cover
Contact Name
exploreit
Contact Email
informatika@yudharta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
informatika@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Explore IT : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Informatika
ISSN : 20863489     EISSN : 2549354X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Explore IT! merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Informatika Universitas Yudharta Pasuruan. Isi artikel Jurnal EXPLORE IT meliputi bidang Artificial Intellegent, AR VR, Mobile programming, Pattern Recognition, Internet of Thinks (IoT), Remote Sensing, Fuzzy Logic, Computer Network and Architecture, Network Security, Embedded system, dan aplications.
Arjuna Subject : -
Articles 116 Documents
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MAKANAN SEHAT MENGGUNAKAN METODE AHP (Analytic Hierarchy Process) Muhammad Misdram

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for foods that meet the health standards are indispensable. Every person has different nutritional adequacy standards based on weight and height of each. So to take a decision is a veryimportant in determining the decisions that must be taken to choose healthy foods.The Decision making canbe influenced by several aspects, this can affect the speed of decision making by the decision maker whendecision-making must be fast and accurate. And to seek the best decision this study using AHP method(Hierarcy Analytic Process) is a way to calculate the value of the criteria and compared with thecalculation of the likelihood of each decision taken. The objectives decision support system that is expectedto choose healthy foods can be petrified solve the problem in taking the decision to determine the criteria ofhealthy food through calories, carbohydrates, proteins, and fats.  
IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR METODE DEMPSTER-SHAFER UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT DEMAM TIFOID (Typhus Abdominalis) Resdi Hadi Prayoga

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Expert systems (expert systems) is a system that uses human knowledge, where knowledge is putinto a computer, and then used to solve problems that normally require human expertise or skill.In this case, the expert system is used to determine the type of disease stage of typhoid fever, inwhich there are several types of typhoid stage that can be experienced by anyone, because it is inthis case, systems of experts is used to help people who want to know the type of typhoid stage inthe suffering , which in this case there are four types of stages are discussed, namely incremasistage, acme stage, stage deternasi and recofalesent stage. In the application of expert systems isaided by using Depmster-Shafer. Dempster-Shafer is a mathematical theory of evidence based onbelief functions and plausible reasoning (belief functions and plausible thinking), which is used tocombine separate pieces of information (evidence) to calculate the likelihood of an event.
SISTEM INFORMASI PENGENDALI UNTUK PEMESANAN BATIK DI PERUSAHAAN BATIK SUMBERSARI PASURUAN Arief Tri Arsanto

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan Batik Tulis Sumbersari yang beralamatkan di Jl Sukowono I / 07-09 MaesanBondowoso-JawaTimur merupakan salah satu perusahaan yang telah memanfaatkan teknologikomputer. Dalam melakukan transaksi penjualan digunakan aplikasi Ms Excel dan ACDSee.  MsExcel berfungsi untuk mencatat dan mencari data batik, pemesan, pelayan, transaksi pemesanan, dantransaksi pengambilan, sedangkan ACDSee untuk mencatat dan mencari data gambar batik. Penggunaan kedua software ini tidak dapat digabungkan, sehingga dengan kinerjanya yang sendirisendiri menyebabkanfungsidarikeduaaplikasitersebutkurangmaksimal.  Berdasarkan pada permasalahan diatas maka dibuatlah SABAR (Sistem Aplikasi BatikSumbersari).  SABAR dalam bekerjanya dapat menggabungkan fungsi dari aplikasi Ms.Excell danACDSee, yaitu dapat mencatat dan mencari data batik, pemesan, pelayan, transaksi pemesanan,transaksi pengambilan, serta data gambar batik dengan mudah dan cepat.  Dalam pembuatan SABARdigunakan langkah-langkah sistematis sebagai berikut : melakukan pengamatan langsung di bagianpenjualan Perusahan Batik Sumbersari, interview, dokumentasi, perancangan, pembuatan, danpemasangan SABAR. Khusus untuk tahapan yang cukup menentukan dalam pembuatan SABAR,penulis menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dan ERD (Entity Relationship Diagram) sebagaialat bantu. Selanjutnya DFD dan ERD dijadikan landasan dalam perancangan SABAR.  Untukmembuat SABAR digunakan Bahasa Pemrograman Delphi 7.0. SABAR dapat dipakai dengan mudaholeh pengguna, ini sesuai dengan sifatnya yang user friendly.  Meskipun bersifat user friendly,alangkah baiknya apabila pengguna dari SABAR memiliki latar belakang pendidikan/keterampilankomputer.   Penerapan SABAR dapat mempermudah serta mempercepat terselesaikannya pekerjaan dibagian penjualan Perusahan Batik Sumbersari, khususnya pada proses pencatatan dan pencariandata batik dengan motifnya.  Namun, disamping terdapat sejumlah kelebihan juga terdapat nilaiminus dalam Sistem Aplikasi Batik Sumbersari.  Oleh sebab itu,  penulis mengharapkan adanya pihaklain yang bersedia untuk melengkapi kekurangan yang ada di SABAR.
DESAIN SISTEM JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAPH DAN ALGORITMA GREEDY Abdul Aziz

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Jaringan lokal merupakan network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatasdidalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitaskomunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilikLAN itu sendiri. Dalam lingkungan kerja, sekolah, atau tempat tinggal, seperti kosan misalnya, yang menggunakanbanyak komputer, dan memerlukan banyak interaksi antar komputer, misalnya untuk transfer data ataukomunikasi, dibutuhkan sebuah jaringan lokal untuk menghubungkan komputer-komputer yang ada. Sarana yang digunakan dalam menghubungkan sebagian komputer adalah LAN atau Local AreaNetwork. Jaringan LAN menggunakan kabel sebagai sarana untuk transfer data, sehingga dibutuhkanpengaturan pemasangan kabel serta penempatan pemasangan Switch untuk menghubungkan setiap kabel.Dalam pemasangan kabel dibutuhkan sebuah algoritma untuk menentukan peletakan switch yang bergunauntuk mengefisienkan panjang kabel yang dibutuhkan. Graf adalah insidensi antara titik-titik dengan sisi-sisinya, graf merupakan sesuatu yang sangatpenting dalam jaringan komputer. Dimana objek utamanya adalah kumpulan simpul dengan hubungan satuatau dua arah diantara simpul-simpul yang lain, dengan banyaknya perhitungan atau macam-macam dariteori graf maka, teori tersebut dapat terbilang efisien dalam memberikan solusi untuk desain jaringaninternet, sala satunya adalah definisi yang berkaitan dengan graf berarah untuk memudahkan dalaminstalasi jaringan komputer. Untuk menentukan tempat peletakan switch, yang dalam hal ini diletakan di dekat komputer,dibutuhkan sebuah algoritma untuk mendapatkan solusi yang paling optimum, yaitu solusi denganmenggunakan kabel terpendek. Dalam penulisan Tugas Akhir ini akan digunakan algoritma greedy untukmenyelesaikan persoalan.
SEGMENTASI PENYAKIT PADA CITRA DAUN TEBU MENGGUNAKAN METODE HYBRID ARTIFICIAL BEE COLONY - FUZZY C MEANS Mustika Mentari; R.V Hari Ginardi; Chastine Fatichah

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otomatisasi sistem untuk mendeteksi penyakit pada tanaman tebu perlu dilakukan untuk mempercepat penanganan penyakit yang mengakibatkan penurunan produktivitas. Informasi penyakit dari ahli seringkalimembutuhkan banyak waktu dan biaya sehingga terjadi keterlambatan penanganan penyakit.  Untuk itusebagai penanganan awal diperlukan adanya deteksi penyakit pada daun tebu secara otomatis. Penelitianini bertujuan untuk membuat sistem otomatis untuk segmentasi citra daun tebu berpenyakit dengan metodeHybrid Artificial Bee Colony (ABC) - Fuzzy C Means (FCM). Penelitian ini memiliki beberapa tahapan yaitupreprocessing yang memisahkan bagian daun dengan background serta menghilangkan tulang daun yangtidak digunakan dalam penelitian ini, pemilihan region of interest, ekstraksi fitur, dan segmentasi. Citra yangdiproses menggunakan pemilihan ROI yang menunjukan dominasi area penyakit pada daun menggunakanoverlapping window seluas 100x100 pixel. ROI tersebut kemudian dilanjutkan pada proses segmentasimenggunakan ABC-FCM. Metode segmentasi yang diusulkan mampu menunjukkan rata-rata akurasi yangtinggi, yaitu sebesar 91%. Segmentasi menggunakan metode ABC-FCM menunjukkan hasil yang baik daripada menggunakan metode FCM saja.
TEKNIK GENETIC MODIFIED K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK ESTIMASI HASIL PRODUKSI GULA TEBU BERDASARKAN NILAI KLOROFIL DAUN TEBU Siti Mutrofin; R. V. Hari Ginardi; Chastine Fatichah

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.558 KB)

Abstract

Pada umumnya, taksasi (estimasi) hasil produksi gula didasarkan pada luas area, masa tanam, faktor panjang leng, jumlah batang/leng, tinggi batang, bobot batang, dan rendemen. Faktor rendemen sangatberpengaruh terhadap kualitas gula (manis atau tidak), sedangkan faktor yang lain hanya mempengaruhikuantitas gula. Salah satu tolak ukur produksi gula maupun rendemen dapat dilihat dari nilai klorofil dauntebu. Klorofil juga memiliki peranan yang sangat penting bagi proses fotosintesis. Untuk itu, dalampenelitian taksasi produksi gula tebu ini didasarkan pada nilai klorofil daun tebu. Dalam penelitian ini,performa algoritma Modified k-Nearest Neighbor (MKNN) ditingkatkan dengan cara mengoptimalkan nilaik dengan menggunakan algoritma genetika, yang selanjutnya algoritma tersebut dinamakan denganalgoritma Genetic Modified K-Nearest Neighbor (GMKNN). Tujuan dari penelitian ini adalah GMKNNsebagai algoritma baru digunakan untuk melakukan estimasi hasil produksi gula tebu berdasarkan nilaiklorofil daun tebu. Dari sejumlah uji coba, terbukti bahwa klorofil (Model2) dapat digunakan untukmelakukan taksasi, walaupun memiliki hasil yang kurang baik dibandingkan ketika tidak menggunakanklorofil (Model1). Model2 unggul pada percobaan dengan menggunakan 95 data, Model2 juga terbuktimemiliki perbedaan yang signifikan dberdasarkan uji T. Kinerja algoritma GMKNN lebih baik dari padaMKNN dengan nilai MSE terkecil sebesar 3737 pada percobaan dengan menggunakan 95 data, dan MSEterbesar sebesar 2053730 pada percobaan dengan menggunakan 201 data, namun GMKNN juga memilikikekurangan, yaitu komputasi tinggi, terjebak pada optimum lokal, sedangkan kekurangan MKNN adalahpenentuan nilai ambang batas dalam mendapatkan nilai similaritas antar data latih yang masih manualpada kasus estimasi.
SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MENGGUNAKAN MULTILEVEL PHASE CONGRUENCY DAN HYSTERESIS THRESHOLDING Lukman Hakim

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pembuluh darah di retina sangat membantu dokter mata untuk mendiagnosa kelainankelainanpada mata. Hal ini dikarenakan perubahan dari struktur pembuluh darah menandakan adanyapenyakit. Namun seorang observer membutuhkan waktu 2 jam untuk menandai pembuluh darah pada sebuahcitra retina. Untuk itu diperlukan metode yang mampu menandai pembuluh darah secara otomatis.  Metode sebelumnya mampu melakukan segmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus dengankomputasi yang rendah, namun kelemahannya adalah tidak sensitif terhadap variasi ukuran lebar pembuluhdarah. Sedangkan foto fundus digital umumnya mengandung pembuluh darah retina yang memiliki lebaryang bervariasi. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan sebuah metode segmentasi pembuluhdarah retina pada citra fundus yang memiliki lebar bervariasi menggunakan Multilevel Phase Congruencydan Hystheresi Thresholding.   Metode ini mampu melakukan segmentasi pembuluh darah retina dengan baik pada citra fundus yangmemiliki lebar pembuluh darah bervariasi, yaitu dengan akurasi 90.44% dan nilai Area Under Curve (AUC)pada kurva relative operating characteristic (ROC) sebesar 90.61%.    
PENDEKATAN DATA TIME SERIES MENGGUNAKAN K-NEAREST NEIGHBOR BERBASIS PREPROCESING PADA PREDIKSI HARGA SAHAM Abdul Aziz

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forex Market is a type of trade or transactions of a country's currency to another country's currency (the currency pair / pair), which involves major money markets in the world for 24 hours continuously. A trader is required to have the ability of technical analysis and fundamental good to be able to reap huge profits. Analysis traders used to predict the price in the market will rise or fall based lower threshold price (support) and upper threshold price (resistance). This study used the method of K-Nearest Neighborand a Fibonacci retracement to predict support and resistance levels. The data used in this study downloaded from the server Forex Alpari UK which consists of open, high, low, close, and volume as input data. In this study, training data and testing using test data with different time intervals. This test resulted in an accuracy rate is 50.76% on the test using the training data and test data 2 years 1 month 4 hour period of real data.
PRIORITAS DALAM EVALUASI SKPL BERDASARKAN ATRIBUT KUALITAS Cahya Bagus Sanjaya

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) merupakan langkah awal dalam perancangan sebuah perangkat lunak dan semakin baik SKPL dibuat maka Perangkat Lunak yang dihasilkan akan semakin mendekati keinginan serta kebutuhan dari pengguna. Sedangkan, mencari prioritas dalam evaluasi SKPL adalah hal yang tidak mudah padahal dengan adanya prioritas maka developer dapat mengevaluasi SKPL sesuai dengan prioritas yang sudah ada. Dalam paper ini penulis melakukan penelitian untuk mengevaluasi SKPL berdasarkan prioritas dari atribut kualitas. Dengan menggunakan metode Desirability Function setiap task dalam SKPL dihitung berdasarkan level dari atribut kualitas yang kemudian diperoleh nilai prioritas dalam sebuah SKPL. Hasil dari penelitian ini adalah nilai prioritas dari sebuah SKPL berdasarkan Atribut kualitas yang telah dipilih. Sehingga mempermudah developer untuk mengetahui prioritas dari SKPL dan kemudian melakukan evaluasi terhadap SKPL.
PENGUKURAN DAN EVALUASI KEAMANAN SIAKAD UNIVERSITAS YUDHARTA MENGGUNAKAN INDEKS KAMI Muhammad Imron Rosadi; Lukman Hakim

Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.837 KB)

Abstract

Di Kabupaten pasuruan mempunyai beberapa perguruan tinggi salah satunya yaitu UYP. Di Universitas ini terdapat Badan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) yang bertugas untuk memberikan layanan dan administrasi kepada Mahasiswa dan Dosen.Untuk memenuhi tugas tersebut maka bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Informasi dan Komunikasi (PPIK) untuk Mengembangkan Teknologi Informasi Sistem Informasi Akademik. Perlu dilakukan evaluasi untuk mengukur kesiapan kematangan keamanan informasi berdasarkan Indeks KAMI. Indeks KAMI dibuat oleh MENKOMINFO dan banyak dipakai untuk mengukur kematangan keamanan informasi berdasarkan standart ISO/IEC 27001:2009. Pada evaluasi indeks KAMI ada tahap awal yang digunakan yaitu melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi.Penilaian indeks KAMI yang dilakukan di UYP digunakan untuk menilai tingkat kematangan keamanan informasi. Di penelitian ini didapatkan tingkat kematangan keamanan teknologi berada di level I sampai dengan II, total skor untuk peran TIK adalah 28 (Tinggi), dan hasil pengukuran Indeks KAMI mencapai 200, ini memiliki arti bahwa tingkat kematangan TIK tidak layak. Oleh karena itu hasil dari penelitian ini sebaiknya digunakan untuk bahan evaluasi dan perbaikan keamanan informasi di UYP.  Kata Kunci : KAMI, UYP, ISO/IEC27001:2009.

Page 2 of 12 | Total Record : 116