cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Pohan, Sarah Azhari; Dafit, Febrina
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.898

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 terkait pelaksanaan pembelajaran, menuntut guru untuk melaksanakan pembelajaran tematik integrative yang menekankan pendekatan saintifik serta menggunakan model-model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 di salah satu sekolah dasar yaitu Sekolah Dasar Negeri 017 Desa Tandan Sari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru kelas, kepala sekolah serta peserta didik. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 guru melaksanakaan pembelajaran berdasarkan tema, akan tetapi guru menyampaikan perpindahan mata pelajaran. Di dalam Proses pembelajaran guru menggunakan 5 langkah pendekatan saintifik yaitu, mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengkomunikasikan. Akan tetapi di dalam proses pembelajaran guru tidak menggunakan model-model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Hal ini dikarenakan pemahaman guru terkait model pembelajaran masih sangat rendah.
Pengembangan E-Modul Berbasis Metode Inkuiri Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Violadini, Ririn; Mustika, Dea
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.899

Abstract

Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan baik itu informasi, alat, maupun teks yang digunakan dalam proses pembelajaran. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan e-modul berbasis metode inkuiri, mengetahui penilaian dari enam ahli, serta mengetahui pendapat dari dua orang wali kelas VA, VB dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode R&D yang mengadopsi model Addie yang disederhanakan menjadi empat tahapan yaitu (Analysis, Design, Development, Impementasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang diberikan kepada ahli desain, ahli materi, ahli bahasa untuk menguji kelayakan, serta respon guru dan peserta didik untuk menguji kemenarikan. Jenis data yang diperoleh dari hasil penelitian adalah data kualitatif yang dianalisis menggunakan data kuantitatif berupa data angka dan diinterpretasikan dengan pedoman kriteria kategori penilaian untuk menentukan kualitas produk. Hasil dari penelitian ini, menghasilkan produk e-modul berbasis metode inkuiri yang dapat digunakan pada jenjang SD sebagai bahan ajar atau pegangan buku ajar peserta didik yang telah memenuhi kriteria sangat baik dengan skor rata-rata dari ahli desain 93,4% ahli materi 91,2% dan ahli bahasa 88,5% dengan kategori sangat layak serta respon yang diberikan oleh pendidik 90,5% dan dilakukan uji coba skala kecil 92,5% dengan kategori sangat menarik. Bahan ajar e-modul berbasis metode inkuiri sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Analisis Implementasi Program Adiwiyata Di Sekolah Dasar Subianto, Bambang; Ramadan, Zaka Hadikusuma
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program adiwiyata di Sekolah Dasar Negeri 193 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam hal ini peneliti menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data dan hasil penelitian menggunakan model Miles & Humberman yaitu reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Sumber data dari penelitian ini yaitu, guru dan kepala sekolah. Dalam mengimplementasikan program adiwiyata sekolah membuat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang termuat dalam kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan hidup, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pebgelolaan sarana dan prasarana. Dalam perencanaan program adiwiyara di SD Negeri 193 Pekanbaru membuat kebijakan jangka pendek dan jangka panjang yang termuat dalam RKAS, sedangkan dalam pelaksanaan program adiwiyata di SD Negeri 193 Pekanbaru yakni menjalankan rencana yang termuat didalam RKAS, seperti hal yang sederhana dilakukan setiap paginya sebelum masuk kedalam kelas siswa bersama-sama melakukan kegiatan literasi bersama-sama dan SD Negeri 193 Pekanbaru selalu melakukan evaluasi pada setiap selesai menjalankan program adiwiyata dengan mengadakan rapat bersama guru dan perwakilan orang tua siswa agar mengetahui apasaja yang perlu diperbaiki dari program adiwiyata agar program adiwiyata dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar Ikhsandi, M. Rio Harits; Ramadan, Zaka Hadikusuma
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.901

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan kemampuan untuk menggerakan sumber yang ada pada suatu sekolah yang akan digunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam penelitian ini, tujuan utama yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana seorang kepala sekolah meningkatkan kinerja guru dalam kepemimpinannya. Teknik untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk mengelola data menggunakan analisis interaktif model dari Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menghasilkan suatu gaya kepeminpinan yang dilakukan kepala sekolah seperti menggunakan gaya kepemimpinan demokratis yang terlihat pada proses yang dijalani kepala sekolah dalam kegiatan rapat, mengambil keputusan, serta bertindak dalam mementukan suatu solusi ataupun masalah yang muncul. Dalam kepemimpinan kepala sekolah, kepala sekolah merupakan cerminan, motivator, dan pengarah bagi guru, siswa, serta orang yang terlibat dalam lingkungan sekolah.
Perbedaan Keterampilan Berpikir Logis Dalam Pembelajaran Dengan Menggunakan Bahan Ajar Sains Terintegrasi Matematika Berbasis Masalah Dengan Model CTL Dalam Pembelajaran IPA Monita, Mona; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.906

Abstract

Pembelajaran pada perguruan tinggi dilakukan dengan memisahkan pembelajaran sains dan matematika padahal kedua materi tersebut dapat diintergrasikan. Kondisi ini membuat masih rendahnya kemampuan berpikir logis mahasiswa PGSD di salah satu LPTK di Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen dengan pendekatan komparatif serta rancangan penelitian menggunakan factorial design. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar tes soa kemampuan berpikir logis mahasiswa. Hasil penelitian yang menunjukan rata-rata kemampuan berpikir logis bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah yaitu 83,55 dengan Ngain 0,76, sementara rata-rata kelas dengan model CTL 69,58 dengan Ngain 0,60. Jadi kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang mana kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan model CTL
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Anak Usia Sekolah Dasar Nurani, Riga Zahara; Nugraha, Fajar; Mahendra, Hatma Heris
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.907

Abstract

Membaca permulaan merupakan keterampilan membaca yang harus dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar kelas rendah, yaitu kelas 1 dan kelas 2. Dalam proses pelaksanaannya, biasanya terdapat beberapa siswa yang memiliki kesulitan dalam membaca permulaan. Kesulitan membaca ini menjadi penghambat pada proses pembelajaran membaca selanjutnya. Penelitian tentang analisis kesulitan membaca permulaan ini dilakukan pada siswa kelas 1 SD di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal tes membaca permulaan, lembar observasi, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan siswa membaca huruf vokal sebagian besar sudah pada kategori sangat mampu yaitu sebesar 43%. Kemampuan siswa dalam membaca huruf konsonan sebagian besar sudah pada kategori cukup mampu yaitu sebesar 35%. Kemampuan siswa dalam membaca suku kata sebagian besar sudah pada kategori cukup mampu yaitu sebesar 46%. Kemampuan siswa dalam membaca kata sebagian besar pada kategori mampu yaitu sebesar 32%. Kelancaran siswa dalam membaca sebagian besar pada kategori cukup lancar yaitu sebesar 43%. Kesulitan siswa yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini adalah kemampuan dalam membaca suku kata, terutama suku kata yang terdiri dari 3 huruf atau lebih
Pengaruh Kualitas Pelayanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa Di Sekolah Dasar Akbar, Azaz; Usmar, Titin; Agusalim, Agusalim; Ali, A Muh; Nasrullah, Nasrullah
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.909

Abstract

Penelitian ini berguna untuk menguji Pengaruh Kualitas Pelayanan Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa di SD Negeri 52 Buton. Penelitian ini dianggap penting karena melihat adanya kesenjangan yang terjadi antara peran perpustakaan dalam lembaga pendidikan terhadap membangun minat baca siswa khususnya di sekolah dasar. Manfaat penelitian ini bagi sekolah adalah memberikan informasi sebagai bahan kebijakan kepada kepala sekolah yang berkaitan dengan kualitas pelayanan perpustakaan, Bagi pustakawan, dapat memberi masukkan tentang kualitas pelayanan perpustakaan yang baik, sehingga pustakawan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada siswa maupun guru. Penelitian ini bersifat ex post facto yang dilakukan pada siswa kelas tinggi SDN 52 Buton dengan menggunakan teknik proporsional random sampling dengan ukuran sampel 100 orang siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial parametrik yang ditindaklanjuti dengan melakukan uji F dengan taraf signifikansi () sebesar 0,05. Hasil penelitian dengan pengujian regresi linear sederhana menunjukan terdapat pengaruh yang negatif perihal kualitas pelayanan perpustakaan terhadap minat baca siswa di SDN 52 Buton Kecamatan Siotapina
Analisis Program Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Di Sekolah Dasar Lestari, Afdhal; Mustika, Dea
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Negeri 004 Toar Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, peneliti mengeksplor pendidikan karakter terkhusus pada lima nilai utama pendidikn karakter yang di terapkan di Sekolah Dasar Negeri 004 Toar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Analisis data penelitia meliputi Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter guru merancang sebuah RPP dan silabus pembelajaran. Kemudian dari pada itu dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter siswa telah menunjukan karakter yang baik seperti siswa mengucapkan salam sebelum masuk kelas, memebaca doa belajar hingga mengerjakan dan menyelesaikan tugas tepat waktu. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan bahwa pelsanaan penguatan pendidikan karakter (PPK) di Sekolah Dasar Negeri 004 Toar telah tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan
Komparasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar Efendi, Dwi Ratna; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.914

Abstract

Dalam proses pembelajaran, guru harus mampu mendesain pembelajaran sebaik mungkin yang mampu meningkatkan semangat peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning atau Inquiry Learning . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Inquiry Learning pada mata pelajaran IPA di SD. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian meta-analisis. Data yang digunakan pada penelitian ini dari 20 artikel pada jurnal online. Dari data yang diperoleh, didapatkan skor pretest model pembelajaran Problem Based Learning 59,26%, sedangkan model Inquiry Learning 52,72%. Skor posttest model pembelajaran Problem Based Learning 84,56%, sedangkan model Inquiry Learning 76,94%. Kemudian, dilakukan uji anova agar mengetahui pengaruh dari masing-masing model. Hasil uji effect size dari kedua model tersebut yang tertera pada kolom partial eta squared dengan besar 0,435 dengan sig. sebesar 0,008. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning memiliki dampak sedang terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan hasil olah data, model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar
Metaanalisis Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Dewi, Wahyu Aji Fatma; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbedaan komparasi efektivitas model pembelajaran Inquiry dan Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa Sekolah Dasar dengan menggunakan Meta analisis. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam penelitian ini yaitu menentukan masalah. Langkah kedua pencarian data jurnal penelitian diinternet melalui Google Cendekia. Setelah selesai pencarian data, maka peneliti memperoleh 20 jurnal yang sesuai. Langkah ketiga menganalisis data penelitian untuk memperoleh hasil dan kesimpulan yang kuat, dan langkah keempat atau terahir yaitu laporan hasil penelitian dengan menyampaikan bagian-baian yang penting dari hasil penelitian yang diperoleh. Hasil perbandingan model pembelajaran Inquiry menunjukan peninkatan rata-rata 18,85%, sedangkan model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 19,55%. Uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukan bahwa nilai sig sebesar 0,004 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,004 < 0,05). Dari uji Ancova menunjukkan f hitung > f tabel yaitu 8,022 > 3,59 dan signifikasinya 0,002 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Inquiry dan Problem based learning dalam peningkatan kemampuan berpikir matematika siswa sekolah dasar. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif digunakan dibandingkan model pembelajaran Inquiry untuk kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue