cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 315 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): Juli" : 315 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017 GUGUS VII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Ni Kadek Sukreni; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11035

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional. 2) Untuk mengetahui pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran think pair share dan minat terhadap hasil belajar IPA. 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan pada kelompok siswa yang memiliki minat tinggi, antara yang mengikuti pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional. 4) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan pada kelompok siswa yang memiliki minat rendah.Pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Bontihing yang berjumlah 89 orang. Sedangkan sampel dari penelitian ini berjumlah 40 orang untuk kelas eksperimen dan 49 orang untuk kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes menggunakan instrumen tes pilihan ganda, sedangkan tingkat minat belajar siswa dikumpulkan dengan metode non-tes menggunakan instrumen kuisioner minat belajar.Pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Bontihing yang berjumlah 89 orang. Sedangkan sampel dari penelitian ini berjumlah 40 orang untuk kelas eksperimen dan 49 orang untuk kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes menggunakan instrumen tes pilihan ganda, sedangkan tingkat minat belajar siswa dikumpulkan dengan metode non-tes menggunakan instrumen kuisioner minat belajar.Kata Kunci : Kata–kata kunci: think pair share, minat belajar, hasil belajar ABSTRACT The purpose of this study is1) To know the difference of science learning outcomes are significant between groups of students who follow the learning with the model of think pair share and conventional. 2) To know the effect of significant interaction between thinking pair share model and interest to science learning outcomes. 3) To know the difference of science learning outcomes that are significant in the group of students who have high interest, among which follow the learning with the model of think pair share and conventional. 4) To know the difference of science learning outcomes that are significant in the group of students who have low interest. Learning with the think pair share and conventional model is a quasi-experimental research. The population of this study are all students of grade V of SD in Bontihing Village, amounting to 89 people. While the sample of this study amounted to 40 people for the experimental class and 49 people for the control class. Student learning result data was collected by using test method using multiple choice test instrument, while student interest level was collected by non-test method using questionnaire interest learning instrument. Learning with the think pair share and conventional model is a quasi-experimental research. The population of this study are all students of grade V of SD in Bontihing Village, amounting to 89 people. While the sample of this study amounted to 40 people for the experimental class and 49 people for the control class. Student learning result data was collected by using test method using multiple choice test instrument, while student interest level was collected by non-test method using questionnaire interest learning instrument.keyword : Keywords: think pair share, interest in learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Inda Kristarini; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran talking stick dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran talking stick pada siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 218 orang. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Pendem yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 36 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model talking stick dan dan siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (3,70) > ttabel (1,99) serta perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model talking stick lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model talking stick yaitu 18,72 > 14,09. Hal ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, talking stick. This study aimed to find out the significant differences of students’ outcomes in learning social studies (IPS) between group of students who were taught by using talking stick teaching method and group of students who were not taught by using talking stick teaching model of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama, Jembrana Sub-district Jembrana District in academic year 2016/2017. The population of this study is 128 fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana District in the academic year 2016/2017. The sample of this study is 33 fifth grade students of SD Negeri 1 Pendem and 36 fifth grade students of SD Negeri 2 Pendem. The data of student’s learning outcomes were collected by using multiple choice test. The, the gained data were analyzed by using descriptive statistical analysis an inferential statistical analysis (t-test). The results of this study indicate that there are significant differences on students outcomes in learning social studies between students who were taught by using talking stick teaching method and students who are not taught by using talking stick teaching method. It was indicated by tcount (3,70) > ttable (1,99) and the comparison of mean score of students who are taught using talking stick teaching method is higher than the mean score of students who are not taught by using the talking stick model, that is 18,72 > 14,09. Therefore, it can be concluded that the use of talking stick as a teaching method has an effect on the students outcomes in learning social studies of the fifth grade students of elementary school at Gugus IV Rama Jembrana sub-disrict in the academic year 2016/2017. keyword : learning outcomes, IPS, talking stick.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COMPLETE SENTENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Made Dwipayanti Agustini; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung dengan jumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,64 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence berpengaruh terhadap hasil belajar IPSKata Kunci : complete sentence, hasil belajar, IPS This research aims to know the difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in Cluster I Sub Negara lesson 2016/2017 year Jembrana Regency. This type of research was quasi experimental research. The population of this research is the whole grade V in Force I Sub Negara Jembrana Regency years lesson 2016/2017 of 106 people. The research sample is determined by random sampling techniques and obtained grade V SDN 4 Baler Bale Agung that add up to 21 people as a group of experiments and grade V SDN 5 Baler Bale Agung with a total of 22 people as a control group. Results of the study data collected by students of IPS test method-shaped multiple choice. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved thit = 8.64 and ttab (significance level at 5%) = 2.000. This shows that ttab > thit, so that it can be interpreted that there is a significant difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning with learning. Cooperative learning model of the complete sentence type effect on the results of the study, IPSkeyword : complete sentence, learning outcomes, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 CANDIKUSUMA ., Ni Kadek Dina Kusuma Dewi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep Matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Candikusuma Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Post Test Only Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri 1 Candikusuma. Sampel dari penelitian ini adalah kelompok kelas VA dan kelompok kelas VB. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Metode yang digunakan adalah metode tes dengan instrumen pengumpulan data berupa tes uraian. Data pemahaman konsep dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t) Polled Varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep Matematika anatara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan bukan model pembelajaran ARIAS. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu siswa memiliki rasa percaya diri, aktif, memiliki rasa ingin tahu, dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berarti bahwa, model pembelajaran ARIAS berpengaruh terhadap pemahaman konsep Matematika siswa kelas V di SD Negeri 1 Candikusuma tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Matematika, Model ARIAS, pemahaman konsep This study aimed at investigating different understanding conceptsin Mathematics in a group of students who are taught by using ARIAS learning model and group which not on the grade V at SD Negeri 1 Candikusuma, Melaya, Jembrana, in academic year 2016/2017.This study was a quasi-experimental reasearch that is "Post Test Only Control Group Design".The population of this study was all class of grade V at SD Negeri 1 Candikusuma. There are two groups which is become the sample of this research, they are: Group of Va Grade &Vb Grade. The experimental group and the control group were determined by random sampling technique. The method used is the test method with the data collection instrument in the from of a description test. Conceptual understanding data was analyzed using descriptive statistics and inferentially statistics t-test (Polled Variance). The result of hypothesis testing shows that there is a difference understanding of the Mathematics concept between groups of students who taught by using ARIAS learning model and students who wich not used ARIAS learning model. The findings that have been obtained in this research are students become more confidence, active, increase their curiosity, and eagerness to follow the learning process. It means that the ARIAS learning give effect on understanding the concept of Mathematics of Grade V students in SD Negeri 1 Candikusuma in the academic year 2016/2017. keyword : Mathematics, ARIAS model, concept comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Kadek Ari Desy Dayanthi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan permainan tradisional dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model Numbered Head Together (NHT) berbantuan permainan tradisional pada siswa kelas IV di SD Gugus XV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelompok siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 234. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas IV di SD Negeri 2 Anturan dan SD Negeri 3 Anturan yang diambil dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih besar dari hasil belajar kelompok kontrol. Berdasarkan pengujian asumsi diketahui bahwa data skor hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan permainan tradisional dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model Numbered Head Together (NHT) berbantuan permainan tradisional. Kata Kunci : NHT, hasil belajar, permainan tradisional This research aims to know the difference of studying science between a student group that using the Numbered Head Together (NHT) with traditional games and a student group without Numbered Head Together method for four grade student at Elementary School XV cluster Buleleng sub-district in the academic year of 2016/2017. This research is belong to quasi experiment. The population in this research all the four grade students at Elementary School XV cluster Buleleng sub-district in the academic year of 2016/2017 which are consis of 234. Sample of this research are the four grade students at Elementary School number 2 Anturan and Elementary School number 3 Anturan which is taken by random sampling technique. The data of students science learning outcomes are collected using objective test. The data which are collected analyzed using descriptive statistic analysis and inferensial statistic. Based on the result of data analysis, know that the average of experiment studying group bigger that control studying group. Based on assumption testing know that the score of experiment studying group and control studying group are in the normal distribution. The calculation of test-t know that thitung > ttabel, so the conclusion is there are some differences that significant in studying science between the student group that using Numbered Head Together (NHT) with traditional games and the student group without Numbered Head Together (NHT) method.keyword : NHT, learning outcomes, traditional games
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa Kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 ., Gusti Ayu Manika Diantari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensioanal pada siswa kelas V di gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 456 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 18 Padangsambian dengan jumlah siswa 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 17 Padangsambian dengan jumalah siswa 38 orang sebagai kelompok kontrol.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung = 4,07 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk=74 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung= 4,07 > ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian maka H_o ditolak dan H_a diterima. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil nilai rerata kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelompok eksperimen lebih besar dari pada rerata kelompok kontrol yaitu 82,24 >75,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : snowball throwing, audio visual, matematika This study aims to find the significant differences between Mathematics learning competence to student used Snowball Throwing learning methods assisted by visual audio with groups of students that taught used conventional learning on fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster year 2016/2017. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai which amounts to 456 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this study is fifth-A grade students in SDN 18 Padangsambian as numbered 38 students as a experimental group and fifth grade students in SDN 17 Padangsambian as numbered 38 students as a control group. The data obtained were analyze using T-test. The results of that analysis shows that there are some significant differences through Mathematics learning competence between groups of students who learned used Snowball Throwing learning method assisted by visual audio and conventional learning of fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster, year 2016-2017. Based on the analysis results, it was obtained thitung = 4,07 while in significant level is 5% and dk = 74 obtained ttable = 2,000 , thus thitung = 4,07> ttable = 2,000 Based on the test criteria, so that, the Ho was rejected and the Ha was accepted. That case will be proven by the average results Mathematics competence learning by experimental group of students is bigger than average control group that is 82,24>75,66. Thus, the conclusion is the application of Snowball Throwing learning method assisted by visual audio is influence with Mathematics learning competence in fifth grade students, I Gusti Ngurah Rai cluster year 2016/2017keyword : snowball throwing, audio visual, mathematics
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gede Bagus Angga Pradnyana; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 331 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretest untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai posttest kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai thitung 3,94 > ttabel 2,00 pada taraf signifikan 5% dengan dk 62 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kompentesi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Selain itu, berdasarkan analisis dengan statistik deskriptif diperoleh hasil nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS kelas eksperimen 77,95 > kelas kontrol 70,82. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning, multimedia, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who were taught using a model of Problem Based Learning assisted multimedia with students who were taught using conventional learning. This research type is quasi experiment with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all fourth graders at SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur year lesson 2016/2017 which amounted to 331 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique by first drawing the class then the result of the draw was given pretest to determine equality. After the equivalent on the basis of the t-test, a draw was made to determine the experimental and control class. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Posttest value data of IPS knowledge competence were analyzed using t test. Based on the results of hypothesis testing with t test, obtained tcount 3.94> ttable 2.00 at 5% significant level with dk 62 then H0 rejected and Ha accepted. This shows that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught through Multimedia-based Problem Based Learning model with students who are taught by conventional learning in fourth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. In addition, based on the analysis with descriptive statistics obtained the average score of knowledge competence level of experimental class IPS 77.95> control class 70.82. Thus, it can be concluded that the application of Problem Based Learning model of multimedia assisted on the knowledge competence of IPS students of fourth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning, multimedia, IPS knowledge competence.
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (STARTER EXPERIMENT APPROACH) BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Putu Andi Saputra; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 95 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, pada teknik ini yang dirandom adalah kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik undian. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 23 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Bukti yang berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 22,56, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 15,85 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thit = 5,545 dan ttab = 2,019 (thit > ttab). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di sekolah dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan starter eksperimen , berbantuan video, hasil belajar ipa This research aimed to know the significant differences in science learning outcomes between groups of students who were taught by Starter Experiment Approach video-assisted and they who was taught by conventional learning in grade V Elementary School Cluster I Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017. The type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V SD Gugus I District Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017, the total students are 95 people. Sampling technique in this research using random sampling technique, in this technique the random is a class. The sample selection was done by drawing technique. The sample in this research is class V SD Negeri 2 Bukti which amounts to 23 students and students of class V SD Negeri 1 Bukti which amounted to 20 students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The result of data analysis is (1) the result of science learning of the experimental group is high criterion with the average (M) 22,56, (2) the result of science learning of control group classified by medium criterion with average (M) 15, 85 and (3) t test results show that thit = 5.545 and ttab = 2.019 (thit > ttab). Thus, it can be concluded that there are significant differences in Science (IPA) learning outcomes between the groups of students who followed the learning using the Starter Experiment Approach with video-assisted and those who followed the learning by using conventional learning approaches in grade V students in primary school Gugus I Kecamatan Kubutambahan Buleleng Regency in Academic Year 2016/2017.keyword : experimental starter approach, video-assisted, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERFASILITAS MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ketut Depi Jayanti; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11043

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah siswa kurang antusias dalam menerima pembelajaran karena didominasi hanya kegiatan ceramah, diskusi dan penugasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana dan siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA. Dari hasil analisis uji-t dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 8,15 > 2,00 dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana adalah 24,28 (kategori sangat tinggi) dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 14 (kategori sedang). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana dan siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Dengan demikian, pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Hasil belajar, media, snowball throwing Problems found in this study are students are less enthusiastic in accepting learning because it is dominated only lecture activities, discussions and assignments. This study aims to determine the significant difference of science learning outcomes among fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities and fifth graders learning to follow the conventional learning model of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. This research is a quasi experiment research with research design used post-test only control group design. The population of this research is fifth graders of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. The data collected is the result of science learning. From the results of t-test analysis with thitung greater than ttabel is 8.15> 2.00 and the average score of science learning outcomes of fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities was 24.28 (category of very high) and the average score of science learning outcomes of fifth graders who learn to follow the conventional learning model was 14 (category of being). So, it can be concluded that there is a significant difference of science learning outcomes between fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities and fifth graders learning to follow the conventional learning model of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. Thus, the learning by using the model of snowball throwing learning with simple media facilities has a positive effect on the learning outcomes of science students of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict.keyword : learning outcomes, media, snowball throwing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Purnami Apriani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita dan kelompok siswa yang tidak menggunakan model Snowball Throwing berbantuan masalah realita pada siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V SD Negeri 3 Pering dan SD Negeri 5 Pering. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar, diperoleh thitung sebesar 3,636 Sedangkan, ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung> ttabel). Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 24,77 lebih besar dari rata-rata hasil belajar kelompok kontrol yaitu 14,69. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Kata Kunci : Snowball Throwing, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences the result of learning between groups of students who followed the learning by using Snowball Throwing learning-assisted reality problem and groups of students which is did not used the model of Snowball Throwing-assisted reality problem of students in grade V Elementary School, Gugus V Blahbatuh district, in the year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is the students in the grade V Elementary School, Blahbatuh district. The sampling technique used is random sampling. The school that became the sample of this research are SDN 3 Pering and SDN 5 Pering in the grade V. The results of the study are collect by using multiple choices or objective. The data obtained were analyzed by suing descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. Based on the result of data analysis, the learning result is obtaining t-count of 3.636, while t-tabel obtained of 1.68 and 5% in the significant level. It means, t-count is bigger than t-tabel (t-count>t-tabel). It seen from the result of average acquisition of the learning of the experimental is 24.77, it is bigger from the result of the learning of the groups is 14.69. it can be concluded that the learning model of Snowball Throwing-assisted of reality problem has a positive effect of the result on student learning. This research can be used for references for other researchers in conducting further research about Snowball Throwing in conducting further research about Snowball Throwing learning model assisted by reality problem. So, other researcher has a contribution knowledge to the development of education. keyword : snowball throwing, learning outcomes of social.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue