cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 805 Documents
ANALISIS MAKNA LAGU SAZANKA (KAJIAN SEMIOTIKA) Ketut Wira Putrawan Kartika; Zaifur Rahman; Mohammad Syahrul Muharrom Al Hakim
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i3.25813

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis makna pada lirik lagu sazanka dengan subyek penelitian adalah peneliti sendiri. Dengan objek penelitian adalah lirik lagu band Sekai No Owari yang berjudul sazanka. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode analisis wacana/observasi dan diskusi terfokus dengan sumber data lirik lagu sazanka. Data dianalisis dengan pendekatan semiotik deskriptif kualitatif, yang menghasilkan data berupa kalimat atau kata yang terdapat pada lirik lagu Sazanka. Hasil dari penelitian ini adalah, (1) makna lirik Sekai No Owari berjudul sasanka adalah mengenai seorang kakak yang mengerti tentang keadaan adiknya sejak awal menghadapi berbagai rintangan, kakak tersebut menemaninya serta meberikan motivasi terhadapnya hingga ia sukses.Kata Kunci : Sazanka, semiotik, makna要旨この研究は、研究者自身が研究者であるササンカの歌詞の意味の分析について議論することを目的としています。 研究の目的は、バンドの世界の終わり、サザンカと題された歌詞です。 この研究のデータ収集で使用される方法は、談話分析/観察の方法であり、サザンカ歌の歌詞データのソースとの集中的な議論です。 データは定性的な記述記号論的アプローチで分析され、サザンカの歌詞に含まれる文章または単語の形式でデータが生成されました。 この研究の結果は次のとおりです。(1)世界の終わりの歌詞「サザンカ」の歌詞の意味は、最初からさまざまな障害に直面している弟の状態を理解し、成功するまで弟に同行し、やる気を与えた兄に関するものです。キーワード:サザンカ、記号論、意味
MAKNA CINTA DALAM LAGU CHIISANA KOI NO UTA Ni Wayan At Pramita Dewi; Ita Mustafa
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.25867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna lagu Chiisana Koi no Uta dan penggunaan kata Koi sebagai pengungkapan cinta. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang  menggunakan metode penelitian semiotika yaitu meneliti tentang tanda. Metode penelitian Semiotika Roland Barthes yaitu dengan meneliti makna denotasi, konotasi, dan mitos dari lagu Chiisana Koi no Uta. Dalam penelitian ini, akan dimaknai lirik lagu yang dilihat dari tanda, makna denotatif dan makna konotatif. Hasil penelitian yaitu ditemukannya makna lirik lagu yang menggambarkan perasaan seorang laki-laki yang sedang jatuh cinta kepada seseorang perempuan. Dari sekian banyak perempuan, ia hanya mencintai satu perempuan kemudian laki-laki tersebut mengungkapkan seluruh perasaannya dalam bentuk lagu.本研究の目的は、「小さな恋のうた」の恋の表現としての使い方と意味を説明することである。次、Roland Barthes記号論の記号や研究方法で「小さな恋のうた」の歌詞を調べる。記号論的研究手法を用いた定性的記述研究である。本研究では、記号、意味的なsignifier、意味的なsignifiedから調べる歌の歌詞を解釈しようとした。結果は、歌詞の中に使った「恋」の意味は誰かの女性に恋している男性の感情を説明している。多くの女性の中で、彼は一人の女性しか愛しておらず、男性はすべての感情を歌詞の形で表現している。
GOLDEN RULE DALAM “RAIN TOWN karya HIROYASU ISHIDA” Wiwit Cahyaningrum
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i3.25978

Abstract

AbstrakFilm Rain Town merupakan sebuah film pendek karya Hiroyasu Ishida yang dirilis tahun 2011. Dalam film pendek Rain Town banyak scene yang menggunakan Golden Rule sebagai komposisinya. Golden rule (aturan emas atau etika timbal balik) sendiri memiliki  makna cara melakukan moral yang lahir berdasarkan landasan nurani dan pikiran manusia pengertian lainnya yaitu “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Matius 7:12). Golden Rule atau peraturan Emas merupakan strategi pendekatan hubungan antarmanusia yang kuat dalam sejarah dunia. Dalam arti lain, golden rules diartikan sebagai hubungan timbal balik antara manusia dengan konsep yang positif dan bukan negatif. Agar lebih mudah memahami golden rule maka ada pepatah 'manusiakan manusia jika ingin dianggap manusia'.  Pelaksanaan aturan emas dalam kehidupan menghasilkan hubungan yang erat antar manusia dengan saling menghormati sesama insan manusia terlepas dari perbedaan yang dimiliki masing-masing.Dalam film pendek “Rain Town” kami para penulis ingin mengembangkan makna Golden rule yang terdapat pada film pendek tersebut. Selain itu, dalam film pendek Rain Town  terdapat environmental fog (suasana lingkungan)  serta blur untuk menggambarkan kesan yang lebih jauh serta bagian mana yang lebih ingin difokuskan untuk penyampaian makna dari Golden Rule dari sang kreator.Penelitian tentang Golden Rule dalam film pendek “Rain Town”, kami lakukan dengan melihat tanda-tanda yang terdapat pada film tersebut. Dengan itu, kami menggunakan gagasan Peirce dalam penelitian ini yang membagi tanda menjadi tiga kategori yaitu ikon, indeks dan simbol dalam menciptakan makna. Sehingga, kami tim penulis mengkaji film pendek ini dengan memandang unsur intrinsik seperti tema, latar, alur dan penokohan dan unsur ekstrinsik dalam film pendek.Berdasarkan hasil intepretasi Golden Rule dengan menggunakan pendekatan semotika Peirce. Ikon, indeks dan simbol dalam film pendek Rain Town menceritakan tentang kondisi kota yang selalu turun hujan karena kondisi inilah membuat banyak orang mulai meninggalkan kota tersebut. Berjalannya waktu kota tersebut mulai sepi ditinggal pergi oleh warganya dan pada akhirnya menjadi mati. Tetapi ada sebuah robot yang masih setia bertahan di kota tersebut dengan sebuah alasan yang yang menyangkut tentang kenangan dalam kota hujan. Oleh karena itu, dari analisis semiotika tersebut bisa disimpulkan bahwa film ini mempunyai banyak makna makna tersirat didalamnya sehingga penonton dapat menyimpulkan dari berbagai interpretasi.
ANALYSIS OF SPEECH ACT IN THE FILM FUMIKO NO KOKUHAKU BY HIROYASU ISHIDA Septania Damaris Pakpahan; Dewa Ayu Trisna Manik
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26149

Abstract

Artikel ini membahas tentang mengidentifikasi tindak tutur melalui dialog antar tokoh dalam film Fumiko no Kokuhaku. Film ini merupakan film pendek bergenre romance comedy yang berlatar belakang suasana persekolahan serta pedesaan. Film Fumiko no Kokuhaku diciptakan oleh Hiroyasu Ishida pada tahun 2009 sebagai film independen. Film ini menceritakan pemeran utama yaitu Fumiko melakukan kokuhaku atau menyatakan perasaan kepada lawan jenisnya, namun pengakuan tersebut ditolak oleh lawan jenisnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk dapat mengklasifikasikan tindak tutur yang digunakan dalam film Fumiko no Kokuhaku, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui jenis-jenis tindak tutur yang digunakan dalam film Fumiko no Kokuhaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis tindak tutur yang digunakan dalam Film Fumiko no Kokuhaku, yaitu tindak tutur ekspresif bentuk kesukaan ditemukan satu data dan bentuk kesengsaraan ditemukan satu data, tindak tutur komisif bentuk penolakan ditemukan dua data dan tidak tutur direktif bersifat persuasif (Membujuk) ditemukan satu data.
PROFIL STRATEGI PEMBELAJARAN KANJI DI KELAS N4 KEPERAWATAN LPK LPJ (Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang) BALI Ni Nyoman Putri Noviyanthi; I Wayan Sadyana; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Strategi pembelajaran Kanji yang digunakan oleh guru di kelas N4 Keperawatan LPK LPJ (Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang) Bali (2) Faktor-faktor pemilihan strategi pembelajaran Kanji oleh guru di kelas N4 Keperawatan LPK LPJ Bali, dan (3) Hambatan dalam pembelajaran Kanji yang dihadapi oleh guru di kelas N4 Keperawatan LPK LPJ Bali. Subjek penelitian ini adalah guru pengajar Kanji di kelas N4 Keperawatan LPK LPJ Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pembelajaran Kanji yang digunakan oleh guru di kelas N4 Keperawatan LPK LPJ Bali, yaitu strategi drill, ekspositori, permainan dan pemberian tugas; (2) Faktor-faktor pemilihan strategi pembelajaran, yaitu pertama karakteristik peserta didik yang berusia 19-29 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan sebagai perawat. Sehingga peserta didik merupakan pembelajar pemula. Kedua, kompentensi dasar yang diharapkan, yaitu kemampuan menguasai Kanji. Ketiga, waktu yang tersedia, yaitu hanya 3 bulan. Hambatan dalam pembelajran, yaitu hambatan manusiawi, institusional dan instruksional. Kata Kunci : kanji, profil, strategi pembelajaran 本研究の目的は、(1) LPJ Bali の送り出し機関の N4看護クラスにおける漢字科指導講師が使用される学習法、(2)当送り出し機関の指導講師が使用される学習法の要因、(3)漢字科を担当する指導講師が、授業の際に直面する障害をを明示することである。研究の対象は、当送り出し機関の漢字科指導講師である。データは、授業観察、インタビューおよび画像写真により収集し、それを定性的記述法により分析した。その結果は、(1)当送り出しにおける漢字科指導講師が使用される学習法は、ドリル、直接法、ゲーム、タスクである。(2) 学習法を選択する要因は以下通りである。a)学習者の特徴は年齢が19~29歳及び看護師としての学歴があります。つまり、その生徒達は初心者学習者である。 b) 基礎学力は漢字能力が期待されます。 c) 時間制は3ヶ月に限るです。(3)漢字科指導講師の障害は人道的及び制度上及び指示詞である。keyword : 漢字、紹介、学習法
Pengembangan Bahan Ajar Berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD Tahap Lanjutan) Bahasa Jepang Berbasis Standar Proses Kurikulum 2013 Revisi untuk Sekolah Dasar di Bali Ni Ketut Karmili; Desak Made Sri Mardani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26574

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD tahap lanjutan) bahasa Jepang yang sesuai dengan kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four-D dari Thiagarajan, namun pada tahap keempat tidak dilaksanakan agar dapat dilanjutkan nanti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Jepang. Data didapat melalui kuesioner dan wawancara. Data yang didapat dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) LKPD yang dikembangkan sesuai dengan kurikulum 2013 revisi, 2) berdasarkan uji ahli materi LKPD yang dikembangkan dinilai sangat sesuai, 3) dan respon guru menyatakan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat sesuai.
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHAP AWAL PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI Ni Nengah Sukni; Desak Made Sri Mardani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tahap awal bahasa Jepang berbasis standar proses Kurikulum 2013 Revisi yang sesuai untuk SD di Bali. Penelitian ini menggunakan model pengembangan four-D dari Thiagarajan yang dimodifikasi agar sesuai dengan pengembangan RPP. Model pengembangan four-D dalam penelitian hanya dilakukan 3 tahap yaitu define, design, dan develop. Sedangkan tahap disseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pengajar bahasa Jepang di SD. Data dikumpulkan menggunakan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) RPP ini terdiri dari bab 1 sampai bab 15 (2) dalam RPP memuat keterampilan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creativity), HOTS (Higher Order Thinking Skills), PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), dan literasi, (3) kegiatan dalam RPP memuat banyak permainan, (4) berdasarkan uji ahli dan uji coba menunjukkan hasil sangat layak.
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP LANJUTAN) PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI Putu Krisda Ratma Devi; Desak Made Sri Mardani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan RPP yang  sesuai dengan standar proses kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar (SD) di Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four-D oleh Thiagarajan yaitu define,design, develop dan disseminate.Namun pada tahap disseminate yang merupakan tahap penyebaran tidak di lakukan karena fokus penelitian ini sampai pada tahap develop atau pengembangan.  Dalam penelitian ini subjeknya adalah guru pengajar bahasa Jepang Sekolah Dasar di Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) berdasarkan hasil uji ahli materi menyatakan bahwa RPP yang telah dikembangkan ini sangat sesuai untuk digunakan, (2) Berdasarkan respons guru juga menyatakan RPP ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang di Sekolah Dasar.
ANALISIS ONOMATOPE PADA DONGENG BAHASA JEPANG Ida Ayu Widya Purwani; Ni Nengah Suartini; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis onomatope yang terdapat dalam dongeng bahasa Jepang dan mendeskripsikannya. Subjek penelitian ini adalah 3 dongeng bahasa Jepang karya Hirata Shogo, yaitu Omusubi Kororin, Tsuru no Ongaeshi, dan Issunboushi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengolahan data menggunakan kartu data. Teori yang digunakan adalah klasifikasi onomatope menurut Kindaichi dan Asano (1978). Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 35 data onomatope, tetapi tidak ditemukan gijougo dalam subjek data. Hal ini karena pada dongeng lebih banyak mendeskripsikan tindakan dan bunyi untuk menggambarkan tingkah laku tokoh dan kondisi sekitar. Kemudian ditemukan bahwa makna onomatope pada dongeng sangat beragam dan terdapat onomatope yang memiliki penulisan yang berbeda, tetapi memiliki makna yang mirip atau sebaliknya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DENGAN ADOBE FLASH BERBASIS STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 REVISI UNTUK SEKOLAH DASAR DI BALI Kadek Dwi Savitri Udiyani; Desak Made Sri Mardani; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26732

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat media pembelajaran audio visual dengan adobe flash berbasis kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode (1) wawancara dan (2) kuesioner berupa angket uji ahli (uji ahli isi, uji ahli media, dan uji coba produk) untuk membantu menghasilkan produk yang baik. Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu (1) Define, (2) Design, (3) Develop, dan (4) Disseminate. Peneltian ini dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Media pembelajaran yang dikembangkan memuat pembelajaran HOTS. Media pembelajaran terdiri dari 10 bab. Media pembelajaran memuat latihan dan kalimat perintah. (2) Hasil angket uji ahli dan uji coba mendapat penilaian rata-rata 3 (setuju) dan 4 (sangat setuju). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berupa video animasi dengan adobe flash berbasis kurikulum 2013 revisi untuk sekolah dasar di Bali layak digunakan dalam proses pembelajaran.