cover
Contact Name
Riki Ruli A. Siregar
Contact Email
riki.ruli@sttpln.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riki.ruli@sttpln.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petir
ISSN : 19789262     EISSN : -     DOI : -
Journal Petir is a scientific journal published by STT-PLN Department of Information Engineering since 2007, as a media for disseminating research results, Library Study Technique, Observation Result, Surveying Survey, STT-PLN Department of Informatics Engineering and Supporting Science Development Knowledge and Technology Journal Petir is published twice a year in March and September and contains research results in the field of Informatics Engineering in the field of Electric Power, Telecommunication, Control System, Electronics, Computer Systems and Information Systems.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
The Classification of Relationship between Alumni Competence and Work Using Decision Tree Method Rizqia Cahyaningtyas; Yasni Djamain Djamain; Nur Andhita Ramadanty
PETIR Vol 14 No 1 (2021): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v14i1.947

Abstract

This study discusses the classification of the relationship between personal competence with work on the tracer study data of the PLN Institute of Technology. The results of the data from the alumni survey will be processed using a decision tree method that aims to provide information related to the relationship between personal competencies which have a very close relationship, close enough and not close to the work that the alumni get and become an evaluation material for the campus in the future. Where the decision tree method is one of the data mining classification methods that provides a tree structure that will serve as a decision tree. The tracer study data used from the graduation years of 2015, 2016, 2017, 2018 and 2019 are processed based on the year. And consists of 13 competency attributes and one competency that is used as a label or target. Based on the application of this method each year of graduation has a different level of accuracy based on the state of each data, for tracer study data 2015 graduation year accuracy of 56.03%, 2016 graduation data accuracy of 56.03%, while for tracer data the 2017 graduation year study was 78.90% accuracy, for the 2018 graduation study tracer data the accuracy was 52.94% and for the 2019 graduation tracer study data the accuracy was 40.12%.
Perbandingan Hybrid Genetic K-Means++ dan Hybrid Genetic K-Medoid untuk Klasterisasi Dataset EEG Eyestate Muhammad Ezar Al Rivan; Giovani Prakasa Gandi; Fendy Novianto Lukman
PETIR Vol 14 No 1 (2021): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v14i1.953

Abstract

K-Means++ and K-Medoids are data clustering methods. The data cluster speed is determined by the iteration value, the lower the iteration value, the faster the data clustering is done. Data clustering performance can be optimized to get more optimal clustering results. One algorithm that can optimize cluster speed is Genetic Algorithm (GA). The dataset used in the study is a dataset of EEG Eyestate. The optimization results before hybrid GA on K-Means++ are the iteration average values is 11.6 to 5,15, and in K-Medoid are the iteration average values decreased from 5.9 to 5.2. Based on the comparison of GA K-Means++ and GA K-Medoids iterations, it can be concluded that GA - K-Means++ better
Prediksi Tekanan Pori Berdasarkan Data Logging Sumur Menggunakan Deep Neural Network Meredita Susanty
PETIR Vol 14 No 1 (2021): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v14i1.964

Abstract

Tekanan pori formasi merupakan data penting yang digunakan dalam mendesain parameter dalam operasi pengeboran. Kesalahan dalam menentukan tekanan pori formasi dapat menimbulkan permasalahan dalam pengeboran yang dapat menyebabkan bertambahnya biaya pengeboran hingga kehilangan nyawa pekerja. Tekanan pori bisa didapatkan melalui pengukuran langsung maupun menggunakan metode empiris. Pengukuran langsung tidak dilakukan di setiap kedalaman karena biayanya yang tinggi. Metode empiris memiliki keterbatasan dalam menentukan tekanan pori formasi dikarenakan metode ini memerlukan adanya keakuratan dalam analisis Normal Compaction Trendline dan batasan untuk digunakan pada formasi tertentu. Penelitian ini menggali potensi jaringan saraf tiruan untuk memprediksi tekanan pori berdasarkan data logging sumur. Dengan arsitektur jaringan saraf tiruan yang menggunakan tiga hidden layer, model dibangun dengan lima fungsi aktivasi dan metriks evaluasi Mean Absolute Error. Semua mampu memprediksi tekanan pori dengan baik yang ditunjukkan dengan nilai loss dibawah 0.5. Diantara kelima fungsi aktivasi, Exponential Linear Unit menghasilkan loss paling baik sebesar 0.07 dibanding model dengan fungsi aktivasi lainnya.
Pemodelan Ontologi Rekam Medis dengan Pendekatan Landasan Hukum Rekam Medis dan Relational Database Maksum Rois Adin Saf
PETIR Vol 13 No 2 (2020): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v13i2.988

Abstract

ABSTRACT Medical Record is one of confidential file that has a definite legal basis included in its management.Nowdays electronic medical record was developed rapidly, but the implementation of the legal basisfor medical records in the information system has not been carried out properly. Furthermore theconceptualization of the legal basis of medical records into the ontology model produces a modelthat is not easily translated into a medical record management information system design. In thisresearch. This study uses the Architecture Analysis method of Tradeoff Method to create a relationaldatabase model and then converted into an ontology with the RTAXON method. The results of thisresearch are medical record ontology models that meet the legal requirements and have ease ofimplementation in the information system. Based on the OntoQA method on the results of theontology modeling has value of Relationship Richness (RR) = 0.78, this ontology is information richor diverse and has more non-inheritance relations. Value of Attribute Richness (AR) = 6.6 , thisontology has a lot of information with an average of each class having 6 attributes. The value ofInheritance Richness (IR) = 4.5, this ontology has general knowledge, when compared with theprevious ontology there is between PSM and SWETO. ABSTRAK Rekam Medis merupakan bagian dari berkas khusus yang memiliki landasan hukum pasti dalampengelolaanya oleh instansi yang diizinkan. Pesatnya perkembangan teknologi informasi membuatpengembangan sistem informasi pengelolaan rekam medis banyak dilakukan oleh berbagai pihak,akan tetapi implementasi landasan hukum rekam medis ke dalam sistem informasi tersebut belumdilakukan secara baik. Di lain sisi konseptualisasi landasan hukum rekam medis ke dalam modelontologi menghasilkan model yang tidak mudah diterjemahkan ke dalam sebuah rancangan sisteminformasi pengelolaan rekam medis. Pada penelitian ini dilakukan proses konseptualisasi danvisualisasi rekam medis dengan menggabungkan metode pengembangan ontologi denganpendekatan model database relasional untuk menghasilkan sebuah model ontologi yang memenuhiseluruh aspek landasan hukum rekam medis dan juga mudah digunakan untuk pengembangan sisteminformasi pengelolaan rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode Architecture TradeoffAnalysis Method untuk menghasilkan rancangan Database Relational yang kemudian dikonversikanmenjadi ontologi dengan metode RTAXON. Hasil dari peneltian ini adalah sebuah model ontologirekam medis yang memenuhi kepatuhan terhadap aturan perundangan dan memiliki kemudahanuntuk diimplementasikan ke dalam sistem informasi. Berdasarkan pengujian dengan metodeOntoQA pada hasil pemodelan ontologi yang dibuat, diperoleh nilai Relationship Richness (RR) = 0,78, yang artinya ontologi ini bersifat kaya informasi atau berragam dan lebih banyak relasi non-inheritance.Dannilai Attribute Richness (AR) = 6,6, yang artinya ontologi ini memiliki informasi yang banyak dengan rata-rata setiap class memiliki 6 attribute. Adapun nilai Inhertitance Richness(IR) = 4,5, yang artinya ontologi ini memiliki pengetahuan yang umum, jika dibandingkan denganontologi terdahulu ada diantara PSM dan SWETO.
Perancangan Aplikasi Layanan Tugas Akhir Mahasiswa Berbasis Knowledge Management Jajam Haerul Jaman; Abdul Mufti; Irman Hermadi; Imam arif suroso
PETIR Vol 13 No 2 (2020): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v13i2.992

Abstract

Layanan tugas akhir mahasiswa secara online melalui smartphone (android) di Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) belum ada, sedangkan jumlah lulusan setiap tahunnya cukup banyak sehingga agak merepotkan staf administrasi dalam melayani mahasiswa yang akan menyusun skripsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memudahkan mahasiswa dalam mengurus administrasi tugas akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), Metode Penelitian dan Pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2013: 297). Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah agar mahasiswa yang akan menyusun skripsi lebih mudah dalam proses tugas akhirnya, yaitu dengan mobile phone dapat melakukan administrasi tugas akhir sehingga tidak repot-repot lagi ke kampus dalam proses administrasi tugas akhir. Proses administrasi yaitu dimulai dari pengajuan judul, pembimbingan, jadwal ujian sampai kepada hasil ujian tugas akhir, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen pembimbing yang lebih dimudahkan dengan fasilitas ini. Semoga rancangan sistem ini dapat diimplementasikan di Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) sehingga dapat menigkatkan kinerja operasional perguruan tinggi
Klasifikasi Untuk Prediksi Cuaca Menggunakan Esemble Learning Amril Mutoi Siregar
PETIR Vol 13 No 2 (2020): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v13i2.998

Abstract

Mengetahui cuaca hal yang sangat penting untuk kehidupan manusia, yang dinyatakan dengan parameter seperti suhu, kecepatan angin, tekanan udara, curah hujan, yang menjadi komponen utama untuk cuaca. Tujuan mengetahui cuaca adalah terutama bagi masyarakat pedesaan yang bergerak dibidang pertanian, perkebunan dan lain lain. Karena itu untuk penentuan cuaca, mendapatkan informasi cuaca perlu dibuat sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Permasalahan yang muncul bagaimana membuat prediksi cuaca akurat dan otomatis sehingga dapat dilakukan oleh setiap orang. Dalam penelitian ini mengajukan esemble learning untuk menghitung peluang dari masing-masing atribut kelompok yang ada dan menentukan pedekatan mana yang paling optimal, artinya pengelompokan dapat dilakukan berdasarkan kategori yang pengguna masukkan pada aplikasi. Esemble learning melibatkan beberapa algoritme untuk mencari nilai rata rata akurasi. Hasil yang diharapkan bisa menjadi rujukan untuk membangun aplikasi perakiraan cuaca.hasil akurasi adalah 81.21% dan MSE 18.79%.
Penerapan Sistem SCADA Dalam Perancangan Model Inferensi Logika Fuzzy Mamdani Pada Pembebanan Trafo Gardu Distribusi Rahma Farah Ningrum; Riki Ruli A Siregar; Darma Rusjdi
PETIR Vol 13 No 2 (2020): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v13i2.1001

Abstract

Tujuan penelitian ini membuat prototype sistem SCADA dalam proses sistem kendali dan model logika Fuzzy Mamdani pada pembebanan trafo gardu distribusi berbasis mikrokontroller. Sistem kendali dan pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memudahkan. Fungsi utama SCADA yang diterapkan yaitu Penerapan metode logika Fuzzy Mamdani dengan fungsi implikasi menggunakan metode MIN pada Segi Telemetering dengan pengukuran nilai arus dan tegangan, Sedangkan Segi Telekontrolling terdapat pada proses recovery atau menghidupkan dan mematikan pada gardu distribusi saat terjadi gangguan adapun Segi Telesignaling yaitu saat pengiriman sinyal notifikasi untuk mengaktifkan proses recovery gardu saat gangguan. Adapun Akuisisi Data terdapat pada saat penyimpanan data SAIDI SAIFI dan penyimpanan hasil monitoring perangkat. Dari hasil pengujian perangkat keras dan perangkat lunak, terutama dalam pengujian sistem ketika gardu dimatikan proses pemulihan berjalan sesuai dengan skenario awal. Setelah gardu relay dilanjutkan, data disimpan mengikuti waktu mati, seumur hidup, durasi, dan periode data.
Platform Investasi Peternakan “Analisis dan Perancangan Prototipe Sistem Ternak Cerdas Berbasis WEB” Muhamad Thanthawi Jauhari
PETIR Vol 14 No 1 (2021): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v14i1.1002

Abstract

Sistem Ternak Cerdas merupakan platform dibidang peternakan yang mempertemukan antara peternak dengan investor. Munculnya platform Sistem Ternak Cerdas ini dikarenakan sulitnya para peternak yang ingin mengembangkan usaha peternakannya. Jumlah populasi sapi potong pun masih kurang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri dan masih bergantung oleh sapi potong impor. Sistem Ternak Cerdas adalah suatu sistem yang akan menjadi solusi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam pengujian rancangan Sistem Ternak Cerdas adalah usability testing. Metode ini menguji pemanfaatan sistem oleh pengguna. Metode ini dipilih untuk mengetahui tingkat manfaat yang didapatkan user dari solusi yang ditawarkan oleh sistem Ternak Cerdas. Hasil dari analisis dan perancangan pada tulisan ini adalah sebuah dokumentasi analisis dan perancangan untuk pengembangan aplikasi Sistem Ternak Cerdas, sehingga bisa digunakan oleh seorang pengembang aplikasi sebagai rujukan dan tambahan referensi ilmu dalam membuat sebuah dokumen pengembangan rekayasa perangkat lunak.
Implementasi Algoritma Bubble Sort Terhadap 2 Buah Model Varian Pengurutan Data Menggunakan Bahasa Program Java Endang Sunandar; Indrianto Indrianto
PETIR Vol 13 No 2 (2020): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v13i2.1008

Abstract

In the field of computer science the efforts made in solving a problem are to use systematic, logical, and strategic flow and steps. These steps are known as algorithms. So many algorithms exist for solving a particular problem. In connection with this paper the algorithm discussed is about the data sorting algorithm, among the few known are: Merge, Selection, Insertion, Bubble, Quick, Heap, Shell. All of these algorithms have advantages and disadvantages of each. One interesting algorithm to be implemented on 2 models of data sorting variants is the Bubble Sort algorithm, the reason is that this algorithm has a fairly long and detailed process flow to produce sequential data sequences from previously unsordered data sequences. And the purpose of implementing them using the language of the program is to be able to provide a translation picture of a complicated and long Bubble Sort algorithm that becomes easier and concise to solve using the program language, which in this case uses the Java program language. For ascending sequencing moving from left to right the method is by shifting the larger values ​​to the right position in sequence, so that finally the smaller values ​​are on the left, whereas for descending sorting moving from left to right the method is by shifting the smaller values ​​to the right position in sequence, so that finally the larger values ​​are on the left. And the programming technique differs only in relation operators that are used against the data being compared.
Prototype Perhitungan Meterial Conveyor Berbasiskan Mikrokontroler Arduino Uno Fredy Susanto
PETIR Vol 14 No 1 (2021): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/petir.v14i1.1014

Abstract

Dalam perkembangan ilmu teknologi dibidang elektronika sekarang ini, banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh sebagian besar manusia. Dengan perkembangan revolusi industry dan semakin meningkatnya ragam jenis industrinya, sangat mempengaruhi tingkat efisiensi kerja,. Permasalahan perhitungan jumlah barang hasil produksi sangatlah menjadi dilema untuk diatasi, karena membutuhkan ketelitian dan konsentrasi. Sedangkan sumber daya manusia sangat terbatas. Maka dari itu dirancang suatu prototype untuk menggantikan pekerjaan manusia, sehingga hasilnya bisa cepat dan tepat. Metode penelitian dengan memadukan beberapa sistem counter serta Mikrokontroler menjadi sebuah sistem yang bermanfaat . Prototype ini bertujuan menghitung jumlah barang material hasil produksi. Metode identifikasi masalah, prototype, studi literature, analisa, dan evaluasi.. Sistem counter yang ditanamkan kepada mikrokontroler Arduino uni dipadukan dengan conveyori bekerja jika barang melewati sensor pada conveyor maka barang akan terhitung , secara otomatis akan ditampilkan pada LCD dan buzzer akan berbunyi kemudian akan dikalkulasi perhari atau dapat disetting sesuai keinginan. Dengan demikian siapapun yang berkepentingan dengan proses ini, akan mengetahui jumlah barang yang terhitung secara real time , tepat dan cepat. Pelaporan proses perhitungan barang dapat direkap dan diketahui kapan saja. Dengan sistem ini, dapat membantu pekerjaan manusia sehingga dapat mengurangi kesalahan.

Filter by Year

2015 2023