cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MELALUI KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Made Pitria Mulia Sari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik pada siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017. Pada penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017, yang berjumlah 182 siswa. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan prates menggunakan teknik matching. Data hasil belajar matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data dengan uji-t diperoleh thitung = 4,249 dan pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 31+31-2 = 60, diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan thitung = 4,249 > ttabel(α=0,05, 60) = 2,000. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017. Adapun nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelompok eksperimen yaitu X ̅ = 83,02 dan pada kelompok kontrol yaitu X ̅ = 75,16. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui X ̅ = 83,02 > X ̅ = 75,16. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Contextual Teaching and Learning, Kompetensi Pedagogik, Hasil Belajar Matematika. This study aims to determine the effect of mathematics learning outcomes of students who dibelajarkan with Contextual Teaching and Learning Model Through Pedagogic Competence and students who are not dibelajarkan with Contextual Teaching and Learning Model Through Pedagogic Competence in the students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017. In this research, the research design used is the design of quasi experimental (Quasi Experimental Design). The population of this study is the students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017, which amounted to 182 students. Sampling used is random sampling, equality test by giving prates using matching technique. Mathematics learning result data was collected using learning result test in the form of objective test of usual double choice form, then the data was analyzed by t-test. Result of data analysis with t-test obtained t calculation = 4,249 and at 5% significance level with degree of freedom (dk) = 31 + 31-2 = 60, obtained ttable price = 2,000. So it can be said thitung = 4,249> ttable (α = 0,05, 60) = 2,000. Then Ho is rejected and Ha accepted. This means that there are significant differences in Contextual Teaching and Learning model through Pedagogic Competence on the result of learning mathematics of V grade students of SD Gugus 2 Kuta of academic year 2016/2017. The mean score of students' mathematics learning outcomes in the experimental group is X ̅ = 83.02 and in the control group that is X ̅ = 75,16. Based on the result of research can be known X ̅ = 83,02> X ̅ = 75,16. Thus, it can be concluded that the model of Contextual Teaching and Learning Through Pedagogic Competence affect the results of learning mathematics of students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017.keyword : Contextual Teaching and Learning Model, Pedagogic Competency, Mathematics Learning Outcomes.
PENGARUH METODE HYPNOTEACHING BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV ., Dewa Ayu Diah Lestari Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan metode Hypnoteaching berbantuan permainan tradisional dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 265 orang.Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random samplingdengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretes untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali dan diperoleh Kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IV SD Negeri 14 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai post-tes kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81,43 dan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok kontrol yaitu 74,06. Diperoleh thitung yaitu 4,60, kemudian dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk 44+41-2= 83 diperoleh ttabel 1,99. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai thitung> ttabel yaitu 3,59>1,99 pada taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan metode Hypnoteaching berbantuan Permainan Tradisional terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hypnoteaching, permainan tradisioal, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the difference in mastery of IPS competence of students who were taught using traditional game-assisted Hypnoteaching method with students who were taught using conventional learning. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all fourth graders in SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat Lesson Year 2016/2017 which amounted to 265 people. The sample in this research is done by random sampling technique by first drawing class then result of drawing given pretes to determine equality. After the equivalent on the basis of t-test carried out the draw back and obtained Class IV SD Negeri 13 Dauh Puri as experimental group and Class IV SD Negeri 14 Dauh Puri as a control group. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Data of post-test score of IPS knowledge competence were analyzed using t test. The results obtained showed that the average competence of IPS knowledge in the experimental group is 81.43 and the average mastery of IPS knowledge competence in the control group is 74.06. Obtained tcount is 4.60, then compared with ttable at 5% significance level and dk 44 + 41-2 = 83 obtained ttabel 1.99. Based on hypothesis test result with t test, tcount> ttable is 3.59> 1.99 at 5% significance level then H0 is rejected and Ha accepted. It can be concluded that there is a significant influence between students who were taught by Traditional Game-assisted Hypnoteaching method to the IPS knowledge competency of fourth grade students of SD Gugus II Teuku Umar West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : Hypnoteaching, traditional game, knowledge competence social studies
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V SD ., Ida Ayu Putu Candrika Riantari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbantuan media lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Negeri Gugus II Teuku Umar Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017 pada tema 9 Lingkungan Sahabat Kita. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Pupolasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V. Sampel penelitian diperoleh dengan cara random sampling dan diperoleh Kelas V SD Negeri 13 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen dan Kelas V SD Negeri 10 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode tes. Data yang dikumpulkan adalah data kompetensi pengetahuan IPA dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok eksperimen yaitu 82,08 dan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok kontrol yaitu 71,80. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah uji t, diperoleh t hitung yaitu 4,60. t hitung tersebut dibandingkan dengan t tabel pada taraf signifikansi 5% dan dk 48+50-2 = 96 diperoleh t tabel 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian, diperoleh t hitung > t tabel yaitu 4,60 > 2,00, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbantuan media lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model discovery learning, media lingkungan, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the difference between science knowledge competence between groups of students who that is taugh using discovery learning model assisted environmental media and groups of students who were taught by conventional learning in class V SD Negeri Gugus II Teuku Umar West Denpasar District Lesson Year 2016/2017 on theme 9 The Environment of Our Friends. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. Pupolasi in this study were all students of class V. The sample was obtained by random sampling and obtained Class V SD Negeri 13 Dauh Puri as experimental group and Class V SD Negeri 10 Dauh Puri as a control group. The method used in this study using the test method. The data collected is data of science knowledge competence and analyzed by t test. The results obtained showed that the average knowledge competence of science in the experimental group is 82.08 and the average mastery of science knowledge competence in the control group is 71.80. The analysis used to test the hypothesis in this study is t test, obtained t arithmetic that is 4.60. T arithmetic compared with t table at 5% significance level and dk 48 + 50-2 = 96 obtained t table 2.00. Based on the test criteria, obtained t count> t table that is 4.60> 2.00, then Ho is rejected and Ha accepted. So it can be concluded that there is a significant difference science knowledge competence between groups of students who that is taugh using discovery learning model assisted environmental media and groups of students who that is taugh using conventional learning.keyword : discovery learning model, environmental media, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIAPERMAINAN TTS TERHADAP KOMPETENSIPENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V GUGUS I DALUNG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Dw Ayu Putri Suryani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Make A Match berbantuan media permainan TTS (Teka Teki Silang) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Dalung. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasy exsperiment) dengan menggunakan rancangan penelitian penelitian non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Dalung dengan jumlah populasi 388 siswa. Sampel dalam penelitan ini berjumlah 76 orang siswa yaitu 42 orang siswa kelas Va SD Negeri 1 Dalung sebagai kelompok eksperimen dan 34 orang siswa kelas Vb SD Negeri 2 Dalung sebagai kelompok kontrol. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir tes yang telah divalidasi kemudian dianalisis menggunkan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (83,83 > 79,73). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 42 + 34 – 2 = 7) dan pada taraf signifikan 5% diperoleh (2,333 > 2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran model pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Permainan Tts dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Dalung Kata Kunci : Kata-kata kunci: Make A Match, media TTS , Kompetensi Pengetahuan IPS. This study aimed to know the significant difference of IPS knowledge competence between the students group that was taught through the learning model of Make A Match with the help of TTS (Teka Teki Silang) game media with group of students that was taught through conventional learning in grade V SD Gugus I Dalung. This type of research is a quasy exsperiment using non-equivalent control group design research design. The population of this study is all students of grade V SD Gugus I Dalung with a population of 388 students. The sample in this research is 76 students ie 42 students of grade Va SD Negeri 1 Dalung as experiment group and 34 students of grade Vb SD Negeri 2 Dalung as control group. Determination of the sample in this study using random sampling technique. The IPS knowledge competence data was collected with an ordinary multiple choice selection instrument of 30 tested validated grains then analyzed using t-test. The results showed that the experimental group average is higher than the control group average (83.83> 79.73). Based on the result of t-test analysis with degrees of freedom (dk = 42 + 34 - 2 = 7) and at 5% significant level obtained (2,333> 2,000) then Ho is rejected and Ha accepted. Thus it can be concluded that there is a significant difference in the competence of IPS knowledge between the groups of students who are taught through the model of learning model of Make A Match Assisted Media Game Tts with groups of students who are taught through conventional learning in grade V students SD Gugus I Dalung keyword : Keywords: Make A Match, TTS media, IPS Knowledge Competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) BERBASIS PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Dimas Mantara; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan di kelas V SD Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017 dengan menggunakan desain posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 23 orang siswa kelas V SD Negeri Abuan sebagai kelompok eksperimen dan 23 orang siswa SD Negeri Katung sebagai kelompok kontrol dan ditentukan dengan menggunakan teknik sistem simple random sampling. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data pemahaman konsep IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan metode test dengn instrument tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Bahwa sebaran data pada kelompok kontrol merupakan juling positif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung rendah. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (20,78) < Me (20,88) < M (21,02). Sedangkan pemahaman konsep IPA Siswa Kelompok Eksperimen menunjukkan bahwa sebaran data pada kelompok eksperimen merupakan juling negatif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (26,35) > Me (25,72) > M (25,03). Model pembelajaran SRL berbasis pendayagunaan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA yang signifikan, antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model self regulated learning berbasis pendayagunaan lingkungan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SRL, lingkungan, pemahaman konsep IPA. This study aims to: (1) find out the description of understanding the concept of science in the group of students that is taught by the conventional learning model, (2) to know the description of understanding of science concept in the group of students which is taught by the learning model of SRL, and (3) to know the significant difference Understanding of science concept of students between groups of students who were taught by the model of learning of SRL with groups of students who were taught by conventional model. This type of research is a quasi-experimental research and conducted in class V SD Gugus III Kintamani sub-district of 2016/2017 by using posttest only control group design. The sample of this research are 23 students of Grade V of SD Negeri Abuan as experiment group and 23 students of SD Negeri Katung as control group and determined by using simple random sampling system. In this study the data collected is the data understanding of the concept of IPA and collected by using test methods with objective test instruments. The data obtained were analyzed in two stages, namely descriptive statistical analysis and statistical infrensial (t-test). The results of this study can be concluded: That the distribution of data in the control group is positive squint, which means that most of the score tends to be low. This can be proven from the value of Mo (20.78) M (25,03). The use of environment-based SRL based learning model influences the understanding of significant IPA concepts, between groups of students who are learning by using self-regulated learning model based on environmental empowerment with groups of students learning to use conventional learning modelkeyword : SRL, environment, understanding the concept of IPA.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS LETDA MADE PUTRA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Dewa Gede Widiatmika; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11786

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning berbantuan media audio visual dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Letda Made Putra 2016/2017 yang berjumlah 528 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretes untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali dan diperoleh Kelas IV SD Negeri 23 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IV SD Negeri 18 Dangin Puri sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai post-tes kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok eksperimen yaitu 76,00 dan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok control yaitu 70,06. Diperoleh t hitung yaitu 3,86 kemudian dan dibandingkan dengan t tabel pada taraf signifikansi 5% dandk 35+31-2= 64 diperoleh t tabel 2,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbantuan media audio visual siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra 2016/2017. Kata Kunci : Kata Kunci :Discovery Learning , Audio Visual, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the difference in mastery of IPS competence of students who are taught using a model of discovery learning audio visual aided with the learned using conventional learning. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. The population in this study is all the fourth grade students in SD Gugus Letda Made Putra 2016/2017 which amounted to 528 people. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique by first drawing the class then the result of the drawing is given pretes to determine equality. After the equivalent based on the t test conducted the draw back and obtained Class IV SD Negeri 23 Dangin Puri as experimental group and Class IV SD Negeri 18 Dangin Puri as a control group. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Data of post-test score of IPS knowledge competence were analyzed using t test. The results obtained showed that the average competence of IPS knowledge in the experimental group is 76.00 and the average mastery of IPS knowledge competence in the control group is 70.06. Obtained t count is 3.86 then and compared with t table at significance level 5% dandk 35 + 31-2 = 64 obtained t table 2,000. Thus, it can be concluded that there is a significant influence of IPS knowledge competence between students who are taught with the model of discovery learning audio visual media assisted by fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra 2016/2017.keyword : Keywords: Discovery Learning, Audio Visual, IPS knowledge competence.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA ., I Putu Adi Kasuma; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 5 Pedungan yang dibelajarkan dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 5 Pedungan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu (quasy experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 5 Pedungan dengan jumlah anggota populasi sebanyak 112 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling, dan di tetapkan 74 siswa menjadi sampel penelitian. Data hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh dari test pilihan ganda yang dilakukan di akhir penelitian. Selanjutnya data diolah menggunakan analisis statistik deskriptif (uji t). Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk = 72 diperoleh ttabel = 2.00, bersadarkan hasil pengujian yang dilakukan thitung = 5.36 > ttabel = 2.00, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning dan siswa yang di belajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar bahasa indonesia siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (74.47 > 65.05). Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching And Learning berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa indonesia siswa kelas V SDN 5 Pedungan.Kata Kunci : pendekatan contextual teaching and learning, hasil belajar bahasa indonesia This study aims to find out the significant differences in learning outcomes of Indonesian V grade 5 SDN 5 Pedungan students with Contextual Teaching And Learning Approach and learning outcomes of Indonesian V grade 5 SDN 5 Pedungan students who were taught by conventional learning. This type of research is experimental research with quasi experimental design (quasy experiment). The population in this study is all students of grade 5 SDN 5 Pedungan with a total population of 112 students. Sampling technique in this research using Random Sampling technique, and in the set 74 students to study sample. Data of learning result of Indonesian obtained from multiple choice test done at end of research. Further data is processed using descriptive statistical analysis (t test). Based on the significant level of 5% and dk = 72 obtained ttable = 2.00, the test results are made thitung = 5.36> ttable = 2.00, then H0 rejected and Ha accepted. Thus there are significant differences in the results of learning Indonesian class V students who follow the learning by using Contextual Teaching And Learning approach and students are taught using conventional learning. Average learning outcomes of Indonesian students are taught by Contextual Teaching And Learning approach and students are taught by conventional learning (74.47> 65.05). Based on the test results can be concluded that the Contextual Teaching And Learning approach affect the results of learning Indonesian class V students SDN 5 Pedungan.keyword : contextual teaching and learning approach, Indonesian language learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBASIS MASALAH SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V ., Ni Putu Dessy Putriani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11788

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada beberapa permasalahan: 1) Kurangnya minat siswa terlibat secara partisipatif dalam pembelajaran. 2) Pembelajaran PKn yang masih berpusat pada guru. 3) Hasil belajar PKn siswa di Gugus V Kecamatan Karangasem yang sebagian besar masih dibawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis masalah sosial dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Karangasem Tahun Pelajaran 206/2017. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Karangasem yang berjumlah 236 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V SDN 3 Pertima berjumlah 26 orang dan siswa kelas V SDN 3 Subagan berjumlah 27 orang yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil analisis statsitik deskriptif menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen adalah 20,19 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 13,81 hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen > rata-rata kelompok kontrol, selanjutnya hasil analisis statistik inferensial menunjukkan thitung = 5,55 > ttabel 2,01, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan yang menunjukkan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis masalah sosial berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : hasil belajar, masalah sosial, VCT This research is based on several problems: 1) Lack of student interest is involved in participative learning. 2) Civic learning which is still teacher-centered. 3) The results of Civics learning of grade V students Karangasem sub-district are mostly still under KKM. The purpose of this research is to know the existence of significant difference of learning result of Civics among student who follow learning with Value Clarification Technique learning model (VCT) based on social problem with conventional learning model in V grade elementary school in Gugus V Kecamatan Karangasem Lesson Year 206/2017. This research is a quasi experimental research with non-equivalent design post-test only control group design. The population of this research is all students of class V SD in Gugus V Kecamatan Karangasem which amounted to 236 people. The sample of research is the students of class V SDN 3 Pertima amounted to 26 people and students of grade V SDN 3 Subagan amounted to 27 people determined by random sampling technique. Student learning outcomes data were collected by multiple choice method. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic (test-t polled variance). The result of descriptive statistic analysis showed that the experimental group average is 20,19 and the control group average is 13,81 this means the mean of experiment group> the control group average, then the result of the inferential statistic analysis shows tct = 5,55 > Ttabel 2.01, so it can be concluded that there is a significant difference that shows the learning model Value Clarification Technique (VCT) based on social problems have a positive effect on the results of learning Civics students of grade V SD in Gugus V Kecamatan Karangasem Lesson 2016/2017.keyword : learning outcomes, social problems, VCT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS UNTUNG SURAPATI KECAMATAN DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Gede Widnyana; ., Drs. I Wayan Sujana, S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran role playing berbasis Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rencangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 540 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 6 Sumerta berjumlah 39 siswa sebagai kelompok yang dibelajarankan dengan model pembelajaran role playing berbasis Tri Hita Karana dan siswa kelas IV SDN 11 Sumerta berjumlah 38 orang siswa sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat pilihan jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 8,315 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 75. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran role playing berbasis Tri Hita Karana adalah X = 84,31, sedangkan pada kelompok yang dibelajarankan dengan pembelajaran konvensional adalah X = 69,11. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran role playing berbasis Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Kecamatan Denpasara Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : role playing, Tri Hita Karana, kompetensi pengetahuan IPS This research aims to determine the significant differences in the competence of IPS group knowledge of students who are taught by role playing learning model based on Tri Hita Karana with groups of students who are taught through conventional learning in fourth grade students of SD Gugus Untung Surapati, East Denpasar Sub District, in academic Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this research is all of fourth graders of SD Untung Surapati Sub-District, East Denpasar, which total 540 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this research is the fourth grade students of SDN 6 Sumerta amounting to 39 students as the group which is recommended with the role playing model based on Tri Hita Karana and the fourth grade students of SDN 11 Sumerta are 38 students as control group with conventional learning. The data collection is done by using the test method in the form of the usual double choice objective test with four answers. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The result of data analysis is tvalue = 8,315> ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 75. Based on test criteria, H0 is rejected. The average score of IPS knowledge competence in the group that was studied with the role playing model based on Tri Hita Karana was X = 84,31, while in the group recommended with conventional learning was X = 69,11. Based on the result of this research, it can be concluded that there is influence of role playing model based on Tri Hita Karana on the competence of IPS knowledge of fourth grade students of SD Untung Surapati Unit, Denpasara Timur Sub District, Lesson Year 2016/2017.ti Unit, Denpasara Timur Sub District, Lesson Year 2016/2017.keyword : role playing, Tri Hita Karana, IPS knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS V ., Ni Putu Suandewi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis enelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di SD Mutiara. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota populasi, yaitu kelas Va dan kelas Vb yang berjumlah 66 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan oleh perhitungan thitung = 4,68 > ttabel = 1,980. Rata-rataskor kelompok eksperimen adalah 22,63 lebih tinggi dari pada rata-rata kelompok kontrol 19,09. Dengan demikian, pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD tahun pelajaran 2015/2016 di SD Mutiara.Kata Kunci : Nature Of Science, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who are taught with taught with the theory kontruktivisme of learning NOS model by lesson study and group of students who are conventional model. This research is a quasi experiment, with post test only group desain. The population this research is studen of grade V elementary school in SD Mutiara. The sample of this researce is all members of the population, that is class Va and class Vb which is 66 students. The sample determined us sampling jenuh technique. The data collected using a double choise test. Data were analyzed using t-test. The result of research there were diffrences of science learning outocomes between the goups of students who were taught with the theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study and groups of students who were learned conventional model. This is indicated by the t-count = 4,68 > t-table= 1,980. The average score of experiment groups was 22,63 higer than in the control goups 19,09. Thus, theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study has effect on the learning outcome of IPA cass V SD sub district year 2016/2017 in SD Mutiara.keyword : Nature Of Science, learning outcomes of science

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue