cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober" : 23 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments dalam Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Motivasi dan Keterampilan Membaca Bahasa Indonesia SiswaKelas V SDN 5 SumertaTahunAjaran 2015/2016 ., Ida Ayu Komang Noviantari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan Membaca Bahasa Indonesia melalui Penerapan Model Pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments Siswa Kelas VB SDN 5 Sumerta Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SDN 5 Sumerta, yang berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data motivasi menggunakan metode angket, untuk keterampilan membaca bahasa Indonesia menggunakan metode tes berbentuk tes uraian. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa meningkat, siklus I mencapai 69,44% dan siklus II mencapai 86,88% sedangkan nilai rata-rata keterampilan membaca siswa meningkat dari siklus I mencapai 2,06 yang berada pada katagori C+ kesiklus II mencapai 2,57 yang berada pada katagori B+. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Tipe Teams Games Tournaments dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan membaca Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 5 Sumerta tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : penerapan model pembelajaran tipe teams games tournaments, motivasi, keterampilan membaca bahasa Indonesia. This study aims to improve the motivation and skills of Indonesian Reading through the Application of Learning Model Type Grade Teams Games Tournaments VB SDN 5 Sumerta Academic Year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students in grade VB SDN 5 Sumerta, totaling 27 students. Motivational data collection using questionnaires, for Indonesian reading skills using the test method shaped test description. Then the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that Indonesian student motivation to learn increases, the cycle I reached 69.44% and cycle II reached 86.88% while the average value of the reading skills of students increased from cycle I reached 2.06 which are in category C + kesiklus II reached 2.57 which are in category B +. Based on these results it can be concluded that the application of the learning model type Teams Games Tournaments can increase the motivation and skills of reading Indonesian VB grade students of SDN 5 Sumerta academic year 2015/2016.keyword : learning model application type games tournaments teams , motivation , skills of reading Indonesian .
Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Teknik Snowball Throwing terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV Tema Tempat Tinggalku SD Gugus Moch. Hatta Tahun Ajaran 2015/2016 ., I Kadek Jati Gunawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik dengan Teknik Snowball Throwing dan siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sekolah Gugus Moch. Hatta. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh siswa kelas IV SD N 5 Panjer sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 2 Panjer sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 13,59 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 5% dengan dk = 88 (n1+n2-2=45+45-2=88). Oleh karena thitung =13,59 > ttabel=2,000, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dengan teknik Snowball Throwing dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan. Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS kelas IV pada kelompok eksperimen =84,00 > =63,89 rata-rata dari kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan teknik Snowball Throwing berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, teknik snowball throwing, kompetensi pengetahuan IPS. This study aimed to determine whether there is a significant difference IPS knowledge students competence between that learned through Scientific Approach to Technique Snowball Throwing and students that learned through Scientific Approach in fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan. This research was a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population in this study were all of SD Gugus Moch Hatta. Samples were taken with random sampling techniques, to obtain student fourth grade N 5 Panjer as an experimental group and a fourth grade student N 2 Panjer as the control group. IPS knowledge competencies data were collected using an objective test of multiple choice form the usual, which is then analyzed by t-test. Based on the analysis results obtained thitung = 13.59 and ttable = 2.000 at significance level of 5% by dk = 88 (n1 + n2-2 = 45 + 45-2 = 88). Therefore thitung = 13.59> ttable = 2.000, then Ha accepted and H0 is rejected. This means there is a significant difference between IPS knowledge students competence that learned through scientific approach to engineering Snowball Throwing and students that learned through a scientific approach to the fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan. The average value of the IPS knowledge competency class IV in the experimental group = 84.00> = 63.89 average of the control group. It can be concluded that the scientific approach with Snowball Throwing techniques affect the IPS knowledge competence of the fourth grade SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan.keyword : scientific approach, snowball throwing technique, IPS knowledge competence.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKSELERASI (ACCELERATED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD N 8 BANYUNING ., Gst.Pt.Oka Sugiarta; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8600

Abstract

Di era globalisasi ini sangat diperlukan suatu pembelajaran yang dapat menarik minat siswa untuk belajar. Accelerated Learning merupakan model pembelajaran yang lebih maju dari model yang digunakan saat ini. Maka dari itu diterapkanlah model Akselerasi (Accelerated Learning) tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Banyuning Kecamatan Buleleng sesudah diterapkan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 8 Banyuning Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang total jumlahnya 27 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan metode tes untuk mengetahui hasil belajar. Bentuk tes yang digunakan adalah obyektif sebanyak 20 soal. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri 8 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning). Setelah perlakuan, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 72,41% berada pada kategori “Sedang”, kemudian meningkat menjadi 81,48% kategori “Tinggi” pada siklus II. Dengan demikian, persentase hasil belajar siswa dari siklus I hingga siklus II menjunjukkan peningkatan sebesar 9,07%.Kata Kunci : Akselerasi, Hasil belajar. In the era of globalization it is necessary a lesson that can attract students to learn. Accelerated Learning is a learning model that is more advanced than the models used today. Therefore the model Acceleration (Accelerated Learning) is applied. The purpose of this study was to determine learning outcomes fifth grade science students of SD Negeri 8 Banyuning District of Buleleng after learning model applied Acceleration (Accelerated Learning). This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students at SD Negeri 8 Banyuning District of Buleleng in the academic year 2015/2016 the total number of 27 people. The data in this study were collected by using the test method to determine learning outcomes. The test form used is an objective of 20 questions. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. Based on the analysis, it can be concluded that an increase learning outcomes fifth grade science students at SD Negeri 8 Banyuning the academic year 2015/2016 through the implementation of accelerated learning model (Accelerated Learning). After treatment, the average percentage of student learning outcomes in the first cycle that 72.41% is in the category "Medium", and then increased to 81.48% of the category "High" in the second cycle. Thus, the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle resulted in an increase of 9.07%.keyword : Acceleration, learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ., Tia Sasriya; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8601

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media teka-teki silang (Crossword Puzzle) pada siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016 Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 37 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi dan (2) tes. Data yang didapatkan dari metode observasi dan tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan. Pada siklus I, rata-rata persen keaktifan siswa sebesar 73,15% yang berada pada kategori cukup aktif dan rata-rata persen tingkat hasil belajar sebesar 72,84% yang berada pada kategori sedang. Pada siklus II, rata-rata persen keaktifan siswa sebesar 79% yang berada pada kategori cukup aktif dan rata-rata persen tingkat hasil belajar IPA siswa sebesar 82,56% yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media teka-teki silang (Crossword Puzzle) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan Tahun Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : keaktifan, NHT, hasil belajar, media. This study aimed (1) to determine the increase tudents’ learning motivation and (2) to know the improvement of science learning outcomes after the use of cooperative learning Numbered Head Together (NHT) type aided crossword puzzle media on fifth grade students SD Negeri 3 Penarukan in academic year 2015/2016. This type of research is Classroom Based Action Research which is conducted in two cycles. The subjects of this study were fifth grade students in SD Number 3 Penarukan in academic year 2015/2016 Buleleng district and regency with 37 of total students. The object of this study was the improvement of students motivation and science learning outcomes by the students. The proces of collecting data in this study carried out by the particular method (1) observation, and (2) test. The data obtained from observation and further tests were analyzed by using quantitative descriptive. The results showed that the application of learning cooperative learning Numbered Heads Together (NHT) model aided crossword puzzle media may enhance learning motivation and the outcomes of fifth grade students in SD Number 3 Penarukan in academic year 2015/2016 Buleleng district and regency. In the first cycle, the percentage average of students' learning motivation was 73.15%, which is in enough category and the average rate was 72.84% of learning outcomes that are in the enough category too. In the second cycle, the percentage average of the students' learning motivation was 79% which is active category and the percentage average rate of students in learning science was 82.56%, which is in the high category. Based on the study the researcher can conclude that the use of cooperative learning Numbered Head Together (NHT) type aided crossword puzzle media could increase the students’ motivation and science learning outcomes on fifth grade students SD Negeri 3 Penarukan in academic year 2015/2016. keyword : motivation, NHT, motivation learning outcomes, media
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GI (GROUP INVESTIGATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL DI SD NEGERI 4 PENARUKAN KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Dewa Gede Raka Wisnawa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan (1) motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan berbantuan Media Grafis pada siswa kelas V SD Negeri Sekaan Tahun Pelajaran 2016/2017, (2) hasil belajar IPA dalam menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan berbantuan Media Grafis pada siswa kelas V SD Negeri Sekaan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sekaan tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase motivasi dan hasil belajar pada siswa kelas V SD Negeri Sekaan. Berdasarkan observasi motivasi, persentase rata-rata motivasi siswa pada siklus I sebesar 75,75% dengan kategori sedang, dan persentase rata-rata motivasi siswa pada siklus II sebesar 84,00% dengan kategori tinggi. Berdasarkan tes hasil belajar IPA, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 78,00% dengan kategori sedang, dan persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 86,00% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media grafis dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri Sekaan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, GI This study aims to determine improvement (1) Science learning outcomes of students who take cooperative learning model type GI (Group Investigation) in the fourth grade students of SD Negeri Negeri 4 Penarukan District of Buleleng in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection. Implementation of the action of each cycle is three meetings. The subjects were fourth grade students of SD Negeri 4 Penarukan District of Buleleng in the academic year 2015/2016, totaling 33 people. The object of this study is the result of learning science. Collecting data in this study was conducted using the test method. Data were analyzed with descriptive statistical analysis of quantitative methods.The results showed that an increase in the percentage of fourth grade students learn at SD Negeri 4 Penarukan. Based on the test results to learn science, the average percentage of students' learning outcomes IPA in the first cycle of 71.12% in the medium category, and the average percentage of student learning outcomes IPA on the second cycle of 81.30% with a high category. Based on these results it can be concluded that the application of cooperative learning model GI (Goup Investigation) learning outcomes fourth grade science students at SDN 4 District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : GI, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV GUGUS III KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Luh Maha Pitriyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Nyoman Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA. Populasi penelitian siswa kelas IV SD Gugus III Tejakula tahun pelajaran 2016-2017. Sampel penelitian berjumlah 92 orang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Rancangan eksperimen dilakukan dengan Post Test Only Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner untuk variabel motivasi berprestasi dan tes untuk variabel hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis anava dua jalur dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran sig.0,047
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK- TALK- WRITE BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDA ., Ni Putu Yuli Artini; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran think talk write berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (KTSP) pada sisiwa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post- test only control group design. Populasi denelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di gugus kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak 60 orang siswa dipilih sebagai sampel penelitian yang di tentukan dengan teknik sample reandom sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kongnitif yang dikumpulkan melalui tes ojektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif dan statistic infrensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran think talk write berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (KTSP). Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji- t. Hasil uji-t menunjukan thitung lebih besr dari ttabel (thit = 22,16 > ttab = 2,000). Dengan demikian, model pembelajaran think talk write berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus III kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : hasil belajar IPA, kearifan lokal tri kaya parisudha, think talk write The pupose of this research to know about the different of science learning outcame between student who were given Think Talk Write models with local wisdom Tri Kaya Parisudha and the students who were given konvensional (KTSP) learning models in the fifth graed of elementary school in cluster III district of Tejakula, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This research quarsi experiment with post test only contol group design. The population of this research was all of fifth grade students in cluster III district of Tejakula, Buleleng regency in the academic year 2016/ 2017. Sixty student was chosen as research sampling by random sampling techanque. The analisys’s data in this research sciences learning result of domain kognitif collected by obcektif test. The analisys data using statistic deskriptif and statistic inferensial (t- test). The result of research showing that there are significant different of science learning result between student who were given Think Talk Write models which with local wisdom Thi Kaya Parisudha and the students who were given konvensional (KTSP). It can seen by the result of hypotheses test using t- test method. The result of t- test showing that thitung bigger that ttabel (thit = 22,16 > ttab = 2,00). So that, Think Talk Write learning model with local wisdom Tri Kaya Parisudha has positif impact to the science learning result of fifth grade students in claster III district of Tejakula, in the academic year 2016/2017.keyword : Science’s learning outcome, local wisdom Tri Kaya Parisudha, think lalk write
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Filma Yesiana; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017, sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, sehingga diperoleh kelas V SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD Negeri 2 Alasangker sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (5,45) > ttabel (2,000). Selanjutnya, terdapat pula perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match yaitu 18,8 dan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran make a match yaitu 12,21. Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran make a match, hasil belajar. This study aims to determine differences in learning outcomes IPA group of students who receive treatment learning models make a match and a group of students who did not receive treatment model of learning make a match. This research is a quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population of this research is the whole group of fifth grade students of elementary schools in Cluster IV District of Buleleng in the academic year 2016/2017, a total of six classes. Samples were taken by means of random sampling as much as 2 classes, in order to obtain class V SD Negeri 1 Penglatan as an experimental class and class V SD Negeri 2 Alasangker as the control class. The data collected in this study is the result of learning science. Shape science achievement test used is multiple choice. To test the hypothesis used t-test. The results showed that there are differences in learning outcomes IPA group of students who receive treatment learning models make a match and a group of students who did not receive treatment model of learning make a match. This is demonstrated by thitung (5.45)> t table (2.000). Furthermore, there are also differences in the average score obtained between groups of students who receive treatment learning models make a match that is 18.8 and the group of students who did not receive treatment model of learning make a match that is 12,21. Based on the above findings, it was concluded that the learning model make a match affects the outcome of learning science in elementary fifth grade students in Cluster IV District of Buleleng.keyword : learning model make a match, the result of learning.
PENERAPAN PERMAINAN TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Putu Ryantika; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan sesudah diterapkan model tebak kata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017 yang total jumlahnya 25 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan metode tes untuk mengetahui hasil belajar. Bentuk tes yang digunakan adalah obyektif sebanyak 20 soal. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha tahun pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran Tebak Kata. Setelah perlakuan, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 75% berada pada kategori “Sedang”, kemudian meningkat menjadi 84,8% (kategori “Tinggi”) pada siklus II. Dengan demikian, persentase hasil belajar siswa dari siklus I hingga siklus II menjunjukkan peningkatan sebesar 9,8%.Kata Kunci : Tebak kata, Hasil belajar The purpose of this study was to determine the learning outcomes of class V students of SD Negeri 1 Depeha District of Kubutambahan after applied the model of charades. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students at SDN 1 Depeha District of Kubutambahan the academic year 2016/2017 the total number of 25 people. The data in this study were collected by using the test method to determine learning outcomes. The test form used is an objective of 20 questions. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. Based on the analysis, it can be concluded that an increase in student learning outcomes in class V SD Negeri 1 Depeha the academic year 2016/2017 in science subjects through the application of learning models Guess the word. After treatment, the average percentage of student learning outcomes in the first cycle is 75% in the category "Medium", and then increased to 84.8% (category "High") in the second cycle. Thus, the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle increased by 9.8%.keyword : Charades , learning outcomes
Penerapan Metode Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Semester Ganjil SDN 4 Bungkulan Tahun Pelajaran 2016/2017 ., I Gede Dody Mahaputra; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8637

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas V SDN 4 Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 4 Bungkulan yang berjumlah 24 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data analisis dengan menggunakan teknik analisis deskrif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas V SDN 4 Bungkulan. Berdasarkan hasil observasi, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 73,6 meningkat menjadi 83,75 (tinggi) pada siklus II. Persentase KKM siklus I 50% meningkat menjadi 83,3% pada siklus II. Berdasarkan hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan hasil belajar bahasa indonesia siswa kelas V semester ganjil SDN 4 Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : tujuan, metode Role Playing, hasil belajar The purpose of this study is to improve student learning outcomes in subjects Indonesian by applying learning methods Role Playing the students of class V SDN 4 Bungkulan, District of Sawan, Buleleng, in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of action planning, action, observation / evaluation, reflection. The subjects were students of class V SDN 4 Bungkulan amounting to 24 people. The object of this research is student learning outcomes. The data collection is done by observation and tests. Data analysis using quantitative analysis techniques deskrif. The results showed an increase in the average results of students of class V SDN 4 Bungkulan. Based on observations, the average results of study in the first cycle is 73.6 increased to 83.75 (high) on the second cycle. KKM percentage of the first cycle of 50% increased to 83.3% in the second cycle. Based on the research findings, we can conclude that the application of Role Playing learning methods to improve learning outcomes Indonesian first semester of fifth grade students of SDN 4 Bungkulan, District of Sawan, Buleleng in the academic year 2016/2017keyword : goals, methods Role Playing, learning outcomes

Page 1 of 3 | Total Record : 23


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue