cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Penerapan Metode Journalist Question (5W 1H) Berbantuan Media Foto Pribadi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Kelas III ., Ni Made Desy Ratnayanti; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas III SD Negeri 2 Perancak Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan metode journalist question (5W 1H) berbantuan media foto pribadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negei 2 Perancak yang berjumlah 31 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis narasi. Data keterampilan menulis narasi siswa dikumpulkan dengan metode unjuk kerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa sebelum tindakan sebesar 58,96 dengan ketuntasan klasikal sebesar 25,80%, pada tindakan siklus I mengalami peningkatan menjadi 67,74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 67,74%, pada tindakan siklus II nilai rata-rata siklus II yaitu 75,70 dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,09, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode journalist question (5W 1H) berbantuan media foto pribadi dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas III SD Negeri 2 Perancak Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Keterampilan menulis narasi, Metode journalist question (5W 1H), media foto pribadi This study aims to improve the skills of third grade students write narrative SD Negeri 2 Perancak District of Jembrana, Jembrana regency 2015/2016 school year through the application of methods journalist question (5W 1H) media-aided private photos. This research is a classroom action conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subjects were students of class III SD Negeri 2 Perancak totaling 31 people. Data narrative writing skills of students gathered by the method of performance. The collected data was then analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of data analysis showed that the average value of students before action 58,96 with classical completeness amounted to 25,80%, in the first cycle of action occurs, improved to 67,74%, in the second cycle of the average value- rata second cycleis 75,70 with classical completeness of 87,09%, it can be concluded that with the adoption of journalist question (5W 1H) aided private photo media can improve writing skills narration third grade students of SD Negeri 2 Perancak District of Jembrana, Jembrana year doctrine 2015/2016.keyword : narrative writing skills, methods journalist question (5W 1H), Media private photos
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V ., Katharina Wiwik Wulandari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN 10 Sumerta melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran somatic, auditory, visual, intelectual (SAVI). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 10 Sumerta tahun ajaran 2015/2016, terdiri dari 29 siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes tertulis. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa, persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I hanya mencapai 77,17% dan berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS telah mencapai 87,34% dan berada pada kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa telah terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dari siklus I ke siklus II. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran somatic, auditory, visual, intelectual (SAVI) dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN 10 Sumerta.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pembelajaran SAVI, kompetensi pengetahuan IPS The purpose of this research is to increase the masteris of social knowledge competency at the fifth grade students of SDN 10 Sumerta through a scientific implementation approach into learning basic models somatic, auditory, visual, intelectual (SAVI). This research was divided into two stages. The subject of this research was the fifth grade students of SDN 10 Sumerta, in the year of calendar academic 2015/2016, with total number of students was 29. The method of data collects was based a written test. Then the data collected was analyzed by using descriptive statistic analysis and kuantitative descriptive analysis method. The analysis result shows that there is increasing on mastering social knowledge competency among the students with the average procentase of social knowledge masters reaches only 77,17% on the first stage, and this scene is calculated at the medium criteria. While on the second stage the increasing of the social knowledge mastering has reached up to 87,34% and it is on the highest level. Finally, it can be said that there has been an increasing of social knowledge mastering from the first stage to the second level. From the research result, it can be concluded that the implementation of scientific approach with learning basic models such as somatic, auditory, visual, intelectual (SAVI) can increase the masteris of social knowledge competency for the fifth grade students of SDN 10 Sumerta.keyword : Scientific approach, SAVI learning models, social knowledge competency
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS POTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN MOTIVASI BERPRESTASI ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7006

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta dan (2) meningkatkan motivasi berprestasi melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode, (1) tes, digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS berupa soal objektif pilihan ganda biasa, dan (2) nontes, digunakan untuk memperoleh data motivasi berprestasi berupa kuesioner/angket. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan Motivasi Berprestasi dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I persentase rata-rata hanya mencapai 77,7% dan berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS telah mencapai 86,9% dan berada pada kriteria tinggi. Untuk motivasi berprestasi Pada siklus I persentase rata-rata motivasi berprestasi hanya mencapai 75,33% dan berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi berprestasi telah mencapai 83,16% dan berada pada kriteria tinggi. Dapat dikatakan bahwa telah terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan motivasi berprestasi dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis portofolio dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan motivasi berprestasi pada tema cita-citaku siswa kelas IV SD Negeri 10 Sumerta.Kata Kunci : pendekatan saintifik berbasis portofolio, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS, dan motivasi berprestasi. This classroom action research aims to (1) improve the mastery of competencies of social sciences knowledge through the application of the approach scientifically-based portfolio on the theme of “cita-citaku” fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta and (2) increase the motivation of achievement through the application of the approach scientifically-based portfolio on the theme of “cita-citaku” fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta. Subjects in this study is the fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta East Denpasar District totaling 30 people. Collected data in this study conducted by the method, (1) test, used to obtain data on the mastery of competencies of social sciences knowledge of multiple choice objective questions, and (2) nontes, used to obtain data on achievement motivation questionnaire. Data mastery of competencies and social sciences knowledge Achievement Motivation analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this study showed an increase competence mastery of knowledge IPS in the first cycle the average percentage only reached 77.7% and is at moderate criteria and the second cycle increased competence mastery of knowledge IPS has reached 86.9% and is at high criteria. For achievement motivation In the first cycle the average percentage of achievement motivation only reached 75.33% and are in the middle criteria and the second cycle increased achievement motivation has reached 83.16% and are at high criteria. It can be said that there has been an increase in the mastery of knowledge IPS competence and achievement motivation from the first cycle to the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application of portfolio-based scientific approach can improve the mastery of knowledge IPS competence and achievement motivation in “cita-citaku” theme of the fourth grade students of SD Negeri 10 Sumerta.keyword : portfolio-based scientific approach, mastery of competencies of social sciences knowledge, and achievement motivation.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Sri Handayani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar melalui penerapan Pendekatan Saintifik berbantuan Model Problem Based Learning siswa kelas IV SD No. 1 Dalung, Kuta Utara, Badung Tahun Pelajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA melalui penerapan Pendekatan Saintifik berbantuan Model Problem Based Learning siswa kelas IV SD No. 1 Dalung, Kuta Utara, Badung Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 1 Dalung, Badung tahun pelajaran 2015/2016, sebanyak 40 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi dan (2) tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan aktivitas belajar setelah penerapan pendekatan santifik berbantuan model problem based learning. Persentase rerata aktivitas belajar pada siklus I sebesar 68,9% berada pada kriteria cukup aktif, dan pada siklus II persentase rerata aktivitas belajar menjadi 87,1% berada pada kriteria aktif. Begitu juga dengan hasil belajar pengetahuan IPA pada siklus I 79% berada pada kriteria sedang dengan ketuntasan klasikal 67,5%, dan pada siklus II persentase rerata hasil belajar pengetahuan IPA menjadi 88,8% berada pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan, penerapan pendekatan santifik berbantuan model problem based learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pengetahuan IPA.Kata Kunci : saintifik, problem based learning, aktivitas belajar, hasil belajar pengetahuan The purpose of this study firstly, was to improve the learning activities through the implementation of scientific approach using student problem based learning model to the fourth grade students of SD No. 1 Dalung, Kuta Utara, Badung in academic year 2015/2016 and secondly was improving the result of the study of IPA through the implementation of scientific approach using student problem based learning model to the fourth grade student of SD No. 1 Dalung, Kuta Utara, Badung in academic year 2015/2016. This study include an classroom action research which was conducted in two cycles. The subject of this study were the fourth grade students of SD No. 1 Dalung, Kuta Utara, Badung in academic year 2015/2016, amount to 40 students. The collecting of the data in this study was done by 2 method, they were observation and test. Data which was gained are analyzed by descriptive statistics analysis method and quantitative statistics analysis method. The result of the study showed the improvement of learning activity after the implementation of scientific approach using problem based learning model. The percentage of average learning activity in cycle I is 68,9% which meant was active criteria, and cycle II, the average percentage of learning activities become 87,1% which meant is active criteria. Same as on the result of studying IPA in cycle I, 79% on the criteria of average completeness with the classical 67,5%, and in the cycle II the average percentage of the result of studying IPA become 88,8% on the high criteria with the classical completeness 87,5%. Therefore, it can be conclude that the implementation of scientific approach using problem based learning model can improve the learning activities and the result of studying IPA knowledge.keyword : scientific approach, problem based learning, study activities, study result knowledge
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing dan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar IPA Siswa ., Miftahur Wahida; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7008

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Kelurahan Kaliuntu tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 113 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kaliuntu sebanyak 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 1 Kaliuntu sebanyak 33 siswa sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA berbentuk pilihan ganda dan kuesioner motivasi berprestasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, ANAKOVA 1 jalur, dan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 51,818 dengan Sig. 0,000
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Luh Putu Lusiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan menggunakan metode tes jenis uraian dan data kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes jenis pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 73,89 dengan ketuntasan belajar mencapai 61,54 pada siklus I meningkat menjadi 82,36 untuk nilai rata-rata dan ketuntasan belajar menjadi 87,18% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari nilai rata-rata siklus I sebesar 74,08 dengan ketuntasan belajar mencapai 64,10% menjadi 84,65 untuk nilai rata-rata pada siklus II dengan ketuntasan belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dengan brainstorming untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri.Kata Kunci : problem based learning, brainstorming, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed: (1) to improve problem solving ability for the IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming; and (2) to improve the knowledge competence of science for IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming. The classroom action research performed in 2 cycles. The subject of the research are the students of grade IVB SDN 2 Dangin Puri totally 39 students consists of 24 male students and 15 female students. The data was collected by using essay test method in student’s problem solving aspect and multiple choice test in the aspect of the knowledge competence of science. The data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive qualitative. The result of the research show that :(1) an increase of problem solving ability from the average of the study result is 73,89 with 61,54% of students that complete the value standard in first cycle becames 82,36 for the average with 87,18% of students complete the value standard in second cycle and (2) an increase of knowlegde competence of science from the average of the study result is 74,08 with 64,10% of students that complete the value standard in first cycle becames 84,65 for the average with 89,74% of students complete the value standard in second cycle. Based on the researched it can be concluded that the application of problem based learning with brainstorming to increase the problem solving ability and knowledge competence of science IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri.keyword : problem based learning, brainstorming, problem solving ability, knowledge competence of science
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Putu Iishvari Radha Devi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7010

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur, setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur yang berjumlah 43 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes objektif pilihan ganda untuk mengetahui penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 75% berada dalam kategori sedang dengan ketuntasan klasikal 62,79% sedangkan pada siklus II memperoleh persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 89% berada dalam kategori tinggi dengan ketuntasan klasikal 90,69%. Hal ini menunjukkan peningkatan persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 14% dan ketuntasan klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 27,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur. Kata Kunci : saintifik, team games tournament, pengetahuan IPA This study aims to improve the mastery of knowledge competencies fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur, after applied scientific approach based cooperative learning team games tournament (TGT). This research was classroom action research conducted in two cycles to improve the learning process. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Sanur was numbered 43 peoples. Collecting data in this study was conducted using multiple choice objective test to determine competency mastery of knowledge Science. The data was analyzed using descriptive statistical analysis techniques and quantitative descriptive analysis. The results of this research is showing that an increase of knowledge mastery of competencies science in the first cycle the average percentage of knowledge mastery of competencies Science by 75% under the category of middle with classical completeness 62,79% while in the second cycle obtains the mean percentage science knowledge mastery of competencies average by 89% under the category of high with 90,69% classical completeness. This shows an increase in the average percentage of mastery of competencies cycle of 14% and knowledge of Science classical completeness of the first cycle to the second cycle of 27,9%. Based on these results, it is conclud that the application of a scientific approach based cooperative learning Team Games Tournament (TGT) may improve the mastery of knowledge competencies of fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur.keyword : scientific, team games tournament, sience knowledge
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Desak Putu Sri Lestari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7011

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar, (3) menganalisis korelasi antara minat belajar dan hasil belajar IPA. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan nonequivalent group post-test only design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar IPA dan kuesioner minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Anakova A. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), dan (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dan hasil belajar IPA (Fhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) di SD N 5 Gianyar dan SD N 4 Gianyar. Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa model POGIL dan minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model POGIL, hasil belajar IPA, minat belajar This study is aimed (1) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning, (3) to analyzed the correlation between learning result and the interest in learning. This study is quasi experiment with nonequivalent group post-test only design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is achievement test and questionnaire of the interest in learning. The data analysis is using descriptive statistic and Anakova A. The result showed (1) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), 2) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), and (3) there are significance the correlation between learning result and the interest in learning (rhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) at SD N 5 Gianyar and SD N 4 Gianyar. Thus POGIL models and interest in learning affect the learning result in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016.keyword : POGIL models, learning result, the interest in learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Nyoman Trisna Udiyani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7012

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen, dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian yang berjumlah 47 siswa yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa yaitu dari persentase rata-rata kemampuan pemecahan masalah IPA siswa sebesar 71,44% yang tergolong sedang pada siklus I, menjadi 82,16% yang tergolong tinggi pada siklus II, dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari persentase rata-rata sebesar 73,30% yang tergolong sedang dengan ketuntasan belajar 65,96% pada siklus I, meningkat menjadi 83,18% yang tergolong kategori tinggi dengan ketuntasan belajar 89,36% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This classroom action research aimed to: (1) improve problem solving ability of science for the IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in the academic year 2015/2016 after the application of inquiry learning model based on experiment, and (2) improve knowledge competencies of science for IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in the academic year 2015/2016 after the application of inquiry learning model based on experiment. The research performed in 2 cycles. The subjects of this research were the IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in total 47 persons consisting of 23 male students and 24 female students. Data on the problem solving ability and knowledge competencies of science were collected by the test method. The data were analyzed using statistic descriptive technique and descriptive quantitative. The result of the research show that :(1) an increase the presentage of the problem solving ability of science from the presentage 71,44% with medium categories in first cycle become 82,16% with high categories in second cycle and (2) an increase in the presentage of the knowledge kompetences of science from the presentage 73,30% with medium categories and mastery learning reach the percentage 65,96% in first cycle become 83,18% with high categories and mastery learning reach the percentage 89,36% in second cycle. Based on the research it can be concluded that the application of a inquiry learning model based on experiment can improve problem solving ability and knowledge competencies of science for IVA grade students of SDN 1 Padangsambian academic year 2015/2016.keyword : inquiry learning based experiment, problem solving ability, knowledge competencies of science
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)mengetahui peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model problem based learning; dan (2) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model problem based learning. Penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri sebanyak 36 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan kemampuan berpikir kreatif siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Pada penguasaan kompetensi pengetahuan IPS menggunakan tes objektif PGB dan pada kemampuan berpikir kreatif menggunakan tes esai. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yakni rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I sebesar 73,11% yang berada pada kategori sedang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 72,22%. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yakni sebesar 84,00% yang berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal 86,11%; dan (2) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dari rata-rata persentase kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 70,50% dengan kategori sedang pada siklus I, meningkat menjadi 87,19% dengan kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS, kemampuan berpikir kreatif This research aimed to, (1) know the improvement of the competence of the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri in learning social science in academic year 2015/2016 by implementing problem based learning, (2) know the improvement of the creative thinking ability of the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016 by implementing problem based learning. This is the classroom action research which is conducted in two phase. Each phase consist of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of the study was the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri which is totally 36 students, consists of 13 male and 23 female. The data was collected by using PGB test in the aspect of competence of the student’s in learning social science and essay test method in student’s creative thinking aspect. Then the data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive quantitative. The result of the study showed that, (1) there is an improvement of the student’s competence in learning social science from the percentage of 73,11% which is moderate with 72,22% in classical learning completeness in phase I, become 84,00% in phase II which can be categorized as high percentage with 86,11% in classical learning completeness, (2) there is an improvement of student’s creative thinking ability from 70,50% in phase I become 87,19% in phase II which can be categorized as high percentage. From the result it can be concluded that the implementation of problem based learning can improve the 4th grade student’s competence and their creative thinking ability in learning social science at SD Negeri 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016.keyword : problem based learning, student’s competence in learning social science, creative thinking ability.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue