wakil kepala sekolah, wali kelas IV, dan siswa kelas IV. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh penelitian ini adalah mengunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman berupa reduction, display, dan conclusion drawing atau verification. Hasil penelitian menunjukkan proses penerapan pembiasaan literasi membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelaksanan pembelajaran Bahasa Indonesia pada tema 5 pahlawanku, dalam mengembangkan pembiasaan literasi membaca guru mengajarkan menyesuaikan metode dan media pembelajaran yang akan membuat siswa lebih memahami materi pahlawanku. Pada tahap pengembangan pembiasaan literasi membaca pada tema 5 pahlawanku dilaksanakan baik oleh siswa kelas IV sekolah dasar.
Peran Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
Saputri, Ana;
Fadhilaturrahmi;
Fauziddin, Mohammad
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.51036
Dukungan orang tua sangat penting dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan anak. Dukungan orang tua dan motivasi belajar memegang peranan penting dalam proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah orang tua dan siswa kelas 9. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua orang tua memberikan dukungan terhadap motivasi belajar siswa. Dukungan diwujudkan dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan, instrumental dan informatif. Namun, dukungan instrumental seperti mendampingi anak saat belajar dan memenuhi kebutuhan belajar belum maksimal. Orang tua hanya memanfaatkan fasilitas belajar dari sekolah. Selain itu, keterbatasan ekonomi menjadi penyebab tidak terpenuhinya kebutuhan belajar anak. Kemudian dukungan informasi seperti memberikan arahan kepada anak ketika mengalami kesulitan dalam belajar. Hal ini dikarenakan orang tua kurang memahami materi pelajaran dan sibuk bekerja. Orang tua adalah pendidik pertama dan utama dalam membantu mengembangkan potensi anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang maksimal agar anak termotivasi untuk belajar.