cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017)" : 16 Documents clear
ANALISIS GENDER DALAM BAHASA JEPANG PADA EPISODE TERAKHIR ANIME KAMIGAMI NO ASOBI Putra, I Gede Parwata Darma Putra Darma; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.21476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan ragam bahasa pria (danseigo) dan bahasa wanita (joseigo) dalam bahasa Jepang dari anime Kamigami No Asobi. Ragam bahasa yang menjadi subjek penelitian ini adalah penggunaan bentuk partikel akhir shuujoshi, interjeksi kandoushi, dan pronominal persona ninshoo daimeishi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dngan sumber data yang digunakan adalah ragam bahasa pria dan ragam bahasa wanita yang diambil dari percakapan antara 11 tokoh pria dan 2 tokoh wanita di dalam anime. Analisis yang digunakan adalah dengan mengklasifikasi penggunaan partikel akhir, promina persona, interjeksi dan dihubungkan dengan teori sosiolinguistik tentang bahasa dan gender. Hasil analisis yang telah dikelompokan menunjukan partikel akhir dari ragam bahasa pria yang paling sering muncul ialah partikel akhir ?yo sebanyak 19 kali, -kana (1), -ze(6), dan ?sa(1) sedangkan ragam partikel akhir bahasa wanita yang paling sering muncul ialah ?no sebanyak 3 kali. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan tentang bentuk ragam bahasa pria dan wanita beserta fungsinya dalam konteks sosial.Kata Kunci : ragam bahasa, danseigo, joseigo, anime ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????keyword : ???????????
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA KARTU TANKETSU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT KOSAKATA BAHASA JEPANG Agustin, I Putu Anggela; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Hermawan, Gede Satya
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11192

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu untuk meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 26 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu mampu meningkatkan kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang siswa. Hasil pretest menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 19% dengan rata-rata nilai 52,11. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 50% dengan rata-rata nilai 68,17. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 100% dengan rata-rata nilai 78,85. (2) Respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berbantuan media kartu tanketsu tergolong positif. Pada siklus I, rata-rata respons siswa adalah 36,5 yang tergolong positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 40,4 yang tergolong positif. Kata Kunci : team assisted individualization, kartu tanketsu, kosakata bahasa Jepang ?? ????????1?2016??????????????????11?1????????TAI???????????????????????????????????????????????2???????????????????????????????????????????????????????????????????????2016??????????????????11?1????26????????????????????????????????????????????????????????????????????????1???????????????????????????????????????????????????????????19??????52.11????????????????????50??68.17?????????????100??78.85??????????????2??????????????????????????????????????????36.5??????????????40.4???????????????????? keyword : TAI???????????????????
ANALISIS PEMAKAIAN KANDOUSHI ODOROKI DAN IGAIKAN DALAM DORAMA Q10 (KYUUTO) EPISODE 1-4(SUATU KAJIAN PRAGMATIK) Weda, I Komang Dharma; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk kandoushi odoroki dan igaikan yang terdapat pada dorama Q10(キュート)episode 1-4, (2) mengetahui penggunaan serta realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan berdasarkan konteks situasi penutur pada dorama Q10 (キュート)Episode 1-4. Subjek penelitian ini adalah penutur dalam dorama yang menggunakan tuturan kandoushi odoroki dan igaikan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menyimak dan mencatat. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan referensial dan metode padan pragmatis dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding menyamakan sebagai teknik lanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kandoushi odoroki dengan dasar terkejut karena mendengar sesuatu memiliki bentukへっ(he), はっ (hah), えー (eee), はー(haaa). Dasar terkejut karena melihat sesuatu atau seseorang memiliki bentuk あれ (are), はっ (hah), あっ (a), おー (ooo), えっ (e), ほー (hoo), うわー (uwaaa), えー (eee), はー(haaa), あー (aaa), ひゃー (hyaaa). Dasar terkejut karena dugaan diri sendiri memiliki bentuk はー(haaa) dan kandoushi igaikan dengan dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki bentuk へー (heee). (2) penggunaan kandoushi odoroki yang memiliki dasar terkejut karena melihat, mendengar atau merasakan suatu hal, dipengaruhi oleh kesan yang dirasakan penutur. Sedangkan penggunaan kandoushi igaikan memiliki dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki kesan terkejut dugaan awal penutur berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Pengucapan kandoushi odoroki memiliki intonasi yang berbeda-beda sesuai dengan situasi serta kesan keterkejutan yang dialami oleh penutur. Sedangkan pengucapan kandoushi igaikan memiliki intonasi yang semakin meninggi dibagian akhir pengucapan.Kata Kunci : Kandoushi odoroki dan igaikan, penggunaan dan realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan 本論の目的は、(1)ドラマ『Q10(キュート)』第1話~第4話で使用された驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、(2)当ドラマの出演者によって、それらの感動詞がどのように発音表現されているかを明らかにすることである。対象は、感動詞を表現する当ドラマの出演者である。データは、視聴及び記述により収集し、それを発話行為法を基本、関連比較法を二次的に使用し、参照及び語用論により分析したものである。結果は次の通りである。(1)驚嘆を表す感動詞には、へっ、はっ、えー、はーが認められた。また、事柄や人物により、あれ、はっ、あっ、おー、えっ、ほー、うわー、えー、はー、あー、ひゃーが使用される。自己疑念による驚嘆は、はーが表現され、意外感を表す感動詞は予想を覆された時の驚きと共に、へーが使用されている。(2)驚嘆の感動詞は、発話者の思考を裏切る場合に表現される。一方、意外感を表す感動詞では、発話者の想定外のことが起こった場合に表現される。また、驚嘆の感動詞が使用される表現では、発話者が遭遇する場面、驚きの度合いにより、イントネーションが変化する。意外感の感動詞では、発話の語尾が上がる発音になる。keyword : 驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、使用と発音、驚嘆及び意外感を表す感動詞
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM LEARNING (STL) BERBANTUAN KARTU HURUF DOREMI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN HURUF KATAKANAPADA SISWA KELAS XI IPB 2 DI SMA NEGERI 1 SAWANTAHUN AJARAN 2016/2017 Sudana, Made Andi Sudana Andi; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan penguasaan huruf katakana dalam bahasa Jepang siswa kelas XI IPB2 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) dengan berbantuan media kartu huruf doremi, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) dengan berbantuan media kartu huruf doremi untuk meningkatkan penguasaan huruf katakana siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPB2 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) berbantuan media kartu huruf doremi mampu meningkatkan penguaaan huruf katakana siswa. Hasil pre-test menunjukkan kondisi awal siswa dengan persentase ketuntasan 20% dengan rata-rata nilai 61,40. Sedangkan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa adalah 88%, dengan rata-rata nilai 79,20. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa menigkat menjadi 100%, dengan rata-rata nilai 86,64. (2) Respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe student team learning (STL) berbantuan media kartu huruf doremi tergolong positif. Pada siklus I, rata-rata respons siswa adalah 40, dan tergolong positif. Pada siklus II, rata-rata respons siswa adalah 44 dan tergolong positif.Kata Kunci : student team learning (STL), kartu huruf doremi, huruf katakana 本論は、(1)  2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年2組学習者のカタカナ表記能力をグループ学習法のStudent Team Learningに基づくもじカード「ドレミ」によって向上させること、(2) このもじカードを使用した際の当校学習者の反応を述べたものである。この研究は、二周期に渡る教室実践活動調査である。調査対象は、2016年度公立サワン第一高等学校言語コース11年生2組の25名である。データは、インタビュー、観察、テスト、質問アンケートにより収集し、それを定性的および定量的記述法により分析した。結果は次の通りである。(1) このもじカード「ドレミ」の使用により学習者のカタカナ表記能力は向上した。これは、予備テストにおいて標準値を超えた者の割合が20%、平均点が61.40であったのに対し、第一周期終了時はそれぞれ、88%、79.20、第二周期終了時はそれぞれ、100%、86.64であったことから言える。(2) このもじカード「ドレミ」に対する学習者の反応は、良に分類できる。第一周期終了時は、良に分類できるポイントが40、第二周期終了時のそれが44ポイントであった。keyword : Student Team Learning、もじカード「ドレミ」、カタカナ表記
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNDIKSHA TERHADAP KEBIJAKAN JURUSAN WAJIB LULUS TES KEMAMPUAN BAHASA JEPANG SETARA N3 SEBAGAI PRASYARAT MENGIKUTI UJIAN SKRIPSI Surasiawan, Ketut; Adnyani, Kadek Eva Krishna; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.15005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Undiksha terhadap kebijakan jurusan wajib lulus tes kemampuan bahasa Jepang setara N3 sebagai prasyarat untuk mengikuti ujian skripsi. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang yang berjumlah 146 orang dari semester 2, semester 4, semester 6, dan semester 8. Data dari metode kuesioner dan wawancara diolah ke dalam bentuk diagram piechart/diagram lingkaran dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini yakni sebagian besar mahasiswa dengan persentase 60% memberikan respons positif terhadap penetapan kebijakan jurusan. Hal ini menunjukan bahwa persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang menganggap perlu ditetapkannya kebijakan jurusan yang mewajibkan mahasiswa lulus tes kemampuan bahasa Jepang setara N3 yang dipergunakan sebagai prasyarat untuk mengikuti ujian skripsi.Kata Kunci : Persepsi mahasiswa, Kebijakan jurusan, Tes kemampuan, Ujian skripsi 本研究の目的は、ガネシャ教育大学の日本語教育学科の学生により、論業論文の審査条件としての日本語能力試験3級同等のレべるを合格方針についての見解がどのようなことかを明らかことである。この研究の対象は日本語教育学科の学生、146名である。データはアンケート及びインタビューによって収集した。定性的記述法により分析した。結果は、ガネシャ教育大学の日本語教育学科の学生により、論業論文の審査条件としての日本語能力試験3級同等のレべるを合格方針についての見解は、良かった。さらに、日本語教育学科の学生により、論業論文の審査条件としての日本語能力試験3級同等のレべるを合格方針は、日本語教育学科にて、実施することが必要だということが分かった。keyword : 学生見解、合格方針、能力試験、論文の審査
ANALISIS TEKNIK PENERJEMAHAN DAN KECAMPINGAN GRAMATIKAL PADA LIRIK LAGU AKB48 Utari, Ni Luh Ayu Putri; Hermawan, Gede Satya; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik-teknik penerjemahan yang diterapkan dalam penerjemahan lirik lagu AKB48 serta mendeskripsikan kecampingan gramatikal yang terjadi pada hasil terjemahannya. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga buah lirik lagu AKB48 yang diterjemahkan dan dinyanyikan kembali oleh JKT48 berjudul Punkish, Kokoro no Placard, dan Kimi no Senaka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Teori yang digunakan yaitu teori teknik penerjemahan menurut Molina dan Albir (2002) dengan pendekatan sintaksis. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 7 jenis teknik penerjemahan yang diterapkan dalam 77 unit terjemahan (UT). Ketujuh teknik tersebut yaitu teknik Kreasi Diskursif, Padanan Lazim, Peminjaman, Amplifikasi Linguistik, Reduksi, Transposisi, dan Penerjemahan Harfiah. Dari ketujuh teknik tersebut, teknik yang paling banyak digunakan adalah teknik Amplifikasi Linguistik. Selain itu, ditemukan pula 19 data yang mengalami kecampingan gramatikal. Kecampingan gramatikal tersebut terjadi karena dalam proses penerjemahan lirik lagu AKB48, penerjemah ingin mempertahankan nilai rasa struktur BSu di dalam BSa. Keinginan tersebut membuat penerjemah dengan sengaja mengabaikan aturan tata bahasa dalam BSa sehingga terjadi beberapa kecampingan pada strukturnya. Kecampingan tersebut terletak pada urutan kata, pemilihan bentuk kata, penggunaan kata tugas, serta keefektifan strukturnya. Kata Kunci : kecampingan gramatikal, penerjemahan lirik lagu, teknik penerjemahan 本論は、AKB48歌曲うちインドネシア語に翻訳された歌詞で用いられた翻訳法を特定し、その翻訳において認められる文法的誤用について述べたものである。対象は、AKB48のインドネシア語に翻訳されている「パンキッシュ」、「心のプラカード」、そして「君の背中」の3曲である。また、データカードを作成した後、モリナ&アルビル翻訳理論に基づき統語論を用い定性的記述法により分析した。結果は、意訳、動作、借用、言語学的付加、変換、配列、直訳の計77の翻訳箇所、7種類の翻訳法が認められた。翻訳法の中、言語学的付加による翻訳法が最も多く用いられている。文法的誤用は、インドネシア語構文に日本語構文をそのまま維持したいという翻訳者の意図があるためと考えられる。その翻訳者の意図により、文法的誤りが発生したものと考えられる。文法的誤用には、語順、活用形、文体、独立語、影響の19例において認められた。keyword : 文法的誤用、歌詞翻訳、翻訳法

Page 2 of 2 | Total Record : 16