Articles
315 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2017): Juli"
:
315 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Septian Dwi Mahardika;
., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd;
., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10846
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional di SD gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 101 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Padangbulia yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Silangjana yang berjumlah 31 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes essay. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pebelajaran STAD, dengan perhitungan thitung = 2,55 > ttabel = 2,42 dengan signifikansi < 0,05. Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD adalah 68,54 lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional yaitu 31,06. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika kelas V SD di Gugus III Kabupaten BulelengKata Kunci : STAD, Hasil belajar, Matematika This study aims to know the difference of math learning outcomes between groups of students who are taught with STAD model and group of students who are taught by conventional learning model In grade V of elementary school in Gugus III Buleleng Sub District year 2016/2017 lesson. This type of research is a quasi experiment. The population of this research consists of Grade V Elementary School in Gugus III of Buleleng regency, which is 101 students in academic 2016/2017. The sample of this research were tauht in 4 school which is class V SD Negeri 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia amount to 35 students and class V SD Negeri 1 Silangjana and SD 2 Silangjana amount to 31 students. Data collection techniques use essay tests. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences of Math learning outcomes between groups of students who were taught by using STAD model and group of students who were not learned by using STAD, with tcount = 2,55 > ttable = 2,42 with significance < 0,05. The average score of math learning outcomes of the group of students who were studied with STAD model was 68.54 higher than the group of students who were not studied with conventional learning model that is 31,06. This proves that the STAD model has significant effect on the learning outcomes of math Class V SD in Buleleng regencykeyword : STAD, Learning, Math
PENGARUH MODEL PEMBELAJAARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 3 KUTA UTARA BADUNG
., Putu Arya Mirah Indrani;
., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.;
., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10873
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antar siswa kelas v di Sd Gugus 3 Kuta Utara tahun ajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group InvestigationI berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (non equivalent group desain). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Sd Gugus 3 Kuta utara Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi menggunakan rumus uji-t. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kemampuan berpikir kritis IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan dk=78 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t-hit 3,22>2,000 hal itu berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa kelas V di Gugus 3 Kuta utara yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Adapun rata-rata kemampuan berpikir kritis IPA yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan, yaitu 80,46 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 75,43. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD gugus 3 Kuta Utara Badung tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : GI, lingkungan, berpikir kritis IPA. This study aims to difference the effect of critical science thinking skills among class students in Sd Gugus 3 Kuta Utara academic year 2016/2017 which follows learning using cooperative learning model Type Investigation Group assisted environmental media and students who follow conventional learning. This research is a quasi-experimental research (non equivalent group design). The population in this study is all students of class V in Sd Gugus 3 Kuta north Badung School Year 2016/2017. Determination of the sample was done by random sampling technique which was first conducted equality test on every member of the population using t-test formula. Data collection method in this research is test method. Data collected in the form of value of critical thinking ability of IPA analyzed by t-test. The result of research based on data analysis show dk = 78 with significance level 5% obtained t-hit 3,22> 2,000 it means Ho rejected and Ha accepted that there is significant difference of critical science skill among class V students in Gugus 3 North Kuta, which follows the learning using cooperative type Group InvestigationI learning model assisted by environmental media and students who follow conventional learning. The average critical science skills that follow cooperative learning type Group Investigation assisted environmental media, namely 80.46 and students who follow the conventional learning is 75.43. Thus, it can be concluded that there is influence of cooperative learning model type Group Investigation assisted by environmental media toward critical thinking skill of grade V SD SD 3 student of North Kuta Badung in academic year 2016/2017.keyword : GI, environmental, critical thinking ability of IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS III KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Tria Rossyta Dewi;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10874
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,17 > 14,60. Dari hasil uji-t menggunakan program SPSS 18.0 for Windows diperoleh hasil t hitung = 2,764 > t tabel = 2,021, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Role Playing, Hasil belajar, IPS This study aims to determine the effect of cooperative learning model Role Playing type of learning outcomes IPS grade V elementary school in Gugus III District Seririt Lesson Year 2016/2017. This research is a quasi experimental research using post-test only control group design. The population of this study is the students of grade V of elementary school in Gugus III of Seririt District, which amounted to 162 people. The sample of this research is determined by random sampling technique. Research data collected by test method. The data obtained were analyzed in two stages, namely by descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis through t-test. The results showed that the average score of the group of students who were taught by cooperative learning model type Role Playing with group of students who were taught by conventional learning model that is 16,17> 14,60. From the t-test results using SPSS 18.0 for Windows program obtained t count = 2.764> t table = 2.021, So it can be concluded that learning using cooperative learning model of Role Playing type influence on learning result of IPS student of class V in Gugus III of Seririt District of academic year 2016/2017.keyword : Role Playing, learning outcomes, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD
., Ni Putu Krisna Dewi;
., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.;
., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10876
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 3 Sanggalangit dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas V SDN 3 Gerokgak dengan jumlah siswa 36 orang, yang ditentukan dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajara snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowbal throwing yaitu 20,9 > 18,6. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan model pembelajaran snowball throwing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Snowball Throwing , hasil belajar,IPA This research aimed to determine the effect of snowball throwing model to the science learning.The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade elementary school students in cluster IV Gerokgak district, Buleleng regerency, in 2016/2017 school year which consists of 6 classes. The sample of this research were fifth grade students in SDN 3 Saggalangit which consisted of 34 students and fifth grade students in SDN 3 Gerokgak which consisted of 36 students, involved by random sampling technique. Data collected by the test method. Data were analyzed using two steps, by descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among group students that learned with snowball throwing model and group students that not learned with snowball throwing model. Judging from the average score of a group of students that learned with snowball throwing model larger than the group of students that not learned with snowball throwing model, amount 20,9 > 18,6. Based on the result, can be concluded that snowball throwing model influence the science learning result in fifth grade cluster IV Gerokgak distric, Buleleng regency, in 2016/2017 school year.keyword : Snowball Throwing, learning outcomes
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD
., Ni Kadek Ari Wariani;
., Dr. Desak Putu Parmiti,MS;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10877
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar di kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang banyaknya 202 orang siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Banyuning dan SD N 2 Banyuning yang berjumlah 77 orang siswa. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar (thitung lebih besar dari ttabel) dengan db = 75 dan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA yang signifikan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : snowball throwing, gambar dan hasil belajar This research aims to know the difference that significant of the result in science learning between the students who are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the Snowball Throwing learning model using media picture. In Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict. The population of this research is students in Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict are 202 students. The sample of the research is the students of grade V SD N 5 Banyuning and SD N 2 Banyuning which amounted to 77 students. Data on science learning outcomes were collected by instruments in the form of regular multiple choice test. The data of the results of science learning are collected with the instrument of multiple choice test. The data are analyzed using the t-test. The result of the research shows that there are the significant difference of sciene learning between the students that are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the snowball throwing learning model using media picture (tcount is greater than ttable) with db = 75 and the standard significant = 5%. This means that there is an influence of cooperative learning model of Snowball Throwing learning model using media picture on significant learning outcomes of IPA in grade V of elementary school in Gugus I Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency.keyword : snowball throwing, picture, and the result of the study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD GUGUS IV KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Kadek Mawar;
., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.;
., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10878
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match berbantuan media konkret dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Waktu penelitian pada tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment, dengan jumlah siswa dalam populasi sebanyak 141 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 53 siswa. cara pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan metode tes, dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan media konkret dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thitung = 4,56 dan ttabel (db=50 pada taraf signifikansi 5% ) = 2,007. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran Make A Match berbantuan media konkret berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci : Make A Match, media konkret, hasil belajar, dan matematika This research aimed to find out the sugnificant difference of the mathematic learning result between of students taught by Make A Match learning model aided by concrete media and of students taught by conventional learning model on the fifth grade of elemantary school in cluster IV Buleleng district academic year 2016/2017. This research is a quasi experiment research, with the population of 141 students. 53 students were selected as the sample by using simple random sampling. The data of mathematics result was collected by using test, and was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the research indicated that there ia a significant difference toward mathematic learning result between of student taught by Make A Match learning model aided by concrete media and of student taught by conventional learning model with the tarithmatc = 4,56> ttable 2,007. It verified that Make A Match learning model affected possitively toward the students mathematic learning result. keyword : Make A Match, concrete media, learning result, and mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DECISON MAKING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS
., Indi Syifa Maulidati;
., Drs. Ndara Tanggu Renda;
., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10879
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe decision making berbantuan media video dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 180 orang. Sampel penelitian ini menggunakan random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,747 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,999. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata hitung kelompok eksperimen adalah 22,72 dan rata-rata hitung kelompok kontrol adalah 16,8. Hal ini berarti bahwa rata-rata hitung eksperimen > rata-rata hitung kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making berbantuan Media Video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : decision making, video, hasil belajar IPS This research aims to know the significant difference of Social Science learning outcomes among students who follow the cooperative learning model type decision making of video and media-aided students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in the cluster Sukasada Sub-district VI year lessons 2016/2017.This type of research is quasi experiment research that use of non-equivalent design post test only control group design. This research population totalling 180 people. The sample of this study using random sampling. Data results collected social science learning with multiple choice tests-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved tvalue = 5.74 and ttable (significance level at 5%) = 1.999. This means that tvalue > ttable, so it can be interpreted that there is a significant difference of social science learning outcomes among students who follow learning with a learning model cooperative type Decision Making and students who follow the conventional learning model with learning. Of the average count, calculating the average group of experiments is 22.72 average and calculate the control group was 16.8. This means that the average count experiment > averaged to calculate control group, so that it can be concluded that the application of the cooperative learning model type Decision Making assisted Video Media influence on learning outcomes social science grade V in the cluster VI Sukasada Sub-district.keyword : decision making, videos, learning outcomes social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
., Ni Kadek Dwi Rari Ratih;
., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd;
., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10880
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional Di SD Gugus II Kecamatan Abang. Waktu penelitian pada tahun ajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment, dengan jumlah siswa dalam populasi sebanyak 100 orang. Sampel yang diambil sebanyak 42 orang, cara pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes, berbentuk pilihan ganda, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung = 4,96 > ttabel = 2,02. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran NHT berbantuan multimedia interaktif berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : NHT, multimedia interaktif, hasil belajar IPA. This research aimed to find out the sugnificant difference of the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model at elementary school students in cluster II Abang district academic year 2016/2017. This research is a quasi experiment research, with the population of 100 people. 42 people, were selected as the sample by using simple random sampling. The data of natural science result was collected by using test in form of multiple choices, and was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the research indicated that there is a significant difference toward the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model with the tarithmatic= 4,96 > ttable = 2,02. It verified that NHT learning model affected possitively toward the students’ natural science learning result.keyword : NHT, interactive multimedia, natural science learning result
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS III
., Gede Adi Juliawan;
., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.;
., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10881
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas III SDN 2 Padangbulia dan siswa kelas III SDN 3 Pegadungan. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 15,76 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning (PBL) berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah, Model PBL This research aims to determine the significant differences in the ability of problem solving of mathematics outcomes among groups of students that learned with model of problem based learning (PBL) and group of students that learned with conventional learning models to students third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was all students in three grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. Samples were taken by random sampling. The sample of this research is the third grade students of SDN 2 Padangbulia and third grade students of SDN 3 Pegadungan. The students' math problem solving data were collected using a description test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount 15,76> ttable 2.021). This means that there are significant difference of problem solving ability of mathematics between group of students who are learning with problem based learning (PBL) model and Groups of students that learned with conventional learning models, So it can be concluded that the problem based learning model (PBL) has a positive effect on the ability of solving the problem of mathematics of third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017.keyword : problem-solving ability, PBL Model