cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL PEMBELAJARAN VAK BERBASIS OPEN-ENDED BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., I Made Yugiana; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 578 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 2 Sumerta berjumlah 33 siswa dan kelas V SD No. 13 Kesiman berjumlah 30 siswa. Data mengenai hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,62 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended = 74,62 dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional = 68,67. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended berpengaruh terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK), Open-Ended dan Hasil Belajar Matematika The aim of this study is to determine the significant difference in mathematics learning outcomes between students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and students group that learned through Conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifth grade students of elementary school Srikandi cluster totaling 578 students. The samples in this study were fifth grade elementary school students No 2 Sumerta Who totaled 33 students and fifth grade elementary school students No 13 Kesiman Who totaled 30 students. The Mathematics learning outcome data were collected using an essay test. The data then analized using t-test statistical technique. The results showed there were significant differences in mathematics learning outcome students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and that learned through conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This can be proved tcalculate = 2.62 > ttable (α = 0.05, 61) = 2.00, with an average value of mathematics learning outcome of students that learned through VAK learning model based Open-Ended = 74,62 and students that learned through Conventional learning = 68,67. It can be concluded that Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended affect on Students mathematics Learning outcomes fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014.keyword : Visual Auditory Kinesthetic Learning Model (VAK), Open-Ended and Mathematics Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NO 3 BENOA BADUNG ., Ni Made Ari Budi Artini; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media PowerPoint dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No 1 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar PKn di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 83,86 dan rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 75,64. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung.Kata Kunci : model Value Clarification Technique (VCT),power point, hasil belajar Pkn The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of Pkn which used Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with the students who use the conventional teaching of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD No 3 Benoa in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the PKn studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). The research shows did it the result of study PKn eksperiment group is 83,86 and the mean result of study PKn is 75,64. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned PKN with using Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with students who learned with using Conventional Learning (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Value Clarification Technique (VCT) model significantly influence the results of Pkn studies of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung.keyword : Value Clarification Technique (VCT) model, Power Point, the result of study Pkn.
Pengaruh Model Pembelajaran Tematik Berbantuan Media Bioplastik Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Gugus V Mengwi Badung ., Yohana Dwi Inriyani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran tematik berbantuan media bioplastik dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional di kelas III SD Gugus V Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD gugus V Mengwi Badung yang berjumlah 105 siswa. Sampel dalam penelitian ini melibatkan siswa kelas III SD Negeri 2 Abianbase sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 34 orang dan siswa kelas III SD Negeri 3 Abianbase sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang. Pengumpulan data hasil belajar IPA menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda. Hipotesis dianalisis dengan menggunakan uji-t polled varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran tematik berbantuan media bioplastik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis uji-t terhadap nilai hasil belajar IPA siswa thit = 3,53 > ttabel = 2,000 dengan dk = 64 dan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak yang menandakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran tematik berbantuan media bioplastik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen = 81,65 > kelompok kontrol = 67,37. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran tematik berbantuan media bioplastik terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Gugus V Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran tematik, media bioplastik, hasil belajar IPA This research was aimed to know the significant difference of the students learning result in science subject. The researcher would like to know the different of students learning result between the students who attended thematic learning type using bioplastic with those who attended convensional type fo the third grade of elemtary school group V Mengwi Badung in academic year 2013/2014. The research was quasi experiment using nonequivalent control group design. The population of the research werw 105 students of the third grade of elementary school group V Mengwi Badung. The sample of the research were 34 students of SDN 2 Abianbase as the experiment group and 32 students of SDN 3 Abianbase as the control group. The data collecting used the results of the students learning in science subject using multiple choice item test. The hypothesis was analyzed using test-t polled varians. The result showed that there was a significant difference between the students who attended thematic learning using bioplastic with the students who used conventional type learning. Based on the analysis of the students learning result in science subject, thit = 3,53 > ttable = 2,000 with dk = 64 and significant point 5%. It meant that Ha was accepted and H0 was denied which indicated that there was a significant difference between the students who attended thematic learning type using bioplastic with those who used conventional type. The average of students learning results in the experiment group was = 81,65 > control group = 67,37. Based on the data above, it could be concluded thar thematic learning type using bioplastic influences the students learning results, especially in science subject, for the third grade of elementary school group V Mengwi Badung academic year 2013/2014.keyword : thematic learning type, bioplstic, learning results in science subject
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS V MENGWI BADUNG ., Kadek Sri Wahyuni Indrawati; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non Equivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Mengwi sebanyak 109 orang. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Abianbase sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 3 Abianbase sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik ramdom sampling. Untuk mendapatkan data tentang hasil belajar IPA digunakan metode tes. Selanjutnya hasil tes dianalisis dengan menggunakan teknik statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 3,561 > ttabel = 2,000). Rata – rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee lebih dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (78,58 > 73,94). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : heuristik vee, audio visual, hasil belajar IPA The purpose of this research is to know about the significant difference about the outcomes of science study among the students who followed heuristic vee learning model helped by audio visual media with the students who followed conventional learning at class V SD Gugus V Mengwi Badung period 2013/2014. This research is a kind of quasi experiment using non equivalent control group design. The populations of this research are 109 students. They are the students of class V SD Gugus V Mengwi. The Models are the whole students of class V SD Negeri 2 Abianbase as the experiment group and SD Negeri 3 Abianbase as the control group. In getting sample we use ramdom sampling technique, and in getting the data about the outcomes of science study we use test method. Then the result of the test is analysed using statistik uji-t technique. The result of the research shows that there is significant difference among the students who followed heuristic vee helped by audio visual media learning technique with the students who followed conventional learning (thitung = 3,561 > ttabel = 2,000). The everage of the outcomes of science for the students who studied using heuristic vee learning technique is bigger than the students who studied using convensional learning (78,58 > 73,94). So, we can conclude that there is the influence between heuristic vee helped by audio visual media learning technique with the outcomes of science study at the students of class V SD Gugus V Mengwi Badung period 2013/2014.keyword : heuristic vee, audio visual, outcomes of science study
TEORI BELAJAR KOGNITIF BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED BERBANTUAN MEDIA KONKRIT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Made Dwi Jatiary Ningsih; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara berjumlah 599 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang melibatkan 75 siswa. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes essay. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t diperolel bahwa thitung 4,71 > ttabel 2,00 dengan dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) dan taraf signifikansi 5%. Demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 70,06 lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol yakni 62,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended, media konkrit, hasil belajar matematika This study purpose to know about difference that significant the results of mathematic learning between students who learned by theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching on fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014. This study was quasi experiment design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all of students in fifth grade at Elementary School I North Kuta that total were 599 students. The data was taken by using random sampling technic involving 75 students. The results of mathematic learning data collected by instrument in the form of essay tests. Then the data were analyzed by t-test. The results show that there were significant difference between students who learned by theory cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching. This is evident from the results of t-test analysis found that 4,71 tcount > ttable 2,00 with dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) and the level of significance are 5%. Similarly, the average value of experiment group are 70,06 more than the average value of control group are 62,92. So, the conclude is theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media influence to the results of mathematic learning on students in fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014.keyword : theory of cognitive learning based on approach to open-ended, concrete media, the results of mathematic learning
MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA GRAFIS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Luh Putu Tirta Praba Ningsih; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togethe) (NHT) dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian kelas VB SDN 23 Dangin Puri dengan jumlah 41 siswa dan kelas V SDN 1 Tonja dengan jumlah 41 siswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan yaitu data hasil belajar IPA pada ranah kognitif yang dianalisis menggunakan uji-t. Dari analisis hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 77,4 untuk kelas eksperimen dan 68,4 untuk kelas kontrol dengan thitung sebesar 4,56 sedangkan ttabel 2,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT), hasil belajar IPA, media grafis This study is aimed at identifying the significant difference for the result of learning science using cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. The population of this study used all the students of class V SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014 where the sampel is the the students of class VB SDN 23 Dangin Puri within 41 students and class V SDN 1 Tonja within 41 students. This study used quasi experiment with Nonequivalent Control Group Design. The data collected were the result of cognitive learning of science which alanyzed by using t-test. The result showed that the mean score was 77,4 for experiment group and 68,4 for control group with t-score 4,56 meanwhile the ttable 2,000 which means there is significant difference toward the result of learning science with the students who were treated by using cooperative learning model NHT compared with conventional learning model in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. Thus, it can be concluded that there is significant influence toward for the result of learning science by using cooperative learning model (numbered head together) in class 5 students in SD Gugus Letda Made Putra in academic year 2013/2014. keyword : Numbered Head Together (NHT), the result of learning science, graphic media.
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KI HAJAR DEWANTARA DENPASAR ., Ni Luh Ari Sulastini; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbantuan media peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian berjumlah 272 siswa dan dan sampel penelitian yang digunakan adalah 84 orang. Instrumen pokok dalam penelitian ini hasil belajar IPS siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik parametrik. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata post test kelompok eksperimen 76,10 dan kelompok kontrol 68,51. Uji hipotesis dilakukan pada skor post test dengan hasil pengujian uji-t yaitu thit(4,68)>ttab(2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikanhasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan media peta konsep dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar, maka dapat direkomendasikan bahwa pendekatan kontekstual berbantuan media peta konsep dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar.Kata Kunci : pendekatan kontekstual, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine significant differences between the IPS learning outcomes of students who take the media -assisted contextual learning concept maps with students who take conventional learning in class V SD Force Ki Hajar Dewantara Denpasar. This study is a quasi experimental study (quasi-experimental) research design Nonequivalent with Control Group. Covers the entire population of fifth grade elementary school students in Cluster Ki Hajar Dewantara Denpasar academic year 2013/2014. The study population totaled 272 students and and samples used in this study was 83 people . Principal instrument in this study IPS student learning outcomes. The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis. To test the hypothesis used t-test analysis. Based on the analysis found the following results, the mean posttestt experimental group and the control group 68.51 76.10 . Hypothesis testing is done on the score posttestt with test results that thit t-test ( 4.68 ) > t tab ( 2,000 ). Based on the results of the hypothesis test conducted significant results means that there are differences between students who learn IPS participating in learning using a contextual approach to media -assisted concept maps with students who take the conventional teaching fifth grade elementary school students Force Ki Hajar Dewantara Denpasar.keyword : contextual approach , concept maps , learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI DISKUSI KELOMPOK KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS V SD GUGUS 6 BATUBULAN, GIANYAR ., I Made Peri Andika; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan, Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan, Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling untuk mendapatkan dua sampel, satu sebagai kelas eksperimen dan satu lagi sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar sains berbentuk tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata postest hasil belajar sains kelompok eksperimen lebih besar dari nilai rata-rata postest kelompok kontrol, yaitu 83,92 > 78,16. Setelah dianalisis dengan uji-t diperoleh thitung = 5,307 > ttabel = 2,000 dengan taraf signifikansi 5% dengan db = 77. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar sains siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan, model pembelajaran inkuiri melalui diskusi kelompok kecil berpengaruh positif terhadap hasil belajar sains siswa kelas V SD N Gugus 6 Batubulan. Kata Kunci : Sains, inkuiri, hasil belajar. This research aims to find the significant difference of the science learning result between the students who follow the inquiry learning through a small group discussion with the students who follow the conventional learning in grade V of SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar. This research includes quasy experiment by using the research’s plan of Non Equivalent Control Group Design. The population of this research is all grade V students of SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar in the school year 2013/2014. The sample was taken by random sampling technic to get two samples, one sample as experiment class and the other as control class. The data was collected by using the test instrument of science learning result in the form of multiple-choice test. The data was analyzed by t-test. The analysis showed that the average grade of post test of control class was 83,92 > 78,16. Having analyzed by t-test, obtained tarithmetic = 5,307 > ttable = 2,000 with the significant scale 5% with db = 77. It means there is the significant differences of learning science result of the students with inquiry learning model through small group discussion with students who taught by conventional learning. Thus, it can be concluded inquiry learning model through small group discussion has positive influence to the science learning result of grade V SD N Cluster 6 Batubulan, Gianyar.keyword : Science, inquiry, learning result.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue