cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., I Putu Putra Adnyana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6983

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 29 siswa terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data hasil belajar IPA adalah dengan metode tes. Data hasil belajar IPA yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Nilai akhir hasil belajar IPA siswa diperoleh dengan menjumlahkan nilai evaluasi setiap pertemuan, nilai tugas setiap pertemuan, dan nilai tes akhir siklus yang telah diberikan bobot masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri tahun pelajaran 2015/2016 yaitu dapat dilihat pada hasil peningkatan dari siklus I ke siklus II yang semula memperoleh rata-rata sebesar 72,32 pada siklus I meningkat menjadi rata-rata 81,82 pada siklus II. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar IPA Abstract This study was aimed to improve learning outcomes of science of the fourth grade elementary students of SDN 4 Banyuasri by applying scientific approach based on portofolio assessment. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. In each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. Subjects of this study were students in the fourth grade elementary students of SDN 4 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 totaling 29 students consisting of 8 male students and 21 female students. The methods used in data collection were the science learning outcomes with test method. The collected data in the science learning outcomes were analyzed by quantitative descriptive analysis. The final value of students science learning outcomes obtained by adding up the value of evaluation of each meeting, the value of the task of each meeting, and the value of the final test cycle that has been given the weight of each. The results of study showed that the application of scientific approach based on portofolio assessment can improve the science learning outcomes in the fourth grade of SDN 4 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 which can be seen in the results of an increase from cycle I to cycle II originally gained an average of 72.32 in cycle I increased to an average of 81.82 in cycle II. keyword : scientific approach, portofolio assessment, science learning outcomes
PENGARUH MODEL SFAE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Eva Roosyana Dewi; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V SD di Gugus II Sahadewa tahun pelajaran 2015/2016 Kecamatan Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Sahadewa Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 226 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VB di MI Mujahidin yang berjumlah 24 orang dan kelas VA SDN 2 Lelateng yang berjumlah 22 orang. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 40 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,44 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,0153. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SFAE (Student Facilitator And Explaining) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SFAE, Hasil Belajar, pelajaran IPA The aim of this study was to know the difference of students achievement between the students’ group which was taught by using SFAE model and the students’ group which was taught by using conventional model in learning science of fifth grade sudents in elementary schools of Sahadewa Cluster in academic year 2015/2016, Negara district. This research was quasi experimental design. The population of this research was 226 fifth grade students in Elementary schools of Sahadewa Cluster in academic year 2015/2016. The sample was 24 fifth grade students in VB class of MI Mujahidin and 22 fifth grade students in VA of SDN 2 Lelateng. The data was collected by using instruments in form 40 questions of multiple choise test. The data collected was analized using statistic descriptive analysis and inferential statistic (t-test). Based on the data analysis, it was obtained = 3.44 and ttable (in significant level of 5%)= 2.0153. It means that there is significant different of students achievement between students’ group which was taught by using SFAE model and students’group which was taught by using conventional model in learning science because tobserved > ttable.keyword : SFAE, student achievement, science
ANALISIS REKONSTRUKSI PENGETAHUAN BERDASARKAN TEORI TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR ., Kadek Agustya Wira Budhi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi dimensi pengetahuan yang dimiliki siswa kelas IV dan V semester genap di Gugus XIII Kecamatan Buleleng berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi pada pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi pengetahuan siswa melalui penerapan pendekatan saintifik. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD gugus XIII Kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD N 1 Banjar Tegal, SD N 1 Bakti Seraga, dan SD N 3 Banjar Tegal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas IV pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 17,71 (skor maksimal 24), hasil rata-rata setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (skor maksimal 6), (2) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas V pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 14,92 (skor maksimal 24) dan hasil rata-rata setiap indikator, diperoleh hasil bahwa indikator pengetahuan konseptual dan metakognitif berada pada kategori sedang yaitu dibawah 3,5 (skor maksimal 6). Dengan demikian rekonstruksi pengetahuan melalui pendekatan saintifik hanya diterapkan pada siswa kelas V. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas V pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan yaitu 18,36 berada pada kategori sangat tinggi, dan rata-rata skor setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (dari skor maksimal 6).Kata Kunci : rekonstruksi, pengetahuan, taksonomi bloom revisi This research is about descriptive study with the purpose to determine: (1) describe about dimensions of the knowledge which had by the students grade 4th and 5th in the group XIII of Buleleng District based on the Taksonomi Bloom Revisi theory of the learning science, (2) describe the effectiveness reconstruction of the student's knowledge through the application of scientific approach. The population of this research are grade 4th and 5th Elementary School group XIII of Buleleng District and the samples are grade 4th and 5th students from three Elementary School, the are Elementary School 1 Banjar Tegal, Elementary School 1 Bakti Seraga and Elementary School 3 Banjar Tegal. The method used is a test and interview. The results of this research indicate that: (1) descriptiont of the knowledge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 4th on science learning at high category with an average 17.71 (maximum score 24), the result of each indicators in high category is above 3,5 (maximum score 6). (2) the descriptiont of the knowldge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 5th on science learning at high category with an average 14,92 (maximum score 24) and the average of each indicators, show that indicators of conceptual and metacognitif knowladge in normal category under 3,5 (maximum score 6). So the reconstruction knowledge with the scientiffic approach is used to the students grade 5th only. The results of reconstruction show the average score of the students grade 5th in the science learning rise to 18,36 in the high category and the average score of each indicators in high category above 3,5 (maximum score 6). keyword : reconstruction, knowledge, taksonomi bloom revisi.
Penerapan TPS dalam Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS dan Sikap Sosial ., Nyoman Sri Diana Asti; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6994

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan sikap sosial siswa melalui penerapan TPS (Think Pair Share) dalam pendekatan saintifik. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 5 Sanur yang terdiri dari 32 siswa. Sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan sikap sosial siswa melalui penerapan TPS (Think Pair Share) dalam pendekatan saintifik. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan melalui metode tes, sedangkan data sikap sosial siswa dikumpulkan melalui kuesioner kepada siswa. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Pada pra siklus rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS adalah 2,33 (C). Kemudian pada siklus I terjadi peningkatan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yaitu menjadi 3,06 (B). Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yaitu menjadi 3,6 (A-). Untuk skor rata-rata sikap sosial siswa pada siklus I adalah 2,85 (B). Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata sikap sosial siswa menjadi 3,42 (A-). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan TPS (Think Pair Share) dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan sikap social pada siswa kelas VB SDN 5 Sanur.Kata Kunci : tps, saintifik, pengetahuan, sikap sosial In this classroom action research has purpose to increase the social knowledge and social behavior competency mastery of the students by application of TPS (Think Pair Share) in scientific approach. This research was consisted of two cycles where consisted of planning, implementation, action, observation and reflection. The subjects of the study were the fifth grade students of SDN 5 Sanur consisted of 32 students. The object of this research was the social knowledge and social behavior competency mastery of the students by the application of TPS (Think Pair Share) in scientific approach. The data of social knowledge mastery was collected by test method while the social behavior of students was collected by administering questionnaires to the students. The collected data was analyzed by descriptive scientific analysis and quantitative descriptive analysis. The result of pre-cycle of social knowledge competency master was 2.33 (C). There was increasing data of social knowledge competency mastery in cycle I which was 3.06 (B). The data in cycle II increased which was 3.6 (A-). The mean score of social behavior of cycle I was 2.85 (B) and increased in cycle II which was 3.42 (A-). It can be conclude that the application of TPS (Think Pair Share) in scientific approach was able to increase the social knowledge and social behavior competency mastery students in the fifth B grade of SDN 5 Sanur. keyword : TPs, scientific, knowledge, social behaviour
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANTALKING STICK BERBANTUAN KARTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA ., A.A. Gede Agung Wisnu; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6995

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 2 Banjar Bali dengan penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kartu soal dan (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 2 Banjar Bali dengan penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kartu soal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian, yaitu siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 21 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi untuk data keaktifan belajar dan metode tes dengan instrument tes hasil belajar untuk data hasil belajar. Analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I, tingkat persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 73,1% dengan kategori “cukup aktif” dan tingkat persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 71,67% dengan kategori “sedang”, serta ketuntasan klasikal hasil belajar siswa mencapai 61,9%, Berdasarkan hasil ini, menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ditetapkan belum terpenuhi. Pada siklus II, persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 83,57% dengan kategori “aktif” dan persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 85% dengan kategori “tinggi”, serta ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus II ini mencapai 85,71%. Hal ini berarti, indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah terpenuhi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan kartu soaldapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media kartu soal, keaktifan, hasil belajar. This research aimed: (1) to determine the increase learning activeness of fourth grade students in science subjects at SDN 2 Banjar Bali with the implementing of Talking Stick Learning Model aided question card media and (2) to determine the increase learning outcomes of fourth grade students in science subjects at SDN 2 Banjar Bali with the implementing of Talking Stick Learning Model aided question card media. This research is classroom action research (CAR) with research subjects, namely the fourth grade students of SDN 2 Banjar Bali academic year 2015/2016, which has 21 students. This research was conducted in two cycles, consisting of 4 meetings. Data collecting in this research was conducted using the observation method with the observation sheet instruments for learning activeness data and testing methods with test instrument of learning outcomes for learning outcomes data. Analysis of the data used, namely quantitative descriptive analysis. Based on research results, in the first cycle, the average percentage of students learning activeness was 73.1% with the category of "active enough" and the average percentage of student learning outcomes was 71.67% with the category of "moderate", and classical completeness achieving student learning outcomes was 61.9%, Based on these results, showing that indicators of success set have not been met. In the second cycle, the level of the average percentage of students' learning activeness is 83.57% with the category of "active" and the level of the average percentage of student learning outcomes is 85% to the category of "high", and classical completeness student learning outcomes in this second cycle reached 85.71%. Its means that the indicators of success set are met in the second cycle. Based on the results, it can be concluded that implementing of talking stick learning model aided question card can improve activeness and learning outcomes of fourth grade student SDN 2 Banjar Bali. keyword : talking stick learning model, question card media, activeness, outcomes learning.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Dewa Ayu Agung Paramitha; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 3 Kelurahan Bitera Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu post-test only non equivalent control group design. Data dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep IPA, MFFT dan kuesioner motivasi berprestasi. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis kovarian dua jalur satu kovariabel. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: 1) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (Sig. < α, Sig. = 0,000 dan α = 0,05); 2) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (Sig. < α, Sig. = 0,012 dan α = 0,05); 3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran ditinjau dari gaya kognitif terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (Sig. > α, Sig. = 0,057 dan α = 0,05); dan 4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA (Sig. < α, Sig. = 0,000 dan α = 0,01). Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, pemahaman konsep IPA, motivasi berprestasi This research was aimed to describe the effect of guided inquiry learning model, cognitive styles, and achievement motivation toward science concept understanding. The population in this research was the entire of fifth grade student in elementary school belonging to the cluster 3 of Bitera District in Gianyar Regency in the academic years 2015/2016. Samples were selected by random sampling technique. The research design using a post-test only non equivalent control group design. Data were collected with science concepts understanding test, MFFT and achievement motivation questionnaire. The obtained data were processed by two-way analysis of covariance with one covariate. The result of the research showed that: 1) there are significant differences of science concept understanding between the students that learned with guided inquiry learning model and students that learned with conventional learning after controlling the achievement motivation (Sig. < Α, Sig. = 0.000 and α = 0.05); 2) there are significant differences of science concept understanding between students who have impulsive cognitive styles and students who have reflective cognitive styles after controlling the achievement motivation (Sig. < Α, Sig. = 0.012 and α = 0.05); 3) there are no significant interaction between learning model in terms of cognitive style on science concept understanding after controlling the achievement motivation (Sig. > Α, Sig. = 0.057 and α = 0.05); and 4) there are significant correlation between achievement motivation and science concept understanding (Sig.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Made Lianto; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 2 Penarukan dan kelas IV SDN 5 Penarukan. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukan oleh t (29,87) > t (2,019). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (19,86) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (15,38). Dengan demikian, model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2015/2016 di Gugus II Kecamatan Bueleleng.Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar The research aims to determine the significant difference of science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model. The research design was quasi experiment, with post-test design only of control group design. The population of this study was entire students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. The research sample was grade IV students from SDN 2 Penarukan and grade IV students from SDN 5 Penarukan. Sample was classified using simple random sampling technique. Data of learning outcome was collected using multiple choice test. Data being obtained was analyzed using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The result of study shows that there is significant difference on the science learning outcome between the group of students who studied following course review horay learning model and the group of students who studied following conventional learning model on the students from grade IV Elementary school of Cluster II in sub-district of Buleleng. This is showed by t (29.87) > t (2.019). Next, the mean of experiment group (19.86) is greater than the mean of control group (15.38). Thus, course review horay learning model has an effect to the Science learning outcome of the grade IV Elementary school students school year 2015/2016 of Cluster II in sub-district of Buleleng.keyword : Course Review Horay, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Andika Dwipayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6999

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Selemadeg karena penerapan model pembelajaran konvensional secara terus menerus, dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain the posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136 orang. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampel acak yaitu SD Negeri 1 Bajera dan SD Negeri 2 Bajera, dengan jumlah total 67 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan menggunakan tes berbentuk pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji – t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video adalah 23,72 sedangkan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 15,26. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t hitung = 8,2 > t tabel = 1,997) pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg.Kata Kunci : heuristik vee, konvensional, hasil belajar The low outcomes science a fifth grade students in cluster I Selemadeg District because the application of conventional learning models continuously, the purpose of this research aimed to determine differences in science significantly learning outcomes between group of students who learned with vee heuristic learning model assisted by video media with group of students who learned with conventional learning model. This research was a quasi eksperiment with the post only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster I Elementary School Selemadeg District Tabanan Regency 2015/2016 school year totaling 136 people.This research samples to selected with the simple random sampling technique that is elementary school No 1 Bajera to and elementary school No 2 Bajera, totaling 67 people. Data were analyzed was science learning outcomes to collected with the test mulitiple choise one correct answer. Data collected to analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistical with the test-t. The results showed that the average of the students learing outcomes who were learned with vee heuristic model learning assisted with video media was 23.72 while the average of those conventional model learning was 15.26. The result of hyphothesis testing to show that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students that learned using vee heuristic learning model assisted with video media with a group of students that learned using conventional learning model (tcount=8.2 > ttable= 1.997) in a fifth grade students at Cluster I Elementary School Selemadeg District.keyword : vee heuristic, conventional, learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS KELAS IV ., Ni Luh Putu Indah Pratiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7001

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tonja tahun ajaran 2015/2016 dengan menerapkan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perenanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Tonja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes uraian untuk mengetahui penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam materi bahasa Indonesia, selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Hasil perbaikan pembelajaran siklus I sebesar 60,25% sedangkan rata-rata perbaikan pembelajaran pada siklus II sebesar 75,225% dari perbaikan pembelajaran pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 16%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia siswa kelas IV SD negeri 2 Tonja. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pendekatan santifik, gambar berseri, menulis. This study aims to improve the mastery of writing skills competency in IV grade SDN 2 Tonja academic year 2015/2016 by implementing a scientific approach aided by serial images media. This type of research is the Classroom Action Research (CAR), which is composed of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects are IV grade students in SDN 2 Tonja. Data collection method used is essay test method to determine the competency mastery of writing skills of Bahasa Indonesia material, then be analyzed using descriptive statistical analysis method. The results of the first cycle of learning improvements are 60.25% while the average improvements of learning in the second cycle are 75.225% from the improvement of learning in the first cycle to the second cycle increase by 16%. Based on these results it can be concluded that the application of the scientific approach aided by serial images media can improve competency mastery of writing skills of Bahasa Indonesian in fourth grade students SDN 2 Tonja.keyword : Key words: Scientific approach, images media, skills
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS INKUIRI MENINGKATKAN SIKAP DAN PENGETAHUAN PKn KELAS IV SD NEGERI 1 KEROBOKAN ., Ayu Sintya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap dan kompetensi pengetahuan PKn tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVb SD Negeri 1 Kerobokan yang berjumlah 36 siswa. Data tentang sikap sosial dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan kompetensi pengetahuan PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sikap sosial siswa dari persentase rata-rata 77,33% pada siklus I meningkat menjadi 86,60% pada siklus II. Terjadinya peningkatan kompetensi pengetahuan PKn dari persentase rata-rata siswa sebesar 72,55% pada siklus I meningkat menjadi 84,27% pada siklus II dan ketuntasan belajar mencapai 69,44% pada siklus I meningkat menjadi 86,11% pada siklus II dengan ketuntasan belajar sudah mencapai kriteria yang diharapkan yaitu 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri dapat meningkatkan sikap dan kompetensi pengetahuan PKn pada tema cita-citaku kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan Tahun Pelajaran 2015/2016Kata Kunci : Saintifik, Sikap, Kompetensi Pengetahuan PKn This study aims to improve the attitude and competence of a theme Civics knowledge my goal through the implementation of inquiry -based scientific approach to the fourth grade of SD Negeri 1 Kerobokan. This study was conducted in two cycles . This research subject is class IVb SD Negeri 1 Kerobokan totaling 36 students . Data on social attitudes were collected using a observation methods Civics students' knowledge and competence collected using test method. The collected data were then analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive . The results showed that an increase in students' social attitude of the average percentage of 77.33 % in the first cycle increased to 86.60 % in the second cycle. An increasing competence civics knowledge of the average percentage of students amounted to 72.55 % in the first cycle increased to 84.27 % in the second cycle and complete learn reached 69.44 % in the first cycle increased to 86.11 % in the second cycle with thoroughness learning has reached a desirable criterion of 80%. Based on these results it can be concluded that the implementation of inquiry- based scientific approaches can improve attitudes and competence Civics knowledge on the theme of my ideals class IV Kerobokan SD Negeri 1 Academic Year 2015/2016keyword : : Scientific , Attitude , Knowledge Competence Civics

Page 4 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue