cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS REACT BERBANTUAN BAHAN AJAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Gusti Ngurah Bagus Tirtayadnya; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus III Abiansemal tahun 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar gugus III Abiansemal. Penentuan Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SD No 1 Bongkasa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Bongkasa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thit > ttab yaitu 4,103 > 2,00. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 67,81 > 58,13. Hal ini berarti penerapan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus III Abiansemal tahun 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual berbasis REACT , bahan ajar, hasil belajar IPS This study aimed to determine significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning in the fifth grade elementary Cluster III Abiansemal 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster III Abiansemal. Determination of the sample was determined by random sampling technique and fifth grade elementary school students number 1 Bongkasa as the experimental group and fifth grade elementary school students number 2 Bongkasa as a control group. The data collection technique used is multiple choice objective tests and observation. The data were analyzed using t-test. These results indicate there are significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning. It can be seen from the results of the data analysis is tvelue > tcv ie 4.103 > 2.00. The average of learning outcomes social studies experimental group is higher than control group ie 67.81 > 58.13. This means the application of a contextual approach based REACT assisted by teaching materials affect the learning outcome of social studies fifth grade elementary school students in Cluster III Abiansemal 2013/2014keyword : contextual approach based REACT, teaching materials, social studies learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS IV KECAMATAN KUTA SELATAN ., I Dewa Ayu Murni Lestari; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TTW dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Selatan. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas VA SD No. 4 Jimbaran sebagai kelompok eksperimen dan Kelas VA SD No. 10 Jimbaran sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 36 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yang mencakup empat aspek keterampilan yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean. Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TTW dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thitung =3,94 > ttabel ( =0,05, 70)= 2,00 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia kelompok eksperimen x = 75,92 > x = 68,03 kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Selatan.Kata Kunci : model pembelajaran TTW, hasil belajar This study aims to know significant differences between the learning outcomes of Bahasa Indonesia students which used group cooperative learning TTW with the following conventional learning at the fifth grade SD Gugus IV Kuta Selatan district. This type of research was experimental research using quasi-experimental designs that is Nonequivalent Control Group Design. The population in this research were the fifth grade of elementary school. The samples were taken with a random sampling technique, VA class SD No.4 Jimbaran as an experimental group and VA class SD No. 10 Jimbaran as control group the number of each group were 36 students. Data collection techniques used in this research was using a test that covers four aspects of skills such as listening, speaking, reading, and writing. Statistical analysis was used to test the hypothesis of this study was to test the mean difference. The analysis showed that there were significant differences in learning outcomes of Bahasa Indonesia students between who take TTW cooperative learning with conventional learning method. It is proved that tcalculate =3,94 > ttable ( =0,05, 70) = 2.00 with an average value of the acquisition of learning outcomes Bahasa Indonesia experimental group x = 75.92 > x = 68.03 control group. So, we can conclude that the implementation of cooperative learning model TTW has affected in learning outcome of Bahasa Indonesia at the fifth grade SD Gugus IV Kuta Selatan District.keyword : learning model TTW, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SDN 4 TONJA DENPASAR ., I Gusti Ayu Eny Indrawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1889

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Learning Cycle berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SDN 4 Tonja tahun ajaran 2013/2014. Populasi penelitian berjumlah 93 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 93 orang. Instrument pokok dalam penelitian ini hasil belajar PKn siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametric. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata post test kelompok eksperimen 80,94 dan kelompok kontrol 69,35. Uji hipotesis dilakukan pada skor post test dengan hasil uji-t yaitu thitung (7,89) > ttabel (2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Media Lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Media Lingkungan dapat digunakan sebagai alternative model pembelajaran pada mata pelajaran PKn di Sekolah Dasar. Kata Kunci : Kata-kata kunci : Learning Cycle, Media Lingkungan , Hasil Belajar Abstract The purpose of this study was to analyze the aim of the differences in learning outcomes between students who take the Civics Learning Cycle model of media -assisted environment with students who take conventional learning . This study is a quasi experimental study research design Nonequivalent with Control Group . Population includes all students in grade 4 Tonja SDN academic year 2013/2014 . The study population totaled 93 students and and samples used in this study was 93 people . Principal instrument in this study civics student learning outcomes . The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis . To test the hypothesis used t-test analysis . Based on the analysis found the following results , the mean post test experimental group and the control group 69.35 80.94 . Hypothesis testing is done on the score posttestt with t-test results are thitung ( 7.89 ) > ttable ( 2,000 ) . Based on the results of hypothesis tests performed means that there are significant differences in learning outcomes between students who take the Civics models Assisted Learning Cycle Environmental Media with students who take conventional learning , it can be recommended that models Assisted Learning Cycle Environmental Media can be used as an alternative model of learning in Civics subjects in elementary school . keyword : Keywords : Learning Cycle, Media Environment, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA SD GUGUS I TAMPAKSIRING ., I Gusti Ngurah Mega Maya Mandala Putra; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Tampaksiring Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Gugus I Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 206 orang. Sampel penelitian yang digunakan adalah 60 orang. Instrumen pokok yang dicari dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik parametrik. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ditemukan hasil sebagai berikut, rerata Posttest kelompok eksperimen 80. 16 dan kelompok kontrol 70.63. Uji hipotesis dilakukan pada skor posttest dengan hasil yaitu: hasil thit (3,813) > ttab (2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Tampaksiring Gianyar tahun pelajaran 2013/2014, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesiadi Sekolah Dasar.Kata Kunci : CIRC, audio visual, keterampilan membaca The purpose of this study was to analyze the effect of implementation of Cooperative Learning Model Integrated Reading and Composition (CIRC) Audio Visual Media Assisted Reading Skills in the Subject Indonesian Students . This research is a quasi experimental study (quasi-experimental) study design with non - equivalent control group design . The study population was a fifth grade elementary school students overall group I Tampaksiring academic year 2013/2014 numbered 206 people. the samples used in this study was 60 people. Principal instrument is sought in this study is in the Reading Skills Lesson Indonesian students . The data obtained were analyzed using statistical analysis to test the hypothesis used parametrik.Untuk t-test analysis . Based on the results of tests performed found the following results , the mean posttest experimental group70.63 and the control group 80.16 . Hypothesis testing is performed on posttest scores with the results : the results of thit ( 3,813 ) > ttab ( 2,000 ). Based on the results of hypothesis testing are conducted means there are significant differences in the subjects of reading skills among the group of Indonesian students learning model that learned through Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) audio- visual media aided by a group of students that learned through conventional learning in class V cluster I Tampaksiring Gianyar academic year 2013/2014 , it can be recommended that the learning model Cooperative Integrated reading and Composition ( CIRC ) -assisted audio- visual media can be used as an alternative learning reading skills in Indonesian subjects in elementary school.keyword : CIRC, audio- visual, learning reading skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN MEDIA VISUAL ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II TAMPAKSIRING GIANYAR ., I Kadek Marga Sastrawan; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Visual Animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Tampaksiring, Gianyar. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 1 Tampaksiring dan siswa kelas V SDN 6 Tampaksiring yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media visual animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 3,25, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (3,25>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Visual Animasi dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : PBL, visual animasi, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Tampaksiring, Gianyar academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar. It is using a sample from student grade V SDN 1 and SDN 6 Tampaksiring taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 3,25 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (3,25 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Problem Based Learning model (PBL ) assisted visual animation media and conventional learning at grade V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. keyword : PBL, visual animation, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERMEDIA POWERPOINT TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PADA BAHASA INDONESIA KELAS IV SD GUGUS I KUTA BADUNG ., I Komang Wahyu Kariesma; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1913

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CIRC bermedia powerpoint dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus I Kuta Badung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Gugus I Kuta Badung. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Kelas eksperimen adalah siswa kelas IV SD No. 3 Kuta. Kelas kontrol adalah siswa SD No. 6 Kuta. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Analisis yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis diperoleh thitung= 4,4. ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk= 40+53-2=91 diperoleh sebesar 1,66. Hal ini berarti thitung > ttabel (4,4>1,66). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CIRC bermedia powerpoint dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus I Kuta Badung. Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran CIRC bermedia powerpoint terhadap keterampilan membaca bahasa Indonesia siswa di kelas IV SD Gugus I Kuta Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CIRC, Powerpoint, Membaca, dan bahasa Indonesia. The purpose of this research is to find a significant difference of The Indonesian reading skill between students who learned through CIRC’s powerpoint model with students who learned through Conventional learning in fourth grade SD Gugus I Kuta Badung, academy of year 2013/2014. The research is a quasi experiment research with Nonequivalent With Control Group Design. The population of this research was students of fourth grade SD Gugus I Kuta Badung. The selection of the sample used random sampling technique. The experiment class is student of fourth grade SD No. 3 Kuta. The class controll is student of SD No. 6 Kuta. The instrument of collecting the data used objective tests with multiple choice. The analysis used was t test. The result of this analyze is obtained tcount= 4,4. ttableat 5% significance level with dk=40+53-2=91 is obtained at 1,66. It means that tcount> ttable(4,4>1,66). The analyze showed asignificant difference of the Indonesian reading skill between students who learned through CIRC’s powerpoint model with students who learned through Conventional learning in fourth SD Gugus I Kuta Badung. Based on these differences can be concluded that there is a significant effect in Indonesian reading skill’s students in fourth grade by using CIRC’s powerpoint model academy of year 2013/2014. keyword : CIRC,Powerpoint, Reading, and Indonesian.
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus II Kecamatan Karangasem ., I Komang Ngurah Wardana; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Role Playing dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri dari 7 sekolah yaitu SD N 1 Subagan, SD N 5 Subagan, SD N 6 Subagan, SD N 1 Pertima, SD N 4 Pertima, SD N 4 Bugbug, SD N 5 Bugbug. Jumlah keseluruhan populasi adalah 160 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah SD Negeri 5 subagan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 33 orang siswa dan SD Negeri 4 Pertima sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 orang siswa. Penilain keterampilan berbicara dilakukan dengan menggunakan rubrik penilaian yang terdiri dari lima aspek kebahasaan meliputi pelafalan, intonasi, struktur kata/kalimat, kelancaran, dan pemahaman/ekspresi. masing-masing aspek memiliki rentang nilai 1-5. Dari hasil pengujian normalitas untuk data kelompok eksperimen nilai X2hit = 7,13 dan X2tab = 11,07 sedangkan untuk kelompok kontrol nilai X2hit = 4,36 dan X2tab = 11,07. Sehingga dapat disimpulkan bahwa X2hit< X2tab artinya keterampilan berbicara bahasa Indonesia normal dan homogen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t, dari perhitungannya didapat thitung = 3,29 sedangkan ttab dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 61 adalah 2,000 yang berarti thit > ttab yang menyatakan model pembelajaran role playing berpengaruh terhadap keterampilan berbicara bahasa Indonesia. Kata Kunci : Model Pembelajaran Role Playing, Keterampilan berbicara, dan bahasa Indonesia SD This study aims to determine the differences between Indonesian speaking skills of students that learned through role playing with a model of learning that students be taught through conventional teaching in the fifth grade of elementary students in Cluster II Karangasem district, Karangasem regency, school year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study research design used was Nonequivalent Control Group Design. The study population consisted of 7 schools SDN 1 Subagan, SDN 5 Subagan, SDN 6 Subagan, SDN 1 Pertima, SDN 4 Pertima, SDN 4 Bugbug, SDN 5 Bugbug. The total population is 160 students. The sample was SD Negeri 5 subagan as a classroom experiment with 33 students and SD Negeri 4 Pertima as a control class with the number of 30 students. Speaking skills assessment done by using an assessment rubric consisting of five aspects of language covers pronunciation, intonation, grammar/sentence, fluency, and comprehension/ expression. Each aspect has a value range of 1-5. Of normality test results for the experimental group the data value X2hit = 7,13 and X2tab = 11.07 while for the control group, value of X2hit = 4,36 and X2tab = 11,07. It can be concluded that the X2hit < X2tab means the normal skills of speaking Indonesian and homogeneous. Hypothesis testing is done by t-test, the calculation is obtained from thitung = 3,29 while ttable with a significance level of 5% and dk= 61 is 2.000 which means thit> ttab stating learning model role playing influence on Indonesian speaking skills. keyword : Learning Model Role Playing, speaking skills, and Indonesian language for elementary school *
Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Berbantuan Media Grafis Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Gugus 1 Mengwi ., Ni Luh Rinayanti; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini tergolong eksperimen semu, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 1 Mengwi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah SD No. 4 Cemagi dan SD No. 2 Cemagi. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh dari hasil pengundian, dengan hasil SD No. 2 Cemagi sebagai kelompok eksperimen dan SD No.4 cemagi sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar matematika siswa mengunakan tes uraian. Data dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen 81,53 dan nilai rata-rata kelompok kontrol 74,79. Perbedaan yang signifikan juga terlihat pada hasil analisis data yakni, t_hitung sebesar 5,15 sedangkan t_(tabel )sebesar 2,00. Karena t_hitung > t_(tabel ) dapat disimpulkan bahwa pendekatan pendidikan matematika realistik berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 1 Mengwi. Kata Kunci : pendekatan pendidikan matematika realistik, media grafis, hasil belajar matematika. The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of match subject with use match education learning approach which assist by graphic media with students who use the conventional learning. This study is a quasi experiment with the design of the study is Non-Equivalent Control Group Design.The population of this study is conducted to all of the fifth grade students of SD Gugus 1 Mengwi. The sample was taken by using purposive random sampling technique. The samples of this study are SD No. 4 Cemagi and SD No. 2 Cemagi. To determining the experiment group and the control group is obtain from the result of raffle, and the result is SD No.2 Cemagi as the experiment group and SD No.4 Cemagi as the control group. The result data of learning match subject was collected by essay test. Data was analyzed by t-test after all of data are collected. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned match subject with using match education learning approach which assist by graphic media with students who learned with using Conventional Learning. It shown from the average of experiment group is 81,53 and the average of control group is 74,79. The significant differences is also can be seen from the result of the test, tcount is 5,15 on the other hand, ttable is 2,00. Because tcount > ttable so, it can be concluded match education learning approach which assists by graphic media influence learning outcomes of match subject of the fifth grade students at SD Gugus 1 Mengwi.keyword : match education learning approach, graphic media, the results of learning match.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Sang Putu Bagus Rustina; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Dengan menggunakan desain Noneequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus II Tampaksiring yang berjumlah 182 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, maka didapat dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu SDN 6 Tampaksiring sebagai kelompok eksperimen dan SDN 1 Tampaksiring sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,22, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,22>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2013/ 2014.Kata Kunci : GI, media konkret, Hasil belajar, dan IPA. This study aimed to know significant differences in between students' science learning achievement that learned through the implementation of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional teaching V grade elementary school students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014. This research includes quasi-experimental study ( quasi experiment ). By using design Noneequivalent control group design. The population in this study were all class V SD Force II Tampaksiring totaling 182 students . Determination of the samples was done by random sampling techniques, the importance of the two classes as research samples SDN 6 Tampaksiring as the experimental group and SDN 1 Tampaksiring as a control group. Science learning achievement data collected by instruments in the form of multiple choice tests and analyzed using parametric statistical analysis ( t-test ). Results of data analysis showed that there were significant differences in science learning outcomes of students who learn through cooperative learning model group investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning. Hypothesis test results obtained tcount of 5.22 , while the value is 2.00 ttabel. From these calculations it can be seen tcount > ttabel ( 5,22 > 2,00 ). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of cooperative learning model type Group Investigation ( GI ) aided concrete media with students who learn through conventional learning on learning achievement science Elementary V grade students Force II Tampaksiring, Gianyar academic year 2013/2014.keyword : GI, concrete media, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII SUKAWATI ., I Gusti Ayu Kencana Merudewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati dengan sampel penelitian ditentukan secara random sampling. Sampel penelitian, yaitu SD Negeri 2 Singapadu Tengah sebagai kelompok eksperimen berjumlah 30 orang dan SD Negeri 2 Singapadu Kaler sebagai kelompok kontrol berjumlah 32 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan teknik tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji gain skor ternormalisasi, uji normalitas dan homogenitas varian, serta uji hipotesis menggunakan uji t statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata hasil belajar IPS kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol, yaitu 70,5>58,83. Hasil uji hipotesis menunjukkan thitung=3,26. Berdasarkan taraf signifikansi 5%, dk=60 diperoleh ttabel=2,000, maka thitung>ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VIII Sukawati Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : TAI, peta konsep, hasil belajar IPS This study aimed to know the significant difference in learning IPS result study between students learned with cooperative teaching type TAI assisted concept mapping with students learned with conventional learningin five grade SD Gugus VIII Sukawati Gianyar regency academic year 2013/2014. This result is quasi eksperimental design with nonequivalent control group design. This result population is five grade student of SD Gugus VIII Sukawati with the result sample given wise random sampling is SD N 2 Singapadu Tengah become experimental group with 30 students and SD N 2 Singapadu Kaler become control group with 32 students. The result of IPS study collected with test technique, multiple choice test objective. It was analyzed by normalized gain score, normalitas, homogenitas varians, and hipotesis screen apply with t-test statistic parametric. The result showed the experimental group’s means more than the control group’s means, that is 70,5>58,83. The hipotesis screen results showed thitung=3,26. Based of signification standard 5%, dk=60 get ttabel=2,000, and than thitung>ttabel, go into Ho is bounce and Ha is done. In advance there is a significant difference learning IPS result study between students learned with cooperative teaching type TAI assisted concept mapping with students learned with conventional learning. Based on these result it can be concluded that the cooperative teaching type TAI assisted concept mipping significant effects the IPS result study of five grade of SD Gugus VIII Sukawati Gianyar regency academic year 2013/2014.keyword : TAI, concept mapping, IPS result study

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue