cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa Kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 ., Gusti Ayu Manika Diantari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensioanal pada siswa kelas V di gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 456 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 18 Padangsambian dengan jumlah siswa 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 17 Padangsambian dengan jumalah siswa 38 orang sebagai kelompok kontrol.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung = 4,07 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk=74 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung= 4,07 > ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian maka H_o ditolak dan H_a diterima. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil nilai rerata kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelompok eksperimen lebih besar dari pada rerata kelompok kontrol yaitu 82,24 >75,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : snowball throwing, audio visual, matematika This study aims to find the significant differences between Mathematics learning competence to student used Snowball Throwing learning methods assisted by visual audio with groups of students that taught used conventional learning on fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster year 2016/2017. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai which amounts to 456 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this study is fifth-A grade students in SDN 18 Padangsambian as numbered 38 students as a experimental group and fifth grade students in SDN 17 Padangsambian as numbered 38 students as a control group. The data obtained were analyze using T-test. The results of that analysis shows that there are some significant differences through Mathematics learning competence between groups of students who learned used Snowball Throwing learning method assisted by visual audio and conventional learning of fifth grade students in I Gusti Ngurah Rai's cluster, year 2016-2017. Based on the analysis results, it was obtained thitung = 4,07 while in significant level is 5% and dk = 74 obtained ttable = 2,000 , thus thitung = 4,07> ttable = 2,000 Based on the test criteria, so that, the Ho was rejected and the Ha was accepted. That case will be proven by the average results Mathematics competence learning by experimental group of students is bigger than average control group that is 82,24>75,66. Thus, the conclusion is the application of Snowball Throwing learning method assisted by visual audio is influence with Mathematics learning competence in fifth grade students, I Gusti Ngurah Rai cluster year 2016/2017keyword : snowball throwing, audio visual, mathematics
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gede Bagus Angga Pradnyana; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 331 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretest untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai posttest kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai thitung 3,94 > ttabel 2,00 pada taraf signifikan 5% dengan dk 62 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kompentesi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Selain itu, berdasarkan analisis dengan statistik deskriptif diperoleh hasil nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS kelas eksperimen 77,95 > kelas kontrol 70,82. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning, multimedia, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the significant differences in the competence of IPS knowledge of students who were taught using a model of Problem Based Learning assisted multimedia with students who were taught using conventional learning. This research type is quasi experiment with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all fourth graders at SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur year lesson 2016/2017 which amounted to 331 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique by first drawing the class then the result of the draw was given pretest to determine equality. After the equivalent on the basis of the t-test, a draw was made to determine the experimental and control class. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Posttest value data of IPS knowledge competence were analyzed using t test. Based on the results of hypothesis testing with t test, obtained tcount 3.94> ttable 2.00 at 5% significant level with dk 62 then H0 rejected and Ha accepted. This shows that there is a significant difference of IPS knowledge competence between students who are taught through Multimedia-based Problem Based Learning model with students who are taught by conventional learning in fourth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. In addition, based on the analysis with descriptive statistics obtained the average score of knowledge competence level of experimental class IPS 77.95> control class 70.82. Thus, it can be concluded that the application of Problem Based Learning model of multimedia assisted on the knowledge competence of IPS students of fourth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning, multimedia, IPS knowledge competence.
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (STARTER EXPERIMENT APPROACH) BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Putu Andi Saputra; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 95 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, pada teknik ini yang dirandom adalah kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik undian. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 23 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Bukti yang berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 22,56, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 15,85 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thit = 5,545 dan ttab = 2,019 (thit > ttab). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di sekolah dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan starter eksperimen , berbantuan video, hasil belajar ipa This research aimed to know the significant differences in science learning outcomes between groups of students who were taught by Starter Experiment Approach video-assisted and they who was taught by conventional learning in grade V Elementary School Cluster I Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017. The type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V SD Gugus I District Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017, the total students are 95 people. Sampling technique in this research using random sampling technique, in this technique the random is a class. The sample selection was done by drawing technique. The sample in this research is class V SD Negeri 2 Bukti which amounts to 23 students and students of class V SD Negeri 1 Bukti which amounted to 20 students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The result of data analysis is (1) the result of science learning of the experimental group is high criterion with the average (M) 22,56, (2) the result of science learning of control group classified by medium criterion with average (M) 15, 85 and (3) t test results show that thit = 5.545 and ttab = 2.019 (thit > ttab). Thus, it can be concluded that there are significant differences in Science (IPA) learning outcomes between the groups of students who followed the learning using the Starter Experiment Approach with video-assisted and those who followed the learning by using conventional learning approaches in grade V students in primary school Gugus I Kecamatan Kubutambahan Buleleng Regency in Academic Year 2016/2017.keyword : experimental starter approach, video-assisted, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERFASILITAS MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ketut Depi Jayanti; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11043

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah siswa kurang antusias dalam menerima pembelajaran karena didominasi hanya kegiatan ceramah, diskusi dan penugasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana dan siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA. Dari hasil analisis uji-t dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 8,15 > 2,00 dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana adalah 24,28 (kategori sangat tinggi) dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 14 (kategori sedang). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana dan siswa kelas V yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Dengan demikian, pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran snowball throwing berfasilitas media sederhana berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Hasil belajar, media, snowball throwing Problems found in this study are students are less enthusiastic in accepting learning because it is dominated only lecture activities, discussions and assignments. This study aims to determine the significant difference of science learning outcomes among fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities and fifth graders learning to follow the conventional learning model of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. This research is a quasi experiment research with research design used post-test only control group design. The population of this research is fifth graders of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. The data collected is the result of science learning. From the results of t-test analysis with thitung greater than ttabel is 8.15> 2.00 and the average score of science learning outcomes of fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities was 24.28 (category of very high) and the average score of science learning outcomes of fifth graders who learn to follow the conventional learning model was 14 (category of being). So, it can be concluded that there is a significant difference of science learning outcomes between fifth graders who learn to follow the learning model of snowball throwing with simple media facilities and fifth graders learning to follow the conventional learning model of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict. Thus, the learning by using the model of snowball throwing learning with simple media facilities has a positive effect on the learning outcomes of science students of academic year 2016/2017 in elementary school cluster I kubutambahan subdistrict.keyword : learning outcomes, media, snowball throwing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Purnami Apriani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita dan kelompok siswa yang tidak menggunakan model Snowball Throwing berbantuan masalah realita pada siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Blahbatuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V SD Negeri 3 Pering dan SD Negeri 5 Pering. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar, diperoleh thitung sebesar 3,636 Sedangkan, ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung> ttabel). Dilihat dari hasil perolehan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 24,77 lebih besar dari rata-rata hasil belajar kelompok kontrol yaitu 14,69. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan masalah realita, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Kata Kunci : Snowball Throwing, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences the result of learning between groups of students who followed the learning by using Snowball Throwing learning-assisted reality problem and groups of students which is did not used the model of Snowball Throwing-assisted reality problem of students in grade V Elementary School, Gugus V Blahbatuh district, in the year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is the students in the grade V Elementary School, Blahbatuh district. The sampling technique used is random sampling. The school that became the sample of this research are SDN 3 Pering and SDN 5 Pering in the grade V. The results of the study are collect by using multiple choices or objective. The data obtained were analyzed by suing descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. Based on the result of data analysis, the learning result is obtaining t-count of 3.636, while t-tabel obtained of 1.68 and 5% in the significant level. It means, t-count is bigger than t-tabel (t-count>t-tabel). It seen from the result of average acquisition of the learning of the experimental is 24.77, it is bigger from the result of the learning of the groups is 14.69. it can be concluded that the learning model of Snowball Throwing-assisted of reality problem has a positive effect of the result on student learning. This research can be used for references for other researchers in conducting further research about Snowball Throwing in conducting further research about Snowball Throwing learning model assisted by reality problem. So, other researcher has a contribution knowledge to the development of education. keyword : snowball throwing, learning outcomes of social.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Made Trisna Susanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inside outside circle berbasis lingkungan dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 235 orang. Sampel penelitian yaitu kelas V SD Negeri 1 Baluk dan kelas V SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(7,52) > ttab(2,00), sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa eksperimen (80,86) >kontrol (48), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran IOC berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Negara tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar IPA, inside outside circle, lingkungan This study aimed to know whether there the difference of science learning outcomes between students who are learn through inside outside circle learning model environment based and students who are learn through conventional learning models in grade V of Primary Schools Cluster Five Negara District, Academic Year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent posttest-only control group design. The population of this study is all students of class V in Cluster Five Negara District Academic Year 2016/2017 which consists to 235 students. The samples of this research were V grade students in SD Negeri 1 Baluk and V grade students in SD Negeri 2 Banyubiru. Sampel determined with random sampling technique. Data were collected by multiple choice test instruments and analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the data analysis, it found that tcount (7,52)> ttab (2.00). So that, it can be said that there are differences learning aoutcomes between groups of students wo are taught by IOC learning model environment based and students who are taught by conventional learning model. From the average count, it is known that experiments(80,86) > control(48). This mean the implementation of IOC learning model environment based influence on Science learning outcomes of student of grade V in Cluster Five Negara District.keyword : science learn outcomes, inside outside circle learning model, environment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., I Made Nugraha Wicaksana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, 2). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa antara yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, dan 3). Interaksi yang signifikan model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara. Dalam menentukan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan tes uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (FA = 40,39 > Ftabel(α = 0,05;1;62))=4,00). 2). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang memiliki motivasi tinggi dengan yang memiliki motivasi rendah (FB = 37,54 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00), 3). Terdapat interaksi antara model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika (FAB = 145,66 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model open ended, media audio visual, motivasi, kompetensi pengetahuan matematika This research to purpose for knowing: 1). A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between a groups of students who are taught through conventional learning for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 2) A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between the students who have high motivation and low motivation for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 3) A significant interaction on open ended learning model with the aid of audio visual media and motivation the competence of Mathematic knowledge for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. The population in this study were are of all students grade forth SD Gugus II Kuta Utara. To determine the sample using random sampling technique. The instrument that used are questionnaire and essay test. The results of this reserach are: 1) there are a significant differencess in the competence of mathematic knowledge between those learned through open ended learning model with helped audio visual media which is learned through the learning of conventional (FA = 40.39 > Ftable (α = 0.05; 1; 62)) = 4.00). 2) there are a sginificance differencess in the competence of mathematic knowledge of the students who have high motivation and who have low motivation (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). 3) there are an interaction between the open ended learning model with helped of audio visual media with the motivation to competence of mathematic knowledge (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). Based on this findings, it can be concluded there is influence of open ended learning with helped of audio visual media and motivation to the competence of mathematic knowledge for students grade forth SD Gugus II Kuta Utara years study 2016/2017keyword : open ended model, audio visual media, motivation, math knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Made Widya Paramita; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran think pair share dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester II Gugus I Airlangga Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus I Airlangga Kecamatan Mendoyo dengan jumlah seluruh siswa kelas V adalah 183 siswa. Melalui teknik random sampling ditetapkan sampel pada penelitian adalah kelas V di SD Negeri 1 Mendoyo Dangin Tukad sebagai kelompok eksperimen dan kelas V di SD Negeri 2 Pohsanten sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran think pair share dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari kelompok eksperimen (23,65) > kelompok kontrol (19,86). Hasil perhitungan pada uji-t, thitung (3,68) > ttabel (2,010), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, model pembelajaran think pair share berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V.Kata Kunci : hasil belajar, IPS, think pair share This study aimed at determining the significant differences in IPS learning outcomes between groups of students who were taught by using the model of think pair share and group of students who were taught by using conventional learning model in V grade students Semester II Airlangga Group I Mendoyo District, Jembrana District Lesson Year 2016 / 2017. This research is a quasi experiment research. The population in this study is the students of V grade SD Gugus I Airlangga Mendoyo District with the total number of students of class V is 183 students. Through the random sampling technique, the sample was determined in the research was class V in SD Negeri 1 Mendoyo Dangin Tukad as experimental group and class V in SD Negeri 2 Pohsanten as control group. The instrument used in this study is the test of learning outcomes. The data obtained were analyzed in two stages, namely by descriptive analysis and inferential analysis (t-test). The results of this study indicate that there are significant differences in students IPS learning outcomes between groups of students who were taught by using the think pair share model and the group of students who were taught using conventional learning model. This is shown from the experimental group (23,65)> control group (19,86). The calculation results on t-test, tcount (3.68)> table (2.010), so H0 is rejected and H1 accepted. Thus, the learning model of think pair share has an effect on the learning result of IPS student of class V.keyword : learning outcomes, IPS, think pair share
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Made Rai Widhiana Aptinata; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model discovery learning berbantuan LKS dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus II Mengwi tahun pelajaraan 2016/2017 yang berjumlah 126 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Munggu dengan jumlah 35 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Tumbak Bayuh dengan jumlah 33 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai hasil belajar IPS yang dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 5,983 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 5,983 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kreteria pengujian, maka ho ditolak dan ha diterima. Adapun nilai rata - rata hasil belajar IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbantuan LKS adalah 79,23, sedangkan sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,12. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus II Mengwi tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model discovery learning berbantuan LKS, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPS This study aims to know the significant differences between groups of students who are taught through LKS assisted discovery learning model with the group of students that is taught through conventional learning in grade V students SD Pengugusan II Mengwi Academic year 2016/2017. This research is a quasi experimental research with the research design used nonequivalent control group design. The population in this study is all students of class V in elementary school Pengu 2 nd class year 2016/2017 pelajaraan which amounted to 126 people. Determination of the sample is done by random sampling technique which is first done equality test on every member of population. The sample in this study is the students of grade V SD No. 1 Munggu with 35 students as experimental group and students of grade V SD No. 2 Tumbak Bayuh with 33 students as control group. Data collection method in this research is test method. The data collected in the form of IPS learning result score which is analyzed by t-test. The result of data analysis obtained tcount = 5,983 while at 5% significance level and dk = 66 obtained ttable value = 2.000 so thitung = 5,983> ttable = 2,000. Based on the test criteria, ho is rejected and ha accepted. The mean score of IPS learning outcomes in the group that was studied with LKS assisted discovery learning model was 79.23, while in the group taught by conventional learning was 77.12. Thus, it can be concluded that there is influence of discovery learning model of LKS assisted to the learning result of IPS student of class V SD Gugus II Mengwi academic year 2016/2017.keyword : LKS assisted discovery learning model, conventional learning, IPS learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERMEDIAKAN AUDIOTERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Ketut Ratna Kusuma Dewi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran talking stick bermediakan audio dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 163 orang siswa. Sampel pada penelitian ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebanyak 40 orang siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan terpilih sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan instrumen yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data hasil belajar IPA yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick bermediakan audio dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 4,33 dan nilai ttab sebesar 2,02, dengan demikian maka thitung>ttab. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick bermediakan audio berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Saran yang disampaikan berdasarkan penelitian ini antara lain, (1) siswa harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, (2) guru inovatif dalam pemilihan model pembelajaran dan media pembelajaran, dan (3) peneliti lain harus sungguh-sungguh, objektif, terbuka, dan jujur dalam melakukan penelitian.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media audia, hasil belajar. This research aimed to find out the difference of natural science’s learning result between the 4th grade students taught by talking stick learning model aided by audio and the 4th grade students taught by conventional learning model. The research design used in this research was post-test only control group design. The population of this research was 163 4th grade elementary school students in cluster IV of Sawan district in academic year 2016/2017. The sample of this research was randomly selected by using simple random sampling technique. 40 4th grade elementary school students in cluster IV of Sawan district were selected as the sample of this research. The data of natural science learning result was collected by using objective test instrument in the form of multiple choices test. The data collected was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics by t-test technique. The research result indicated that there is a significant difference of natural science learning result between the 4th grade students taught by Talking Stick learning model aided by audio and the 4th grade students taught by conventional learning model with the value of t-hitung 4.33> ttab 2.02, thus t-hitung >t-tab. Based on this finding, it can be concluded that talking stick learning model aided by audio affected positively towards the improvement of 4th grade students’ learning result in natural science in cluster IV of Sawan district academic year 2016/2017. Some suggestions were presented namely: 1. Students must actively participate in learning, 2. Teachers should be innovative in selecting learning model and learning media, and 3. other researchers should do the research earnestly, honestly and objectively.keyword : talking stick learning model, audio media, learning result

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue