cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS V SD ., I Ketut Putra Astawa; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7697

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Penarukan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Penarukan yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitan ini mengunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperoleh rata-rata hasil tes secara klasikal sebesar 56 dengan kategori rendah. Dari 20 jumlah siswa 5 orang siswa atau 25% memperoleh nilai di bawah rata-rata, 7 orang siswa atau 35% memperoleh nilai sama dengan rata-rata, dan 8 orang siswa atau 40% memperoleh nilai di atas rata-rata. Pada pembelajaran operasi bilangan bulat, menggunakan metode diskusi saat pembelajaran operasi perkalian dan operasi pembagian bilangan bulat. Kendala yang dihadapi siswa saat menyelesaikan operasi bilangan bulat yaitu siswa sering lupa dengan konsep operasi perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah (1) memahami konsep perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat (2) memperbanyak latihan soal, (3) saat proses pembelajaran perlunya pengunaan media konkret untuk mengajarkan materi operasi bilangan bulat.Kata Kunci : kemampuan siswa, operasi bilangan bulat. This descriptive research aimed to describe the student ability to complete the integer operations on grade V SD 2 Penarukan Buleleng District, Buleleng regency. Subjects in this study were all fifth grade student of SD 2 Penarukan of 20 people. Data collection methods used in this study is observation, test, interview, and documentation. Data analysis techniques in this research using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study earned an average of classical test results for 56 with low category. Of the 20 student enrolled 5 students or 25% received grades below average, 7 student or 35% gain value is equal to the average, and 8 people or 40% of student scoring above average. On learning integer operations, using the method of discussion during the learning multiplication and integer division operation. The obstacles faced by student while completing integer operations that students often forget the concept of multiplication, division and settlement integer operations. The solution to overcome these problems are (1) understanding the concept of multiplication, division and settlement integer operations (2) reproduce exercises, (3) when the process study the need to use the media to teach the material concrete integer operations.keyword : the ability of students, integer operations.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR ., Ni Luh Hery Hapryantini; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 1 Kubutambahan dengan menerapkan model pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 1 Kubutambahan, yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan motivasi dan hasil belajar matematika. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket dan tes. Data dianalisis untuk menentukan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase skor rata-rata motivasi dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Kubutambahan. Pada siklus I, persentase skor rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 73,31% (kategori sedang) dan persentase hasil belajar siswa sebesar 68,8% (kategori sedang). Pada siklus II, persentase skor rata-rata motivasi belajar siswa meningkat sebesar 7,04% menjadi 80,35% (kategori tinggi). Persentase skor rata-rata hasil belajar siswa juga meningkat sebesar 14,88% menjadi 83,68% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Kubutambahan. Kata Kunci : model make a match, motivasi belajar, hasil belajar matematika This research aims to increase the motivation and the results of learning mathematics students of class IV year lesson 2015/2016 in SD Negeri 1 Kubutambahan with applying models of learning make a match This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four sessions. The subjects were fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 1 Kubutambahan, which amounted to 32 people. The object of this study is to increase motivation and learning outcomes in mathematics. Collecting data in this research was done by the method angket and test. Data analyzed to determine the mean and the percentage mean. The results showed that an increase in the average percentage score of motivation and learning outcomes of mathematics at the fourth grade students at SD Negeri 1 Kubutambahan. In the first cycle, the percentage of the average score of students motivation by 73,31% (medium category) and the percentage of student learning outcomes of 68,8% (medium category). In the second cycle, the percentage of the average score of students motivation increased by 7,04% to 80,35% (high category) and the percentage of the average score of student learning outcomes increased by 14,88% to 83,68% (high category). Based on these results it can be concluded that the application of learning models make a match can increase motivation and learning outcomes fourth grade mathematics SD Negeri 1 Kubutambahan.keyword : model make a match, motivation, results of learning mathematics
DESKRIPSI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 PENARUKAN KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., Ida Ayu Dewi Virani; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa kelas IV di SD Negeri 4 Penarukan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Penarukan, yang berjumlah 31 orang. Objek penelitiannya adalah sikap sosial. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, sikap sosial siswa sudah baik pada aspek jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, dan peduli. Walaupun sudah baik, akan tetapi pada aspek disiplin 10% siswa masih belum memakai seragam lengkap dan rapi, 32% siswa datang terlambat dan tidak mengerjakan tugas. Berikutnya pada aspek santun, 12% siswa masih berkata kasar. Selanjutnya, aspek percaya diri masih termasuk cukup. Hal ini tampak dari kurang beraninya siswa tampil ke depan kelas, malu untuk mengungkapkan pendapat, dan malu untuk mengerjakan tugas atau soal di papan tulis. Kata Kunci : sikap sosial This study aimed to describe the social attitudes of the fourth grade students at SDN 4 Penarukan in academic year 2015/2016. This research is a descriptive study. The subjects were fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Penarukan, totaling 31 people. The object of research is social attitudes. Collecting data in this study using the method of observation, interviews, questionnaires. Data analysis technique used is data collection, data reduction, data display, and conclusion. Based on the results of the study, students' social attitude has been good in the aspect of honesty, discipline, responsibility, courtesy, and caring. Although it has been good, but in the aspect of discipline 10% of students are still not wearing full uniform and tidy, 32% of students coming in late and not doing their jobs. Next on aspects of manners, 12% of students still say rude. Furthermore, the aspect of confidence still including enough. This is evident from the less brave students appear to the front of the class, shy to express opinions, and embarrassed to do the task or problem on the board.keyword : social attitudes
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS III ., Ni Luh Wika Sukmawati; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca siswa setelah diterapkan model kooperatif tipe jigsaw berbantuan media gambar pada siswa kelas III di SD N 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas III semester genap SD N 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 orang dan objek penelitian ini yaitu keterampilan membaca. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keterampilan membaca pada siklus I sebesar 60% (kategori rendah) dan keterampilan membaca pada siklus II sebesar 80% (kategori tinggi). Terjadi peningkatan keterampilan membaca sebesar 20%. Ini berarti penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media gambar dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III di SD N 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, media gambar, keterampilan membaca This study aims to determine students' reading skills improvement after application of pictures cooperative jigsaw pictures in third-grade students in SD N 3 Tukadmungga the school year 2015/2016. This research is a classroom action research subjects second semester of third grade students of SD N 3 Tukadmungga the school year 2015/2016 of 20 people and the object of research is the skill of reading. This study was conducted in two cycles and each cycle consisted of three meetings. Data collection methods used in this research is the method of observation. The collected data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed that the results of the reading skills at the first cycle of 60% (low category) and reading skills at the second cycle by 80% (high category). An increase their reading skills by 20%. This means that the implementation of cooperative learning model jigsaw aided drawing pictures can improve students' reading skills of third grade in elementary school N 3 Tukadmungga the school year 2015/2016.keyword : cooperative jigsaw, pictures, reading skills
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar IPA Kelas V SD N 3 Tukadmungga ., Komang Tri Wijayanti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7701

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Tukadmungga Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 19 orang dan objek penelitiannya adalah hasil belajar IPA? Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data hasil belajar ipa siswa dikumpulkan melalui tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini presentase hasil belajar ipa siswa pada siklus I sebesar 61,5 % dengan katagori “cukup tinggi” dan ketrampilan berpikir kritis pada siklus II sebesar 82,63% dengan katagori “Tinggi”. Peningkatan hasil belajar ipa dari siklus I ke Siklus II sebesar 17,14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD meningatkan hasil belajar ipa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 3 Tukadmungga kecamatan Buleleng Kata Kunci : IPA, Hasil Belajar, STAD This study aimed (1) to determine the students' learning outcome ipa after applied learning type STAD on science teaching fifth grade students of the second of the 2015/2016 academic year in SDN 3 Tukadmungga District of Buleleng. This research is a classroom action research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga second semester of academic year 2015/2016 totaling 19 people, and the object of research is the result of learning science? This study was conducted in two cycles and each cycle consisting of 4 meetings. Data collection methods used in this study were (1) Date collected through the students' learning achievement tests. The collected data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of this study the percentage of student learning outcomes in the first cycle of 61.5% to the category of "high enough" and learning outcomes in the second cycle of 82.63% in the category "High". Improved learning results from the first cycle to the second cycle of 17.14%.keyword : Science, Learning Outcomes , STAD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 3 TUKADMUNGGA ., Anak Agung Ayu Sriwulansari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan aktivitas belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga dengan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas V. subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang terdiri dari 19 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui lembar observasi, pemberian angket, dan pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga setelah diadakan tindakan berupa pembelajaran dengan model kooperatif tipe make a match. Hasil observasi menunjukkan persentase motivasi belajar IPA siswa sebesar 66,00% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 71,68% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 86,11%. Sedangkan persentase aktivitas belajar IPA siswa sebesar 63,78% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 66,63% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 85,79%. Dari data tersebut, diketahui bahwa indikator keberhasilan telah tercapai, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga. Kata Kunci : Aktivitas, Motivasi, Model Pembelajaran Make A Match This study aims to determine the increase motivation and learning activities of fifth grade science students at SDN 3 Tukadmungga the type cooperative models make a match. This research is a classroom action research conducted collaboratively with classroom teachers V. research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga consisting of 19 people. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. Data collection techniques performed through observation sheets, questionnaire administration, and documentation. The results showed an increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmungga after the holding action in the form of cooperative learning model make a match. Observations show the percentage of students with the motivation to learn science by 66.00% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 71.68% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 86.11%. While the percentage of students with learning activities science amounted to 63.78% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 66.63% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 85.79%. From these data, it is known that the indicators of success has been achieved, so that it can be concluded that cooperative learning model make a match can increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmunggakeyword : Activity, Motivation, Make A Match Model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Nila Ambarwati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group design. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pemahaman konsep dengan instrumen tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik infransial yaitu uji-t pada tarif signifikasi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 3,86 > ttabel = 2,021). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model CLIS, pemahaman konsep This study was aimed to determine the understanding differences of the Science’s concept between groups of students who followed the CLIS teaching- learning model and groups of students who followed the learning with conventional learning models at the fourth grade students of elementary schools in Cluster VI Buleleng district in the academic year 2015/2016. The samples of this study were 40 students. This research is a quasi-experimental with post-test only controls group design. The data of science understanding concepts were collected by using the concept comprehension test with multiple-choice test instruments. The data were analyzed by using descriptive and statistical inferential analysis with t-test at 5% significance rates. The results of this study indicated that there are significant differences of science understanding concepts among the group of students who followed the Children Learning In Science (CLIS) learning model with students who followed the learning with conventional learning model (t = 3.86> t table = 2.021). From the results, it can be concluded that the CLIS learning model affected students' understanding of science concepts at fourth grade students of elementary school in Cluster VI Buleleng district in academic year 2015/2016.keyword : CLIS model, concept understanding
Pengaruh Model Pembelajaran Metakognitif dan Penilaian Diri Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Gugus VIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 ., I Wayan Irwan Eka Wardana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeruh yang signifikan model pembelajaran metakognitif terhadap hasil belajar matematika, untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penilaian diri terhadap hasil belajar dalam pelajaran matematika, dan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran metakognitif dan penilaian diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN di gugus VIII kecamatan Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus VIII Kecamatan Buleleng pada semester genap Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Paket Agung dan siswa kelas V SDN 2 Paket Agung tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 86 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Data mengenai hasil belajar Matematika kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian dan angket penilaian diri satu. Tes hasil belajar Matematika di berikan pada saat post-test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan teknik statistik Anava Dua Jalur.Berdasarkan hasil analisis statistik Anava dua jalur diketahui terdapat pengaruh yang signifika model pembelajaran Metakognitif terhadap hasil belajar Matematika siswa( FHitung = 6,235>Ftabel (0,05)(1:168)=3,92), terdapat pengaruh yang signifikan penilaian diri terhadap hasil belajar Matematika siswa (FHitung = 44,64 > FTabel (0,05)(1:168)=3,92), dan terdapat pengaruh yang signifikan interaksi Model pembelajaran Metakognitif dan penilaian diri terhadap hasil belajar matematika siswa (FHitung= 148,75 >FTabel (0,05)(1:168)=3,92). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran metakognitif dan penilaian diri sangat berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN di gugus VIII kecamatan Buleleng.Kata Kunci : metakognitif, penilaian diri, hasil belajar This study aims to determine efek significant learning model metacognitive the learning outcomes of mathematics, to find a significant effect of self-assessment on learning outcomes in math, and to determine the effect of significant learning model metacognitive and self-assessment of the results of students' mathematics learning class V SDN in cluster VIII districts Buleleng. Type this study is quasi-experimental research. The population in the study were all fifth grade students from elementary schools in Cluster VIII District of Buleleng in the second semester of the 2015/2016 Academic Year. Samples were students of class V SDN 1 Package General and fifth grade students of SDN 2 General Package 2015/2016 school year as many as 86 people by using random sampling techniques. Data on the results of study Mathematics experimental group or the control group were collected using test descriptions and self-assessment questionnaire one. Mathematics achievement test given at the time of post-test in writing. The data were then analyzed with statistical techniques Anava Two way. based on the statistical analysis Anava two away pathways known to have influence signifika Metacognitive learning model for learning outcomes Mathematics students (F test = 6.235> F table (0.05) (1: 168) = 3.92), a significant difference to the learning outcomes of self-assessment of Mathematics students (of F = 44.64> F table (0.05) (1: 168) = 3.92), and there is a significant effect of interaction and learning model Metacognitive self-assessment of the results of students' mathematics learning (F count = 148.75> F table (0.05) (1: 168) = 3.92). It can be concluded that the learning model metacognitive learning and self-assessment heavily influence the students' mathematics learning in class V SDN group VIII Buleleng districts.keyword : metacognitive, self-assessment, learning outcomes
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Sang Gede Angga Wiguna; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7776

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa siswa kelas V SD N 8 Banyuning setelah diterapkan pembelajaran berbasis otak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah sebanyak 5 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pelajaran matematika kelas V SD N 8 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang ditunjukan dari nilai rata-rata sebesar 81,34 dan ketuntasan klasikal sebesar 84,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran matematika di kelas V SD N 8 Banyuning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, kemampuan pemecahan masalah matematika The purpose of this study is to determine the increase in mathematics problem solving ability of students in class V SD N 8 Banyuning after application of brain-based learning. This research is a classroom action research. The subjects were students in class V SD N 8 Banyuning, totaling 26 people. Learning outcomes data collected by the problem-solving test instruments as much as 5 grains. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study with the application of brain-based learning in math class V SD N 8 Banyuning showed that an increase in student mathematics problem solving ability is shown from the average value of 81.34 and classical completeness of 84.6%. Based on these results we can conclude that the application of brain-based learning in mathematics learning in class V SD N 8 Banyuning can enhance problem solving abilitieskeyword : brain-based learning, mathematical problem solving abilities
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Sang Gede Angga Wiguna; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7777

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa siswa kelas V SD N 8 Banyuning setelah diterapkan pembelajaran berbasis otak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SD N 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah sebanyak 5 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pelajaran matematika kelas V SD N 8 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang ditunjukan dari nilai rata-rata sebesar 81,34 dan ketuntasan klasikal sebesar 84,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran matematika di kelas V SD N 8 Banyuning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, kemampuan pemecahan masalah matematika The purpose of this study is to determine the increase in mathematics problem solving ability of students in class V SD N 8 Banyuning after application of brain-based learning. This research is a classroom action research. The subjects were students in class V SD N 8 Banyuning, totaling 26 people. Learning outcomes data collected by the problem-solving test instruments as much as 5 grains. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study with the application of brain-based learning in math class V SD N 8 Banyuning showed that an increase in student mathematics problem solving ability is shown from the average value of 81.34 and classical completeness of 84.6%. Based on these results we can conclude that the application of brain-based learning in mathematics learning in class V SD N 8 Banyuning can enhance problem solving abilitieskeyword : brain-based learning, mathematical problem solving abilities

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue